Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
Foto Alexa


__ADS_3

Sesampainya di perusahan Naufal dan Daniel langsung turun tapi tiba² wajah Daniel berubah dingin dan datar .


Daniel yang mengetahui perubahan wajah Naufal langsung membuka suara .


" Mau aku usir " Naufal menggeleng " Bawa dia ke ruangan ku dia harus tahu dengan siapa bermain " Daniel Tersenyum jahat .


" Maaf tuan ,nona ini .."


" Ikut ke ruangan " Lian tersenyum puas sambil menatap rendah para resepsionis dan security .


Lalu mengikuti Naufal ke arah lift untuk ke ruangan nya sedang Daniel masih berbicara pada security dan resepsionis .


" Setelah ini jangan lagi mengizinkan dia masuk sekalipun hanya di pintu perusahaan " Ujar Daniel tegas .


" Baik tuan " Jawab Merkea , sedangkan Daniel ikut menyusul Naufal .


Saat pintu lift terbuka Lian berdecak kesal karena Daniel ikut masuk .


Padahal dia berharap bisa berduan dalam Lift.


" Sayang, aku merindukan mu " Lian memeluk lengan Naufal yang hanya terdiam .


" Nanti makan siang sama² iya ,sama Eliza " Ucapnya lagi .


" Ah iya sayang tempo hari aku melihat istrimu makan dengan pria lain,Kau tahu sayang mereka sangat mesra bahkan mereka ciuman " Naufal dan Daniel mengepal kan tangannya kuat .


" ****** tetap ****** ,Aku yakin dia mau menikah dengan mu karena hartamu " Cibir Lian emosi .


Bahkan harta Naufal tidak ada artinya di mata nona Regina Batin Naufal Tersenyum .


Mereka ke luar dari lift menuju ruangan Naufal tapi lagi² Daniel ikut membuat Lian kesal .


" Bukannya kamu punya ruangan " Daniel membukakan pintu untuk Naufal .


Setelah itu dia juga ikut masuk ,tapi belum juga menutup rapat pintu dia di buat kaget .


PLak


" Kau kira aku percaya dengan ucapan mu ,ciuman ,****** bukan itu kamu hah " Lian menatap Naufal sambil memegang pipinya yang terasa panas " Kau kaget ,bahkan aku bisa melakukan hal lebih dari ini " Naufal mendorong Lian Hinga jatuh di lantai dingin itu .


" Aaakkkkhhhhh "


" Sakit sayang " Rengek Lian .


Naufal berjongkok di depan Lian lalu menarik rambut Lian Hinga membuat wanita itu kesakitan .


" Seperti nya peringatan kemarin kurang untukmu "


" Sa-kit Naufal " Ujar Lian sambil memegang rambutnya .


" Sakit " Naufal semakin kencang menarik rambut Lian hingga dia berteriak .


" Kau mengirim foto padaku saat Risna dan kekasih pria itu ke kamar mandi " Lian melotot kan matanya ternyata Naufal sudah tahu .


" Kenapa ? Kau kaget karena aku tahu " Lian semakin takut ,karena dia tidak pernah melihat Naufal seperti ini .

__ADS_1


Bahkan dulu saat dia berbuat salah pun, pasti Naufal yang selalu mengalah ,tapi sekarang !!


Lian semakin di buat ketakutan lalu dia menatap Daniel yang hanya berdiri di dekat mereka .


" Sa-kit Fal " Naufal mengakat wajah Lian .


PLak


PLak


" Aku sudah cukup baik selama ini padamu ,bahkan aku sampai membentak anak dan istri ku karena wanita ****** seperti mu " Bentak Naufal emosi


PLak


Naufal kembali menampar Lian hingga wanita itu terjatuh di lantai dengan mulut yang sudah terluka karena tamparan keras Naufal .


" Ini terkahir kali aku peringatkan padamu ,jika sampai kamu berulah lagi ,saat itu juga kamu akan bertemu kedua orang tuamu " Ujar Naufal dingin .


" Telepon kan anak buah Daddy ,seret wanita bodoh ini pergi dari ruangan ku ,panggil OB untuk membersihkan ruangan ku " Daniel langsung melakukan apa yang di perintahkan Naufal .


Sendang kan Naufal masuk dalam ruangan pribadi nya membuka jas nya dan menyimpan nya di tempat sampah lalu mengambil jas yang baru .


Tidak berselang lama para pria berotot besar masuk dalam ruangan Naufal .


" Seret wanita itu ke luar dari ruanganku " mereka pun langsung membawa Lian ke luar dari ruangan Naufal .


" Aku akan membalas mu Naufal " Teriak Lian sambil di tarik anak buah Henry .


" Aku tunggu " Jawab Naufal seadanya .


" Selesai kan dulu yang di atas meja setelah itu aku atur kembali pertemuan mu dengan para klien " Naufal menatap datar ke mejanya .


" Pasang foto Alexa di ruangan ku " Daniel menatap Naufal kaget .


Bagaimana tidak bahkan dulu saja dia tidak memang foto Lian .


Padahal kalian tahu kan gays cintanya Naufal pada Lian seperti apa .


Sehingga berani menyakiti dan melukai Queen yang kelasnya sangat berbeda dengan mantan istri nya .


Aku harus cepat menikahi Risna ,agar aku tidak mati secara cuma² Batin Daniel berdigik ngeri .


" Kau mendengar ku " bentak Naufal membuat Daniel tersadar.


" Ah maaf , Foto pernikahan ..."


" Alexa saja " Daniel mengagguk paham sekalipun dia masih terkejut.


" Besok kamu akan melihat fotonya di pasang di belakang mu " Naufal hanya mengaguk ,lalu menuju kursi kerjaannya .


" Kau tidak apa kan kalau lembur " Daniel mengaguk " makasih " Ucap Naufal .


" No rekening ku belum berubah " Naufal hanya tersenyum simpul


Naufal menatap HP nya saat mendengar ada pesan masuk .

__ADS_1


" Kenapa " Tanya Daniel saat melihat wajah bingung Naufal .


" Oma ,tapi dia mengirim kan gambar " Ujar Naufal .


" Bukannya mereka baru pergi ,tidak mungkin kan mereka sudah sampai " Naufal mengaguk membenarkan " Buka saja " Naufal langsung membukanya .


Seketika matanya kembali memerah saat melihat foto Queen yang di kirim Mommy Ellena.


Mungkin itu dari Alif pengawal jangan menjaga Queen .



" Kenapa " Naufal memperlihatkan foto Queen pada Daniel .


" Aku merindukan nya Niel " Daniel mengelus pundak Naufal yang kembali menjatuhkan air matanya .


" Sabarlah , setidaknya Nyonya besar mengirim kan foto padamu tentang kegiatan nona Regina sekalipun kita tidak tahu di mana dia " Naufal mengaguk sambil menatap foto Queen .


" Cepat pulang sayang ,aku merindukan kalian ,maaf sudah menyakitimu ' Ujar Naufal serak .


" Aku sama Eliza akan menunggu mu sampai kamu kembali ,jaga kesehatan i love you " Daniel menatap sendu ke arah sang sahabat sekaligus bosnya .


" Aku kerja dulu iya sayang, by " Naufal menutup HP nya tapi sebelum itu dia membalas pesan untuk mommy Ellena.


" Hanya ini Niel " Tanya Naufal menatap Daniel .


" Masih ada di mejaku tapi belum aku periksa " Jawab Daniel .


" Kita selesaikan sekarang " Daniel mengaguk lalu ke luar dari ruangan Naufal.


Sedangkan di lain tempat tepatnya di apartemen mewah Lian membanting semua barang yang ada di dalam apartemen nya .


" Aku akan membalasnya Naufal,jika aku tidak bisa memiliki mu setidak nya wanita itu juga tidak bisa " Ujar Lian emosi .


" Eliza ,hanya anak sialan itu senjatanya bukan iya Eliza " Ujar lian Tersenyum licik .


" Tapi bagaimana aku bisa membawanya sedangkan dia di kawal " Lian kembali memuat otak nya .


Karena beberapa kali ingin menemui Eliza tapi selalu gagal saat melihat pengawal yang menjaga Eliza .


" Nanti saja aku pikirkan ,saat ini aku membutuhkan pelampiasan " Lian langsung mengambil HP nya menelpon seseorang .


Bahkan dia tidak peduli dengan pipi dan bibirnya yang terluka karena tamparan Naufal .


Bahkan kepalanya masih terasa sakit karena Naufal menarik rambutnya .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN


LIKE


KOMENT


VOTE

__ADS_1


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘😚


__ADS_2