Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
Otak konslet


__ADS_3

Setelah sarapan Naufal pun berpamitan untuk ke perusahaan,tapi sebelum itu Queen meminta izin lebih dulu untuk ke butik .


Dari pada di rumah dia hanya berdiam diri , sekali pun ada mertuanya tapi mereka memiliki kesibukan masing-masing.


Kini Queen sudah sampai di butik ,Tapi lagi² dia sudah di hadang manusia yang sangat menyebalkan.


" Tinggalkan Naufal " Queen menaikan alisnya menatap wanita yang kita berdiri didepannya tangan nya di depan dadanya .


"Kau ingin aku meninggalkan nya ?? Maka minta padanya untuk melepaskan aku " Ucap Queen tersenyum sinis .


" Jika kamu tidak menerimanya ,semua tidak akan seperti ini " Bentaknya membuat Queen tertawa kecil .


" Yang harusnya bicara seperti itu saya,Apa kau tidak punya kaca di rumah ,kau meninggalkan mereka saat Eliza masih dua hari dan kau pergi dengan pria yang bisa memberikan semuanya saat Naufal sendiri butuh dukungan mu !! Lalu kamu kembali dengan tidak tahu malunya bahkan kamu bersikap seolah seperti korban ,saat Naufal melihat mu berhubungan dengan orang lain " Queen menatap tajam ke arah Lian .


" Hati² lah jika berurusan dengan ku ,kau bukan tandinganku !! Aku bisa melakukan apa pun yang aku mau ,tidak seperti mu yang harus menjual tubuh dulu untuk mendapatkan uang dan melakukan apapun , bahkan aku bisa memberikan mu uang tapi sayang uangku terlalu berharga untuk tubuhmu " Queen menatap ke arah belakang " Seret dia dan sterilkan bagian depan butik ku " Ujar Queen menakan ucapan nya .


" Baik nyonya " Queen tersenyum remeh ke arah Lian .


" Ingat sedikit saja kau menyentuh ku atau anakku kau akan tahu nanti !! Aku tidak hanya mengancam jadi ingat baik² itu " Ucap Queen sebelum akhirnya meninggal Lian.


" Bicth " Bentak Lian .


PLak


Queen tersenyum remeh saat melihat Lian menerima tamparan dari pengawal .


" Kau siapa berani berkata kasar pada nyonya muda hah " Bentak sang pengawal


" Bajingan " Umpat Lian emosi tapi sayang tangannya lebih dulu di tahan .


Lalu di seret menjauh dari butik Queen dengan umpatan yang menggebu-gebu.


Sedangkan Queen di dalam ruangannya hanya bisa menghela nafas panjang, kenapa hidupnya harus seperti ini .


Dia ingin menikah sekali seumur hidup,dia tidak peduli mau duda terjaga yang penting tidak seperti ini .


Dia juga lelah bahkan sangat ,tapi bukan kah semua orang punya kesempatan kedua .


Dia akan mencoba itu jika memang Naufal berubah dia akan menutup luka itu ,tapi akan kembali terjadi dia akan pergi sejauh mungkin .


Hingga lamunannya terhenti saat ada yang mengetok pintu ruangan nya .


" Masuk " Ujar Queen .


" Maaf nona bos, ada yang mencari nona bos " Queen menegangkan tubuhnya menatap Risna " Tuan Fazri. " Queen mendengus kesal .


Dia kira orang penting seperti apa yang menemani nya sepagi ini .


" Suruh dia masuk " Risna mengaguk lalu kembali menutup pintu ruangan Queen .


Ceklek .


" Apa kau sudah jadi pengangguran " Ucap Queen saat melihat seorang pria masuk dalam ruangan nya .


" Apa begitu caramu menyambut tamu " Queen berdiri dari kursinya menuju sofa .


" Bikinkan minuman iya " Ucap Queen pada Risna .

__ADS_1


" Baik nona bos " Jawab Risna lalu meninggalkan mereka berdua .


" Bahkan aku sampai kaget penjabat dari mana yang datang ke butik sepagi ini " Ujar Queen , Fazri hanya tersenyum saja .


" Aku datang ambil jas pesanan ku ,dan kebetulan karyawan mu bilang kamu ada di sini " Ujar Fazri .


" Apa asisten mu makan gaji buta " Fazri tertawa kecil " Dia lagi ada urusan Ina " Ucap Fazri .


" Mana anakmu " Lanjutnya lagi .


" Dia tinggal bersama Daddy dan mommy karena di sana ramai jadi dia lebih beta di sana " Ujar Queen .


" Padahal aku merindukan nya " ucap Fazri .


" Kamu belum beruntung " Ucap Queen tersenyum.


Ceklek.


" Nona bos " Queen mengaguk ,lalu Risna menyimpan minum dan kue nya di atas meja .


" Jas pesanan nya sudah siap " Tanya Queen .


" Sudah nona bos " Jawab Risna.


" Bawah ke sini iya " Risna mengaguk " Baik nona bos " Ujar Risna lalu berpamitan ke luar mengambil jas Fazri.


" Kenapa kamu harus bekerja ,apa kamu tidak dapat warisan dari tuan Henry " Queen berdecak kesal " Aku hanya bingung bagaimana caranya menghamburkan uangku " Ucap Queen sombong .


" Bahkan suamimu juga bukan orang sembarangan " Ucap Naufal .


" Bahkan aku berniat memberikan sebagian untukmu " membuat Fazri tertawa .


" Ah hanya sampah jalanan yang ingin menikmati uang orang " Fazri menaikan alisnya sebelah " Mantan istri suamiku " Fazri Mengaguk paham .


" Apa dia menyesal seperti di drama² yang sangat membuatku mual " Queen mengaguk dan tertawa kecil " Lalu dia ke sini agar kamu meninggalkan suamimu " Queen menaikan bahunya .


" Apa dia punya seribu nyawa " Tanya Fazri .


" Apa jika hanya satu kamu ingin menyumbangkan untuknya" Fazri mendengus kesal .


Sedangkan di perusahaan Naufal dan Daniel sedang fokus dengan proyek yang sedang mereka jalani dengan Raymond .


" Besok kita ke sana untuk meninjau sejauh mana " Ucap Daniel .


" Jam berapa " Tanya Naufal .


" Dari pagi kita langsung ke sana " Jawab Daniel .


" Atur kembali jadwalku , kosong sejam sebelum makan siang dan begitu juga setelah makan siang " Daniel menatap Naufal aneh .


"Kami sudah tinggal di rumah mommy karena di apartemen tidak aman,Queen Tidak bisa makan jadi aku harus temani " Jawab Naufal .


" Kau salah minum obat " Tanya Daniel .


Pletak ..


" Sakit Naufal " Bentak Daniel kesal sambil mengusap keningnya.

__ADS_1


Setelah mendapat kan hadiah pena mahal yang berciuman langsung dengan keningnya .


" Memang kamu mengira selama ini aku sakit " Ujar naufal kesal .


" Memang ,bahkan aku berharap kepala mu terbentuk atau di tabrak trek biar benar itu kepala mu karena mungkin kabelnya pada konslet " Ujar Daniel ketus .


" Terserah kamu " Ucap Naufal kesal .


" Gimana perusahaan mu " tanya Naufal .


" Masih aman, karena tuan Raymond memasukan orang nya di sana ,karena aku meminta nya " Ujar Daniel .


"Kau yakin ingin orang lain yang mengurusnya " Daniel mengaguk .


" Bukannya aku sudah bilang dari dulu seperti itu " Naufal hanya bisa menarik napas panjang.


" Baiklah jika itu maumu ,tapi kamu juga fokus pada perusahaan mu , bagaimana pun Om sudah menghabiskan waktu nya di situ " Daniel Mengaguk mengerti.


" Kapan pengumuman nya " Tanya Naufal .


" Sejauh ini ,tuan Raymond belum memberi tahukan karena lagi ada masalah yang mereka hadapi " Ucap Daniel .


" Semoga saja semuanya lancar " Ucap Naufal tulus.


" Terimakasih,kau memang sahabatku sekalipun otakmu konslet " Naufal hanya mendengus kesal .


" Aku sedang belajar Niel, menerima semuanya dan melupakan nya " Ujar Naufal .


" Jika aku jadi Nona Regina ,mungkin aku akan membuang mu jauh " Ujar Daniel sinis .


" Tapi sayang nya dia bukan kamu " Ucap Naufal tersenyum mengejek .


" Sudah ayo kerja lagi ,besok kita seharian di lokasi " Daniel mengaguk .


Lalu mereka kembali bekerja sambil membahas beberapa kontrak kerja sama dan proyek yang sedang mereka tangani .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


DANIEL



RISNA



FAZRI



DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN


LIKE


KOMENT


VOTE

__ADS_1


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😚😚


__ADS_2