
Daniel Tersenyum saat menatap sang istri sudah terlelap setelah melakukan kegiatan panas mereka .
Jika tidak mengingat Risna sedang hamil mungkin dia akan kembali menghujam nya .
Apa lagi suara ******* dan lenguhan dari Risna membuat Daniel semakin bersemangat di setiap gerakan nya, di tambah sang istri juga kini semakin aktif bergerak di atasnya dan Daniel menyukai itu .
Daniel menatap jam tangan lalu menatap sang istri .
" 10 menit lagi " Gumam Daniel, karena memang sedikit lagi akan waktunya makan malam .
Daniel memilih ikut gabung bersama sang istri dan memeluk nya dengan erat .
Jangan Lupa letak tangannya apa lagi dia sangat menyukai mainan itu .
sehingga membuat Risna terbangun dan dia tahu siapa pelakunya jika bukan sang suami .
"Cape Abang "
" Aku hanya memegangnya yank, tidur lah setelah itu kita bersih kan badan baru turun makan " Jawab Daniel .
Risna membuka matanya lalu menatap tangan sang suami dia hanya bisa menggelengkan kepalanya .
" Mandi saja sekarang " Jawab Risna .
" Kamu yakin " Risna mengaguk " aku sudah lapar " Daniel langsung menyibakan selimut yang menutupi tubuh mereka .
Lalu mengangkat sang istri menuju kamar mandi, Risna hanya bisa pasrah dan mengalungkan tangannya di leher sang suami .
CUP
Daniel mencium kedua benda kenyal itu lalu mencium bibir Risna sekilas sebelum akhirnya mereka menghilang di balik pintu kamar mandi .
Hanya sebentar karena memang mereka hanya mandi tidak ada kegiatan yang lainnya mengingat Risna juga lapar .
Setelah selsai dengan kegiatan dalam kamar kini kedua turun ke bawah untuk makan malam .
" Apa ayah sama ibu akan bermalam di sana " Tanya Risna .
" Mungkin ,tapi mereka tidak mengatakan papa " Jawab Daniel lalu menarik kursi untuk sang istri .
" Mau makan apa " Tanya Daniel .
" Terserah ,apa yang Abang makan " Daniel pun menyendok nasi serta lauk pauk di simpan dalam piring nya .
" Abang "
" boleh weekend ini ke rumah ayah " Daniel hanya mengaguk saja .
" Boleh kan " Tanya lagi .
" Makan dulu " Risna pun membuka mulutnya .
Saat kedua nya tengah asik dengan makan malam nya HP dari Risna berdering .
Daniel pun langsung melihat benda itu lalu menatap Risna .
__ADS_1
" Angkat saja " Ucap Risna, Daniel pun mengangkat panggilan itu .
" Apa kamu sekarang bahagia !! Seperti nya iya setelah membuat ku seperti ini sekarang kamu bahagia bersama nya , Ris apa aku begitu buruk sehingga kamu tidak bisa mempertahan aku seperti aku yang berjuang untukmu " Daniel menatap Risna yang juga menatap nya .
" Ris aku mencintaimu Tidak bisakah kamu kembali, aku janji akan membahagiakan mu dan menerima anak yang kini tengah kamu kandung sebagai anakku sendiri"
Tut .
" Abang "
" Dia sedang mabuk ,ayo makan " Risna membuka mulutnya .
" maaf " Cicit Risna menunduk .
" Jangan di pikirkan dia hanya mengeluarkan perasaan nya saja mungkin dengan begitu dia bisa tenang " Jawab Daniel lembut .
" Makasih " Daniel hanya diam saja .
Sebenarnya Daniel merasa bersalah pada Didin tapi jika Risna jujur dari awal mungkin dia bisa menahan diri untuk tidak terlalu dekat dengan wanita itu .
Sekalipun dia sendiri tidak yakin tentang hal itu apa lagi saat melihat Risna sejak pertama .
Dia sedikit tertarik pada Risna dan membuat diri nya ingin dekat dengan memanfaatkan kedekatan Naufal dan Queen saat itu .
Entahlah Daniel sendiri bingung ini salah Risna atau salah nya yang terlalu cepat menyukai Risna .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Faisal dan Desi memutuskan untuk menemani Naufal dan Queen karena Eliza balik ke rumah Queen .
"ASI nya lancar nak " Tanya Desi lembut saat wanita itu sedang memberikan ASI pada baby X .
" Apa Dokter belum bilang kapan kalian boleh pulang " Tanya Faisal .
" Mungkin besok ,kata Amanda jika semuanya baik kami bisa pulang " Jawab Queen .
" Sudah " Tanya Desi saat melihat Queen membenarkan pakaiannya dan membuka kain penutup depannya .
" Iya Xana sudah kenyang " Desi pun mengambil cucunya dari gendongan Queen dan membawanya ke sofa gabung bersama Faisal dan Naufal yang kini tengah sibuk dengan kerjaan nya .
" Dia lucu sekali Mom " Ujar Faisal .
" Iya Dad, dia benar-benar mirip Naufal " Queen hanya tersenyum mendengar ucapan ibu mertua nya .
" Karena dia benaran anak Naufal mom " Ujar Faisal .
" Eliza juga anak mas Naufal Dad ,anak kami " Naufal hanya tersenyum mendengar pembelaan sang istri .
" Maaf , terimakasih sudah menerima Eliza " Ucap Faisal
"Karena dia anak Queen " Jawab Queen Tersenyum.
" Terimakasih sudah hadir di kehidupan Eliza ,dan terimakasih untuk kebahagiaan ini Daddy benar² bahagia " Ujar Faisal sambil menatap baby X .
" Maka teruslah bahagia sampai Eliza dan Xana bisa memberikan Daddy cicit " Faisal dan Desi hanya tertawa kecil .
__ADS_1
" Kami menunggu itu " Jawab Desi Tersenyum .
Naufal berdiri menghampiri sang istri yang masih dengan posisi duduk nya .
" Ayo istirahat mumpung Ade tidur ,jika dia sudah bangun dan kamu belum tidur nanti kamu sakit " Naufal membantu Queen tidur dan merubah posisi tempat tidurnya .
" Masih banyak kerjaan nya " Naufal menanggapi nya dengan senyuman .
" Ayo tidur , jangan pikirkan Ade ada Daddy dan Mommy yang menjaganya " Naufal menarik selimut hingga menutupi dada sang istri .
" Mas juga istirahat " Naufal hanya mengaguk saja lalu mencium kening sang istri .
" Tidurlah ,aku selesaikan itu baru ikut gabung " Queen hanya mengaguk lalu memejamkan matanya saat Naufal sudah menutup terai .
" Simpan dulu nak, kamu sejak kemarin kamu tidak istirahat dengan baik, nanti kamu sakit " Ujar Desi lembut .
" Jangan terlalu di paksa nak, jika kamu sakit bagaimana istri dan anakmu , sekalipun ada Daddy dan Mommy pasti dia sungkan untuk meminta bantuan " Timpal Faisal lagi .
" Iya Dad ,ini tinggal sedikit setelah itu selesai " Jawab Naufal
' Daddy dan mommy tidur saja jika sudah mengantuk Baby X biarkan di box nya " Lanjutnya lagi .
" Kami masih ingin bermain bersama nya " Jawab Faisal .
" Jangan di ganggu Dad, Alexa belum terlalu lelap " Faisal mengaguk saja sambil memainkan tangan sang Cucu .
" Ah iya nak, apa Lian masih hidup " Naufal menatap Desi lalu menaikan bahunya .
" Aku tidak tahu menahu Mom, karena Semua itu mertua Naufal yang mengurus nya dan Naufal juga sudah tidak ingin tahu tentang wanita itu dan aku berharap suatu saat dia tidak hadir lagi di kehidupan Eliza walau hanya sekadar menyapa atau hanya sekedar menanyakan kabarnya " Jawab Naufal tegas .
" Lalu ayah nya " Naufal menarik napas panjang.
" Semua nya yang urus mertua Naufal Dad " Jawab Naufal.
" Sudah,kenapa membahas wanita bahkan mommy bersyukur jika mertua mu membunuh wanita ular itu " Uajr Desi emosi .
" Huss tidak boleh bicara begitu mom " Bela Faisal , sekali pun dia tidak menyukai Lian tapi jika itu berurusan nyawa dia tidak suka .
" Tapi yang di katakan mommy bisa benar Dad" Ucap Naufal tenang .
" Sudah jangan bahas itu , yang terpenting sekarang kalian baik-baik saja jangan lagi mengulangi kesalahan " Ucap Faisal
" Iya Dad " Jawab Naufal lalu kembali fokus pada pekerjaan nya dan Kedua orang tuanya fokus pada cucu pertamanya .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna
like
koment
vote
__ADS_1
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟
"