Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
part 26(2)


__ADS_3

Tok ...tok ...


Ceklek


" Nyonya " Arif langsung menunduk kepalanya .


" Apa dia masih menangis " Tanya Adara pelan .


" Iya nyonya " Jawab Arif dengan helaan napas .


" Ini kamu ganti baju dulu ,semoga pas di badanmu ini masih baru koh " Ucap Adara karena dia mengambil pakaian suaminya .


" Terimakasih nyonya " Ucap Arif menerima tas pakaian dari Adara lalu ke luar dari kamar itu menuju kamar sebelahnya .


Sedangkan Adara masuk ke dalam menemui Endang dia pun membawa tas pakaian untuk Endang .


" Endang " Sang nama membalikkan kepala nya .


" Jangan takut " Ucap Adara saat melihat Endang yang ketakutan .


Mereka tidak tahu apa yang terjadi tapi dari sikap Endang mereka bisa menyimpulkan bahwa Wanita itu baru saja melewati masalah yang cukup berat .


" Jangan merasa sendiri kami di sini bersama mu " Ucap Adara lembut sambil mengelus lengan Endang m


" Mau dengar cerita ku " Endang hanya diam saja sehingga Adara kembali bersuara " mungkin kamu sudah mendengar tentang hidupku dari pengawal suamiku ataupun Ela karena sebelum nya kamu berkerja dengannya bukan " Tidak ada respon sama sekali " Aku besar di panti asuhan,aku tinggal di sana saat aku masih bayi bahkan sampai aku menikah dengan Daddy nya twins, Aku mendapat kasih sayang dari orang tua angkat ku ibu dan ayah penjaga panti sekalipun aku bukan akan kandung mereka tapi mereka begitu menyayangi ku bukan hanya dengan ku dengan anak panti yang lainnya juga begitu, Jujur aku iri dengan mu karena kamu masih bisa merasakan kasih sayang kedua orang tuamu walau mereka lebih dulu meninggalkan mu tapi bukan berarti mereka tidak menyayangi mu ,mereka sangat menyayangi mu sehingga mereka tidak ingin kamu terlalu lelah dan tidak memikirkan dirimu, sama halnya dengan adikmu Nada dia tahu perjuangan mu selama ini sangat luar biasa di matanya bahkan mungkin dia akan memberikan penghargaan kakak terhebat di atas sana, Aku juga seorang adik dan aku juga seorang ibu jadi aku bisa rasakan apa yang di rasakan kedua orang tuamu dan juga adikmu , Nada tidak merasakan sakit lagi seperti sebelumnya yang harus cuci darah yang memakan waktu berjam²,kini dia sudah tenang bersama ayah dan ibumu ,kita di sini hanya bisa mendoakan dan kamu di sini juga harus membuktikan pada mereka bahwa kamu akan baik² saja di sini masih ada kami, Arif dan yang lainnya juga " Ucap Adara lembut .


Adara menarik Endang dalam pelukan tanpa merasa jijik karena pakaian Endang masih ada bekas tanah nya .


" Mandi iya ,aku akan menunggumu di sini setelah itu kita ke luar " Endang mengaguk lalu masuk dalam kamar mandi .


Sedang kan dalam ruangan kerja semua pria berkumpul termaksud Morgan , Rehan dan Arif .


" Apa yang akan kamu lakukan " Tanya Daddy Radit .


" saya akan menikahi Endang tuan " Ucap Arif tegas .


" Kamu mencintai nya " Arif menggeleng tidak tahu "Saya tidak tahu tuan tapi saya akan menjaga nya " Ucap Arif .

__ADS_1


" Baiklah, kalian menikah nanti malam " Putus Daddy Radit .


" Baik tuan " Ucap Arif berharap keputusan nya ini tidak salah .


Bagaimana pun dia harus bertanggung jawab bukan terlepas Nada meninggalkan Endang atau tidak .


" Baiklah, Rehan dan Morgan akan mengurus nya " Ucap Daddy Radit.


" Baik tuan " Jawab kedua pria itu .


Setelah ke luar dari ruangan kerja Arif langsung menuju kamar tempat Endang tapi sebelum masuk dia lebih dulu mengetuk pintu .


Ceklek


" Masuklah, nanti kalau sudah selesai ke ruangan tengah iya " Ucap Adara lembut .


" Iya nyonya " Jawab Arif lalu masuk dalam kamar sedang kan Adara juga harus membersihkan dirinya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Kangen " Morgan hanya tersenyum membalas pelukan Isna .


" Sudah izin " Isna mengaguk " Ayo Kita beli cincin karena setelah ini aku harus membantu Rehan " Isna yang sudah tahu hanya mengaguk sebagai jawaban .


" Bagaimana keadaan nona Endang ,maaf aku tidak bisa ikut " Morgan hanya tersenyum sambil mengelus perut Isna .


" Kamu sudah bisa menebaknya " Ucapnya sambil fokus pada jalanan.


" Iya tadi saat aku melihat Nyonya kembali matanya sedikit sembab " Morgan mengaguk membenarkan karena memang tadi di sana ada Queen dan Naufal juga .


" Apa pagi tadi dia rewel " Isna mengagguk Tersenyum " Seperti biasanya " Morgan Tersenyum " Jangan nakal baby, tunggu iya sedikit lagi ,maaf kemarin ayah sibuk jadi tidak sempat mengabari kalian " Ucap Morgan .


" Babe "


" hebm "


" Singgah beli cake boleh " Morgan hanya mengaguk sebagai jawaban .

__ADS_1


" Ada lagi " Isna menggeleng sebagai jawaban .


" Nanti mau nya jenis kelaminnya apa " Tanya Isna menatap tangan Morgan yang mengelus perut nya sejak tadi .


" Terserah ,asal dia sehat begitu juga kamu nya " Ucap Morgan .


"Aku ingin perempuan sepeti anak tuan Rehan ,dia sangat lucu apa lagi kalau rambutnya diikat di kasih gaya seperti nona Eliza sangat lucu, apa lagi lihat nona Eliza saat jalan sama nyonya Queen membawa tas kecil , kaca mata jadi gemes pengen cium tapi takut " Morgan hanya tersenyum saja .


" Kalau laki² gimana " Tanya Morgan .


" Tidak papa juga ,baby Xana juga kalau setiap jalan nyonya Queen selalu memberikan pakaian yang cocok untuknya tapi gitulah laki² tidak seperti perempuan " Ucapnya Tersenyum .


" Apa pun nanti kita harus bersyukur " Isna mengagguk Tersenyum .


" Sudah sampai , kamu tunggu di dalam iya " Isna mengaguk " Sehat terus sayang ,ayah begitu menyayangi mu " Gumam Isna setelah Morgan turun dari mobil nya .


Tidak berselang lama Isna melihat Morgan ke luar dan itu membuat Isna Tersenyum dia sudah membayangkan makan cake itu ,tapi senyumnya hilang ada seorang wanita menghadang Morgan .


setelah menunggu cukup lama Morgan kembali dengan wajah kesalnya .


Isna tidak terlalu banyak bertanya ,dia hanya menerima kue yang di berikan Morgan lalu membukanya .


" Makasih " Morgan langsung menatap Isna " Maaf honey " Isna hanya tersenyum " Jangan di pikirkan " Ucap Isna sekalipun dia tidak tahu apa yang mereka bahas tadi .


" Nanti aku cerita " Morgan kembali menjalankan mobilnya " Iya " Jawab Isna tenang , dia sudah terbiasa bertemu dengan wanita² masa lalu Morgan .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus tiga pengawal keluarga Mateo 😘😘😘😘😘


Like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2