
Sedangkan di rumah Risna ,kini Daniel sudah berhadapan dengan calon mertuanya .
Awalnya kedua orang tua Risna kaget tapi mereka tetap mempersilahkan Daniel masuk karena bagaimanapun dia di bawah Risna .
" Ayah, ibu kenalkan ini Daniel ,pacar Risna " Kedua orang tua Risna kaget .
"Serius Neng " Tanya Iin ibu dari Risna .
" Iya Bu " Jawab Risna .
" Bukannya kemarin kamu sudah ketemu sama nak Didin " Risna mengaguk " Sudah Bu dia juga ke apartemen " Jawab Risna .
" Lalu Hubunganmu dengan Didin gimana Neng " Tanya Iin .
" Kami tidak punya hubungan papa Bu hanya sekedar dekat begitu saja " Jawab Risna .
" Bukannya kalian saling berjanji " Tanya Usman ayah dari Risna .
" Itu kesalahan Risna ,maafkan Risna ayah " Jawab Risna menunduk,Daniel menggegam tangan Risna .
" Ayah ,Ibu ....."
"Mungkin ini terlalu cepat untuk ayah dan ibu ,tapi saya benar-benar mencintai Risna dari awal kami bertemu,Saya ke sini ingin meminta restu pada ayah dan ibu untuk meminang anak ayah dan ibu menjadi istri serta ibu dari anak² ku kelak, saya harap ayah dan ibu bisa menerima keputusan kami sebelum nantinya saya datang kembali membawa orang tuaku" Ujar Daniel lembut namun penuh penekanan .
" Kami tidak pernah melarang anak kami akan hidup bersama siapa ?? Karena pada dasarnya merekalah nantinya yang akan membinanya, kami sebagai orang tua hanya ingin yang terbaik untuk mereka termaksud Risna dan adiknya, Maaf apa Risna sudah cerita sebelumnya tentang Didin " Tanya Usman pelan .
" Iya ayah, dan kami akan bicara pada nya nanti " Jawab Daniel .
" Maaf jika ini menyakiti perasaan mu , Tapi dari yang ayah lihat kamu bukan orang sembarangan " Tanya Usman .
" Saya orang biasa yah, seperti Risna " Jawab Daniel Tersenyum .
" Tapi wajahmu seperti tidak asing, apa kita pernah ketemu " Tanya Usman pada Daniel .
Daniel menatap Risna yang juga menatapnya bingung begitu juga Iin ibu dari Risna memperhatikan wajah Daniel .
" Iya ayah, wajahnya hampir mirip " Usman mengaguk .
" Maaf apa boleh tahu nama lengkapmu " Daniel semakin bingung tapi dia mengaguk .
" Ayah malu ...." Daniel menahan tangan Risna .
"Daniel Aditama Haposan Siagian " Mata Usman dan Iin langsung membulat di tempatnya .
" Apa ayah mu Adit Haposan Siagian dan Marni Siagian " Daniel menggaguk pelan Sekalipun tidak paham dengan keadaan ini .
" Ayah kenal orang tua Abang " Tanya Risna kaget karena orang tuanya bisa tahu nama orang tua Daniel .
" Telepon orang tua mu sekarang " Daniel pun menelepon ayah nya di tengah kebingungan nya .
" Hallo nak " sapa Adit saat sambungan itu terangkat
" Ternyata benar suaranya masih sama " Ujar Usman pelan .
" Ayah ,Daniel lagi di rumah Risna ...."
" Loh tidak kerja,kenapa tidak bilang sama ibu,kamu ke situ bawa apa nak " Suara lembut itu membuat Usman dan Iin semakin yakin .
Usman meminta HP Daniel untuk bicara pada orang tuanya.
" Adit "
" Si-apa "
" Anakmu berpacaran dengan anakku setelah dulu kamu merebut Marni dariku " Daniel dan Risna semakin bingung apa yang di ucapkan ayah Risna .
" Ini saya Usman "
" Usman " Pekik Adit dan Marni Bersamaan.
" Apa Risna anakmu " Tanya Marni cepat .
" Iya dia putriku, dan aku tidak merestui hubungan mereka " Bisa bayangkan gimana wajah Daniel dan Risna .
__ADS_1
Apa lagi saat ini Risna tengah mengandung anak Daniel .
" Aku akan datang ke rumah mu dan membunuh mu " Ujar Adit tegas .
"Kenapa bisa Risna anak Mas " Tanya Marni .
" Pertanyaan macam apa itu ? Lalu kenapa pria yang wajahnya sangat mirip dengan penghianat itu bisa jadi anakmu " Tanya balik Usman .
Bukannya marah Adit dan Marni tertawa keras membuat Usman semakin kesal .
" Kami akan ke situ ,Aku merindukan mu, pasti Faisal dan Desi juga apa perlu aku membawanya juga " Tanya Adit .
" Nanti saja ,kita harus membahas permasalahan anak kita ,karena bagaimanapun pun Risna masih terikat janji dengan yang lain " Ujar Usman serius .
" Kami akan ke sana ,nanti Daniel mengirimkan alamat nya pada kami " Ujar Marni .
" Iya hati² ,kami tunggu " Ujar Iin .
" Iya Teh " Jawab Marni.
Setelah itu Usman memberikan HP nya pada Daniel .
"Orang tuamu sahabat ayah ,lebih tepatnya ayah mu itu merebut ibumu dari ayah " Ucap Usman .
" Bukan merebut ,Tapi Marni yang memang tidak suka dengan ayah ,dia menyukai Adit dan Adit juga menyukai nya " Ralat Iin dia tidak ingin anak²nya salah paham .
" Cinta segitiga " Tanya Risna, Iin mengaguk tersenyum.
Takdir apa ini !! Konyol sekali kenapa saya bisa bertemu dengan wanita yang masa lalunya masih berkaitan dengan keluarga ku Batin Daniel tertawa dalam hati .
"Bawa nak Daniel istirahat dulu Neng , Habis itu bantu ibu masak !! Sebelum orang tua nak Daniel sampai " Ujar Iin lembut .
" Ah iya Bu " Jawab Risna yang masih benar-benar bleng dengan keadaan di dapatnya .
" Ayo Abang " Ujar Risna ,Daniel hanya menurut .
" Permisi ayah ,ibu " Usman dan Iin mengaguk .
"Ayah sama ibu ke pasar dulu iya Neng belanja " Ujar Iin .
" Mangga mengkal !! Untuk apa " Tanya Usman menata Risna .
" Buat rujak ayah, seperti nya enak makan ramai² " Ujar Risna tersenyum canggung .
Hampir saja dia ketahuan orang tuanya .
" Benar, Marni sangat suka rujak nanti ibu beli " Risna menghela napas panjang lalu mereka melanjutkan langkahnya menuju Risna .
" Kamu ngidam yank " Tanya Daniel saat mereka sudah sampai di kamar .
" Pengen saja bang " Jawab Risna .
" Jasnya bang " Daniel membuka jasnya lalu memberikan pada Risna .
"Tidak papa kan pakai baju kaos saja " Daniel mengaguk sambil duduk di tempat tidur Risna .
Risna memberikan pakaian kaos pada Daniel .
" Koh belum buka baju bang " Tanya Risna saat sudah di depan Daniel .
" Bukain " Risna berdecak tapi dia melakukan kenginginan Risna.
" Tadi pagi Mual nya banyak ' Risna menggaguk " Maaf, sabar iya " Daniel mengelus perut Risna dengan lembut .
" Jangan buat Mama sakit nak, tunggu sedikit lagi kasian Mama " Ujar daniel lembut .
" Buka Abang " Daniel pun melepaskan tangannya di perut Risna .
" Kamu pengen pegang yank " Tanya Daniel saat melihat Risna menatap bagian dada dan perut nya dengan lapar .
" Tidak, pakai baju cepat " Sanggah Risna.
" Mau ke mana Hm " Daniel menahan tangan Risna yang akan pergi.
__ADS_1
" Lepas Abang " Ujar Risna kesal .
" Kau tidak ingin menegang nya Hm " Tanya Daniel lalu mendudukkan Risna di pangkuan nya .
" Abang jangan nakal, nanti Sssstttt " Desis Risna saat Daniel sudah menyentuh bagian depan nya .
" Nanti ....Ayah ...Aahhhh " Desaah Risna saat Daniel bermain di lehernya nya dan tangannya juga ikut bermain .
" Mereka lagi di pasar yank, sekali bisa kan ?? Kita coba main di kamarmu gimana rasanya " Bisik Daniel nakal lalu kembali mencium leher Risna bahkan menjilat telinga nya .
" Ab...ang Hhhhhh "
" Iya Sayang " Jawab Daniel lalu membalikkan tubuh Risna hingga kini mereka berhadapan dan di Risna membelikan kakinya di pinggang Daniel .
" Waow " Ucap Daniel tersenyum lalu membuka jaket yang membungkus tubuh indah Risna .
Setelah itu dia menaikan dress Risna sehingga terlihat lah benda segitiga yang menutupi lahan kesukaan nya .
" AaaaHhhhh " Saat jari besar itu mengelus bagian luar lahan nya ,Risna berpegangan pada pundak Daniel.
" Da-niel Ssssttt " Daniel memasukan jarinya lewat pintu samping benda segitiga itu lalu memainkan kacang polong nya .
" Aaahhhh Daniel " Daniel hanya tersenyum menatap wajah frustasi Risna .
" Enak " Risna mengaguk sambil memejamkan matanya .
Daniel semakin mempercepat gerakan tangannya ke luar masuk dari lahan yang sudah basah .
" Abang .... Aaahhhh " Daniel paham jadi dia mempercepat jarinya bermain di bawah sana .
Hingga akhirnya Risna mendapatkan pelepasannya nya dengan suara tertahan nya karena takut orang tuanya sudah datang .
" Hhhmmmppp " Tubuh Risna bergetar hebat saat mendapat kan pelepasannya .
Lalu dia memeluk tubuh Daniel dan bersandar di dadanya .
" Sudah " Tanya Daniel lembut .
" Belum, Masukin " Rengek manja Risna .
" Atas atau bawah " Tanya Daniel .
" Bawah, aku lemas " Daniel membaringkan tubuh Risna lalu membuka kain segitiga yang sudah basah karena terkena cairan kental Risna .
lalu dia membuka lebar kaki Risna dan menurun kan sedikit celananya hanya sebatas lutut .
" Aku akan melakukan dengan cepat " Risna mengaguk saja .
Lalu Daniel mendekat kan senjatanya di lahan sempit itu .
Keduanya menikmati penyatuan kembali benda itu .
Yang membuat mereka akan mendapatkan kepuasan yang semua orang inginkan .
Jleb
" Aaaahhh "
" Aaarrgghhhh " Erang kedua nya .
Lalu Daniel mulai bergerak sambil berpegangan pada benda kenyal yang ikut bergoyang .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna
like
koment
vote
__ADS_1
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟