
Malam pun tiba tapi Queen masih tetap dengan pembukaan 7, rasa nikmat dan sakit yang di lewati Queen membuat perasaan nya campur aduk .
Bahkan kini semua orang sudah berada di rumah sakit tidak kecuali Adara dan Twins yang hanya bisa menunggu kabar di rumah yang di temani orang tua nya atas permintaan Raymond .
Hingga pukul 10 malam Queen kembali merasakan sakit yang tiada hentinya di ikuti dengan cairan yang ke luar di sela kakinya .
Amanda pun dengan sigap membantu Queen memeriksanya hingga dia mengatakan semuanya sempurna dan Queen bisa melahirkan .
Rasa lega sekaligus tegang memenuhi ruangan itu di mana Queen akan segera melahirkan tapi di satu sisi mereka takut karena Queen menunggu lebih dari 12 jam dan bisa saja wanita itu tidak kuat nantinya .
Saat semuanya sudah ke luar di dalam ruangan itu hanya ada Naufal ,Amanda serta Suster dua orang .
Kini Amanda sudah siap dengan segala atributnya begitu juga suster yang menemaninya .
" Saat Amanda bilang dorong Kaka langsung mengejan iya ,Amanda akan membantu kak " Queen hanya mengaguk saja .
" Kamu bisa sayang ,kamu bisa aku mencintaimu begitu juga Eliza " Queen mengaguk Tersenyum .
Hingga akhirnya dia merasakan sakit yang sangat luar biasa dengan sekuat tenaga dia mengejan .
Dan itu dia rasakan beberapa kali hingga Amanda bisa tersenyum sehingga anak Queen belum ke lahir .
" Kakak sedikit lagi, kepala nya sudah kelihatan ,Kaka ipar bantu Amanda iya " Naufal menggaguk kepalanya cepat .
" Panggil Daddy " Ujar Queen lirih .
Suster pun langsung berlari ke luar dengan cepat .
" Nona muda meminta tuan masuk ke dalam " Henry pun langsung masuk tanpa mengatakan papa lagi .
" Kamu bisa sayang, Daddy di sini I love you " Henry mencium kening Queen dan berdiri di atas kepala Queen .
" AaaaaaakkkkkkkkkkHhhhhhhh"
Oek ......oek .....oek.........
Queen mengeluarkan semua tenaga terkahir nya hingga Suara tangisan bayi dalam ruangan begitu kencang sehingga membuat dua pria yang di setho meneteskan air mata .
Dengan sigap Amanda mengangkat bayi berjenis kelamin laki-laki yang masih berlumuran darah dan di bantu suster .
Queen dapat melihat anaknya dengan deraian air mata dia tersenyum .
Terimakasih sudah berjuang bersama bunda Batin Queen Tersenyum bahagia .
" Terimakasih .... terimakasih .... terimakasih sayang " Naufal mencium kening dan bibir Queen lalu memeluk wanita itu .
Sedangkan Henry hanya bisa tersenyum bahagia .
" Kamu wanita hebat sayang ,Daddy bangga padamu " Ujar Henry .
" Selamat anak Kaka laki-laki tidak ada yang kurang dia sangat tampan " Ujar Amanda lalu memberi kan pada suster .
Naufal menangis dalam pelukan Queen sedangkan Queen hanya bisa terdiam karena dia begitu lelah .
" Maaf tuan " Naufal menghapus air matanya lalu mempersilahkan suster untuk melakukan skin to skin pada anaknya .
Queen tersenyum saat melihat anaknya yang masih ada darahnya di simpan di dadanya .
" Mas " Naufal mengaguk " Dia anak kita sayang " Jawab Naufal .
" Daddy " Panggil Queen dengan suara serak .
" Jangan nangis kamu sudah menjadi ibu sesungguhnya " Queen hanya bisa mengaguk hingga dia merasakan sakit bagian dadanya.
" Ssssttttt"
__ADS_1
" Tidak papa Kak, itu hanya pertama saja setelah itu tidak lagi " Jawab Amanda yang masih berada di bawah membersihkan tubuh Queen .
" Daddy ke luar dulu " Naufal mengaguk " Makasih dad " Henry hanya memukul pelan bahu menantunya .
Saat merasa kenyang suster mengambil bayi Queen dan membersihkan tubuh nya .
Sedangkan Queen sudah tertidur mungkin karena kelelahan setelah melewati perjalanan begitu panjang .
" Kaka ipar bisa menemui keluarga nya ,Kaka Queen harus di bersihkan dulu sebelum di pindahkan di ruangan perawatan " Ujar Amanda .
" Ah iya , terimakasih sebelumnya sudah membantu Alexa " Ujar Naufal serius .
Apa lagi Amanda juga kini tengah hamil karena tuntutan padahal dia bisa saja meminta dokter yang lain .
Tapi mungkin wanita itu ingin melakukan sendiri membantu Kaka sekaligus adik dari suaminya .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Naufal ke luar dari ruangan itu masih dengan penampilan nya sejak dari perusahaan tadi .
Tapi sudah tidak Serapi pagi tadi di mana pakaian nya sudah ke luar dari tempatnya, kancing atasnya juga sudah terbuka rambutnya yang acak²an .
Dengan helaan napas Naufal berjalan ke arah Desi dengan senyuman tulus .
" Terimakasih ,i love you " Hanya itu yang bisa Naufal Ucapkan karena memang dia bukan pria bermulut manis .
" Selamat sekarang kamu sudah menjadi ayah sesungguhnya ,jangan perna lupakan Eliza tetap sayangi dia sekali pun dia bukan darah dagingmu " Naufal mengaguk Tersenyum .
" Pasti " Jawabnya tegas .
" Selamat " Naufal menatap Daniel Tersenyum " setelah ini kamu akan merasakan apa yang aku rasakan sejak tadi " Daniel hanya membalas nya dengan senyuman .
" Mandi dulu, sejak tadi kamu belum mandi, belum makan juga " Ujar Daddy Radit .
" Antar Kaka iparmu boy " Alister mengaguk lalu Naufal mengikuti Alister .
Kelurga Queen hanya pulang saat magrib tadi setelah itu mereka kembali ke rumah sakit tapi hanya para pria saja yang kembali sedangkan para wanita di minta di rumah saja sambil menunggu kabar dari mereka .
Tidak berselang lama Amanda ke luar dengan senyum manis nya .
" Kamu hebat " Rifat langsung memeluk istrinya setelah menemani adiknya sejak pagi tadi .
Bahkan dia istirahat saat makan siang dan makan malam saja dan mandi itu pun dia lakukan di ruangannya .
" Makasih sudah menunggu ku " Rif'at mencium kening sang istri dengan lembut .
" Karena kau istri ku " Amanda mengaguk Tersenyum .
" Biarkan Amanda istirahat dulu boy " Ujar Jeje .
Rifat membawa Amanda Duduk di kursi sambil mengelus perut buncit Amanda.
"Kak Queen sedang istirahat setelah itu akan di pindahkan di ruangan , Anaknya juga sudah di bersihkan dan di bawa di Ruangan nya mungkin besok baru bisa di pindahkan bersama Kaka " Ujar Amanda .
" Pulanglah ,kamu sudah bekerja keras hari ini ,biarkan dokter lain yang membantu kakakmu " Ujar Henry .
" Daddy tidak pulang " Tanya Amanda .
" Pulang duluan, Daddy akan bersama ayah,papi serta Opa mu " Jawab Henry .
" Kakak " Kini mata Amanda menatap Reza dan Raymond yang sejak tadi terdiam .
" Kita akan pulang bersama " Jawab Raymond.
" Amanda ambil tas dulu iya " Raymond mengaguk " Ayo yank " Rifat membantu Amanda kembali ke ruangan nya .
__ADS_1
" Kau tidak ingin pulang " Tanya Raymond pada Daniel.
" Tunggu Naufal tuan " Jawab Daniel .
" Istri mu ada di rumah " Daniel melototkan matanya .
Sejak kapan Risna di rumah besar itu ,bukannya tadi dia meninggal kan nya dia berada di rumah .
" Mertuanya tidak membiarkan sendiri dan meminta penjaga menjemput nya " Daniel menghela napas panjang .
Dia mengira Risna membawa mobil sendiri di malam hari jika pun itu benar maka Daniel akan membuat wanita itu meminta ampun .
" Maaf lama " Ujar Naufal yang kembali sudah dengan keadaan segar .
" Apa kamu mau di sini " Tanya Alan pada Naufal .
" Iya Ayah,biarkan Naufal yang menjaga Queen !! Opa ,Daddy ,ayah dan papi istirahat saja di rumah pasti yang lainnya sudah menunggu di rumah " Ujar Naufal .
" Daddy sama mommy juga iya ,kasian Eliza "Lanjutnya .
" Dia di rumah Satunya ,tadi mommy menelpon Isna untuk ke sana karena kami di sini " Naufal mengaguk saja .
" iya sudah kami balik, jika ada papa telepon saja " Ujar Jeje .
" Besok Papa dan Ayah mu akan ke sini karena mereka ada kesibukan " Ujar Daddy Radit .
" Iya Opa tidak papa " Jawab Naufal .
" Aku balik Iya ,nanti besok ke sini lagi ' Naufal mengaguk .
" Hati² " Jawab Naufal .
" Kau sudah kami pergi dulu " Ujar Henry saat melihat Amanda dan Rifat sudah mendekat.
" Iya Dad " Jawab Naufal .
" Nanti pengawal antar kan makanan mu " Naufal hanya mengaguk .
Setelah kepergian semua orang Naufal langsung masuk dalam ruangan untuk menjaga Queen .
" Terimakasih sudah berjuang untuk putra kita ,Maaf jika aku belum bisa membahagiakan kamu,Bantu aku untuk tetap sayang sama Eliza ingatkan aku jika aku sudah salah dalam memberi perhatian pada mereka, i love you sayang , CUP " Naufal mencium kening istrinya menyalurkan perasaan nya dengan tulus .
Jika dulu dia tetap memilih Mantan istri nya entahlah apa yang akan terjadi pada hidup nya dan Eliza .
Dan bagaimana juga kehidupan putra nya nanti bahkan melihat perjuangan Queen sejak tadi sampai akhirnya dia bisa melahirkan keturunan nya dengan selamat membuat Naufal merasa gagal menjadi suami ,ayah buat mereka .
Tapi dari semuanya itu dia bersyukur setidaknya tuhan memberikan jalan dan membukakan mata hatinya sehingga dia bisa memperbaiki keadaan rumah tangganya bersama Queen.
Sekalipun dia harus melewati sendirian saat Queen memilih meninggalkan kan dia dan Eliza .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Kira² nama adik Eliza siapa iya ???
dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna
Like
koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟
__ADS_1