Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
CCTV


__ADS_3

BRAK


Queen menatap ke arah pintu kaget ingin sekali mengumpat gila yang membuka pintu ruangan nya dengan kasar .


Tapi saat melihat siapa yang masuk dengan paper bag makanan membuat dia tersenyum .


" Mas sudah datang " Queen mendekati suaminya dengan senyum di wajahnya.


" Kenapa dia ke sini ?? Lalu apa tadi kain, kain apa yang kamu maksud ? Kau mengira aku pekerja yang di pabrik hah " Queen sudah duga jika akan seperti ini .


" Aku juga tidak tahu dia ke sini tapi Risna yang memberi tahuku !! maaf karena tadi mas telepon dia masih di sini " Ucap Queen .


" Maaf apa aku mengganggu "


" Sangat " Jawab Naufal ketus membuat Daniel Tersenyum .


" Bukannya kita ke sini untuk makan siang ? Kenapa wajahmu seperti itu " Tanya Daniel seolah dia tidak tahu permasalahan .


Padahal tadi saat di perusahaan Naufal mengamuk entah dia tujukan pada siapa .


" Aku kenyang " Queen mengeluarkan makanan yang ada di paper bag lalu menyajikan di atas meja .


" Mau aku suapin " Naufal berdecak kesal.


" Jangan marah tadi itu kepepet " Queen mengarahkan sendok ke mulut Naufal .


Hap .


" Menyebalkan " Jawab Naufal .


" Ah iya Risna gimana rasanya " Tanya Queen tersenyum .


" Enak nona bos " Jawab Risna jujur .


" Memang enak, tapi sakit kan awalnya " Risna menatap Queen bingung .


Apa nya yang sakit ?? Bukan kah makanan ini tidak pedas ??


" Maksudnya nona bos " Naufal dan Daniel ikut menatap Queen .


" Pantasan sprei di kamar itu tiap harinya terganti "


Uhuk ....uhuk....


Daniel dan Risna tersedak bersamaan membuat Naufal menatap ke duanya sedangkan Queen hanya tersenyum .


" Ayo mas ,lanjutkan makannya " Ujar Queen tanpa rasa bersalah .


Aku lupa jika ada CCTV apa nona bos sudah melihat nya Batin Risna menunduk malu .


Sedang kan Daniel hanya tersenyum saja .


" Aku tidak melihat nya, aku masih waras " Ucap Queen yang seakan tahu pikiran Risna .


Membuat wanita itu semakin menundukan kepala nya .


" Mas Daniel tolong pacarnya di suruh makan " Daniel hanya mengaguk saja sambil tersenyum .


" Ada apa ? Kenapa dengan sprei di kamar itu " Tanya Naufal yang sejak tadi memperhatikan mereka .


Queen membisikkan sesuatu pada Naufal membuat pria itu mengumpat.


" Shiiitttt " Daniel hanya tersenyum kuda saat Naufal menatap tajam .


" Makan jangan hanya di aduk² " Risna menggaguk saja .


sepanjang makan siang Risna tidak berani mengangkat kepalanya karena malu membaut ke tiga orang yang ada di ruangan itu tersenyum .

__ADS_1


" Gimana Niel enak Tidak " Pancing Naufal .


" Sangat enak, bahkan aku tidak ingin berhenti jika tidak ada yang merengek " Balas Daniel .


" Abang " Daniel tertawa kecil lalu mengacak rambut Risna.


" Tidak usah malu ,nona Regina saja Tidak masalah ' Ujar Daniel .


" Biasa saja Ris,bahkan aku habis di gempur di kamar mandi olehnya " Queen menatap Naufal sinis .


GLEK


Risna menelan ludahnya kasar, apa harus di umbar hal yang seperti itu .


" Kau harus coba rasanya itu sangat berbeda " timpal Naufal tersenyum .


" Benarkah ,apa perlu kita mencoba nya sayang " Risna menatap tajam Daniel yang ikut hasutan kedua bos mereka .


" Ah sepertinya kau setuju , terimakasih sayang kau memang terbaik " Setelah itu mereka tertawa bersamaan saat melihat wajah Risna yang memerah karena malu .


" Maaf sayang " Daniel memeluk Risna,wanita itu pun menyembunyikan wajah merahnya di dada Daniel .


" Kapan kau akan menikahinya " Tanya Naufal yang ikut memeluk Queen sambil mengelus perutnya .


" Mungkin bulan depan ,karena aku harus sesuai kan dengan jadwalmu " Jawab Daniel .


" Tidak usah memikirkan perusahaan ,kasian Risna jangan sampai kalian menikah kecebong mu sudah tumbuh di dalam "


" Sayang kamu sudah datang bulan " Risna menggeleng " Belum tanggal nya " Jawab nya lirih .


" Biar aku bantu toh karyawan di sini juga pasti senang " Jawab Queen .


" Gratis kan " Tanya Daniel Tersenyum .


"Apa kamu tidak punya uang sehingga mengemis pada istri ku " Ujar Naufal ketus .


" Tapi Risna tetap bekerja kan " Daniel mengagukan kepalanya .


" Iya nona bos " Jawab Risna lirih .


" Sudah ayo balik ke perusahaan " Daniel mengaguk .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Ceklek .


" Sayang " Panggil Daniel langsung berjalan ke arah dapur .


" Kau masak apa " Tanya Daniel langsung memeluk wanita itu .


" Awas dulu ,aku lagi masak "


" Aku hanya memeluk mu sayang tidak mengganggumu masak " Jawab Daniel Tersenyum .


Lalu dia mencium leher jenjang Risna sehingga meninggalkan bekas .


" Abang " Daniel tetap melakukan bahkan kini tangannya sudah menyusup mencari benda kenyal .


" Eeuugg " Saat tangan Daniel sudah meremas lembut benda kenyal itu .


Tek


Daniel mematikan kompor lalu mengangkat Risna di bawanya ke atas meja makan .


" Abang "


" Seperti nya di sini enak sayang " Fantasi liar Daniel seolah tertantang apa lagi mengingat ucapan Naufal di butik tadi .

__ADS_1


Daniel langsung membungkam mulut Risna sedangkan tangan satunya membuka pakaian Risna yang hanya menggunakan tangtop saja sehingga memudahkan Daniel .


Untuk sejenak dia menatap benda itu yang semakin besar karena ulah nya .


" Sssstttt....Abanghhhh " Daniel mengisap benda kenyal itu seperti anak bayi yang kehausan .


" AbangHhhhh"


Daniel membuka kain bagian bawah tanpa melepaskan isapannya pada benda kenyal itu .


Sedang kan Risna meremas pelan rambut Daniel merasakan sensasi yang sangat luar biasa .


" Kau sudah basah sayang " Bisik Daniel sambil memainkan jarinya masuk ke luar dari lahan basah itu .


" DanielHhhhhhhh"


" Kenapa " Tanya Daniel sambil tersenyum mengapa wajah Risna yang sudah memerah .


" Lakukan .... sekarang aku ...Aahhhhhhh"


" Belum sayang " Risna menggeleng cepat karena memang dia ingin lebih .


" Apa yang aku dapat " Tawar Daniel sambil mempercepat gerakan tangannya .


" TerseraHhhhhhhh" Daniel mengentikan gerakan tangannya membuat Risna melototkan matanya.


" Aku akan memberikan lebih dari ini tapi apa dulu " Ujarnya sambil mengerahkan tangannya di mulut Risna .


" Isap " Risna pun menurut mengisap jari Daniel yang tadi bermain di lahan basahnya .


" Miliki aku malam ini Aahhhhhh" pekik Risna saat Daniel kembali memasukan tangannya .


" Aku tidak akan berhenti sayang " Daniel menarik tangannya lalu menarik kursi dan berhadapan dengan lahan banjir itu .


" DanielHhhhhh " Geram Risna saat lidah dan mulut Daniel menyentuh bibir bawah nya .


" Ini sangat nikmat Aaahhhhh " Daniel Tersenyum di bawah sana ,Bahkan dia menambahkan jarinya dan mulutnya bermain dengan biji kacang polong .


" Aku...Mau Aaahhhhhh " Daniel menarik tangan nya seketika cairan hangat itu ke luar begitu saja .


" Enak " Risna hanya mengaguk saja .


Daniel pun melepaskan kain yang melekat di tubuhnya hingga kini mereka sama² naked .


" Puaskan dia sayang " Risna pun memegang benda yang sudah tegang dan panjang lalu turun dari meja makan .


" Mau langsung atau pakai ..." Risna menjeda ucapannya menatap nakal pada Daniel .


CUP


" Pakai itu " Risna pun langsung berjongkok di depan Daniel yang duduk di kursi .


" Aaarrgghhhh " Geram panjang Daniel menengadah ke atas sambil meremas pelan rambut Risna .


" SayangHhhhhh "


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Hujan² enaknya yang hangat ² ,panas gays 😁😁😁


***Dukung terus Naufal dan Queen


Daniel dan Risna


Like


koment

__ADS_1


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟***


__ADS_2