Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
Darah AB


__ADS_3

Kini di rumah sakit sudah ada keluarga Queen begitu juga orang tua Naufal .


Merkea langsung meninggalkan pekerjaan dan langsung ke rumah sakit .


Begitu juga Naufal yang langsung ke rumah sakit saat mendengar kabar anaknya di lari kan di rumah sakit bersama sang pengasuh .


Bahkan dia meninggal kan meeting yang begitu penting syukur Daniel memberikan mereka pengertian sehingga para investor bisa menerima nya .


Lalu dia menyusul mengejar Naufal yang sudah lebih dulu ke luar .


" Gimana keadaan Eliza Dad ,mom " Tanya Naufal pada Faisal dan Desi .


Henry yang melihat Naufal seketika emosinya semakin naik .


Bugh .


"Henry/ Daddy / Naufal " pekik mereka hampir bersamaan.


" Kau puas hah, lihat !! sekarang bukan hanya Queen bahkan Eliza pun kena imbasnya bangsat " Umpat Henry emosi .


" Henry sudah " Ucap Jose menarik Henry menjauh .


" Aku sudah ingatkan kamu bukan, tapi kamu terlalu memanjakan ****** itu ,jika terjadi papa² pada Eliza bukan hanya kepala mu yang aku gantung di rumah sakit ini tapi ****** itu juga " Bentak Henry lalu menghempaskan tangan Jose yang menahan nya .


' Daddy sudah " Pekik Elvi saat melihat Henry mendekati Naufal .


Faisal dan Daniel membantu Naufal berdiri bahkan bibir pria itu mengeluarkan darah sedikit karena bibirnya sedikit sobek .


" Maafkan Naufal Dad " Ujar naufal lirih .


" Apa kata maaf mu bisa membuat Eliza bangun " Bentak Henry lagi .


" Henry, Naufal sudah berusaha sebisa mungkin bahkan anak buah Daddy saja tidak bisa mencegah nya bukan lalu kenapa seolah ini salah nya Naufal " Ucap elvi .


" Eliza dan Isna sedang berjuang di dalam, kita doakan mereka baik² saja bukan malah saling menyalah kan " Lanjutnya lagi .


Ceklek


Semua mata menatap ke arah pintu memperlihatkan seorang dokter ke luar .


" Naufal mana " Tanya Davin .


" Saya di sini ayah " Ujar Naufal mendekati Davin yang masih lengkap memakai pakaian operasi lengkap .


" Eliza banyak kehilangan darah karena kepalanya terbentur cukup keras...'


" Ambil saja darah ku berapa pun banyaknya " Ujar naufal cepat .


" Suster akan mengantarmu ,soalnya stok darah AB kosong " Jawab Davin membuat Naufal kaget .


" AB " Tanya Naufal menatap Davin.


" Iya darah Eliza AB " Jawab Davin tegas .


" Aku darah O " Jawab Naufal membuat Yang ada di situ kaget .


" Hubungi penjaga dan pelayan yang berada di rumah jika ada ada yang memiliki darah AB Bawah dia kesini jika mereka menolak bunuh saja " Ucap Henry tegas membuat Morgan dan Rehan yang ada di sana langsung pergi .

__ADS_1


" Naufal " panggil Daniel saat melihat Naufal pergi .


" Biarkan dia menenangkan dirinya " Ucap jeje saat Daniel akan mengejar Naufal .


" Apa di antara kalian tidak ada yang dara AB " Tanya Davin .


" Saya darah AB dok " Jawab suster yang berdiri di belakang Davin .


" Kenapa tidak bilang bodoh " Umpat Davin kesal .


" Maaf dok " Jawabnya takut .


" Cepat lakukan tugasmu ,saya akan membayar mahal untuk itu " Ucap Henry ,membuat suster itu langsung berlari meninggalkan mereka .


" Bagiamana keadaan nya " Tanya Jose .


" berdoa saja semoga semuanya baik-baik saja " Ucap Davin lalu kembali masuk dalam ruangan .


" Di mana wanita itu " Tanya Henry .


" Di ruangan perawatan " Jawab Jose .


" Jangan buat dia mati lebih cepat " Semua orang hanya terdiam mendengar ucapan Henry .


Bahkan keluarga Naufal pun tidak berani membuka suara begitu juga Daniel .


Kenapa adikku bisa hidup di lingkungan mereka !! Apa Adara baik² saja Batin Daniel tiba² saja dia memikirkan Adara .


"Hen , Daddy " Ucap Jeje, Henry mengusap wajahnya kasar lalu mengambil HP Jeje .


" Jangan katakan apa pun pada Queen " itulah ucapan pertama Henry .


" Kejadian nya terlalu cepat dad, bahkan pengawal saja tidak bisa mencegahnya " Ujar Henry .


" Bunuh Mereka jika tidak berguna ,aku membayar mahal mereka agar bekerja dengan benar " Bentak Daddy Radit.


" Dad Eliza sedang di ruangan operasi !! Bukan saatnya Daddy marah² " Ucap Henry .


" Segera hubungi Daddy jika eliza sudah ke luar dari ruangan operasi ..."


pyar


" Queen "


Tut


Henry menghela napas panjang saat mendengar Daddy Radit memanggil nama Queen .


Mungkin wanita itu mendengar pembicaraan mereka berdua .


" Apa kata Daddy " Tanya Alan .


" Seperti nya Queen mendengar ucapan Daddy karena sebelum mati Daddy memanggil nama Queen " Ucap Henry dengan helaan napas panjang .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


" Eliza kenapa Opa " Tanya Queen saat sudah di dekat Daddy Radit.

__ADS_1


" Tenangkan dirimu sayang, kamu sendang hamil " Ujar mommy Ellena.


" Tapi Eliza kenapa Oma " Tanya Queen lagi berkaca-kaca.


" Opa ,Oma Eliza kenapa " Tanya Queen ulang .


Daddy Radit menarik napas panjang " Kau yakin baik² saja " Queen mengaguk sekalipun dia sendiri tidak tahu .


" Eliza di tabrak motor saat akan pulang dari bermain di taman ..." Queen mundur beberapa langkah sambil menggeleng " Opa bohongkan " Tanya Queen sambil menutup telinganya .


" Sayang , dengar Oma " Ucap mommy Ellena .


" Eliza baik² saja ,ayah Davin dan Alister sedang menangani Eliza " Ucap mommy Ellena.


" Queen mau pulang sekarang " Ucap Queen cepat .


" Baik kita akan kembali tapi kamu harus di periksa dulu " Ujar Daddy Radit.


" Queen baik² saja,tidak usah khawatir " Ucap Queen tegas .


" Tapi sayang ...."


" Oma, anak Queen sedang di rumah sakit ,Queen mohon " Ucap Queen dengan lelehan cairan bening yang sudah membasahi pipinya .


"Queen tidak ingin kehilangan Eliza Opa Oma, Queen mohon kita pulang " Ujar Queen .


" Tapi ini sudah larut nak ,besok pagi kita berangkat kamu harus pikirkan kesehatan mu juga " Ujar mommy Ellena.


" Tidak Oma ,Queen mau sekarang terlalu lama menunggu besok ,Queen mohon Opa, Queen janji akan baik² saja Queen mohon " Ujar Queen memohon pada Daddy Radit dan mommy Ellena.


" Baik ,siapkan dirimu kita akan berangkat malam ini Opa telepon dulu " Queen langsung berlari ke kamarnya tanpa menunggu mommy Ellena dan Daddy Radit.


" Queen " Pekik mereka namun wanita itu sudah menghilang di balik pintu dan menaiki tangga menuju kamarnya sendiri .


Sedangkan di sebuah hotel Naufal sedang membanting semua barang yang ada di situ .


" Tidak, tidak Eliza tetap anakku dia anakku aku yang merawatnya aku yang membesarkan nya dan aku yang membuat nya hingga dia bisa ada " Ujar Naufal berulang kali sejak dia masuk dalam kamar suite room miliknya .


" AAAAAKKKKKKKHHHHH " Teriak Naufal keras .


" Aku akan membunuhmu Lian " Teriak nya lagi sambil menjatuhkan tubuhnya di lantai .



" Hiks ....hiks ....hiks ..." Naufal menangis sesegukan sambil menggelapkan kepala nya di antara kakinya .


" Maafkan aku Alexa maaf kan aku tidak bisa menjaga putri kita maafkan aku Alexa " Ucap Naufal di sela tangisannya .


" Maafkan ayah baby maafkan ayah sudah berbuat jahat pada kalian !! maafkan ayah nak " Ucap Naufal saat memikirkan anak yang kini berada di perut Queen .


💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔


DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN


LIKE


KOMENT

__ADS_1


VOTE


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘


__ADS_2