
Kini di rumah sakit sudah ada keluarga Queen begitu juga orang tua Naufal .
Merkea langsung meninggalkan pekerjaan dan langsung ke rumah sakit .
Begitu juga Naufal yang langsung ke rumah sakit saat mendengar kabar anaknya di lari kan di rumah sakit bersama sang pengasuh .
Bahkan dia meninggal kan meeting yang begitu penting syukur Daniel memberikan mereka pengertian sehingga para investor bisa menerima nya .
Lalu dia menyusul mengejar Naufal yang sudah lebih dulu ke luar .
" Gimana keadaan Eliza Dad ,mom " Tanya Naufal pada Faisal dan Desi .
Henry yang melihat Naufal seketika emosinya semakin naik .
Bugh .
"Henry/ Daddy / Naufal " pekik mereka hampir bersamaan.
" Kau puas hah, lihat !! sekarang bukan hanya Queen bahkan Eliza pun kena imbasnya bangsat " Umpat Henry emosi .
" Henry sudah " Ucap Jose menarik Henry menjauh .
" Aku sudah ingatkan kamu bukan, tapi kamu terlalu memanjakan ****** itu ,jika terjadi papa² pada Eliza bukan hanya kepala mu yang aku gantung di rumah sakit ini tapi ****** itu juga " Bentak Henry lalu menghempaskan tangan Jose yang menahan nya .
' Daddy sudah " Pekik Elvi saat melihat Henry mendekati Naufal .
Faisal dan Daniel membantu Naufal berdiri bahkan bibir pria itu mengeluarkan darah sedikit karena bibirnya sedikit sobek .
" Maafkan Naufal Dad " Ujar naufal lirih .
" Apa kata maaf mu bisa membuat Eliza bangun " Bentak Henry lagi .
" Henry, Naufal sudah berusaha sebisa mungkin bahkan anak buah Daddy saja tidak bisa mencegah nya bukan lalu kenapa seolah ini salah nya Naufal " Ucap elvi .
" Eliza dan Isna sedang berjuang di dalam, kita doakan mereka baik² saja bukan malah saling menyalah kan " Lanjutnya lagi .
Ceklek
Semua mata menatap ke arah pintu memperlihatkan seorang dokter ke luar .
" Naufal mana " Tanya Davin .
" Saya di sini ayah " Ujar Naufal mendekati Davin yang masih lengkap memakai pakaian operasi lengkap .
" Eliza banyak kehilangan darah karena kepalanya terbentur cukup keras...'
" Ambil saja darah ku berapa pun banyaknya " Ujar naufal cepat .
" Suster akan mengantarmu ,soalnya stok darah AB kosong " Jawab Davin membuat Naufal kaget .
" AB " Tanya Naufal menatap Davin.
" Iya darah Eliza AB " Jawab Davin tegas .
" Aku darah O " Jawab Naufal membuat Yang ada di situ kaget .
" Hubungi penjaga dan pelayan yang berada di rumah jika ada ada yang memiliki darah AB Bawah dia kesini jika mereka menolak bunuh saja " Ucap Henry tegas membuat Morgan dan Rehan yang ada di sana langsung pergi .
__ADS_1
" Naufal " panggil Daniel saat melihat Naufal pergi .
" Biarkan dia menenangkan dirinya " Ucap jeje saat Daniel akan mengejar Naufal .
" Apa di antara kalian tidak ada yang dara AB " Tanya Davin .
" Saya darah AB dok " Jawab suster yang berdiri di belakang Davin .
" Kenapa tidak bilang bodoh " Umpat Davin kesal .
" Maaf dok " Jawabnya takut .
" Cepat lakukan tugasmu ,saya akan membayar mahal untuk itu " Ucap Henry ,membuat suster itu langsung berlari meninggalkan mereka .
" Bagiamana keadaan nya " Tanya Jose .
" berdoa saja semoga semuanya baik-baik saja " Ucap Davin lalu kembali masuk dalam ruangan .
" Di mana wanita itu " Tanya Henry .
" Di ruangan perawatan " Jawab Jose .
" Jangan buat dia mati lebih cepat " Semua orang hanya terdiam mendengar ucapan Henry .
Bahkan keluarga Naufal pun tidak berani membuka suara begitu juga Daniel .
Kenapa adikku bisa hidup di lingkungan mereka !! Apa Adara baik² saja Batin Daniel tiba² saja dia memikirkan Adara .
"Hen , Daddy " Ucap Jeje, Henry mengusap wajahnya kasar lalu mengambil HP Jeje .
" Jangan katakan apa pun pada Queen " itulah ucapan pertama Henry .
" Kejadian nya terlalu cepat dad, bahkan pengawal saja tidak bisa mencegahnya " Ujar Henry .
" Bunuh Mereka jika tidak berguna ,aku membayar mahal mereka agar bekerja dengan benar " Bentak Daddy Radit.
" Dad Eliza sedang di ruangan operasi !! Bukan saatnya Daddy marah² " Ucap Henry .
" Segera hubungi Daddy jika eliza sudah ke luar dari ruangan operasi ..."
pyar
" Queen "
Tut
Henry menghela napas panjang saat mendengar Daddy Radit memanggil nama Queen .
Mungkin wanita itu mendengar pembicaraan mereka berdua .
" Apa kata Daddy " Tanya Alan .
" Seperti nya Queen mendengar ucapan Daddy karena sebelum mati Daddy memanggil nama Queen " Ucap Henry dengan helaan napas panjang .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
" Eliza kenapa Opa " Tanya Queen saat sudah di dekat Daddy Radit.
__ADS_1
" Tenangkan dirimu sayang, kamu sendang hamil " Ujar mommy Ellena.
" Tapi Eliza kenapa Oma " Tanya Queen lagi berkaca-kaca.
" Opa ,Oma Eliza kenapa " Tanya Queen ulang .
Daddy Radit menarik napas panjang " Kau yakin baik² saja " Queen mengaguk sekalipun dia sendiri tidak tahu .
" Eliza di tabrak motor saat akan pulang dari bermain di taman ..." Queen mundur beberapa langkah sambil menggeleng " Opa bohongkan " Tanya Queen sambil menutup telinganya .
" Sayang , dengar Oma " Ucap mommy Ellena .
" Eliza baik² saja ,ayah Davin dan Alister sedang menangani Eliza " Ucap mommy Ellena.
" Queen mau pulang sekarang " Ucap Queen cepat .
" Baik kita akan kembali tapi kamu harus di periksa dulu " Ujar Daddy Radit.
" Queen baik² saja,tidak usah khawatir " Ucap Queen tegas .
" Tapi sayang ...."
" Oma, anak Queen sedang di rumah sakit ,Queen mohon " Ucap Queen dengan lelehan cairan bening yang sudah membasahi pipinya .
"Queen tidak ingin kehilangan Eliza Opa Oma, Queen mohon kita pulang " Ujar Queen .
" Tapi ini sudah larut nak ,besok pagi kita berangkat kamu harus pikirkan kesehatan mu juga " Ujar mommy Ellena.
" Tidak Oma ,Queen mau sekarang terlalu lama menunggu besok ,Queen mohon Opa, Queen janji akan baik² saja Queen mohon " Ujar Queen memohon pada Daddy Radit dan mommy Ellena.
" Baik ,siapkan dirimu kita akan berangkat malam ini Opa telepon dulu " Queen langsung berlari ke kamarnya tanpa menunggu mommy Ellena dan Daddy Radit.
" Queen " Pekik mereka namun wanita itu sudah menghilang di balik pintu dan menaiki tangga menuju kamarnya sendiri .
Sedangkan di sebuah hotel Naufal sedang membanting semua barang yang ada di situ .
" Tidak, tidak Eliza tetap anakku dia anakku aku yang merawatnya aku yang membesarkan nya dan aku yang membuat nya hingga dia bisa ada " Ujar Naufal berulang kali sejak dia masuk dalam kamar suite room miliknya .
" AAAAAKKKKKKKHHHHH " Teriak Naufal keras .
" Aku akan membunuhmu Lian " Teriak nya lagi sambil menjatuhkan tubuhnya di lantai .
" Hiks ....hiks ....hiks ..." Naufal menangis sesegukan sambil menggelapkan kepala nya di antara kakinya .
" Maafkan aku Alexa maaf kan aku tidak bisa menjaga putri kita maafkan aku Alexa " Ucap Naufal di sela tangisannya .
" Maafkan ayah baby maafkan ayah sudah berbuat jahat pada kalian !! maafkan ayah nak " Ucap Naufal saat memikirkan anak yang kini berada di perut Queen .
💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔
DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN
LIKE
KOMENT
__ADS_1
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘