Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
Diam² menghanyutkan


__ADS_3

Pagi harinya sepasang manusia masih saling memberikan kehangatan di bawah selimut tebal .


Di mana mereka baru menyelesaikan saat pukul 3 dini hari di mana Alvin di Buat puas dengan servisan Queen .


Saat putaran ke dua dia yang memimpin permainan karena wanita itu sepertinya tidak mau kalah hingga akhirnya mereka menyelesaikan saat sama² puas .


Alvin Tersenyum saat merasakan kulitnya bersentuhan dengan seseorang yang sangat dia kagumi belakangan ini .


Begitu juga sang wanita yang selalu tersenyum sejak tadi sambil memeluk tubuh pria tegap itu .


" Kau menginginkan lagi darl "


Deg


Aku kenal suara ini Batin sang wanita ,lalu secara perlahan dia mengangkat kepalanya .


" Alvin "


Yang di panggil pun tak kalah kaget lalu dia membuka matanya menatap wanita yang kini di pelukan nya .


" Lian " Ujar Alvin dengan mata melotot lalu melepaskan pelukannya begitu juga Lian .


" Kenapa kamu bisa di sini " Bentak Alvin emosi .


" Harusnya aku yang bertanya kenapa kamu di sini ?? Bukan Naufal " Bentak Lian keras .


" Shiiiit " Umpat Alvin .


Dia mulai memutar otaknya dengan keras tapi dia benar-benar buntu .


Lalu dia menatap ruangan sekitarnya nya tampak asing bukan ruangan yang di pesannya bersama Regina .


Lalu dia menatap ke arah luar .


" Sialan Kau NAUFAL " Teriak Alvin saat menyadari dirinya berada di atas awan .


Lian pun ikut kaget saat tahu di mana dirinya .


Tidak berselang lama masuklah seseorang di dalam kamar itu membuat liat dan Alvin langsung menutup tubuh mereka dengan selimut .


" Kami tidak akan tertarik dengan barang jelek " Cibir rehan menatap sinis Lian .


" Nikmati waktu kalian sebelum akhirnya kalian mati di makan buaya dan yang lainnya " Ujar Morgan .


" Kalian siapa Hah " Bentak Alvin emosi .


" Kami " Morgan menunjuk dirinya dan juga rehan " Nanti kau akan tahu siapa kami ,jadi lanjutkan.permainan nya kita baru saja take off " Jawab Morgan lalu menutup kembali pintu kamar itu tidak lupa dia mengambil kuncinya dan menguncinya dari luar .


"Shiiit " Umpat Alvin menarik kasar rambutnya .


" Apa dia menjebak ku ,tapi semalam itu benar-benar dia " Gumam Alvin lirih .


" Dan dia juga mengatakan ingin bersamaku bukan " Alvin mengusap wajahnya kasar .


" Kau semalam di mana " Tanya Alvin menatap Lian yang juga sedang kebingungan.


" Aku makan malam bersama Naufal ,tapi tiba-tiba badanku terasa panas dan dia mengantarkan aku ke kamar " Jawab Lian .

__ADS_1


" Terus " Lian menggeleng " Aku tahunya sudah berada di dalam kamar " Jawabnya .


" Kau yang mematikan lampu " Lian menggeleng .


" Shiittt " Lagi² Alvin mengumpat kesal lalu menatap Lian yang duduk di samping nya sambil menutup tubuhnya dengan selimut tebal .


" Ke-napa " Tanya Lian gugup .


" Aku menginginkan mu " Lian melotot kan matanya tajam " Kau gila Hhhmmmppp " Alvin langsung membungkam mulut wanita itu dengan kasar .


Dia sedang tidak baik² saja jadi dia membutuhkan pelampiasan itu lah ,Alvin Jika sedang marah dia harus melampiaskan dengan bermain dan bermain .


Lian yang awalnya menolak kini ikut membalas, karena memang dia sangat menyukai penyatuan.


Toh Alvin bukan orang baru untuknya bukan jadi tidak ada salah nya melakukan bersama pria itu .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Sedangkan di lain tepat di hotel tempat Queen bertemu dengan Alvin ,begitu juga Naufal bertemu dengan Lian .


Dan semua itu permainan sang mertua yang awalnya Naufal menolak nya dengan tegas .


" Bangun sayang, Ade butuh makan " Bisik Naufal di telinga Queen .


" 5 menit lagi Mas ,badanku sakit semua " Rengek Queen lalu membalikkan badannya sehingga memperlihatkan punggungnya yang sudah tidak polos lagi karena ulah Naufal .



" Makan dulu Sayang ,kasian Ade " Ujar Naufal lembut.


Queen membuka matanya lalu membalikkan badannya menatap Naufal yang tersenyum .


" Kiss morning sayang " Ujar Naufal setelah mencuri ciuman di bibir manis Queen .


" Kau puas " Naufal mengaguk Tersenyum " Aku sangat puas sayang, Kau semakin liar " Naufal menarik lembut hidung Queen lalu mengelus pipi wanita itu .


" Hari ini aku akan melayani mu dan kita akan di sini sampai sore , perusahaan sudah sama Daddy karena Daniel harus ke kampung Risna , sedang kan anak gadismu bersama Ibu " Queen hanya diam saja mendengar laporan Naufal .


" Mau mandi dulu atau mau sarapan dulu " Tanya Naufal lembut .


" Apa sarapan sudah ada " Tanya Queen memeluk pinggang Naufal dan menyembunyikan wajahnya di pinggang sang suami .


" Sebentar lagi ke sini " Jawab Naufal .


" Mau mandi dulu " Lanjutnya lagi ,Queen menggeleng " Nanti saja setelah sarapan " Jawab Queen .


Tok ....tok....


" Itu sarapan kita sayang " Ujar Naufal lalu turun dari tempat tidur ,tidak lupa dia mengambil bathrobe menutupi tubuhnya.


Ceklek


" Sarapan nya tuan " Naufal mengaguk lalu dia mengambil troli makanan itu " Terimakasih " Jawab Naufal lalu menutup kembali pintu kamar mereka .


Naufal membawa sarapan ke meja yang dekat dengan jendela sehingga mereka bisa menikmati pagi hari .


Kapan lagi kan mereka bisa berduaan tanpa memikirkan pekerjaan

__ADS_1


" Bathrobe ku mas " Naufal mengambilkan jubah tidur itu lalu memberikan pada sang istri .


" Padahal biar tidak menutupinya aku sudah lihat bahkan sudah sering merasakan nya dan selalu membuat ku melayang " Queen berdecak saja lalu berjalan mendekati meja.


" Dasar mesum " Naufal hanya tertawa kecil .


" Aku mesum hanya pada mu sayang " Ujar Naufal memyusul sang istri.


" Terserah, mendengar mu bicara aku semakin lapar "Gerutu Queen lalu meminum susu hamil yang sudah di siapkan pihak hotel .


" Sayang " Queen menatap Naufal sambil meminum susunya .


" kau tahu semalam aku hampir saja menghampiri mu karena dia mengirimkan pesan padaku " Ujar Naufal kesal .


"Lalu aku tidak saat melihatmu membawa wanita itu ke dalam kamar ,kenapa tidak minta anak buah Daddy " Ujar Queen kesal .


" Dianya lengket yank kaya cicak " Queen berdecak saja " Alasan " Cibir Queen .


" Sudah ayo makan, Kau tahu sayang asisten mu itu sudah hamil "


Uhuk .....uhuk


Queen tersedak susunya sendiri saat mendengar ucapan Naufal .


" Kau serius " Naufal mengaguk sambil memakan sarapannya " Bukannya tadi aku bilang jika Daniel ke kampung rumah orang tua Risna " Queen mengagukan kepalanya .


" Sudah berapa bulan " Tanya Queen masih dengan wajah kagetnya .


" 2 Minggu,tapi baru kita yang tahu, orang tua Daniel belum tahu papa begitu juga orang tua Risna " Ujar Naufal .


" Gila asistenmu mas ,diam² menghanyutkan " Pekik Queen kegirangan.


" Asistenmu juga sama " Ujar Naufal .


" Kau tahu bahkan mereka sering melakukan DP sebelum akhirnya ketagihan " Ujar Naufal .


" Padahal aku saja belum unboxing apa lagi icip-icip ,tapi dia sudah icip-icip duluan " Queen semakin di buat kaget .


" Serius " Naufal mengaguk " Ayo makan,hari ini aku tidak ingin waktu ku di ganggu ,aku ingin bersama mu karena jika sudah sampai di rumah anakmu itu selalu menempel padamu , menyebalkan " Ujar Naufal kesal .


" Ade yang sehat di perut bunda iya ,biar cepat lahir ,jadi bisa menemani Kaka bermain biar ayah sama bunda buatkan adik untukmu "


PLak


" Mas Ehz ini saja belum ke luar sudah susun rencana " Naufal hanya tertawa kecil .


lalu melanjutkan makannya begitu juga Queen karena memang dia sangat membutuhkan asupan nya untuk mengembalikan tenaga nya tenaga nya .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


*Dukung terus Naufal dan Queen


Daniel dan Risna


like


koment

__ADS_1


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟*


__ADS_2