
" Semuanya baik² saja " Ujar Davin setelah ke luar dari ruangan itu dengan helaan napas panjang .
" Alhamdulillah " Ujar mereka bersamaan .
Setelah melewati begitu banyak masalah ,di mana darah yang didonorkan perawat tidak cukup untuk Eliza .
Sehingga membuat Henry langsung mengamuk di rumah sakit itu dan membuat Jose harus turun tangan .
Jika tidak bisa saja rumahan sakit itu rata dengan tanah sekali pun itu milik mereka sendiri .
Syukur yang menangani Eliza Davin sedangkan Alister menangani Isna karena dia pun cukup parah sama di banding Eliza .
Di mana dia memeluk Eliza mencoba melindungi nya sekalipun hasilnya tetap terluka .
Jika itu dokter lain kalian sudah pastikan bukan apa yang akan di lakukan Henry pada sang dokter .
" Pindahkan merasa di ruangan yang sama " Ujar Henry .
" Belum sekarang ,karena kami harus mengawasi nya !! Luka di kepala eliza cukup parah tapi tidak separah pengasuh nya " Ujar Davin lembut .
" Apa kami bisa melihatnya dok " Tanya Desi menatap Davin .
" Maaf nyonya untuk sekarang belum bisa nanti setelah di pindahkan baru bisa " Jawab Davin sopan .
" yang penting Eliza sudah baik² saja mom " Ujar Faisal menenangkan Desi .
"Naufal belum kembali " Tanya Davin menatap sekeliling nya .
" Biarkan dia menenangkan pikirannya, dia ada di hotelnya " Jawab Jeje setelah tadi menyuruh salah satu pengawal mengikuti nya dan memberikan kabar pada mereka .
" Pasti berat untuknya " Gumam Alan .
" Bagaimana dengan wanita itu " Tanya Henry .
" Dokter tidak terlalu banyak melakukan tindakan padanya dan dia sudah berada di ruangan perawatan sendiri " Jawab Davin .
" Jaga ruangannya di dalam atau di luar jangan biarkan dia bisa bernapas ,jauhkan semua alat yang bisa membuatnya mengakhiri hidup nya ,aku yang akan membuatnya mati bukan dia sendiri " Titah Henry tegas .
" Penjaga sudah berada di sana dan perawat yang masuk hanya satu orang saja dan tetap menjaga di dalam ruangan " Ujar Jose .
Mereka sangat menyayangi Eliza Batin Faisal tersenyum kecut .
__ADS_1
Padahal Naufal sudah menyakiti Queen tapi mertuanya dan keluarga nya tetap menyayangi nya .
Kini Faisal sadar dari mana sikap lembut Queen ,padahal di luar sana banyak orang yang sombong karena kekayaan orang tua nya tapi Queen .
bahkan dia tidak akan menyebutkan nama panjang nya jika saja tidak kepepet seperti waktu Eliza di hina oleh orang tua murid di sekolah.
" Kalian belum makan siang kan ,pergi lah makan siang dulu !! Eliza biar kami yang menjaganya " Ujar Davin .
" Kamu yakin Vin " Davin mengaguk " Pergilah karena aku tidak bisa meninggalkan nya " Ucap Davin .
" Baiklah ,ayo kita makan di kantin saja pak Bu " Ujar Jose .
" Ayo Niel " Panggil Alan .
" Maaf tuan ,saya menyusul Naufal dulu " Ujar Daniel sungkan .
" Iya susul lah ,katakan padanya Eliza sudah selesai operasi nya dan sudah melewati masa kritisnya " Ujar Henry .
" Baik tuan ,kalau begitu saya pamit dulu mari " Ucap Daniel .
" Jangan lupa makan nak " Ucap Desi sebelum Daniel meninggalkan mereka .
" Iya Tante ,tidak usah banyak pikiran urusan Naufal biar Daniel yang urus ,Tante sama Om temani Eliza saja " Ujar Daniel lembut.
Karena mendengar kabar Eliza di tabrak dan di larikan di rumah sakit membuat mereka berlarian ke rumah sakit .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Sesampainya di hotel Daniel langsung menuju kamar Daniel yang berada di lantai teratas .
Tidak lupa dia juga membawa cardlock untuk membuka pintu kamar,bukan hal sulit untuk Daniel mengingat dia adalah asisten Naufal dan yang pasti nya orang kepercayaan nya .
Daniel membuka pintu secara perlahan hingga dia menganggap sosok yang duduk di atas karpet sambil menyembunyikan wajahnya di antara kakinya .
Lalu dia menutup kembali pintu nya lalu mendekati Naufal dengan pelan .
" Fal " Panggil Danie yang ikut duduk di samping Naufal .
" Eliza sudah selesai operasi nya dan dia berhasil melewati masa kritisnya begitu juga Isna " Ucap Daniel menatap lurus ke depan .
" Sedangkan Lian ,aku tidak tahu karena mertua mu sendiri meminta dokter untuk tidak terlalu menangani nya " Lanjutnya lagi .
__ADS_1
" Niel ..." Daniel mengusap punggung Naufal saat mendengar isakan.
"Kenapa tuhan mempermainkan aku seperti ini !! Di saat aku tahu dia hamil aku sangat bahagia Niel ,berbeda dengan saat aku mendengar Alexa hamil , Lalu aku harus berjuang sendiri di mana perusaan dan Eliza membutuhkan aku secara bersamaan sedangkan dia memilih pergi bersama yang lain " Naufal menjeda ucapannya " Di saat aku sudah kembali membina rumah tangga tuhan mempertemukan kami kembali sehingga masalah selalu datang hingga akhirnya Alexa meninggalkan kami Niel , sekarang aku harus menerima kenyataan jika Eliza bukan akan kandung ku Niel " Daniel ikut menitihkan air mata mendengar jeritan hati Naufal.
Iya memang ini tidak mudah ,bahkan dia pun belum tentu mampu, apa lagi Daniel tahu bagaimana rasa cinta Naufal pada Lian .
" Aku tahu ini berat !! Tapi satu yang harus kamu ingat tanpa semua masalah yang ada kamu tidak akan tahu tentang Eliza ,dan kamu tidak mungkin bisa bertemu nona Regina yang kini mengandung anakmu !! Bahkan bersatu nya kalian karena Eliza, jika saja dulu hubunganmu dan Lian berlanjut sampai sekarang apa kamu bisa jamin kamu bahagia lalu adik² Eliza ?? Bahkan kita tidak pernah kepikiran untuk melakukan test DNA pada Eliza,padahal kita tahu Lian pergi bersama kekasih nya dan meninggalkan kalian " Ujar Daniel panjang lebar .
" Saya tidak bisa banyak bicara karena kamu tahu sendiri bahkan pacaran pun baru bersama Risna " Lanjutnya lagi .
" Berisikan dirimu temui Eliza ,sejak kecil dia lah penyemangat mu ,lepaskan pikiran dia siapa tapi tanamkan dalam hati dan pikiran mu dia tetap anakmu dan tidak ada yang bisa merubah itu !! Apa yang kamu takutkan mertuamu punya kekuasaan dan mereka menyayangi Eliza tanpa membedakan dengan Twins !! Sebentar lagi kamu akan memiliki anak lagi dari nona Regina " Ucap Daniel .
" Apa Alexa tetap akan menerima princess " Tanya naufal lirih .
" Kenapa tidak !! Bahkan keluarga nya tidak mempedulikan itu jika kamu tahu apa yang di lakukan mertuamu tadi mungkin kamu tidak akan percaya tapi itulah yang terjadi " Naufal mengangkat kepala nya menatap Daniel .
" Tuan Henry hampir membuat rumah sakit milik nya rata dengan tanah , hanya karena darah yang di butuhkan Zaza kurang !! Dari situ kamu sudah bisa paham kan bagaimana mereka mencintai Eliza ,jika saja tidak ada tuan Jose mungkin sudah rata belum lagi tuan Jeje dan tuan Alan " Daniel berdigik ngeri " Om dan Tante hanya bisa terdiam " Lanjutnya lagi .
" Apa yang harus aku katakan pada Alexa Niel ,mungkin dia tidak akan memaafkan ku kali ini karena tidak bisa menjaga princess " Ujar Naufal .
" Semua keluarga merahasiakan ini dari nona Regina ,mengingat nona Regina sendang hamil dan mereka tidak ingin terjadi papa pada mereka " Ucap Daniel serius .
Semoga kebahagiaan akan mendatangi Fal ,kamu sudah banyak melewati cobaan dan semoga ini akhirnya Batin Daniel Tersenyum lembut .
" Mandilah ,aku akan menunggumu kamu harus menjaga princess tidak mungkin mertua dan orang tuamu yang menjaganya ,apa lagi Isna " Ujar Daniel .
" Princess akan di pindahkan di ruangan khusus keluarga nona Regina bersama dengan Isna ,sana mandi dulu aku pesan makan dari tadi aku belum makan " Ujar Daniel.
Tanpa membantah atau mengiyakan Naufal berdiri begitu saja lalu memasuki kamar mandi .
Dan Daniel sibuk dengan HP nya memesan makanan untuk mereka berdua karena memang Naufal belum juga makan .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN
LIKE
KOMENT
VOTE
__ADS_1
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘