Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
menjenguk baby X


__ADS_3

Tok ....tok .....


Ceklek.


Naufal membuka pintu dari arah dalam lalu pergi meninggalkan begitu saja saat tahu siapa yang datang .


" Apa kamu tidak menyambut ku "


" Kau bukan orang penting " Jawabnya ketus .


" Kau tidak lihat aku membawa apa "


" Maka ke sini biar aku periksa " Jawab Naufal lalu duduk di sofa .


" Nona bos " Queen membalas nya dengan senyuman.


Iya yang datang adalah Daniel dan istri nya saat ini di ruangan ini hanya ada Naufal dan Queen serta baby X yang kini berada di gendongan Queen .


" Apa dia anakmu " Daniel langsung menyimpan berkas begitu saja .


Lalu berjalan ke arah Queen begitu juga Risna .


" Dia sangat mirip denganmu Fal " Ujar Daniel Tersenyum .


" Karena dia anakku ,kalau mirip dengan mu itu baru di Pertanyakan " Ujar Naufal kesal .


" Bukan begitu ,tapi dia sangat mirip dengan mu " Ucapnya lagi .


" Jangan mengatakan itu terus kamu membuat seseorang bangun dari tidurnya " Daniel menatap Naufal bingung .


Dengan perlahan dia menatap wanita yang sedang menggendong bayi mungil itu .


Lalu tersenyum kikuk dan mundur beberapa langkah .


" Maksudnya jenis kelaminnya sangat mirip dengan mu Fal " Ujar Daniel Tersenyum.


Mati kamu Daniel ,lihat lah tatapan nya Daniel mengusap lehernya yang terasa dingin .


" Maaf nona bos ,saya hanya membawa ini " Queen langsung menatap Risna.


Bahkan tatapan nya sudah berubah lembut Tidak setajam menatap suaminya tadi .


" Terimakasih aunty Risna, kenapa harus repot-repot " Ujar Queen .


" Tidak repot nona bos ,apa boleh saya gendong " Ucap Risna takut².


" Boleh, tapi cuci tangan dulu di sana " Tunjuk Queen yang mana di sana ada wastafel yang sudah di sediakan sabun .


" Istri mu sangat mengerikan " Naufal hanya tertawa kecil " Siapa namanya " Lanjutnya lagi .


" Xana " Jawab Naufal sambil singkat .


" Hanya itu " Naufal menatap Daniel lalu mengambil berkas yang ada di atas meja " Xana Agrata Mateo " Jawab Naufal .


" Apa kamu sudah periksa ini " Daniel mengaguk " Tinggal tanda tangan " Jawab Daniel .


Naufal pun langsung membunuh tanda tangannya di berkas itu tanpa membaca terlebih dahulu .


" Sayang bawa sini " Risna pun langsung ke sofa mendekat ke arah sang suami .


" Dia sangat manis ,iya kan bang " Daniel mengaguk sambil menatap baby X .


" Mertuamu tidak ke sini " Tanya Daniel.


" Bahkan mereka tidak akan pulang jika Alexa Tidak mengusir mereka satu persatu karena sejak tadi berdebat ingin menggendong baby X " Ujar Naufal .


" Apa ....

__ADS_1


Ceklek


" Adek " Pekik seseorang yang baru saja masuk saat pintu itu sudah terbuka dan berlari begitu saja .


" Mana adek Zaza ?? Mama apa itu adek Zaza " Tanya Eliza menatap Risna dengan napas yang memburu .


Sejak tadi dia berlarian hingga sampai ke ruangan Queen bahkan di lift saja dia tidak bisa tenang .


" Kecilkan suaranya kak, Ade lagi tidur " Ujar Naufal lembut .


Queen hanya menggeleng saja melihat putri pertama nya itu.


" Mau ke mana " Tanya Naufal saat melihat ada pergerakan dari tempat tidur .


" Gabung " Naufal pun langsung menyimpan berkasnya membantu Queen .


" Gimana sekolah Kakak " Tanya Queen saat sudah berada di sofa .


" Baik, kenapa Zaza di larang langsung ke sini tadinya " Tanya Eliza dengan wajah kesal .


" Kata bunda,Kaka tidur siang dulu kalau langsung ke sini nanti kakak malah main ,Ade juga harus istirahat " Ujar Naufal lembut .


" Siapa nama Ade " Tanya Eliza .


" Xana " Jawab Queen .


" Terus kak panggil apa bunda " Tanya Eliza bingung .


" Baby X " Jawab Daniel .


" Kalau begitu Panggil Zaza Baby Z " celetuk Eliza membuat ke empat orang dewasa mengulum senyum .


" Apa ada lagi yang lainnya "Naufal menutup berkas terakhir nya lalu di simpan di atas meja .


" Tidak ada ,jadwal mu sudah aku atur sampai kamu kembali masuk " Jawab Daniel .


" Ada beberapa rapat dan pertemuan yang di undur karena itu semua harus kamu sendiri yang jalani " Naufal menghela napas panjang .


"Jangan lewat dari makan malam " Daniel menggaguk patuh .


" Aku cuci tangan dulu ,mau gendong baby X " Daniel pun langsung berdiri menuju wastafel.


" Jangan pegang Ade ,Zaza belum cuci tangan " Mendengar teguran Queen ,Eliza pun langsung menyusul Daniel .


"Istirahat dulu yank, mumpung Ade tidur " Queen hanya mengaguk saja .


Tapi tetap duduk di samping Risna yabg sejak tadi memainkan jari baby X .


" Sayang " Risna pun memberikan Baby X pada Daniel dengan perlahan .


"Dia lucu sekali " Daniel terkekeh sendiri melihat baby X yang belum cukup sehari .


" Papa, Zaza mau juga " Daniel meggeleng " Nanti saja kalau Ade sudah besar sedikit " Eliza menunduk lesuh .


" Ade habis pup kak, nanti baju kakak bau " Ujar Naufal .


" Apa Ade bisa pup " Naufal mengaguk,lalu mengakat tubuh Eliza untuk duduk di samping Daniel .


Naufal dan Queen Tersenyum saat melihat Eliza selalu mencium kepala baby X .


Begitu juga Daniel dan Risna yang memainkan jari baby X dan memainkan pipinya .


Bahkan ke tiga manusia itu tidak peduli pada Naufal dan Queen yang masuk dalam kamar mandi untuk membantu Queen membersihkan tubuhnya sekalian juga Naufal .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Setelah pulang dari rumah sakit Daniel dan Risna langsung membersihkan diri.

__ADS_1


Dan di rumah besar itu hanya ada mereka dan pelayan sedang kan ke dua orang tua Daniel masih berada di rumah besar milik keluarga Raymond .


Kini ke duanya sedang duduk di sofa di temani buah cemilan Risna sebelum makan malam .


" Aku tidak sabar menunggunya lahir dan menggendong nya " Risna hanya tersenyum .


" Abang mau anak apa " Tanya Risna sambil memasukkan buah dalam mulutnya .


"Sejak dulu aku menginginkan laki² ,agar dia bisa melindungi adik²nya dan juga menjaga keluarga tapi jika dia perempuan aku tidak masalah juga " Ujar Daniel.


" Abang ingin berapa anak dari Risna " Daniel menatap Risna .


" Kau tidak keberatan jika hamil lagi " Tanya Daniel kaget .


" Kenapa harus berat , Aku menikmati nya " Jawab Risna .


" Aku terserah kamu, asal jangan seperti ku sendiri iya memang berdua dengan Adara tapi setelah itu kamu tahu sendiri " Adara mengaguk .


" Kita berdoa saja semoga tuhan masih memberikan kita rezeki nantinya " Daniel mengagukan kepalanya.


" Hai ini Papa ,papa sudah tidak sabar ingin bermain denganmu Sehatlah di perut Mama jangan nakal " Daniel mengusap perut Risna begitu lembut .


" Papa juga harus sehat ,biar bisa lihat aku tumbuh " Ujar Risna menggantikan sang anak .


CUP


Daniel mencium bibir Risna sekilas lalu memeluknya dan bersandar di dada Risna .


Tapi itu tidak berlangsung lama karena tangannya kini sudah mulai membuka kancing atas pakaian wanita itu .


" Abang " Daniel tidak menggubris nya dia sibuk membuka kancing daster yang selalu di pakai Risna jika berada di rumah .


Tapi saat akan tidur dia akan berubah menjadi wanita yang sangat di sukai Daniel .


Hap .


Daniel mengisap benda kenyal itu layaknya bayi setelah di keluarkan dari pelindung nya .


" Abang " Daniel tetap melanjutkan kegiatannya nya .


Bahkan kini tangan satunya sudah memainkan benda kenyal satunya dan memainkan bagian pucuknya sehingga membuat Risna tidak bisa tenang .


" Ssstttt Aahhhhhh " Risna meremas pelan rambut belakang Daniel .


" Aaahhhhhhh " Daniel terus bermain dengan benda itu hingga tangan satunya di turunkan ke bawa bermain di paha bawah Risna .


Dengan pelan Daniel membuka paha Risna untuk memberikan jalan hingga dia menemukan mainannya yang bisa memberikan kenikmatan.


" Abang ....jangan " Lenguh Risna tapi dia malah membuka kakinya lebar .


" Aaaahhhhhhh " Risna menggeleng cepat saat jari itu bermain di luar kain apa lagi mulut Daniel juga bermain di benda kenyal itu .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sorry 😁😁😁😁😁😁


Dukung terus Naufal dan Queen


Daniel dan Risna


like


koment


vote


Hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2