Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
memulai hal kecil


__ADS_3

" Mau ke mana " Tanya Naufal dengan suara serak khas baru bangun.


" Ah ,maaf " Ujar Queen ,Naufal bangun dari tidurnya lalu bersandar di kepala ranjang .


" Apa kamu lapar " Queen mengaguk pelan " Mau makan apa " Tanya Naufal .


" Nanti aku telepon anak buah Daddy saja Carikan makanan "


" Mau makanan di luar " Queen mengaguk " Mau makan apa nanti aku Carikan " Queen menatap Naufal .


" Tidak papa nanti anak buah Daddy saja " Ujar Queen lagi .


" Itu anakku bukan anak buah Daddy, Mau makan di sini atau mau ikut " Tanya Naufal tanpa peduli pada Queen yang masih menatap nya aneh .


" Apa aku boleh ikut " Naufal mengaguk " Ambil jaketmu di luar dingin nanti kalian masuk angin " Queen langsung mengaguk.


Karena memang dia ingin makan langsung di tempat nya tapi mengingat keadaan.


Jadi dia urungkan sangat tidak mungkin dia ikut anak buah Daddy hanya untuk sekedar makan .


Sebenarnya bisa saja tapi dia tidak ingin ada rumor yang aneh² .


" Sudah siap " Queen mengaguk " Ini jaketnya " Queen memberikan jaket untuk Naufal " Terimakasih " Ujar Naufal lalu memberikan hadiah ciuman di kening Queen .


" Ayo,mau makan apa " Tanya Naufal sambil menggegam tangan Queen .


" Apa ada yang jual sate kelinci " Naufal menatap Queen bingung .


Apa Istri nya ini menginginkan sate kelinci ??


" Aku tidak tahu ,tapi kita cari saja siapa tahu ada !! Kau ingin itu " Queen mengaguk.


" Baiklah ayo kita cari ,Sabar iya sayang " Ujar Naufal mengelus perut Queen .


" Pelan² " Ujar Naufal saat Queen masuk mobil .


" Terimakasih " Naufal hanya mengaguk .


Aku membenci keadaan ini Batin Queen sambil menatap Naufal yang lewat depan untuk masuk pintu kemudi.


"Siap " Queen mengaguk " Kita cari di mana " Tanya Queen .


" di jalanan banyak yang jual sate tapi aku tidak tahu sate apa !! Nanti aku tanya tidak papa kan kalau di pinggir jalan,atau kita minta pihak hotel " Tanya Naufal sambil menjalankan mobil nya,Queen menggeleng " Di pinggir jalan saja " Ujar Queen .


" sharing saja sayang di mana " Queen langsung mengambil HP nya lalu mencari yang jual sate .


" di jln xx ,tapi sudah tutup jam 10 tadi " Ujar Queen sambil memperlihatkan HP pada Naufal .


" Apa hanya itu " Queen mengaguk lemah ,Naufal mengelus rambut Queen .


"Kita cari saja dulu iya " Queen mengaguk .


Hingga hampir 2 jam mencari sate kelinci yang di inginkan Queen .


Akhirnya mereka mendapatkan nya cukup jauh dari tempat tinggal tapi Naufal tidak peduli itu .


" Tunggu saja di mobil " Queen menggeleng " Baiklah " Ujar Naufal mengalah,lalu ke luar lebih dulu baru membukakan pintu untuk Queen .


" Pak satenya masih ada " Tanya Naufal saat sudah sampai di tempat .


" Maaf tuan, satenya habis " Naufal langsung menatap Queen yang terlihat sendu .


" Apa tidak ada lagi pak, soalnya istri ku sedang hamil dan menginginkan sate kelinci sejak tadi kami mencari nya " Ujar Naufal jujur .


" Berikan saja Pa, kasian mba nya " Ujar sang istri .

__ADS_1


" Tapi ibu juga ..."


" Tidak papa ,mereka lebih membutuhkan nya " Ujar sang istri cepat .


" Ibu yakin " Tanya nya " Baiklah " Ujarnya .


" Duduk dulu mas ,mba satenya di bakarkan dulu " Ujar istri tukang sate .


" Boleh Bu " tanya Queen antusias .


" Iya ,tapi tunggu sebentar satenya masih mau di bakar " Queen mengaguk cepat lalu duduk di kursi yang sudah tersedia .


" Terimakasih Bu " Ujar Naufal lalu menyusul Queen duduk .


" Mau Bungkus atau makan di sini pak " Tanya istri tukang sate .


" Di sini Bu " Bukannya Naufal yang menjawab malah Queen .


" Kau senang " Queen menggaguk ,membuat Naufal ikut tersenyum .


Maaf sudah membuat mu melewati semuanya sendirian Batin Naufal sambil menatap lembut Queen.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Queen langsung terbangun saat merasakan gejolak dalam perutnya sehingga di bangun langsung lari ke kamar mandi .


Dan gerakan nya itu membangun kan Naufal seketika karena kaget .


Lalu menyusul Queen ke kamar mandi !!


hoek .....Hoek .....


Queen merasakan pijitan dileher nya ,dan dia tahu siapa pelakunya jika bukan suaminya Naufal .


" Lagi " Tanya Naufal .


Naufal memegang rambut panjang Queen sambil memijat tengkuk leher Queen .


" Maaf " Ujar Naufal saat melihat wajah pucat sang Istri .


Lalu dia mencuci mulut Queen lalu membawanya ke kamar tempat tidur mereka .


" Di mana obat mualmu " Tanya Naufal sambil membuka laci mencari obat mual Queen .


" Di laci bawa ,tapi aku tidak meminum nya " Ujar Queen pelan .


" Kenapa " Tanya Naufal bingung " Tetap mual " Baik Naufal paham .


" Lalu aku harus bagaimana karena selama ini aku Tidak tahu papa " Ujar Naufal jujur .


" Mau minum " Naufal langsung mengambil air minum untuk Queen " Apa lagi " Tanya Naufal .


" Mau baring sebentar ,nanti enakan sedikit aku baru mandi " Ujar Queen .


Tanpa rasa canggung Naufal membawa Queen dalam pelukan nya , membuat Queen kaget .


" Istirahat lah "Queen merasa tenang dalan pelukan suaminya ingin sekali dia membalas pelukan suaminya dan mencium aroma tubuh Naufal lebih banyak lagi .


" Maaf sudah membuatmu melewati sendirian selama ini ,maafkan aku " Naufal merapikan rambut Queen yang menutupi wajah cantiknya .


Hingga fokusnya terahlikan saat pintu kamarnya terbuka dan menampakkan wanita cantik yang sudah siap dengan pakaian sekolahnya .


" Ayah ,Bunda " Naufal meletakan tangannya di mulutnya agar Eliza tidak berteriak lagi .


" Maaf " Naufal mengaguk " Bunda sakit " Naufal hanya tersenyum lalu menyuruh Eliza mendekat .

__ADS_1


CUP


Eliza langsung mendapat kan ciuman dari sang ayah,membuat Eliza tersenyum .


" Bunda kenapa " Bisik Eliza pada Naufal .


" Bunda lagi pusing, karena adik Eliza sedikit nakal " Eliza menatap sang ayah yang hanya tersenyum " Adik Eliza sudah ada " Tanya Eliza dengan suara sedikit keras .


" Ssstttt " Eliza langsung menutup mulutnya rapat dengan kedua tangan nya .


Seperti mendengar suara Eliza, secara perlahan Queen membuka matanya dan benar saja ada Eliza.


Tapi kenapa anak kecil itu tersenyum bahagia ke arahnya ,lalu dia menatap Naufal yang masih mengelus punggung nya .


" Bunda " Queen menatap Eliza bingung .


" Apa sudah ada adik Zaza " Queen langsung menatap Naufal yang hanya menaikan bahu nya .


" Ti-dak " jawab Queen gugup.


" Tapi kata ayah ,adik Zaza nakal sehingga buat bunda pusing " Queen langsung membenarkan posisi nya lalu menatap tajam Naufal .


" Bagaimanapun dia harus tahu jika dia akan punya adik ,sampai kapan kamu akan menutupi nya lama kelamaan perut mu semakin besar "


Queen hanya menghela napas panjang ,Bukannya dia tidak mau tapi iya begitu lah.


" Bunda " Queen mengelus rambut Eliza .


" Aku siapkan air mandimu ,bicara lah pada nya " Queen menatap Naufal .


" Jangan menolak biarkan aku melakukan nya untuk sementara " Ujar Naufal tersenyum .


Naufal akan berusaha agar Queen tidak meminta berpisah dan dia akan melakukan hal² kecil seperti ini hingga hal besar nantinya .


" Apa Zaza senang " Eliza mengaguk cepat " Apa adik Zaza nakal " Queen menggeleng tersenyum .


" Adik Zaza baik, seperti kakak Zaza " Ujar Queen.


" Tapi kata ayah bunda pusing karena adik nakal sedikit " Queen mengumpat kesal Naufal yang berbicara sembarangan.


" Tidak sayang ,Bunda hanya pusing jika pagi hari " Ujar Queen lembut .


" Ayo mandi dulu " Queen menatap Naufal yang ke luar dari ruangan .


" princess duluan ke bawah iya ,tunggu ayah dan bunda " Ujar Naufal .


" Iya ayah ,jangan lama " Naufal mengaguk .


" By ade ,mandi yang bersih iya " Ujar Eliza berpamitan pada calon adiknya .


" Iya kak Zaza " Ujar Queen tersenyum .


Setelah itu Eliza ke luar dari kamar kedua orang tuanya.


" Ayo mandi bersama " Queen langsung menghentikan langkahnya menatap Naufal " Aku mandi di shower lagian aku harus kelapangan Daddy memberikan tanggung jawab pekerjaan padaku kemarin aku memenangkan tander pembangunan mall sekaligus apartemen serta taman bermain " Queen langsung melotot kan matanya .


" Ayo ,nanti aku telat " Mau tidak mau Queen akhirnya menurut .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN


LIKE


KOMENT

__ADS_1


VOTE


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘


__ADS_2