Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
part 20 (2)


__ADS_3

Semenjak kejadian beberapa hari yang lalu Endang semakin menjaga jaraknya dengan Arif sekalipun mereka tinggal di satu apartemen, tapi sebisa mungkin dia tidak bertemu dengan pria itu jika bukan keadaan mendesak saja .


Lagi² Arief bangun sudah tidak menemukan Endang begitu juga saat dia pulang Endang sudah mengurung dirinya di kamar ,tapi dia tidak pernah melupakan soal perut Arif .


" Ada apa dengan nya ,aku merasa dia menghindariku tapi karena apa " Gumam Arif lalu memakan sarapan yang di siapkan Endang .


Sedangkan Morgan pagi ini harus ke rumah Naufal selain mengantar pesanan Isna yang menginginkan nasi goreng buatannya , dia juga akan mencoba pakaian yang sudah di siapkan Queen .


" Bahkan aku tidak tahu rasanya seperti apa , Apa ibu hamil seperti ini " Gumamnya sambil menatap kotak makan yang ada di samping nya .


" Aku harap keajaiban datang kepadamu sehingga rasamu tidak menyakiti anakku nantinya " Ucapnya lagi pada kotak bekal itu .


beberapa menit kemudian Morgan sudah sampai di rumah Naufal yang langsung di minta masuk karena karyawan Queen susah berada di dalam rumah .


Morgan pun langsung masuk sambil membawa kotak bekal yang berwarna Biru .


" Maaf ,saya terlambat " Ucap Morgan menunduk kepalanya .


" Mereka juga baru datang ,kamu bawa apa " Tanya Queen menatap bawaan Morgan .


" Makanan Isna Non " Queen mengaguk " Tunggu sebentar iya dia lagi mencoba pakaiannya " Morgan mengaguk lalu duduk di sofa .


Tidak berselang lama Isna ke luar dengan wajah pucatnya membuat Morgan langsung menghampiri nya.


" Kamu baik² saja " Isna mengaguk " Aku baik² saja " Jawabnya .


" Tapi kamu pucat " Ucap Morgan .


" Sudah ,malu aku baik² saja " Ucapnya lirih ,Morgan menatap ke belakang " Maaf Non " Ucap Morgan .


" Tidak papa Gan,Isna habis muntah tapi tenang saja dia sudah minum air hangat jadi tidak usah khawatir memang begitu jika hamil muda " Morgan hanya menghela napasnya " Ayo makan aku bawakan nasi goreng " Isna langsung menatap Morgan " Serius " Morgan mengagguk lalu membantu Isna ke sofa membukakan bekal makannya .


" So sweett " Ucap Eliza entah dari mana gadis kecil itu .


" Kakak " Eliza hanya tertawa kecil lalu duduk di sofa di ikuti Desi dan Faisal yang menggendong Xana .


" Kaka Morgan boleh Zaza minta " Morgan menatap Isna yang seperti nya enggan berbagi .

__ADS_1


" Bo-leh " Jawabnya Gugup .


" Tapi sepertinya Mba Isna tidak mau kak " Queen menggeleng pelan " Kaka tadi sudah sarapan jangan ganggu Mba Isna kak " Tegur Queen .


" Mba Isna ,baby Xana juga mau " Ucap Eliza tanpa mendengar teguran Queen .


" Princess ' Eliza menatap ke belakang ternyata Naufal ,lalu dia duduk dengan diam bahkan kedua tangannya di simpan di atas paha nya .


" Aku kerja dulu " Pamitnya pada Queen " Habis itu istirahat iya " Queen hanya mengaguk .


Lalu meninggalkan mereka yang masih memperbaiki pakaian Isna .


" Gan ,coba dulu bajunya " Morgan langsung berdiri mengikuti karyawan Queen masuk ke salah satu kamar .


sedangkan Isna sibuk dengan makanannya tanpa mempedulikan Morgan .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Ada apa dengan wajahmu " Ucap Rehan saat melihat Arif masuk dalam ruangannya .


" Apa mereka tidak bisa membuat nya puas ' Ucap Rehan menatap bagian bawah Arif .


" menurut mu ,saat perempuan menghindari mu itu artinya apa " Ternyata Arif masih memikirkan perubahan sikap Endang.


" Apa wanita² mu sudah menghindari mu, karena kamu tidak memasuki junior mu " Ucap Rehan tertawa.


" Katakan saja, tidak usah banyak bicara " Ucap Arif kesal .


" Aku tidak tahu, tapi saat Rosna seperti dia lagi PMS tidak mau di ganggu, kadang dia kecewa jika aku berbohong dan ketahuan atau kata² yang tanpa sadar aku ucapkan atau sikapku yang mungkin membuatnya sakit dalam arti terluka gitu " Ucap Rehan .


Arif menggaruk keningnya yang tidak gatal ,semua yang di ucapkan Rehan tidak ada yang menurutnya masuk dalam perubahan sikap Endang ,selain PMS atau Endang sedang kedatangan tamu bulanan nya pikir Arif .


" Memang kenapa sih " Tanya Rehan yang ikut bergabung dengan Arif.


" Tidak papa ,aku tidak sengaja tadi saat di lift ada perempuan mengomel tidak jelas " Elak Arif lalu menyandarkan tubuhnya di sofa .


" Morgan belum datang " Lanjutnya lagi .

__ADS_1


" Dia harus ke rumah tuan Naufal ,mereka akan mencoba pakaian pernikahan mereka, mungkin sebentar lagi " Jawab Rehan .


" Rif " Arif membuka matanya menatap Rehan " Apa kamu tidak ingin seperti kami " Arif tertawa kecil " Jangan bahas itu " Jawab Arif .


" Rif, Saat kamu kembali ke rumah nanti lelah mu seharian dari berkerja akan terbayar saat melihat istri dan anakmu " Ucap Rehan.


" Aku bisa menyewa perempuan untuk menyambut ku saat pulang bekerja nanti " Jawabnya santai .


" Mereka menyambutmu karena uang Rif ,bukan karena mereka mencintai mu atau menyayangimu " Arif menghela napas panjang " aku tidak ingin memikirkan itu, kepalaku pusing dengan urusan pekerjaan tidak ingin di tambah dengan makhluk yang namanya wanita " Rehan menggeleng dengan jawaban Arif .


Ceklek .


" Apa kalian sedang rapat " Morgan langsung masuk dan mendudukkan dirinya di samping Arif .


" Han telepon OB antar makanan aku lapar " Lanjutnya .


" Kamu belum makan " Morgan mengaguk " Aku sibuk buat nasi goreng buat Isna ,dia mengidam kenginginan masakanku " Jawab Morgan .


" apa kamu sudah berahli profesi jadi chef " Ucap arif menatap Morgan dari belakang karena dia masih bersandar di sofa .


" Entahlah " Morgan membalikkan kepala nya " Kau ada masalah " Arif hanya mengaguk " Kenapa ,tengang Nada " Arif menggeleng " Lalu tentang Apa " Arif hanya menaikan bahunya .


" Para wanitanya menghindari nya " Morgan menatap Rehan yang baru selesai bicara dengan pihak kantin untuk mengantar makanan ke ruangannya " Apa kamu menyukai salah satu dari mereka "Tanya Morgan serius .


" Kau kira aku gila ,memakai bekas banyak orang " Jawabnya ketus lalu duduk dengan mensejajarkan tubuhnya dengan Morgan .


" Iya siapa tahu " Ucap Morgan .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus tiga pengawal keluarga Mateo 😘😘😘😘


Like


koment


vote

__ADS_1


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2