
Tok ....tok .....
Ceklek.
Naufal membuka pintu dari arah dalam lalu pergi meninggalkan begitu saja saat tahu siapa yang datang .
" Apa kamu tidak menyambut ku "
" Kau bukan orang penting " Jawabnya ketus .
" Kau tidak lihat aku membawa apa "
" Maka ke sini biar aku periksa " Jawab Naufal lalu duduk di sofa .
" Nona bos " Queen membalas nya dengan senyuman.
Iya yang datang adalah Daniel dan istri nya saat ini di ruangan ini hanya ada Naufal dan Queen serta baby X yang kini berada di gendongan Queen .
" Apa dia anakmu " Daniel langsung menyimpan berkas begitu saja .
Lalu berjalan ke arah Queen begitu juga Risna .
" Dia sangat mirip denganmu Fal " Ujar Daniel Tersenyum .
" Karena dia anakku ,kalau mirip dengan mu itu baru di Pertanyakan " Ujar Naufal kesal .
" Bukan begitu ,tapi dia sangat mirip dengan mu " Ucapnya lagi .
" Jangan mengatakan itu terus kamu membuat seseorang bangun dari tidurnya " Daniel menatap Naufal bingung .
Dengan perlahan dia menatap wanita yang sedang menggendong bayi mungil itu .
Lalu tersenyum kikuk dan mundur beberapa langkah .
" Maksudnya jenis kelaminnya sangat mirip dengan mu Fal " Ujar Daniel Tersenyum.
Mati kamu Daniel ,lihat lah tatapan nya Daniel mengusap lehernya yang terasa dingin .
" Maaf nona bos ,saya hanya membawa ini " Queen langsung menatap Risna.
Bahkan tatapan nya sudah berubah lembut Tidak setajam menatap suaminya tadi .
" Terimakasih aunty Risna, kenapa harus repot-repot " Ujar Queen .
" Tidak repot nona bos ,apa boleh saya gendong " Ucap Risna takut².
" Boleh, tapi cuci tangan dulu di sana " Tunjuk Queen yang mana di sana ada wastafel yang sudah di sediakan sabun .
" Istri mu sangat mengerikan " Naufal hanya tertawa kecil " Siapa namanya " Lanjutnya lagi .
" Xana " Jawab Naufal sambil singkat .
" Hanya itu " Naufal menatap Daniel lalu mengambil berkas yang ada di atas meja " Xana Agrata Mateo " Jawab Naufal .
" Apa kamu sudah periksa ini " Daniel mengaguk " Tinggal tanda tangan " Jawab Daniel .
Naufal pun langsung membunuh tanda tangannya di berkas itu tanpa membaca terlebih dahulu .
" Sayang bawa sini " Risna pun langsung ke sofa mendekat ke arah sang suami .
" Dia sangat manis ,iya kan bang " Daniel mengaguk sambil menatap baby X .
" Mertuamu tidak ke sini " Tanya Daniel.
" Bahkan mereka tidak akan pulang jika Alexa Tidak mengusir mereka satu persatu karena sejak tadi berdebat ingin menggendong baby X " Ujar Naufal .
" Apa ....
__ADS_1
Ceklek
" Adek " Pekik seseorang yang baru saja masuk saat pintu itu sudah terbuka dan berlari begitu saja .
" Mana adek Zaza ?? Mama apa itu adek Zaza " Tanya Eliza menatap Risna dengan napas yang memburu .
Sejak tadi dia berlarian hingga sampai ke ruangan Queen bahkan di lift saja dia tidak bisa tenang .
" Kecilkan suaranya kak, Ade lagi tidur " Ujar Naufal lembut .
Queen hanya menggeleng saja melihat putri pertama nya itu.
" Mau ke mana " Tanya Naufal saat melihat ada pergerakan dari tempat tidur .
" Gabung " Naufal pun langsung menyimpan berkasnya membantu Queen .
" Gimana sekolah Kakak " Tanya Queen saat sudah berada di sofa .
" Baik, kenapa Zaza di larang langsung ke sini tadinya " Tanya Eliza dengan wajah kesal .
" Kata bunda,Kaka tidur siang dulu kalau langsung ke sini nanti kakak malah main ,Ade juga harus istirahat " Ujar Naufal lembut .
" Siapa nama Ade " Tanya Eliza .
" Xana " Jawab Queen .
" Terus kak panggil apa bunda " Tanya Eliza bingung .
" Baby X " Jawab Daniel .
" Kalau begitu Panggil Zaza Baby Z " celetuk Eliza membuat ke empat orang dewasa mengulum senyum .
" Apa ada lagi yang lainnya "Naufal menutup berkas terakhir nya lalu di simpan di atas meja .
" Tidak ada ,jadwal mu sudah aku atur sampai kamu kembali masuk " Jawab Daniel .
" Ada beberapa rapat dan pertemuan yang di undur karena itu semua harus kamu sendiri yang jalani " Naufal menghela napas panjang .
"Jangan lewat dari makan malam " Daniel menggaguk patuh .
" Aku cuci tangan dulu ,mau gendong baby X " Daniel pun langsung berdiri menuju wastafel.
" Jangan pegang Ade ,Zaza belum cuci tangan " Mendengar teguran Queen ,Eliza pun langsung menyusul Daniel .
"Istirahat dulu yank, mumpung Ade tidur " Queen hanya mengaguk saja .
Tapi tetap duduk di samping Risna yabg sejak tadi memainkan jari baby X .
" Sayang " Risna pun memberikan Baby X pada Daniel dengan perlahan .
"Dia lucu sekali " Daniel terkekeh sendiri melihat baby X yang belum cukup sehari .
" Papa, Zaza mau juga " Daniel meggeleng " Nanti saja kalau Ade sudah besar sedikit " Eliza menunduk lesuh .
" Ade habis pup kak, nanti baju kakak bau " Ujar Naufal .
" Apa Ade bisa pup " Naufal mengaguk,lalu mengakat tubuh Eliza untuk duduk di samping Daniel .
Naufal dan Queen Tersenyum saat melihat Eliza selalu mencium kepala baby X .
Begitu juga Daniel dan Risna yang memainkan jari baby X dan memainkan pipinya .
Bahkan ke tiga manusia itu tidak peduli pada Naufal dan Queen yang masuk dalam kamar mandi untuk membantu Queen membersihkan tubuhnya sekalian juga Naufal .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Setelah pulang dari rumah sakit Daniel dan Risna langsung membersihkan diri.
__ADS_1
Dan di rumah besar itu hanya ada mereka dan pelayan sedang kan ke dua orang tua Daniel masih berada di rumah besar milik keluarga Raymond .
Kini ke duanya sedang duduk di sofa di temani buah cemilan Risna sebelum makan malam .
" Aku tidak sabar menunggunya lahir dan menggendong nya " Risna hanya tersenyum .
" Abang mau anak apa " Tanya Risna sambil memasukkan buah dalam mulutnya .
"Sejak dulu aku menginginkan laki² ,agar dia bisa melindungi adik²nya dan juga menjaga keluarga tapi jika dia perempuan aku tidak masalah juga " Ujar Daniel.
" Abang ingin berapa anak dari Risna " Daniel menatap Risna .
" Kau tidak keberatan jika hamil lagi " Tanya Daniel kaget .
" Kenapa harus berat , Aku menikmati nya " Jawab Risna .
" Aku terserah kamu, asal jangan seperti ku sendiri iya memang berdua dengan Adara tapi setelah itu kamu tahu sendiri " Adara mengaguk .
" Kita berdoa saja semoga tuhan masih memberikan kita rezeki nantinya " Daniel mengagukan kepalanya.
" Hai ini Papa ,papa sudah tidak sabar ingin bermain denganmu Sehatlah di perut Mama jangan nakal " Daniel mengusap perut Risna begitu lembut .
" Papa juga harus sehat ,biar bisa lihat aku tumbuh " Ujar Risna menggantikan sang anak .
CUP
Daniel mencium bibir Risna sekilas lalu memeluknya dan bersandar di dada Risna .
Tapi itu tidak berlangsung lama karena tangannya kini sudah mulai membuka kancing atas pakaian wanita itu .
" Abang " Daniel tidak menggubris nya dia sibuk membuka kancing daster yang selalu di pakai Risna jika berada di rumah .
Tapi saat akan tidur dia akan berubah menjadi wanita yang sangat di sukai Daniel .
Hap .
Daniel mengisap benda kenyal itu layaknya bayi setelah di keluarkan dari pelindung nya .
" Abang " Daniel tetap melanjutkan kegiatannya nya .
Bahkan kini tangan satunya sudah memainkan benda kenyal satunya dan memainkan bagian pucuknya sehingga membuat Risna tidak bisa tenang .
" Ssstttt Aahhhhhh " Risna meremas pelan rambut belakang Daniel .
" Aaahhhhhhh " Daniel terus bermain dengan benda itu hingga tangan satunya di turunkan ke bawa bermain di paha bawah Risna .
Dengan pelan Daniel membuka paha Risna untuk memberikan jalan hingga dia menemukan mainannya yang bisa memberikan kenikmatan.
" Abang ....jangan " Lenguh Risna tapi dia malah membuka kakinya lebar .
" Aaaahhhhhhh " Risna menggeleng cepat saat jari itu bermain di luar kain apa lagi mulut Daniel juga bermain di benda kenyal itu .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sorry 😁😁😁😁😁😁
Dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna
like
koment
vote
Hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟
__ADS_1