
Aku ke ruangan kerja dulu iya " Ucap Naufal saat melihat karyawan Queen di ikuti pria yang sangat dia kenal .
" Selamat sore bos ,tuan ,nyonya " sapa karyawan Queen .
" Sore, Duduk tidak perlu sungkan " Ucap Desi lembut .
" Terimakasih nyonya " Ujar Titin salah satu karyawan Queen .
" Abang tinggal iya " Risna hanya mengaguk saja saat Daniel mengikuti Naufal ke ruangan kerja.
" Kenapa harus membawa barang sebanyak ini " Ucap Queen saat Risna menyerahkan kado buat baby Xana .
" Tidak papa nona bos,mereka ingin memberikan pada tuan muda kecil " Jawab Risna mewakili .
" Kalian datang pun ke sini aku sudah senang ,kenapa harus membawa barang " Ujar Queen menggeleng .
" Mama " Risna Tersenyum saat melihat Eliza yang baru turun tentunya sudah wangi dan harum .
"Kakak suaranya " Eliza langsung menutup mulutnya sambil tersenyum " Sorry bunda " Queen hanya menggaguk .
" Papa mana " tanya Eliza sambil mencari keberadaan pria itu .
" Sama ayah di ruangan kerja "Eliza pun langsung berlari ke ruangan kerja .
" Nona bos bisa gendong " Ucap Titin gugup .
" Cuci tangan dulu iya ,masuk saja di kamar itu " Tunjuk Queen pada salah satu kamar tamu .
" Saya ikut " Mereka pun masuk secara bersamaan di ruangan itu ,Risna hanya menarik napas panjang.
" Gimana kandungan mu sehat " Tanya Queen menatap perut Risna .
" Alhamdulillah nona bos sejauh ini baik² saja ,semoga sampai lahiran nanti " Queen mengaguk .
" Daddy sama mommy ke belakang dulu iya " Queen dan Risna menatap Faisal dan Desi .
" Iya Mom " Jawab Queen Tersenyum .
Faisal dan Desi membiarkan mereka untuk mengobrol lebih santai karena mungkin jika ada mereka semuanya akan terasa canggung .
" Nona bos apa saya sudah bisa gendong "
" Sudah dikeringkan " Titin memperlihatkan kedua tangannya .
" Iya boleh " Titin pun langsung membuka penutup tempat tidur Baby X dengan pelan .
" Dia sangat tampan, seperti Tuan Naufal " Ujar salah satu karyawan Queen .
" Iya ,lihatlah hidungnya ,matanya dia sangat sempurna " Timpal yang lainnya .
" Ciptaan Tuhan yang paling sempurna " Ucap yang lainnya
" Hebm " Risna berdehem saat melihat wajah Queen tampak terlihat kesal .
Dari keluarga nya , keluarga suaminya orang tua Daniel serta Daniel sendiri lalu ini Apa ??
Bahkan karyawan nya sendiri mengatakan jika anak yang dulu dia susah payah pertahanan dan harus melewati banyak kesakitan di puji² layaknya dewa mirip dengan suaminya .
Hei !! Sadarlah Queen yang mengandung dan melahirkan dia hingga 13 jam lalu kalian membanggakan suaminya .
__ADS_1
Ingin sekali Queen memukul kepala para karyawan nya satu persatu yang mendengar ocehan mereka yang terus memuji Xana dan Naufal.
" Mba Titin " Titin menatap Risna dan memberikan kode .
Mulutku Batin Titin berdigik ngeri .
" Hebm ,coba kalian perhatikan seperti nya dia lebih mirip nona bos " Titin menyiku lengan wanita yang di sebelah nya .
"Nona bos " Wanita itu menatap Queen " Iya dia mirip nona bos bibirnya sangat lucu " Queen berdecak kesal saat melihat karyawan nya tiba² berubah .
" Aku tahu kalian berbohong " Ucap Queen kesal .
" Maaf nona bos " Jawab mereka hampir bersamaan .
" Lagian kenapa dia harus mirip mas Naufal sih ,apa dia tidak tahu bagaimana nasibku dulu saat awal menikah " Ujar Queen kesal .
" Aku akan hamil lagi dan harus mirip dengan aku " Semua karyawan termaksud Risna hanya bisa mengaguk saja .
Tidak berselang lama Naufal ,Daniel dan Eliza datang bergabung bersama mereka .
Tapi Naufal menatap bingung seperti nya ada yang aneh tapi apa .
" Kenapa Hm " Tanya Naufal saat sudah duduk di samping Queen .
Sedangkan Eliza bersama Daniel dan duduk di atas pangkuan pria itu .
" Kenapa Xana harus mirip denganmu dan semua orang selalu memuji ketampanan nya yang sama dengan mu " Ah Naufal paham .
Daniel mengulum senyum dan menatap ke arah lain .
" Eliza juga cantik kan sama seperti bunda " Ucap Eliza Dengan polos .
"Padahal aku yang mengandung mereka ,bahkan harus sampai ke Landon karena mas " Cibir Queen kesal, Naufal hanya mengagguk saja menjadi pengedar setia .
Jadi hanya ini yang bisa dilakukan Naufal diam seribu bahasa dan mengelus punggung istrinya .
Sedangkan para tersangka hanya bisa menunduk menatap baby X .
" Siapa yang memulai " Bisik Daniel pelan .
" mereka, aku sudah memberikan kode tapi mereka tidak paham " Jawab Risna balik berbisik, Daniel hanya bisa tersenyum .
" Papa sama Mama kenapa berbisik " Tanya Eliza polos .
" Mama menanyakan tadi Papa bikin apa di ruangan kerja " Naufal berdecak saat mendengar alasan bodoh Daniel .
Bukannya Risna sudah tahu tentang itu !!!
" Sudah tidak usah di pikirkan bukannya tadi Zaza bilang dia mirip dengan mu karena dia cantik sama seperti Bunda nya " Ucap Naufal lembut .
" Potong gaji mereka 50 persen Ris "
" Iya Nona bos " Risna tahu bahwa itu hanya candaan tapi Tidak dengan yang lainnya .
" Bos kalian tidak akan memotong gaji kalian ,hanya karena memuji anakku " Ucap Naufal saat melihat wajah pucat karyawan istrinya .
" Terimakasih tuan, No- na bos " Ucap salah satu dari mereka dengan gugup .
" Sudah kau membuat mereka takut " Queen hanya mengaguk saja .
__ADS_1
" Kalau begitu kami pamit dulu ,soalnya masih mau beli sesuatu " Ujar Daniel .
" Kenapa cepat sekali " Jawab Naufal .
" Aku dari kantor Fal begitu juga istri ku nanti kami ke sini lagi " jawab Daniel .
" Baiklah hati² " Ucap Naufal .
" Hm No-na bos kami juga pamit ,maaf untuk yang tadi " Ucap Titin gugup.
" Tidak papa ,tidak usah di bahas makasih untuk hadiahnya" Ujar Queen merasa bersalah .
" Iya nona bos " Jawab mereka .
Lalu Queen dan Naufal serta Eliza mengantar Daniel dan karyawan Queen ke depan sambil menggendong baby X .
" Jangan memasang wajah seperti itu " Ucap Naufal lembut .
" Tapi kesal mas " Naufal mengaguk " Ayo Ade harus mandi " Queen pun mengikuti langkah Naufal yang menggendong baby X begitu juga Eliza yang sejak tadi memegang tangan Queen .
" Bunda kenapa " Tanya Eliza bingung .
" Orang² selalu memuji ketampanan Ade seperti ayah " Ucap Queen .
" Tapi memang ayah tampan Ade juga " Queen hanya bisa menghela napas .
' Kalau dia perempuan pasti cantik seperti bunda " Lanjutnya lagi .
" Kau memang anak ayah " Naufal mengacak rambut Eliza sambil tersenyum .
" Apa kamu mau Xana mirip dengan wajah mu sedang kan dia laki² " Queen menggeleng " Nanti di bilang " Queen menutup mulutnya sambil menggeleng .
" Siapkan air Ade " Ucap Naufal saat sudah berada dalam kamar, Queen pun langsung melakukan tugasnya .
Sendang kan Eliza berdiri di samping sang ayah sambil Melihat apa yang di lakukan ayah nya pada sang adik .
" Nanti jika ayah sibuk ,dan bunda sedang istirahat Kaka harus bisa bantu Ade ganti popok iya " Eliza mengagukan kepalanya .
" Tapi nanti , kalau sekarang jika Ade nangis terus bunda istirahat minta tolong mba Isna untuk menggantikan popok Ade atau Oma " Eliza kembali mengagukan kepalanya .
" begitu juga kalau Ade haus minta tolong sama Mba buat hangatkan susu Ade " Lanjutnya lagi .
" Iya ayah ,nanti setiap Zaza pulang sekolah sekarang mau jaga Ade saja sampai ayah pulang kerja " Ucap Eliza .
" Anak pintar " Eliza tertawa kecil .
Sedangkan Queen sejak tadi berdiri di belakang mereka hanya bisa tersenyum bahagia .
Terimakasih untuk kebahagiaan ini tuhan Batin Queen sambil memegang dadanya .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna
like
koment
__ADS_1
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟