Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
Siapa ??


__ADS_3

" Sayang ...."


" Sa-kit " Ucap Eliza sambil menangis membuat Queen panik .


" Mana yang sakit sayang ,katakan " Ujar Queen berkaca kaca.


" Kepala Zaza sakit "


" Kaka, Alister periksa Eliza dulu boleh " Naufal membawa Queen mundur mempersilahkan Alister memeriksa nya .


Sedangkan yang lainnya menatap iba pada Eliza ,anak sekecil itu harus menjadi ke egosian sang ibu .


Alister menekan tombol yang ada di kepala ranjang Eliza .


" Kenapa Eliza Alister "


" Eliza baik² saja kak " Jawab Alister .


Tidak berselang lama perawat masuk sambil membawa obat untuk Eliza .


Alister lalu menyuntikkan sesuatu ke selang infus Eliza, sehingga perlahan Eliza kembali menutup matanya .


" Biarkan Eliza istirahat, sakit di kepalanya membuat nya Tidak nyaman." Jawab Alister .


Naufal mengusap punggung Queen lembut " Zaza baik² saja " Bisik Naufal ,Queen hanya mengaguk .


" Baiklah, kami balik dulu jika ada papa kabari !! Ingat kandungan mu " Pesan Raymond .


" Iya kak " Jawab Queen lirih .


" Sayang ayo " Amanda mengaguk " Kakak nanti kami ke sini lagi iya , Jangan banyak pikiran ingat Adik Eliza di dalam perut Kaka " Queen hanya membalasnya dengan senyuman .


" Kak ,Alister juga balik iya !! Ela sudah menunggu di bawah " Ujar Alister .


" Hati² jangan balap bawa mobilnya " Mereka mengaguk lalu meninggalkan ruangan Eliza .


" Maafkan bunda sayang ,Tidak bisa menjaga Zaza " Pecah sudah tangisan Queen yang sejak tadi dia tahan .


Dimana Eliza menangis kesakitan tapi dia tidak bisa berbuat papa .


Karena dia sendiri bingung mau menggendong nya itu tidak mungkin.


Dia juga harus memikirkan kandungan nya kenyamanan perutnya .


" Alexa " Naufal memeluk Queen " Maafkan aku ,karena ku Eliza harus seperti ini maafkan aku !! Jika saja aku bisa tegas dan mengambil keputusan semuanya tidak akan seperti ini maafkan aku " Queen hanya terisak dalam pelukan Naufal .


Tok ....tok ....


" Masuk " Jawab Naufal lalu membawa Queen duduk di tempat tidur mereka tadi .


Ceklek .


Daniel dan Risna masuk saling berpegangan tangan .

__ADS_1


Tapi langkah mereka terhenti saat melihat wanita yang ada dalam ruangan itu .


" Nona Regina / Nona bos " Ucap mereka hampir bersamaan .


" Risna " Panggil Queen lirih .


" Kapan nona bos datang ?? Kenapa tidak bilang padaku " Risna langsung memeluk Queen dengan erat .


" Apa yang terjadi " Bisik Daniel saat sudah di dekat Naufal .


" Nanti aku cerita ,Kamu bawah apa ? " Tanya Naufal .


" Baju ganti mu ,tapi aku tidak tahu jika ada nona regina jadi ..."


" Sayang Kamu balik ke rumah iya sama Risna " Queen menatap Naufal lalu menggeleng .


" Kamu sedang hamil Alexa,Jika di sini kamu tidak bisa istirahat dengan baik , Aku dan Daniel yang akan menjaganya " Ucap Naufal lembut .


" Tapi aku mau ..."


" Kamu Tidak bawa baju ganti kan, Obat dan susumu juga tidak ada ,Jika Eliza sudah bangun atau ada papa nanti aku kabarin " Potong Naufal cepat .


" Aku bisa suruh ..."


" Please menurut lah ,ini demi kamu sama Ade ,nanti kamu pulang bersama Risna " Ucap Naufal lagi .


" Benar kata tuan Naufal, nona bos kasian Ade nya Nona Eliza jika harus ikut bermalam di rumah sakit ,apa lagi di sini banyak virus dan kuman " Ucap Risna membujuk Queen ,hingga akhirnya wanita itu mau ikut pulang


" Sayang ,bunda balik dulu iya ,jangan lama tidur nya besok bunda ke sini lagi , CUP " Queen mencium kening Eliza .


Lalu dia mencium punggung tangan suaminya ,dan di balas dengan Naufal mencium kening Queen lalu mencium perut Queen .


" Jangan nakal sama bunda ,ayah temani Kaka di sini " Ucap Naufal tepat di perut Queen.


" Makan iya " Queen Mengaguk .


Semua interaksi mereka tidak luput dari pandangan 4 empat mata manusia yang kini menatap ke duanya .


" Mari mas Daniel " Daniel Tersenyum canggung " Iya Nona Regina " Balas Daniel


" sayang yang balap² bawa mobilnya kamu membawa nyawa lain " Risna hanya membalas nya dengan senyuman .


Naufal mengantar Queen sampai depan pintu dan mereka di ikuti salah satu pengawal .


setelah itu Naufal masuk kembali saat memastikan istri nya sudah masuk dalam lift .


" Jangan bertanya aku mau mandi dan pesankan kopi dan kue untuk teman kerja kita " Daniel hanya berdecak kesal .


Sedangkan dia sendiri sudah mandi di perusahaan sebelum menjemput Risna tapi nyatanya kekasihnya itu harus pulang lebih dulu.


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


" Cerita " Tagih Daniel setelah Naufal berhasil mendarat kan bokongnya di sofa .

__ADS_1


Dan di depan mereka sudah ada kopi dan beberapa cemilan untuk menemani malam mereka .


" Dia datang jam 10an tadi ,awalnya aku mengira sedang berhalusinasi sampai !! Sampai aku Tidak berani untuk membalikkan badanku hingga akhirnya aku melihatnya di depanku dan itu nyata" Ucap Naufal dengan helaan napas .


" Aku tidak berhenti meminta maaf padanya karena kebodohan ku selama ini, bahkan dia sudah tahu tentang Eliza sehingga dia memintaku untuk tidak menjelaskan papa karena aku sendiri pun tidak kuat untuk menjelaskan padanya !! Dia bnyak perubahan Niel ,bahkan aku sendiri sampai tidak percaya bawa dia istri ku " Daniel menatap bingung ke arah Naufal .


" Dia menembak Lian dengan tangannya sendiri !! bahkan aku sendiri tidak tahu dia mengambil pistol itu di mana ?? Dia seperti sangat ahli dan saat aku bertanya !! Dia menjawab jika mereka semua memang punya benda itu untuk jaga² atau melindungi diri " Daniel melototkan matanya tajam antara percaya dan tidak .


" Relly " Naufal mengaguk " Bahkan dia menembak lengan kiri Lian dua kali, padahal pagi tadi mertuaku juga menembak lengan nya yang sebelah kanan " Daniel menelan ludahnya kasar bahkan dia sampai berkeringat .


" Sebenarnya mereka siapa Fal ?? Kenapa sangat menyeramkan " Ujar Daniel terbata .


" Aku sendiri tidak tahu Niel ,kan kamu tahu sendiri gimana hubungan ku dengan Alexa sebelumnya sehingga aku tidak terlalu tahu tentang nya " Jawab Naufal .


" Aku jadi merinding !! Apa adikku akan baik² saja di sana ? Apa dia tidak tertekan ? " Tanya Daniel menatap Naufal .


" Sejauh ini kau melihat nya bagaimana "


" Aku tidak tahu !! yang jelas dia tambah cantik " Puji Daniel pada Adara istri dari Raymond .


" Cih, Kau sudah membereskan " Cibir Naufal lalu menanyakan tentang masalah di perusahaan .


" Ah astaga ,aku sampai lupa buktinya aku sudah dapat tapi orangnya tiba² saja menghilang tanpa jejak " Naufal menaikan alisnya sebelah .


" Tapi anehnya istri dan anak-anaknya masih di rumah bahkan sebelum itu mereka menerima pesan nasehat untuk mereka " Naufal semakin bingung .


" Apa ada campur tangan orang lain ? " Tanya Naufal menatap Daniel.


" Awalnya aku juga beranggapan begitu !! Tapi setelah aku pikir² siapa orang nya ?? Bahkan mereka melakukan tanpa jejak sedikit pun sangat bersih " Ujar Daniel lagi .


" Kau sudah cek lokasi " Daniel mengaguk cepat " Apa ada yang diam² membantumu di belakang " Naufal menaikan bahunya Tidak tahu .


" Aku jadi merinding " Daniel memperlihatkan tangannya pada Naufal .


" Sudah Tidak usah di pikirkan, lebih baik kita kerjaan ini " Daniel mengaguk lalu membuka laptopnya begitu juga Naufal .


Siapa yang membantuku Batin Naufal bertanya tanya


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Vote²nya lope²ku


Jangan lupa dukung terus Naufal dan Queen .


Jadikan novel favorit kalian 🥰


Like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan 🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2