
Queen masuk dalam apartemen langsung menuju kamarnya, sesampainya di kamar dering HP nya berbunyi .
Queen menarik napas panjang saat siapa yang menelpon nya .
" Hallo mom " Jawab Queen dengan suara lembut .
" Kamu hamil sayang " Queen tersenyum " Iya mom " Ucap Queen.
" Mommy dan Daddy akan ke situ ,kamu mau apa sayang " Tanya Desi ibu mertua Queen .
" Buah Saja mom " Ujar Queen .
" Baiklah ,tunggu mommy kami akan ke situ " Ujarnya lagi .
" Iya mom ,hati² " Ujar Queen.
Setelah sambungan telepon mati ,Queen langsung masuk dalam kamar mandi .
Selain lelah dia juga ingin menenangkan pikirannya berendam air hangat mungkin bisa mengurangi biar hanya sedikit .
Naufal masuk dalam kamar Tidak mendapatkan kan Queen ,hanya ada tas dan paper bag dua.
Entahlah isi nya apa !! Tapi melihat paper bag besar dari mereka mewah itu Naufal yakin jika memang Eliza melihat Queen .
Yang artinya Queen juga melihat mereka saat sedang makan siang lebih tepat nya belum makan siang .
setelah menunggu hampir 20 menit Queen ke luar dengan pakaian rumahnya .
Awalnya Queen kaget saat melihat Naufal sudah berada dalam kamar tapi dengan cepat dia menguasai dirinya .
" Alexa " Queen melirik Naufal " Aku siapkan airnya " Ujar Queen .
" tunggu " Naufal menahan Queen .
" Ada yang mas perlukan " Tanya Queen .
" Kau dari mall " Queen menggeleng " Alexa " Panggil Naufal rendah .
" Aku siapkan air ,mommy dan Daddy mau ke sini " Ujar nya lalu meninggalkan Naufal begitu saja.
Tidak berselang lama Queen ke luar dari ruangan itu .
" Airnya sudah siap ,mandi dulu ada yang ingin aku bicarakan " Ujar Queen .
" Baiklah " Dengan setengah hati Naufal berdiri untuk membersihkan diri .
Queen membereskan paper bag membawah nya ke ruangan walk in close sekalian menyiapkan pakaian untuk Naufal .
" Aku benar-benar sudah tidak kuat " Gumam Queen lirih .
" Daddy maafkan Queen " Ujarnya lagi sambil meneteskan air matanya karena menahan sesak di dadanya .
Queen memukul pelan dadanya berjongkok di meja tempat jam mahal dan dasi Naufal .
"Daddy ,Queen ingin tenang Queen lelah rasanya sakit Dad " Lanjutnya lagi sambil menunduk .
__ADS_1
Queen menarik napas nya lalu di hembuskan dengan pelan dia mengulang itu beberapa kali .
Hingga dia merasa tenang dan dadanya tidak sesak tadi .
Lalu dia berdiri menyiapkan pakaian Naufal dan bertepatan dengan Naufal masuk dalam ruangan .
" Istirahat lah, biarkan aku saja " Queen tetap menyiapkan pakaian Naufal .
Setelah itu dia ke luar tanpa melihat atau melirik Naufal .
Dan dia menunggu Naufal di balkon kamar mereka .
Tidak berapa lama Naufal bergabung bersama nya .
" Apa yang ingin kamu bicarakan " Tanya Naufal setelah bokong nya sudah mendarat di kursi .
" Apa Eliza menerimanya " Naufal menatap Queen yang terlihat tenang " Dia menolak " Jawab Naufal jujur .
" Aku akan jelaskan padanya ,jadi jangan terlalu keras " Ucap Queen.
" Biarkan dia merasa tenang dulu ,pasti nanti dia akan menerima ibu kandung nya " Lanjutnya lagi .
" Mungkin mulai besok aku kembali ke butik " Naufal mengaguk " Aku akan mengantar dan menjemput mu .
" Ada Risna yang menjemput ku, Aku tidak ingin mengganggu waktumu di perusahaan pasti sudah banyak kerjaan dan begitu juga yang lainnya " Sindir Queen secara halus .
" Alexa.."
" Aku minta padamu jika ingin bertemu jangan di tempat umum , aku hanya tidak ingin keluarga ku ada yang melihat kalian, suatu saat nanti aku akan jelaskan pada mereka jika hubungan kita tidak seserius itu dan pada akhirnya kita akan berpisah " Naufal langsung menatap Queen tajam .
" karena memang itu akan terjadi nantinya " Ujar Queen tersenyum .
" Boleh aku minta sesuatu " Tanya Queen memohon .
" Apa bisa saat anak ini lahir dia memakai namamu "
Naufal menatap Queen ada sedikit rasa amarah .
Apa maksudnya memakai namanya !!
Dan kenapa harus meminta izin bukan kha memang seharusnya seperti itu .
"Bisa jangan memancing amarah ku !! " Queen mengaguk " maaf " Cicitnya lirih .
I love you sayang Batin Queen mengelus perutnya saat mengungkapkan perasaan pada janin dalam kandungan nya.
Ceklek
Suara pintu membuat ke dua orang itu berbalik menatap ke arah pintu .
" Kenapa bunda meninggalkan Eliza di mall " Queen tersenyum " Bunda buru² sayang karena ada pekerjaan yang bunda harus selesai kan " Elak Queen .
" Tapi Zaza ingin sama bunda bukan bersama nya " Queen membawa Eliza duduk di pangkuan nya " Dengarkan bunda baik² , bunda tidak pernah mengajarkan Eliza membenci orang lain terlebih itu ibu kandung Eliza yang melahirkan Eliza "
" Bunda Lian hanya ingin dekat dengan Zaza karena selama ini kalian berpisah jauh , pasti bunda Lian juga merindukan Zaza tapi mungkin ada suatu hal yang tidak bisa di ceritakan pada Eliza " Uang Queen lembut .
__ADS_1
" Alexa " Queen hanya diam saja .
" Zaza mau kan jalan² lagi " Eliza hanya diam saja " Demi bunda mau " Hasilnya tetap sama Eliza hanya diam .
"Zaza sayang bunda " Eliza mengaguk "kalau bunda.."
" STOP " Bentak Naufal " Apa kau akan selalu bersikap seperti ini ?? Apa yang kau inginkan aku kembali padanya " Tanya Naufal meninggikan suaranya sambil berdiri .
" Tanpa kamu suruh aku akan kembali padanya ,jadi tidak usah bersusah payah membujuk Eliza ,karena dia akan tetap ikut dengan ku " Lanjutnya lagi.
" Ayah " Panggil Eliza takut saat melihat Naufal berdiri dengan suara tegas nya .
" Dengar ayah baik² dia ibu kandung Eliza dan yang di depan mu saat ini hanya ibu sambung ,jadi hormati bunda Lian sebagai mana mestinya " Ujar Naufal tegas .
Queen mengelus rambut Eliza dengan lembut .
" Eliza bisa kan " Tanya Queen lembut , Eliza menggaguk pelan .
Queen tersenyum sekalipun hatinya sangat sakit tapi dia tidak ingin menangis didepan Eliza mau pun di depan Naufal .
" Zaza sudah makan " Tanya Naufal karena memang mereka tidak sempat makan begitu juga dirinya.
Tapi entah kenapa saat Eliza melihat Queen di mall dan restoran yang sama dengan mereka merasa takut sendiri .
" Sudah ayah " Jawab Eliza menunduk .
" Jangan takut ,ayah hanya ingin Zaza menghormati Bunda Lian " Ujar Queen lembut .
" Iya Bunda " Ujar Eliza turun dari pangkuan Queen .
" Oma Desi sama Opa Faisal akan ke sini, Eliza duluan di bawah iya bunda mau ke kamar mandi dulu " Ucap Queen .
" Iya bunda " Ujar Eliza tapi sebelum itu dia mencium pipi Queen dulu .
" Zaza sayang bunda " Queen mengelus pipi Eliza " Bunda juga sayang Zaza " Jawab Queen lembut lalu mencium kepala Eliza .
Setelah kepergian Eliza, Queen pun masuk dalam kamar meninggal Naufal yang berdiri di pagar balkon sambil menatap lurus ke depan .
" Maaf " Cicit Naufal saat Queen sudah masuk lebih dulu ke dalam kamar .
maafkan ayah sayang Batinnya lagi entah dia tujukan untuk siapa Eliza atau anak yang di kandung Queen .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN
LIKE
KOMENT
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘
"
__ADS_1