Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
part 13 (2)


__ADS_3

Arif kembali ke apartemen sudah sore hari, dia bersandar di dinding lift yang menuju unitnya .


Di setelah mendapat izin dari Raymond mereka langsung ke rumah sakit sambil menunggu Alister mengurus untuk kepergian Nada di mana Alister juga meminta dua Perawat dan seorang dokter yang akan menemani Nada .


Sekalipun awalnya dia Bingung harus menjawab apa saat mendapat pertanyaan mendadak dari sang bos ,hingga jawaban bodoh keluar dari mulutnya yang tentunya bosnya tidak akan percaya , mengingat itu pun Arif mengutuk kebodohan nya .


Syukur kedua sahabatnya selalu menemaninya sampai mereka tidak ada lagi yang kembali ke perusahaan setelah dari perusahaan Bos mereka .


Saat di bandara pun ternyata mereka sudah di tunggu Reza dan seorang wanita paruh baya mungkin yang akan menjaga Nada nanti .


Arif ke luar dari lirf menuju unit apartemen nya sesampainya di depan pintu dia menempel kan jarinya .


Ceklek


Endang menatap pintu yang terbuka dari luar dia melihat Arif masuk dengan wajah lelah nya langsung berdiri dia sudah tidak sabar menunggu Arif menceritakan tentang kondisi adiknya dan itu membuat pikiran nya kacau sejak tadi


CUP


Arif mencium sekilas bibir Endang lalu duduk di sofa tanpa mempedulikan Endang yang masih terdiam raganya seperti pergi entah ke mana .


" Maaf aku tidak sempat menghubungi mu " Endang langsung menatap Arif yang memejamkan matanya sambil bersandar di sofa .


" I- ya tidak papa , bagaimana keadaannya " Tanya indah Terbata .

__ADS_1


" Seperti yang kamu tahu " Arif membuka matanya menatap Endang yang masih berdiri di depannya, dengan sekali tarik wanita itu sudah jatuh di pangkuan nya " Kenapa belum mandi " Tanya Arif memejamkan mata menghirup aroma tubuh Endang ada rasa nyaman tapi entah lah .


" tu-an ...."


" Sebentar saja ,aku benar² lelah " Endang langsung diam, dia bisa lihat dari wajah nya memang Arif sangat lelah " Jawab " Ucpa Arif.


"Sa-ya tidak punya pakaian ganti, lagian sangat tidak sopan masuk dalam kamar apa lagi memakai pakaian anda " Jawab Endang terbata .


" Bukannya aku mengizinkan mu " Endang mengagguk pelan Sekalipun Arif tidak melihat nya " Sekalipun,beda halnya kalau ada Anda ,saya takut tiba² ada yang hilang " Jawabnya jujur .


" Memang kau ingin mencuri sesuatu di apartemen ini " Dengan cepat Endang menggeleng kepalanya " Tidak " Jawabnya tegas " Lalu apa yang kamu Takut kan jika ada yang hilang " Tanya Arif lagi .


" Karena hanya saya sendirian di apartemen " Jawabnya jujur .


" Untuk sementara tinggal di sini dulu ,tidak baik anak gadis tinggal di kontrakan hanya sendiri " Ucpa Arif tenang .


" Tahu dari mana mereka baik ,hanya karena sering menyapamu !! Menurut lah " Endang menggigit bibir bawahnya bingung harus menjawab apa .


" Anggap saja balasan aku membantu adikmu " Lanjutnya lagi .


" Aku akan membayar....."


" Aku yang menentukan dengan apa kau bayar " Potong Arif cepat .

__ADS_1


" Tapi ...."


" Aku berikan waktu sampai besok pagi, pikirkan baik-baik setidaknya demi adikmu " Ucap Arif .


" Tunggulah, nanti ada yang akan membawakan keperluan mu " Lanjutnya lalu menatap Endang yang sedang bingung .


imut Batin Arif .


" Endang " Endang menatap Arif tapi setelah itu dia di buat kaget karena ulah Arif yang langsung menyerang nya .


Bahkan kini mata mereka saling beradu di mana Endang melotot karena kaget sedangkan Arif menatap karena gemas .


Hingga akhirnya ciuman itu berakhir Arif menghapus bekas salivanya " Pertama " Endang menunduk malu membuat Arif semakin gemas.


" Bersihkan dirimu, kalau sudah datang aku akan berikan pakaian mu " Endang mengaguk pelan " Kamar atas iya " Endang kembali mengaguk lalu berdiri dari pangkuan Arif sedangkan pria itu masih berdiam diri menunggu pakaian Endang .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus tiga pengawal keluarga Mateo 😘😘😘😘


like


koment

__ADS_1


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2