
" Sudah pulang " Tanya Risna pada sang suami .
" Hebm "
" Aku siapkan air dulu " Daniel hanya diam saja ,karena dia benar-benar lelah saat sudah sampai di sofa dia langsung duduk begitu saja .
Tidak berselang lama Risna ke luar mendekati sang suami .
" Ayo mandi ,nanti aku pijat " Daniel membuka matanya Tersenyum .
" Kamu memang terbaik " Risna membuka pakaian kerja suaminya lalu di simpan di keranjang kotor .
" Ayo " Daniel langsung mengangkat tubuh Risna ala birdel style .
" Kenapa tidak menungguku, CUP " Tanya Daniel lalu mencium bibir Risna .
" Abang lama ,aku pulang nya cepat tadi " Jawab Risna .
Daniel menurun kan tubuh Risna lalu mendudukkan di pinggir bathup setelah itu dia masuk dalam bathup yang sudah di isi air oleh istri nya .
" Apa Abang masih sendirian di perusahaan " Daniel menggeleng " Naufal sudah kembali tapi aku harus membantu nya " Risna mengaguk lalu menarik pelan kepala sang suami .
" Abang "
" Hebm "
" Intan akan menikah " Daniel membuka matanya lebar .
" Bukannya dia masih sekolah ,sama siapa " Tanya Daniel kaget .
" Mas Didin " Jawab Risna .
" Maksudnya " Tanya Daniel bingung .
" iya dia mau menikah dengan mas Didin " Jawab Risna .
" Didin yang menyukaimu itu ?? Kenapa bisa dia mau menikah dengan intan ? Apa itu caranya agar dia tetap dekat denganmu " Tanya Daniel beruntun.
"Mungkin dia benar-benar mencintai intan Abang " Ucap Risna walau itu tidak sesuai dengan hatinya .
" Kamu mendengar nya bukan bagaimana perasaan nya " Risna juga tahu itu .
Tapi dia berharap semoga Didin bisa mencintai intan.
" Iya,dan mereka akan menikah setelah intan selesai dengan urusan sekolah nya " Ucap Risna .
" Apa dia tidak ingin lanjut" Tanya Daniel .
" Tergantung suaminya nanti ,tapi sepertinya dia akan lanjut mungkin setahun cukup untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya " Ucap Risna .
' Aku tidak yakin !! Karena aku sudah melihat hal ini bukannya membandingkan tapi kehidupan nya tidak jauh berbeda dengan Naufal " Ucap Daniel .
" Tapi pada akhirnya nona bos bahagia kan " Tanya balik Risna.
' Tergantung Intan kuat atau tidak " Jawabnya dengan tegas .
" Sudah ayo bilas dulu " Daniel langsung berdiri membilas tubuhnya di bawah shower .
Sedangkan Risna memilih ke luar dari kamar mandi menyiapkan pakaian untuk suaminya .
" Semoga kamu bisa melewatinya dek " Gumam Risna saat sudah sampai di dalam ruangan itu .
__ADS_1
Daniel yang melihat istrinya sedang memilih pakaian untuknya langsung memeluk wanita itu .
Hap
CUP
" Kamu tambah seksi yank " Risna melepaskan tangan Daniel dari perut nya .
" Jangan mulai " Ucapnya ketus ,Daniel tertawa kecil " Pakai bajunya " Daniel pun memakai pakaiannya tanpa rasa malunya dia melepaskan begitu saja handuknya .
Membuat Risna membalikkan badannya entah kenapa dia masih saja malu jika melihat suaminya naked seperti itu .
Padahal dia sudah sering bukan melihat nya seperti itu tapi kenapa dia selalu malu .
" Kau masih malu, padahal kau selalu membuatnya bangun dan muntah " Risna berdecak lalu ke luar dari ruangan itu .
Entah kenapa pikirkan tidak baik baik saja mengingat intan adiknya.
" Apa yang kamu pikirkan sayang "
" Intan " Daniel memeluk Risna dari samping dan mengusap perut buncit sang istri .
" Apa hari ini pekerjaan mu banyak " Risna mengaguk " Adek "
" Dia baik² saja ,karena aku banyak istirahat " Daniel mengagukan kepalanya.
" Lusa kita akan memeriksa nya dan melihat jenis kelaminnya " Ucap Daniel .
" jika dia perempuan gimana bang " Tanya Risna mengusap tangan sang suami yang berada di perut nya .
" kenapa memikirkan itu ,aku bisa membuat mu hamil lagi sampai kamu melahirkan laki² " Risna terdiam dia enggan membalas ucapan Daniel .
Dan itu panggilan dari intan dengan cepat Risna mengangkat panggilan itu .
" Teteh "
" Iya ,kamu sehat " Tanya Risna pada sang adik .
" Alhamdulillah teh, gimana keadaan teteh dan calon ponakan ku " Tanya intan .
" Kami baik ,lusa kakak akan periksa lagi " Ucap Risna .
" Nanti kirimkan fotonya iya !! Teteh " Panggil intan lemah .
" Intan akan menikah ,mungkin ayah sama ibu sudah menghubungi teteh " Risna masih terdiam.
" Doakan intan iya teh" Risna menghela nafas panjang .
" Kamu yakin ? Jangan menyakiti dirimu dek " Ucap Risna .
" Yakin teh, sekalipun tidak mudah tapi intan akan berusaha sebisa mungkin " Ucap intan.
" Kakak hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk kalian " Ucap Risna .
" Kapan kalian menikah " Tanya Daniel yang sejak tadi terdiam .
" Setelah pengumuman Kak " Jawab intan .
" Apa kamu tidak ingin lanjut,Kakak bisa membantu mu " Jawab Daniel .
" Mungkin tahun depan kak " Jawab intan .
__ADS_1
" baiklah ,nanti telepon saja Teteh mu atau langsung saja nanti kakak bantu " Ucap Daniel serius .
" Apa nanti uang bulanan intan masih berlaku saat aku menikah " Risna mendengus kesal saat intan tertawa di akhir ucapan nya .
" Kamu akan terus mendapatkan nya sekalipun sudah menikah " Ucap Daniel serius.
" Kakak iparku memang yang terbaik, kenapa dulu intan tidak bertemu dengan kakak lebih dulu " Ucap intan .
"Aku tidak keberatan jika memiliki dua Istri " Risna menatap tajam Daniel .
" Tapi sepertinya kakak akan di bunuh teteh , intan tidak ingin jadi janda muda kak " Intan menggoda balik Risna .
" Tenang saja ,aku akan menyiapkan sebagian untukmu " Ucap Daniel Tersenyum sedang kan Risna sudah siap membunuh suaminya .
" Apa perlu kakak datang meminta pada ayah sama ibu " Intan tertawa di seberang sana .
" Intan tunggu kak, jangan lama iya intan sudah siap lahir batin " Ucap intan di sela tawanya .
" Puas "
" Tetehmu cemburu dek , seperti nya malam ini kakak akan tidur diluar " Ucap Daniel sambil memeluk pinggang istrinya dengan erat .
" Teteh semenjak hamil suka cemburuan " Ucap intan .
" Karena kamu menggoda suami kakak " Ucap Risna kesal .
" Kakak Daniel sendiri yang menawarkan jadi intan sebagai wanita yang memang suka yang matang² apa lagi sangat matang membuat hati intan meronta-ronta " Ucap intan tertawa kecil .
" Memang kamu kira suami teteh mangga hah " Ucap Risna emosi .
" Semacamnya kak " Jawab intan .
" Kakak tutup iya , sepertinya keponakan mu sudah emosi dalam perut tetehmu !! " Ucap Daniel .
" By teteh ,by juga calon suami intan " Risna langsung mematikan sambungan telepon nya .
CUP
" HP nya yank " Risna memberikan HP Daniel dengan wajah kesalnya .
" I love you " Bisik Daniel dengan tulus .
" Sudah " Risna melihat HP Daniel yang baru saja melakukan transfer pada sang adik .
" Seperti nya Abang sangat mencintai calon istri nya " Daniel tertawa kecil .
" Sudah baikan " Risna mengaguk " Sudah jangan di pikirkan lagi, intan pasti bisa " Risna menghela napas panjang nya .
" Tapi aku takut dia tidak bisa Abang, dia masih terlalu mudah" Ucap Risna.
" Jika dia sudah memutuskan begini berarti dia sudah siap kedepannya nanti nya !! Jangan melihat seseorang dari segi umur yank aku yakin intan tahu resiko apa yang akan dia dapat nantinya " Risna membalas pelukan sang suami dan mencium aroma tubuh sang suami yang membuat nya selalu tenang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna
Jangan Lupa mampir di novel author yang baru iya .
tinggalkan jejak like koment votenya kak 😘😘😘😘
__ADS_1