Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
part 9 (2)


__ADS_3

Morgan masuk dalam ruangannya yang langsung melihat tatapan yang siap akan membunuh nya , melihat itu Morgan hanya berdigik ngeri .


" Sorry ,tadi ....."


" Duduk lah, aku tidak butuh alasan mu yang sudah jelas aku tahu " Morgan mendengus kesal lalu duduk di samping Arif .


" Maaf tuan jam 10 kita harus kelapangan " Ucap Endang pada Morgan .


" Pergilah bersama Arif ,aku menyelesaikan itu dulu " Tunjuk nya pada meja " Besok aku Tidak mau karena Nona muda akan pentas kelulusan nya " Lanjutnya ,Endang langsung melotot kan matanya .


Kenapa aku harus terikat dengan manusia ini astaga Pekik intan dalam hati .


Ingin sekali menangis jika bukan gaji yang besar ingin sekali menolak .


Ah dia merindukan Nona Raine jika bersama nya dia bisa kerja dengan baik dan tenang .


Tapi apa ini !! Endang meringis pelan, sedangkan Morgan hanya tersenyum tipis melihat wajah Endang yang penuh beban .


" Apa tidak bisa Tuan Xavier sama tuan Jeje saja yang pergi karena ini kerja sama mereka bukan " Ucap Arif .


" Katakanlah pada mereka ,dan kamu siap kan nantinya " Arif hanya berdecak saja jika sudah Begini dia akan mencari aman.


" Aku butuh ruangan mu , 1 jam aku mau istirahat " Ucap Arif.


" Apa kerjaan mu selesai " tanya Morgan .

__ADS_1


" Aku menyelesaikan sebelum berangkat tidak seperti mu yang hanya tahu bercocok tanam,tuan Xavier juga sudah mengurus semuanya " Sindir nya ketus membuat Morgan terdiam .


" Sialan !! " Umpat Morgan kesal .


" Urus semuanya sebelum kita pergi " Ucapnya pada Endang .


" Baik tuan " Ucap Endang lirih lalu berdiri tapi sebelum itu dia menatap kesal ke arah Arif .


Sebenarnya bosmu siapa sih ? kenapa aku harus patuh pada manusia kulkas 6 pintu ini Batin Endang kesal .


Tuk


" Aawww " Endang menatap sinis kearah Arif sambil mengelus keningnya .


" Ti-dak tuan " Jawabnya terbata .


" Cih, Belajar lah untuk berbohong dengan benar " Ucapnya lalu mendorong pelan bahu Endang hingga membuat wanita itu duduk kembali .


Morgan hanya tersenyum tipis melihat pertengkaran dua manusia dingin dan manusia apa iya yang cocok untuk Endang .


Entahlah tapi dia menikmati nya !! Seperti nya dia akan ikut permainan Rehan .


Ah apa dia harus menghubungi pria itu dan melakukan jebakan sepertinya memang harus .


Memikirkan saja membuat semangat Morgan naik lalu dia menatap Endang yang masih membereskan berkas yang akan nanti mereka bawah .

__ADS_1


" Saya permisi tuan " Ucap Endang saat semuanya sudah beres .


" Ah iya ,siapkan mental mu karena dia lebih mengerikan " Ucap Morgan lalu berdiri menuju kursi kerjanya.


" Iya tuan " Jawab Endang lalu ke luar dari ruangan Morgan .


Apa katanya dia lebih mengerikan , menurut ku kalian sama² mengerikan tuan ,belum lagi datang yang satunya kadang aku ingin tenggelam ke dasar bumi saja !! Apa lagi kalau mereka mengamuk secara bersamaan ingin sekali aku melempar mereka dari atas gedung ini sampai bawah tapi seperti sebelum itu terjadih tubuhku sudah lebih berada di bawah Batin Endang lalu membanting berkas yang ada di tangannya dengan kersal .


" Nona Raine ,aku merindukan mu bolehkan kembali ke sini atau nyonya Ela Ah seperti nya mimpi ku terlalu tinggi !! " Ucap Endang lalu duduk di kursi nya sambil meletakan kepala nya di atas meja .


" Jika bukan karena Nada aku ingin ke luar saja ,tapi Itu sangat tidak mungkin dia membutuhkan obat dan setiap Minggu harus melakukan cuci darah ,hanya di sini yang bayarannya tinggi " Endang memejamkan matanya kuat .


" Ibu,bapak bantu Endang iya semoga Ade cepat sembuh dan bermain seperti yang lainnya,doakan dari sana semoga Nada selalu semangat " Gumamnya Endang dengan helaan napas panjang .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus tiga pengawal keluarga Mateo 😘😘😘😘


Like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2