Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
aku akan mewujudkan impian mu


__ADS_3

Queen menatap jam tangan mahal miliknya ,lalu dia membereskan semua pekerjaan nya .


Karena ini sudah pukul 16.00 tinggal sejam lagi waktu pulang tapi dia harus kembali lebih awal .


" Ris ,aku balik duluan iya sisanya nanti aku kerjakan di apartemen " Ujar Queen sambil membereskan pekerjaan nya .


" Iya nona bos " Jawab Risna .


" Jika ada papa , langsung telepon saja iya " Ucap Queen .


" Iya nona bos " Jawab Risna


Setelah selesai Queen langsung ke luar dari ruangannya meninggalkan Risna sendirian yang masih menyelesaikan pekerjaan nya .


" Duluan iya semua " Pamit Queen pada karyawan yang masih bekerja .


" Iya nona bos, hati² " Jawab mereka bersamaan,Queen hanya mengaguk .


Lalu ke luar dari butiknya sambil mengambil kunci mobilnya di tas .


Sesampainya di mobil HP Queen berdering ,Queen menerima panggilan itu sambil menyalakan mobilnya saat tahu siapa yang menelpon nya menggunakan HP Isna


" Bunda kapan pulang " Queen tersenyum Mendengar suara kesal anaknya .


" Ini bunda sudah di jalan sayang, kenapa " tanya Queen lembut


"Eliza kangen sama bunda,kenapa lama sekali bekerjanya " Keluh Eliza membuat Queen tertawa kecil .


" Kan ada mba Isna sayang yang temani " Ujar Queen .


" Tapi Zaza ingin sama bunda " kekeh Eliza tanpa ingin di bantah .


" Baiklah ,tunggu bunda iya ,ini sudah di jalan " Ujar Queen .


" Iya bunda , hati² " Ujar eliza.


"Iya sayang " Jawab Queen lalu mematikan sambungan telepon nya .


" Jika alasannya karena Eliza, aku ikhlas dan sabar " Gumam Queen lirih sambil menatap lurus ke depan.


Sedangkan di kantor Naufal masih bergulat dengan pekerjaan nya di mana dia meninggalkan beberapa hari karena acara sendiri .


"Apa kita akan lembur " Tanya Daniel .


" Jika itu bisa maka selesaikan kerjaan mu sekarang " Ujar Naufal tanpa menatap ke arah Daniel .


" Apa aku harus memimpin perusahaan keluarga ku saja " keluh Daniel tapi dia kembali melanjutkan kerjaannya.


" Dengan senang hati aku menendang mu ke luar " Ucap Naufal tersenyum .


" Cih " Cibir Daniel kesal .


"syukur hanya akad jika dengan resepsi mungkin selama sebulan aku lembur dan sudah bisa di pastikan jika aku akan tinggal tulang " Lanjutnya lagi sambil menatap sinis Naufal.


" Kerjalah,Apa kau kira kerjaan mu bisa selesai hanya dengan mengomel ??" Naufal menatap Daniel tajam " Jangan hanya mulutmu yang lancar tapi tanganmu juga " Lanjutnya lagi .


" jika bukan gaji yang besar !! sejak dulu aku berhenti " Gerutuh Daniel kesal .


" Kau melebihi ibu² kompleks Niel " Ujar naufal ,membuat Daniel berdecak kesal .


" Ah aku merindukan nya " Naufal menaikan alisnya menatap Daniel " Siapa ?? Risna " Daniel hanya diam saja .


" Cih kau seperti anak ABG yang baru tahu pacaran sadar siapa dirimu " Cibir Naufal, Daniel hanya diam dia memilih fokus pada pekerjaan nya .


Sedangkan Queen setibanya di apartemen dia langsung memarkir nya mobilnya lalu ke luar dan menuju unit apartemen tempat tinggalnya .


Hingga akhirnya dia mematung di tempatnya nya saat ke luar dari lift dia melihat anak gadis nya itu berdiri di depan pintu apartemen .


" Kenapa di luar sayang ,ini sudah sore " Ujar Queen saat sudah di dekat Eliza .


" maaf nyonya " Queen mengaguk paham, karena ini bukan salah Isna " Tolong " Queen memberikan tasnya pada Isna yang ikut berdiri di luar menemani Eliza .


" Ayo kita masuk " Queen langsung menggendong Eliza masuk dalam apartemen .


" Sudah mandi " Eliza menggeleng cepat " mau mandi sama bunda " Jawab Eliza .


" Baiklah nanti mandi sama bunda " Ujar Queen sambil menuju kamarnya.


" Terimakasih mba Isna " Ujar Queen saat Isna sudah menunggunya di depan pintu kamarnya .


" Iya nyonya " Ujar Isna .

__ADS_1


" Siapkan baju Eliza iya ,dia mandi denganku tapi siapkan di sana saja " Ujar Queen sebelum masuk di kamarnya .


" Iya nyonya " Jawab Isna lalu pergi ke kamar Eliza .


" Bunda boleh kan Eliza mandi terus bersama bunda " Queen mengagukan kepalanya" boleh sayang " Jawab Queen .


" I love you bunda " Ujar Eliza jujur .


" I love you to princess " Jawab Queen sambil mencium pipi Eliza.


" Sini bunda bantu buka bajunya " Ujar Queen .


Kini mereka sudah berada dalam kamar mandi besar itu .


Setelah selsai mereka berdua masuk dalam bathup untuk berendam sebentar sebelum nantinya Queen turun ke bawah untuk masak makan malam .


" Bunda " Queen menatap Eliza " Terimakasih sudah menerima Eliza dan ayah ,Eliza selalu memimpikan seperti ini,mandi bersama bunda,masak, bermain ,di jemput di antar semuanya aku ingin melakukan sama bunda ,karena Eliza tahu ayah sangat sibuk sehingga hanya weekend kami menghabiskan waktu bersama " Ujar Eliza sendu menatap Queen .


" Bunda akan menemani Eliza !! jadi jangan sungkan katakan pada bunda apa yang ingin Zaza inginkan bunda akan temani selagi ayah sibuk dan saat ayah tidak sibuk kita bisa liburan bersama ke pantai ,taman ,mall atau hanya bermain di rumah " Ujar Queen lembut .


" Terimakasih bunda " Queen hanya mengaguk tersenyum .


bunda janji akan membahagiakan mu sayang ,bunda akan menggantikan waktu yang kamu lewati selama ini sayang ,bunda janji batin Queen tersenyum lembut .


" Ayo kita selesaikan ini ,bunda harus masak untuk makan malam " Ujar Queen .


" Zaza boleh ikut " Queen mengaguk " Tapi tidak boleh memegang pisau atau dekat dengan kompor " Ucap Queen tegas .


" siap nyonya " Queen tertawa kecil begitu juga Eliza


Lalu mereka melanjutkan membersihkan diri sebelum nantinya membilas di bawah shower.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" semuanya sudah siap " tanya Queen saat sudah sampai di dapur sambil menggendong Eliza .


" Sudah nyonya " Ujar Yuyun .


" duduk di sini saja iya " Eliza mengaguk patuh " bunda mau masak " tanya Eliza.


" Iya sayang ,jangan banyak gerak nanti kamu jatuh " Ucap Queen sebelum meninggal Eliza di temani Isna.


"Apa saja yang ada " Tanya Queen lalu membuka kulkas lalu menatap nya dari tas sampai bawah .


" Zaza mau ayam bunda " Teriak Eliza dari meja makan.


" Iya sayang " Jawab Queen lalu mengeluarkan ayam dan bahan yang lainnya.


" Apa ini cukup " tanya Queen menatap Yuyun .


" Cukup nyonya " Jawab Yuyun lalu mengambil semua yang di keluarkan Queen .


Queen menutup kulkasnya lalu mengikuti Yuyun ke arah wastafel untuk membersihkan sebelum nanti di olah menjadi makanan .


Yuyun dan Queen sudah mulai bergulat di dapur menyiapkan makan malam.


Sedangkan Eliza bermain dengan pengasuhnya ,bahkan dia melupakan ayah nya .


Jika biasanya dia akan menangis jika ayah nya belum kembali hingga malam tiba .


Tapi ini kenapa anak mungil itu terlihat biasa saja bahkan dia asik bermain dengan Isna sang pengasuh .


Hingga hampir 1 jam Queen dan Yuyun sudah selesai bertempur nya dengan semua alat yang ada di dapur .


"Biarkan saya saja nyonya " Ujar Yuyun saat Queen akan menyajikan di meja makan .


" Tidak papa, kamu selesai kan yang itu dulu " Ujar Queen lembut lalu mengambil piring yang berisi capcay seafood .


" iya nyonya " Jawab Yuyun .


" Bunda sudah masak " pekik Eliza saat melihat Queen mendekati nya .


" Iya sayang " Jawab Queen, lalu dia menatap jam tangannya .


apa dia belum pulang batin Queen .


Hingga semuanya sudah tersusun rapi di atas meja .


" Mba Isna tolong sendok kan makan untuk Eliza iya,kamu juga makan katakan pada Yuyun dan Lina " Ujar Queen .


" Aku ke kamar dulu mungkin mas Naufal sudah di kamar " Lanjutnya lagi .

__ADS_1


" Iya nyonya " Ujar Isna.


" sayang makan sama mba Isna iya, bunda harus lihat ayah dulu " ucap Queen menatap Eliza.


" Iya bunda , Zaza juga sudah lapar " Queen tersenyum kuda lalu mencium pipi Eliza sebelum akhirnya meninggalkannya .


Ceklek


Queen membuka kamarnya yang terlihat sepi seolah menggambarkan bahwa memang Tidka ada penghuninya .


Lalu dia mengambil HP nya yang sengaja dia simpan di dalam kamar .


" Apa dia sibuk ??" Gumam Queen


" Tapi kenapa dia tidak menghubungi ku jika memang sibuk " lanjutnya lagi dengan helaan napas panjang .


Lalu ke luar dari kamar itu menuju dapur menemani Eliza makan malam .


" Ayah mana bunda " Tanya Eliza saat melihat Queen hanya datang sendirian .


" Tadi ayah telepon katanya Eliza makan duluan karena ayah banyak kerjaan " Uang Queen berbohong .


" Bunda Tidka makan " tanya Eliza polos .


" Bunda tunggu ayah saja ,kasian kalau ayah makan sendiri " Jawab Queen sambil merapikan rambut Eliza .


"baiklah " Jawab Eliza


Hingga Eliza selesai pun Tidka ada tanda² Naufal akan kembali .


" Bunda " Queen tersenyum menatap anaknya.


" Kenapa hm " Jawab Queen lembut .


" Zaza ada tugas " Jawab Eliza.


" Ayo kita kerjakan tugasnya " Queen langsung menggendong Eliza .


" Kalian makan lah ,jangan menunggu mas Naufal " Ujar Queen sebelum meninggal dapur .


" Baik nyonya " Jawab mereka bersamaan .


" Apa tugas Zaza sangat sulit " Eliza menggeleng " Zaza mewarnai bunda besok Zaza harus setor " Jawab Eliza .


" Ayo kita kerjakan ,jika nilai Zaza bagus bunda akan berikan hadiah " Eliza menatap Queen.


" Es krim " Ujar Eliza berbinar .


" you will get it " Ujar Queen tersenyum .


"asik " Ujar Eliza sambil memeluk leher Queen


" Ayo tugasnya yang mana " Ujar Queen saat mereka sudah sampai dalam kamar Eliza .


Eliza langsung berlari ke meja belajar nya lalu mengambil kertas yang di berikan di sekolah nya tadi lalu di berikan pada Queen .


setelah itu dia kembali ke meja belajarnya mengambil pewarnanya .


" Apa ini yang akan di warnai " Eliza mengaguk membenarkan sambil mengeluarkan semua pewarnanya dari tempat nya .


"Zaza bisa " Tanya Queen lagi .


" Bisa bunda ,daun itu warna hijau kan " Queen mengaguk membetulkan,Eliza langsung mencari pensil warna hijaunya .


" Pintar " Ujar Queen saat Eliza mulai mewarnai nya


Queen menatap Eliza yang terlihat sangat fokus pada tugasnya sehingga membuatnya ingin sekali menggigit pipi bakpao miliknya.


berbahagialah sayang ,bunda akan mewujudkan impian mu sekalipun itu sakit batin Queen tersenyum paksa .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


jangan lupa dukung terus Queen dan Naufal


like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2