
Queen memegang dadanya berdiri seperti patung di depan ruangan kerja suaminya .
Niat ingin meminta maaf dan memberi tahukan hasil pemeriksaan nya tapi malah dia yang di kejutkan dengan keadaan yang di depannya .
Di mana pintu ruangan Naufal terbuka sedikit sehingga dia bisa melihat apa yang terjadi di dalam .
" Nyonya Regina " Queen langsung membalikan badannya tersenyum paksa .
"Kenapa tidak masuk nyonya " Lanjut nya lagi .
" Seperti nya dia sedang menerima tamu ,aku titip makanan siang untuk nya " Daniel mengeritkan keningnya .
" Tamu ?? Tapi Naufal tidak ada tamu atau meeting penting hari ini nyonya " Uajr Daniel bingung .
" Maaf saya harus pergi karena ada pekerjaan " Queen langsung pergi begitu saja .
Daniel masuk dalam ruangan tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu .
Sehingga membuat sepasang wanita dan pria itu melepaskan ciuman mereka .
Daniel melotot kan matanya lalu mendekat ke arah Naufal tapi matanya menatap tajam ke arah wanita yang kini merapikan pakaian nya .
" Pastikan ruangan mu tertutup dan ini kotak bekal dari istri mu " UjarDaniel menekan kata istri sambil menatap wanita yang seperti nya terkejut .
" Alexa datang ke sini " Daniel pergi begitu saja setelah menyimpan kotak bekal untuk Naufal .
" Daniel "
" Urus saja wanita ****** itu dan aku harap nyonya Alexa membuka matanya dan pergi menjauh " Ujar Daniel .
Alin mengepalkan tangannya mendengar ucapan Daniel tapi dia berusaha tenang karena tidak ingin Naufal membencinya .
Untuk sekarang dia harus mengambil hati anaknya itu .
Naufal langsung pergi begitu saja tidak peduli pada Lina yang masih terdiam .
" Aku tekan kan padamu sebelum kamu melangkah jauh, aku tau siapa kamu " Daniel membuka ponsel nya lalu memperlihatkan pada Lina " Jangan melewati batas mu sebelum kamu hancur sendiri " Daniel tersenyum seringai meninggalkan Lina terlihat menahan emosi nya .
Ternyata Daniel tau semua tentang nya tapi dia tidak akan mundur karena Naufal sendiri masih menginginkan dia di samping nya .
" Kita lihat siapa yang akan kalah " Gumam Alin tersenyum lalu meninggalkan ruangan Naufal .
Dia akan memikirkan cara agar Naufal bisa lebih percaya dengannya .
Sedangkan di mobil Queen hanya terdiam entahlah dia harus mengekspresikan perasaan nya seperti apa .
Dan dia memilih ke butik mungkin di sana dia bisa lebih tenang dan bayangan Naufal yang sedang berciuman segera hilang .
__ADS_1
Lain Queen lain juga Naufal di mana dia langsung pulang ke apartemen setelah tau wanita itu ke perusahaan nya .
Dan dia yakin jika Queen melihat apa yang dia lakukan tadi bersama Lina semoga Queen berada di apartemen .
Saat sampai Naufal langsung turun dari mobilnya berjalan ke cepat ke lift .
Hingga sampai di lantai apartemen nya Naufal dengan cepat memencet kode dan langsung masuk .
" Ayah " Naufal tersenyum " Bunda ada " Eliza menatap bingung ke arah Naufal .
" Bunda belum pulang " Ujar Eliza ,Naufal langsung mengambil ponselnya dari saku jas nya .
" Zaza sama mba Isna dulu iya " Uajr Naufal lembut .
" Iya ayah " Naufal langsung ke kamarnya setelah Eliza mengizinkan nya .
Dia pikir Queen akan berada di apartemen tapi nyatanya dia tidak menemukan wanita itu .
" Tolong angkat Alexa " Gumam Naufal saat Queen tidak mengangkat Hp nya .
Sedangkan di butik Queen hanya melirik saja HP nya yang sejak tadi berdering membuat Risna bingung .
" Nona bos " Queen hanya tersenyum " Tidak papa " Ujar Queen
Queen memang sangat pintar menyembunyikan perasaan nya sehingga banyak orang yang salah paham .
Tapi dia tidak bisa membohongi Henry dan Alan karena dua laki² posesif itu sangat mengenal Queen luar dalam .
Di apartemen Naufal sudah menunggunya dengan wajah yang tidak bersahabat .
Tapi Queen tetap seperti biasanya seolah kejadian tadi Tidak pernah terjadi .
Queen masuk dalam apartemen di mana di sudah di tunggu Eliza dan Naufal yang berdiri di depan pintu .
" Bunda " Queen hanya tersenyum .
" Zaza sudah mandi " Eliza mengaguk " Mba Isna tolong ganti pakaian Zaza " Ujar Queen .
" Kita mau kemana bunda " Tanya Eliza .
" ke rumah Opa dia menyuruh kita ke sana " Ujar Queen membuat Eliza berteriak kesenangan nya .
Lalu dia melanjutkan langkahnya menuju kamar dan di ikuti Naufal .
" Alexa " Queen menghentikan langkahnya yang akan masuk ke kamar mandi " Ada yang mas butuhkan " Tanya Queen .
" dia ibu kandung Eliza " Queen hanya mengangguk saja " Dengarkan aku dulu " Naufal menahan lengan Queen yang akan masuk kembali " Daddy sudah menunggu kita " Uajr Queen melepaskan tangan Naufal .
__ADS_1
Naufal mengusap wajahnya kasar bahkan dia tidak berpindah tempat masih menatap pintu kamar mandi yang di mana Queen berada di dalam .
Queen memukul keras dadanya yang terasa sesak lalu pandangan nya melihat ke arah perut nya .
" terimakasih sudah menemani bunda " Gumam Queen dalam tangisnya .
Hingga akhirnya dia memilih ke luar dengan mata sembabnya .
" Alexa " Naufal langsung mengikuti Queen ke arah pakaian ganti .
"Mas mau ganti baju atau yang itu saja " Naufal memejamkan matanya " Bisa kita bicara serius dulu " Ujar Naufal yang sudah tidak tahan .
" Apa yang harus di bicarakan ?? Mas bisa kembali bersama nya karena memang mas masih mencintainya dan aku akan menjelaskan pada Eliza dengan baik ,jadi minta waktunya " Uajr Queen sekalipun sakit tapi dia tidak ingin menghalangi kebahagiaan Naufal .
" Queen " Untuk pertama kalinya Naufal memanggilnya menggunakan nama itu ,dan Queen hanya tersenyum simpul .
" Tidak usah memikirkan aku, kebagian mu lebih penting aku tahu selama kamu hidup bersama ku ,mas hanya terpaksa dan itu semua demi Eliza , Sekarang dia sudah kembali kalian bisa bersama " Queen mencoba menguatkan hatinya sekalipun ingin rasanya dia berteriak mengeluarkan semua sesak di dadanya .
" Dan aku akan menjelaskan dengan pelan pada Eliza sehingga dia bisa mengenali ibu kandung nya sendiri " Queen menggegam ke dua tangan Queen .
Ada rasa sakit setiap yang di ucapkan Queen dan itu membuat Naufal semakin bingung dengan perasaannya .
" Maaf jika selama ini aku belum menjadi istri yang baik buat mas , berikan waktu sebulan untuk meyakinkan Eliza setelah itu aku akan pergi dari kehidupan kalian " Uajr Queen tersenyum .
" maaf " Queen hanya tersenyum " Aku yang seharusnya minta maaf sudah masuk dalam hubungan kalian sehingga membiarkan Eliza memanggilku bunda yang bukan siapa²nya " Ujar Queen .
" Bunda ...Bunda ... "
" temui Eliza dulu aku mau pakaian " Naufal membuang napasnya kasar lalu ke luar dari ruangan walk in close .
" Bunda mana ayah " Tanya Eliza .
" lagi gantian sayang " Ujar Naufal lalu menggendong Eliza .
" Apa Opa akan memberikan Boneka lagi " Naufal hanya tersenyum .
" Kau sangat bahagia jika ingin ke rumah Opa " Eliza mengaguk cepat " Di sana eyang dan yang lainnya memperlakukan Zaza dengan baik ayah dan Oma selalu membuatkan Eliza kue yang enak " Naufal tertawa kecil sambil mencium pipi anaknya .
apa kamu sebahagia itu sayang ,maafkan ayah Batin Naufal sambil mengelus punggung anaknya .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN
LIKE
KOMENT
__ADS_1
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😚😚