
Sore harinya Naufal pulang dengan cepat begitu juga Daniel karena memang mereka sengaja .
Dan itu sudah kesepakatan mereka tidak akan lembur dan membawa pekerjaan mereka ke rumah dan menemani istri mereka yang sedang hamil .
" Istriku mana Bu " Tanya Daniel saat sudah di belakang karena biasanya Risna akan berada di sana bersama orang tuanya .
" Di atas, mungkin dia lagi istirahat karena sejak pulang dari butik dia membuat kue " Jawab Adit .
" Iya sudah Daniel ke atas dulu " Pamit Daniel .
" Mandi dulu jangan dulu dekati istri mu " Pekik Marni .
" Iya " Jawab Daniel sambil berjalan kearah tangga .
Dengan langkah besar Daniel menaiki tangga itu hingga kini dia sudah berada di depan pintu kamarnya .
Ceklek .
Daniel membuka pintu itu secara perlahan dan benar aja Risna sedang tidur dengan membelakangi pintu .
Daniel hanya tersenyum lalu menghampiri sang istri .
" Dia menangis " Gumam Daniel saat melihat mata Risna sembab .
Reza pun meninggalkan Risna dia ingin membersihkan tubuhnya agar bisa menanyakan pada sang istri .
Kenapa dia menangis lagian ini sudah sore bukan ,jadi Risna harus bangun .
" Apa ada masalah " Gumam Daniel bingung lalu masuk dalam kamar mandi setelah menyimpan tas kerjanya .
Setelah kepergian Daniel ,Risna membuka matanya berkaca-kaca .
" Aku membencimu " Ujar Risna serak sambil mengelus perut nya .
flashback on
Saat Raine akan ke luar dari butik dia di kagetkan dengan kehadiran seorang wanita .
" Apa kamu yang namanya Risna " Tanya wanita itu .
" I-ya saya " Jawab Risna gugup .
" Bisa kita bicara " Risna menatap wanita itu lalu mengaguk " kita bicara di dalam " Wanita itu pun mengikuti Risna dari belakang .
sambil menatap isi butik ini dan beberapa karyawan .
Luas juga dan bagus batin wanita itu .
Ceklek
Risna membawa wanita itu ke ruangan yang Queen yang sudah menjadi ruangannya .
"duduk Mba ,Mau minum apa " Tanya Risna lembut .
" Tidak usah,saya ke sini hanya sebentar saja ada hal penting yang ini aku sampaikan padamu " Risna mengerutkan keningnya .
" Apa sebelumnya kita pernah bertemu " Wanita itu menggeleng " Lalu hal penting apa yang ingin Mba sampaikan " Lanjutnya lagi .
" Daniel " Risna memegang kan duduknya .
__ADS_1
" Apa kamu tahu sebulan lalu dia ke mana " Risna mengaguk " Keluar negeri urusan kerja " Jawab Risna gugup.
Karena tiba² perasaan nya jadi tidak enak saat wanita itu menyebut nama suaminya.
" Selain itu dia bersama ku selama seminggu dan kami tinggal di hotel dan kamar yang sama " Risna menegangkan duduknya .
" Maaf jika aku mengatakan ini tapi kamu harus tau jika hubungan ku dengan nya sudah sejauh itu " Risna masih terdiam di tempatnya , Lalu wanita itu mengeluarkan HP nya dan memperlihatkan foto nya dan Daniel saat tidur di atas ranjang yang sama sambil berpelukan .
Risna dapat lihat jika tubuh bagian atas mereka Tidak memakai apa pun sekalipun di tutupi selimut tebal.
pikiran Risna mendadak kosong bahkan hanya untuk bicara pun lidahnya terasa Kelu .
" Awalnya aku bingung kenapa dia menghubungi ku !! Tapi saat tahu dia di negara yang sama dengan ku ,aku langsung menemui nya " Lanjutnya lagi .
" Kamu tahu dia sudah menikah " Tanya Risna serak .
" Iya ,dan dia sudah menceritakan padaku , sebenarnya kami dulu sepasang kekasih dan aku masih mencintainya" Jawab wanita itu .
DUAR
Risna menatap wanita itu dengan mata membulat karena kaget .
" Maaf aku harus kembali ,karena ada janji sama keluarga ku " Elak Risna langsung berdiri .
" Maaf sudah menahanmu ,kalau begitu saya permisi " Ujar wanita itu lalu meninggalkan Risna yang masih berdiri .
" Tidak, Abang tidak mungkin kan melakukan itu " Gumam Risna menggelengkan kepalanya .
"Sayang , Papa tidak mungkin menyakiti kita kan " Lanjutnya lagi sambil mengelus perutnya .
Tidak ingin banyak pikiran dan berimbas pada kehamilan nya Risna memilih ke luar dari ruangan itu dan pulang ke rumah .
Daniel mendekati tempat tidur lalu merapikan rambut Risna yang menutupi wajahnya .
" Sayang bangun " Ujar Daniel lembut .
" Sayang.....
Daniel menatap Risna kaget " hei kenapa " Tanya Daniel saat tangannya di tepis oleh Risna .
Risna bangun dari tidurnya lalu turun dari tempat tidur itu ,tapi Daniel langsung menahan nya .
" Kenapa?? Apa ada masalah " Risna hanya terdiam .
" Sayang " Risna menjauhkan wajahnya saat Daniel akan menyentuhnya .
" Apa aku buat salah , tolong katakan " Ujar Daniel yang ikut berdiri .
" Sebulan lalu saat Abang meminta izin ke luar negeri karena urusan pekerjaan, Apa Abang menemui seseorang "
Deg
Daniel membeku di tempatnya , Apa Risna mengetahui kejadian sebulan lalu .
" Kenapa diam " Tanya Risna dengan mata yang menajam.
" Aku bisa jelaskan...."
Rista tersenyum sinis berarti wanita itu tidak bohong .
__ADS_1
" Sayang dengarkan aku dulu " Ujar Daniel saat Risna menjauh kan diri nya .
" Kau bisa menemuinya sekarang dia berada di sini dan dia datang menemui ku di butik " Daniel melotot kan matanya tajam .
" Apa yang dia katakan " Tanya Daniel cepat .
" Kau bisa bertanya padanya dan mengulangi kegiatan panas kalian lalu memulai hubungan kalian "
"Setelah itu ceraikan aku " Daniel menatap tajam Risna .
" Kau gila " Bentak Daniel emosi .
" Anggaplah seperti itu dan jangan menemuiku dan juga anakku ....."
" Kami tidak memiliki hubungan " Tekan Daniel .
" Lalu tidur bersama apa itu tidak memiliki hubungan bahkan sebelum nya kalian memiliki hubungan " Daniel memejamkan matanya kuat lalu kembali menatap Risna .
" Kalian tidak akan ke luar selangkah pun dari rumah ini " Ujar Daniel menekan ucapannya .
" Aku akan tetap ke luar " Kekeh Risna lalu meninggalkan Daniel menuju ruangan walk in close.
" Apa yang akan kamu lakukan " Tanya Daniel mengikuti Risna .
" Pergi " Daniel langsung menarik Risna sebelum wanita itu masuk di ruangan walk in close .
" Jangan membuatku mengasari mu Risna, Karena itu bukan diriku jadi tolong jangan memancing amarahku dan dengarkan dulu penjelasan ku " Ujar Daniel menahan emosinya .
" Apa yang harus aku dengar kan " Daniel menghela napas panjang lalu memegang pundak sang istri
" Aku tidak menyangkalnya menemuinya karena memang itu benar tapi untuk tidur seranjang dengan nya sumpah aku tidak tahu menahu tapi saat aku bangun dia sudah berada di samping ku dengan keadaan polos begitu juga aku " Ujar Daniel .
" Tapi terkahir aku memang aku makan malam dengan nya setelah itu aku tidak ingat lagi " Lanjutnya lagi .
" aku berani bersumpah atas nyawaku " Ujar Daniel saat Risna tidak memberikan respon papa .
" Aku ingin sendiri " Daniel memejamkan matanya lalu di hembuskan dengan kasar .
" Aku ke luar dulu sebentar , hanya sebentar jangan ke luar dari kamar sebelum aku datang " Ujar Daniel lembut .
" Baiklah, aku tidak akan memaksamu " Ujar Daniel saat Risna menjauhkan dirinya dari Daniel .
" Papa ke luar dulu ,jaga Mama iya jangan nakal !! Hanya sebentar Papa janji " Ujar Daniel berbicara di depan perut Adara .
Lalu mengambil kunci mobilnya ke luar dari kamar ,tujuannya kali ini menemui seseorang dan tidak lupa dia menghubungi Naufal .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna
like
koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟
__ADS_1