
Pagi harinya sepasang manusia masih saling memberikan kehangatan di bawah selimut tebal .
Di mana mereka baru menyelesaikan saat pukul 3 dini hari di mana Alvin di Buat puas dengan servisan Queen .
Saat putaran ke dua dia yang memimpin permainan karena wanita itu sepertinya tidak mau kalah hingga akhirnya mereka menyelesaikan saat sama² puas .
Alvin Tersenyum saat merasakan kulitnya bersentuhan dengan seseorang yang sangat dia kagumi belakangan ini .
Begitu juga sang wanita yang selalu tersenyum sejak tadi sambil memeluk tubuh pria tegap itu .
" Kau menginginkan lagi darl "
Deg
Aku kenal suara ini Batin sang wanita ,lalu secara perlahan dia mengangkat kepalanya .
" Alvin "
Yang di panggil pun tak kalah kaget lalu dia membuka matanya menatap wanita yang kini di pelukan nya .
" Lian " Ujar Alvin dengan mata melotot lalu melepaskan pelukannya begitu juga Lian .
" Kenapa kamu bisa di sini " Bentak Alvin emosi .
" Harusnya aku yang bertanya kenapa kamu di sini ?? Bukan Naufal " Bentak Lian keras .
" Shiiiit " Umpat Alvin .
Dia mulai memutar otaknya dengan keras tapi dia benar-benar buntu .
Lalu dia menatap ruangan sekitarnya nya tampak asing bukan ruangan yang di pesannya bersama Regina .
Lalu dia menatap ke arah luar .
" Sialan Kau NAUFAL " Teriak Alvin saat menyadari dirinya berada di atas awan .
Lian pun ikut kaget saat tahu di mana dirinya .
Tidak berselang lama masuklah seseorang di dalam kamar itu membuat liat dan Alvin langsung menutup tubuh mereka dengan selimut .
" Kami tidak akan tertarik dengan barang jelek " Cibir rehan menatap sinis Lian .
" Nikmati waktu kalian sebelum akhirnya kalian mati di makan buaya dan yang lainnya " Ujar Morgan .
" Kalian siapa Hah " Bentak Alvin emosi .
" Kami " Morgan menunjuk dirinya dan juga rehan " Nanti kau akan tahu siapa kami ,jadi lanjutkan.permainan nya kita baru saja take off " Jawab Morgan lalu menutup kembali pintu kamar itu tidak lupa dia mengambil kuncinya dan menguncinya dari luar .
"Shiiit " Umpat Alvin menarik kasar rambutnya .
" Apa dia menjebak ku ,tapi semalam itu benar-benar dia " Gumam Alvin lirih .
" Dan dia juga mengatakan ingin bersamaku bukan " Alvin mengusap wajahnya kasar .
" Kau semalam di mana " Tanya Alvin menatap Lian yang juga sedang kebingungan.
" Aku makan malam bersama Naufal ,tapi tiba-tiba badanku terasa panas dan dia mengantarkan aku ke kamar " Jawab Lian .
__ADS_1
" Terus " Lian menggeleng " Aku tahunya sudah berada di dalam kamar " Jawabnya .
" Kau yang mematikan lampu " Lian menggeleng .
" Shiittt " Lagi² Alvin mengumpat kesal lalu menatap Lian yang duduk di samping nya sambil menutup tubuhnya dengan selimut tebal .
" Ke-napa " Tanya Lian gugup .
" Aku menginginkan mu " Lian melotot kan matanya tajam " Kau gila Hhhmmmppp " Alvin langsung membungkam mulut wanita itu dengan kasar .
Dia sedang tidak baik² saja jadi dia membutuhkan pelampiasan itu lah ,Alvin Jika sedang marah dia harus melampiaskan dengan bermain dan bermain .
Lian yang awalnya menolak kini ikut membalas, karena memang dia sangat menyukai penyatuan.
Toh Alvin bukan orang baru untuknya bukan jadi tidak ada salah nya melakukan bersama pria itu .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Sedangkan di lain tepat di hotel tempat Queen bertemu dengan Alvin ,begitu juga Naufal bertemu dengan Lian .
Dan semua itu permainan sang mertua yang awalnya Naufal menolak nya dengan tegas .
" Bangun sayang, Ade butuh makan " Bisik Naufal di telinga Queen .
" 5 menit lagi Mas ,badanku sakit semua " Rengek Queen lalu membalikkan badannya sehingga memperlihatkan punggungnya yang sudah tidak polos lagi karena ulah Naufal .
" Makan dulu Sayang ,kasian Ade " Ujar Naufal lembut.
Queen membuka matanya lalu membalikkan badannya menatap Naufal yang tersenyum .
" Kiss morning sayang " Ujar Naufal setelah mencuri ciuman di bibir manis Queen .
" Kau puas " Naufal mengaguk Tersenyum " Aku sangat puas sayang, Kau semakin liar " Naufal menarik lembut hidung Queen lalu mengelus pipi wanita itu .
" Hari ini aku akan melayani mu dan kita akan di sini sampai sore , perusahaan sudah sama Daddy karena Daniel harus ke kampung Risna , sedang kan anak gadismu bersama Ibu " Queen hanya diam saja mendengar laporan Naufal .
" Mau mandi dulu atau mau sarapan dulu " Tanya Naufal lembut .
" Apa sarapan sudah ada " Tanya Queen memeluk pinggang Naufal dan menyembunyikan wajahnya di pinggang sang suami .
" Sebentar lagi ke sini " Jawab Naufal .
" Mau mandi dulu " Lanjutnya lagi ,Queen menggeleng " Nanti saja setelah sarapan " Jawab Queen .
Tok ....tok....
" Itu sarapan kita sayang " Ujar Naufal lalu turun dari tempat tidur ,tidak lupa dia mengambil bathrobe menutupi tubuhnya.
Ceklek
" Sarapan nya tuan " Naufal mengaguk lalu dia mengambil troli makanan itu " Terimakasih " Jawab Naufal lalu menutup kembali pintu kamar mereka .
Naufal membawa sarapan ke meja yang dekat dengan jendela sehingga mereka bisa menikmati pagi hari .
Kapan lagi kan mereka bisa berduaan tanpa memikirkan pekerjaan
__ADS_1
" Bathrobe ku mas " Naufal mengambilkan jubah tidur itu lalu memberikan pada sang istri .
" Padahal biar tidak menutupinya aku sudah lihat bahkan sudah sering merasakan nya dan selalu membuat ku melayang " Queen berdecak saja lalu berjalan mendekati meja.
" Dasar mesum " Naufal hanya tertawa kecil .
" Aku mesum hanya pada mu sayang " Ujar Naufal memyusul sang istri.
" Terserah, mendengar mu bicara aku semakin lapar "Gerutu Queen lalu meminum susu hamil yang sudah di siapkan pihak hotel .
" Sayang " Queen menatap Naufal sambil meminum susunya .
" kau tahu semalam aku hampir saja menghampiri mu karena dia mengirimkan pesan padaku " Ujar Naufal kesal .
"Lalu aku tidak saat melihatmu membawa wanita itu ke dalam kamar ,kenapa tidak minta anak buah Daddy " Ujar Queen kesal .
" Dianya lengket yank kaya cicak " Queen berdecak saja " Alasan " Cibir Queen .
" Sudah ayo makan, Kau tahu sayang asisten mu itu sudah hamil "
Uhuk .....uhuk
Queen tersedak susunya sendiri saat mendengar ucapan Naufal .
" Kau serius " Naufal mengaguk sambil memakan sarapannya " Bukannya tadi aku bilang jika Daniel ke kampung rumah orang tua Risna " Queen mengagukan kepalanya .
" Sudah berapa bulan " Tanya Queen masih dengan wajah kagetnya .
" 2 Minggu,tapi baru kita yang tahu, orang tua Daniel belum tahu papa begitu juga orang tua Risna " Ujar Naufal .
" Gila asistenmu mas ,diam² menghanyutkan " Pekik Queen kegirangan.
" Asistenmu juga sama " Ujar Naufal .
" Kau tahu bahkan mereka sering melakukan DP sebelum akhirnya ketagihan " Ujar Naufal .
" Padahal aku saja belum unboxing apa lagi icip-icip ,tapi dia sudah icip-icip duluan " Queen semakin di buat kaget .
" Serius " Naufal mengaguk " Ayo makan,hari ini aku tidak ingin waktu ku di ganggu ,aku ingin bersama mu karena jika sudah sampai di rumah anakmu itu selalu menempel padamu , menyebalkan " Ujar Naufal kesal .
" Ade yang sehat di perut bunda iya ,biar cepat lahir ,jadi bisa menemani Kaka bermain biar ayah sama bunda buatkan adik untukmu "
PLak
" Mas Ehz ini saja belum ke luar sudah susun rencana " Naufal hanya tertawa kecil .
lalu melanjutkan makannya begitu juga Queen karena memang dia sangat membutuhkan asupan nya untuk mengembalikan tenaga nya tenaga nya .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
*Dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna
like
koment
__ADS_1
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟*