Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
Video


__ADS_3

Daniel memasuki pekarangan rumah besar di mana dia sudah melihat Naufal menunggunya .


Tidak ingin berlama-lama Daniel pun ikut ke luar menghampiri Naufal .


" Kau datang sendiri " Tanya Daniel


" Ada Alexa dan Eliza ,Ada apa " Tanya Naufal .


Karena dia sama seperti Daniel baru saja tiba tapi pria itu menyuruh nya ke rumah mertua nya .


" Kita ke dalam tuan Raymond sudah menunggu kita " Ujarnya lalu masuk dalam rumah besar itu .


" Maaf, tuan muda sudah menuggu " Ujar kepala pelayan .


" Makasih pak " Ujar Naufal lalu mereka pergi ke ruangan kerja Raymond .


Tok .....tok...


" Masuk "


Ceklek


Raymond menatap ke dua pria itu yang kini sudah memasuki ruangan kerjanya .


"Apa kalian tidak memilik jam, bahkan aku baru datang dan langsung ke sini tanpa menemui istri dan anak²ku " Bentak Raymond kesal membuat dua pria itu hanya menunduk .


Reza yang ada dalam ruangan itu juga mempersilahkan duduk pada Daniel dan Naufal.


" Apa yang ingin kamu katakan ?? Jika tidak penting siap² peluru akan menembus isi kepala kalian " Ujar Raymond .


" Apa tuan bisa membantu saya ? " Daniel menatap memohon pada Raymond " Sebulan lalu saya ke luar negeri dan bertemu dengan teman lamaku ...."


" Wanita " Daniel mengaguk " Pulang lah !! Nanti Reza mengirimkan padamu " Daniel menatap Raymond bingung .


Bukannya dia belum mengetahui nya bahkan Daniel belum menjelaskan papa pada iparnya itu .


" Pulanglah, kau membuat ku lama berada di ruangan ini " Ujar Raymond kesal .


" Tapi tuan ...."


Ting


" Bawa itu dan berikan pada istri mu, jika dia masih tidak percaya buang wanita itu dari kamar mu biarkan dia mati " Daniel melotot kan matanya tajam .


" Urus mereka Za, kepalaku sakit melihat nya " Raymond langsung berdiri meninggalkan ruangan itu .


" Itu bukti sebelum wanita itu membawa tuan ke kamar ,jadi tuan bisa memakai itu dan menjelaskan pada nona Risna " Daniel dan Naufal semakin tidak paham membuat Reza ingin memukul kepala dua pria yang seperti orang bodoh .


" Tuan selalu memerintahkan anak buahnya untuk mengawasi orang sekeliling nya karena dia tidak ingin keluarganya terluka seperti tuan Daniel dan tuan Naufal, Karena jika kalian kenapa² tuan pasti sudah tahu apa yang terjadi selanjutnya terutama nona Adara " Lanjutnya lagi .


" Jadi pulanglah temui istri anda dan berikan itu pada nya , seperti kata tuan jika dia tidak percaya buang dia dari lantai kamar tuan, atau jika tuan mau bisa meminta Morgan atau Arif untuk menembak kepalanya ,kalau begitu saya permisi dulu " Ujar Reza lalu meninggalkan dua pria yang masih terdiam .


"Apa yang kamu pikirkan cepat temui Risna " Bentak Naufal .


" Karena aku harus ikutan kena imbasnya menyebalkan " Lanjutnya lagi .


" Tunggu ,aku masih bingung " Ujar Daniel lirih .


PLak


" Apa kau tidak ingin pulang cepat ,apa kamu tidak takut Risna pergi atau berbuat ....


BRAK

__ADS_1


" Daniel " Teriak Naufal kesal saat tiba-tiba pria itu pergi meninggalkan dia sendirian di dalam ruangan itu .


" Aku bersumpah semoga Risna sudah pergi " Ujar Naufal lalu ke luar dari ruangan itu .


Tujuannya sekarang menemui keluarga istri nya yang biasanya berada di ruangan tengah jika sore atau selesai makan malam .


" Sudah " Naufal mengaguk " Ada masalah " Naufal menggeleng .


" Lalu kenapa mas ingin bertemu kakak begitu juga Daniel " Tanya Queen .


" Bukan aku tapi Daniel , dia meminta bantuan karena sedang ada masalah dengan Risna " Queen menaikan alisnya.


" Bukan urusanmu, jangan pernah ikut campur " Queen mendengus kesal .


" Lalu mana Daniel nak " Tanya Elvi lembut .


" Pulang Mom ,saat Reza memberikan rekaman video " Ujar Naufal .


Daddy Radit dan Henry hanya diam mendengarkan saja .


" Eliza mana " Tanya Naufal menatap sekeliling nya .


" Mungkin di atas melihat Twins atau di paviliun " Jawab Queen .


" Anak itu " Gumam Naufal .


" Kapan lahiran " Tanya Henry .


" Seminggu lagi kata dokter Dad " Jawab Queen.


" Apa tidak tinggal di sini saja " Tanya Daddy Radit.


" Di sana mertua Queen hanya sendirian Opa, kalau di tinggal pasti mereka kesepian " Jawab Queen lembut .


" Apa yang kamu rasakan " Tanya mommy Ellena.


" Pengap, susah gerak, malas ,sering ngompol ,susah tidur ,lapar " Terang Queen jujur .


" Tidak papa,sebentar lagi iya " Queen hanya mengaguk saja .


" Kenapa tidak seperti Twins saja memakai popok "Queen menatap Henry tajam.


" Daddy saja " Jawabnya kesal .


" Jangan ganggu anaknya Daddy " Ujar Elvi .


" OPA ......EYANG "


Henry mendengus kesal lalu menatap anak kecil yang kini sudah di dekat mereka dengan berlari .


" Ajarin anakmu sebelum Daddy membuang nya ke hutan biar dia bisa berteriak sepuasnya " Ujar Henry menatap Queen .


" Iya Dad maaf " Ujar Queen, sedangkan tersangka tidak tahu malunya naik ke atas sofa dan duduk di pangkuan Henry .


Membuat Henry semakin kesal tapi tidak dengan Elvi yang hanya tersenyum kuda .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Daniel yang baru saja sampai di rumahnya langsung berlari menuju kamarnya ,dia tidak ingin membuang² waktu lagi


Ceklek


" Sayang " Daniel menatap sekeliling kamar nya tapi tidak menemukan Risna .

__ADS_1


" Sayang " Panggil Daniel lagi lalu membuka ruangan walk in close tapi hasilnya sama .


" Syukur lah " Ujarnya saat melihat pakaian Risna masih berada di ruangan itu .


Kali ini tujuannya kamar mandi sehingga dengan cepat dia membuka kamar mandi


Lagi² Risna tidak ada di ruangan itu ,dengan cepat Daniel langsung membuka pintu kamarnya mencari Risna ke luar .


" Sayang kamu di mana " Teriak Daniel menggema di dalam rumah besar itu .


" Nyonya di dapur tuan sedang makan " Daniel pun langsung turun ke bawah setelah mendengar laporan pelayan yang sedang membawa baju mereka .


" Kenapa berteriak " Ujar Marni saat Melihat Daniel mendekati mereka .


" Sayang " Daniel langsung memeluk Risna dengan erat .


" Lepas " Daniel langsung melepaskan pelukannya lalu duduk di samping Risna yang sedang menikmati kue begitu juga ke dua orang tuanya .


" Jangan marah ,aku bisa jelaskan " Risna hanya diam saja, Daniel pun mengeluarkan HP nya lalu di berikan pada Risna .


" Bu ayo kita pergi " Marni mengaguk " Jangan berlarut²,ingat istri mu sedang hamil " Daniel mengaguk Tersenyum .


Kini di ruangan itu hanya ada Daniel dan Risna yang hanya fokus pada makanan nya .


" Sayang " Risna menepis tangan Daniel dengan kasar .


" Baiklah makan dulu setelah itu kamu lihat videonya biar kamu tidak salah paham " Ujar Daniel lembut .


" Aku kenyang " Daniel menahan tangan Risna yang akan berdiri " Sayang, please lihat lah apa kamu tidak lelah kasian Ade yank " Ujar Daniel menahan emosinya .


" Apa hanya anakmu yang kamu pikirkan " Daniel menunduk memejamkan matanya kuat .


Semenjak Risna hamil, wanita itu selalu menguji kesabaran nya tapi sebisa mungkin dia tahan .


Agar tidak menyakiti mereka karena dia sudah melihat contohnya jadi sebisa mungkin dia hindari itu .


" Aku memikirkan kalian berdua ,maka tenang dulu iya "


" Apa tadi kamu bertemu Dengan nya , merindukan nya "


" Aku bertemu tuan Raymond meminta bantuannya,karena hanya dia yang bisa membantuku !! Aku tidak ingin salah paham ini berlanjut dan aku mohon sebelum kamu bertanya padaku jangan dulu menarik sebuah kesimpulan tanpa Mendengar penjelasan ku ,aku Tidak menyangkal bertemu dengan nya dan untuk tidur aku sudah katakan tadi jika memang aku Tidak tahu papa ,Di hp kamu bisa melihat nya apa aku berbohong atau tidak ,jika memang aku berbohong aku siap jika kamu membenciku seumur hidup mu bahkan jika pun kamu meminta bercerai aku siap sekalipun aku tidak mau karena memang aku yang salah "


Risna mengambil HP Daniel yang berada di atas meja itu, lalu membuka kode HP nya yang memang dia sendiri tahu .


Daniel mengelus punggung Risna saat wanita itu enggan untuk membuka video itu mungkin takut isi dari video itu .


" Aku disini " Ucap Daniel saat melihat Risna kembali menyimpan HP nya .


" Lihat dulu ,biar semuanya tidak berlarut-larut" Risna kembali mengambil HP nya, dengan helaan napas Risna memberanikan diri menonton video itu .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Dukung terus Naufal dan Queen


Daniel dan Risna


like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2