
BRAK
Queen menatap ke arah pintu kaget ingin sekali mengumpat gila yang membuka pintu ruangan nya dengan kasar .
Tapi saat melihat siapa yang masuk dengan paper bag makanan membuat dia tersenyum .
" Mas sudah datang " Queen mendekati suaminya dengan senyum di wajahnya.
" Kenapa dia ke sini ?? Lalu apa tadi kain, kain apa yang kamu maksud ? Kau mengira aku pekerja yang di pabrik hah " Queen sudah duga jika akan seperti ini .
" Aku juga tidak tahu dia ke sini tapi Risna yang memberi tahuku !! maaf karena tadi mas telepon dia masih di sini " Ucap Queen .
" Maaf apa aku mengganggu "
" Sangat " Jawab Naufal ketus membuat Daniel Tersenyum .
" Bukannya kita ke sini untuk makan siang ? Kenapa wajahmu seperti itu " Tanya Daniel seolah dia tidak tahu permasalahan .
Padahal tadi saat di perusahaan Naufal mengamuk entah dia tujukan pada siapa .
" Aku kenyang " Queen mengeluarkan makanan yang ada di paper bag lalu menyajikan di atas meja .
" Mau aku suapin " Naufal berdecak kesal.
" Jangan marah tadi itu kepepet " Queen mengarahkan sendok ke mulut Naufal .
Hap .
" Menyebalkan " Jawab Naufal .
" Ah iya Risna gimana rasanya " Tanya Queen tersenyum .
" Enak nona bos " Jawab Risna jujur .
" Memang enak, tapi sakit kan awalnya " Risna menatap Queen bingung .
Apa nya yang sakit ?? Bukan kah makanan ini tidak pedas ??
" Maksudnya nona bos " Naufal dan Daniel ikut menatap Queen .
" Pantasan sprei di kamar itu tiap harinya terganti "
Uhuk ....uhuk....
Daniel dan Risna tersedak bersamaan membuat Naufal menatap ke duanya sedangkan Queen hanya tersenyum .
" Ayo mas ,lanjutkan makannya " Ujar Queen tanpa rasa bersalah .
Aku lupa jika ada CCTV apa nona bos sudah melihat nya Batin Risna menunduk malu .
Sedang kan Daniel hanya tersenyum saja .
" Aku tidak melihat nya, aku masih waras " Ucap Queen yang seakan tahu pikiran Risna .
Membuat wanita itu semakin menundukan kepala nya .
" Mas Daniel tolong pacarnya di suruh makan " Daniel hanya mengaguk saja sambil tersenyum .
" Ada apa ? Kenapa dengan sprei di kamar itu " Tanya Naufal yang sejak tadi memperhatikan mereka .
Queen membisikkan sesuatu pada Naufal membuat pria itu mengumpat.
" Shiiitttt " Daniel hanya tersenyum kuda saat Naufal menatap tajam .
" Makan jangan hanya di aduk² " Risna menggaguk saja .
sepanjang makan siang Risna tidak berani mengangkat kepalanya karena malu membaut ke tiga orang yang ada di ruangan itu tersenyum .
__ADS_1
" Gimana Niel enak Tidak " Pancing Naufal .
" Sangat enak, bahkan aku tidak ingin berhenti jika tidak ada yang merengek " Balas Daniel .
" Abang " Daniel tertawa kecil lalu mengacak rambut Risna.
" Tidak usah malu ,nona Regina saja Tidak masalah ' Ujar Daniel .
" Biasa saja Ris,bahkan aku habis di gempur di kamar mandi olehnya " Queen menatap Naufal sinis .
GLEK
Risna menelan ludahnya kasar, apa harus di umbar hal yang seperti itu .
" Kau harus coba rasanya itu sangat berbeda " timpal Naufal tersenyum .
" Benarkah ,apa perlu kita mencoba nya sayang " Risna menatap tajam Daniel yang ikut hasutan kedua bos mereka .
" Ah sepertinya kau setuju , terimakasih sayang kau memang terbaik " Setelah itu mereka tertawa bersamaan saat melihat wajah Risna yang memerah karena malu .
" Maaf sayang " Daniel memeluk Risna,wanita itu pun menyembunyikan wajah merahnya di dada Daniel .
" Kapan kau akan menikahinya " Tanya Naufal yang ikut memeluk Queen sambil mengelus perutnya .
" Mungkin bulan depan ,karena aku harus sesuai kan dengan jadwalmu " Jawab Daniel .
" Tidak usah memikirkan perusahaan ,kasian Risna jangan sampai kalian menikah kecebong mu sudah tumbuh di dalam "
" Sayang kamu sudah datang bulan " Risna menggeleng " Belum tanggal nya " Jawab nya lirih .
" Biar aku bantu toh karyawan di sini juga pasti senang " Jawab Queen .
" Gratis kan " Tanya Daniel Tersenyum .
"Apa kamu tidak punya uang sehingga mengemis pada istri ku " Ujar Naufal ketus .
" Tapi Risna tetap bekerja kan " Daniel mengagukan kepalanya .
" Iya nona bos " Jawab Risna lirih .
" Sudah ayo balik ke perusahaan " Daniel mengaguk .
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Ceklek .
" Sayang " Panggil Daniel langsung berjalan ke arah dapur .
" Kau masak apa " Tanya Daniel langsung memeluk wanita itu .
" Awas dulu ,aku lagi masak "
" Aku hanya memeluk mu sayang tidak mengganggumu masak " Jawab Daniel Tersenyum .
Lalu dia mencium leher jenjang Risna sehingga meninggalkan bekas .
" Abang " Daniel tetap melakukan bahkan kini tangannya sudah menyusup mencari benda kenyal .
" Eeuugg " Saat tangan Daniel sudah meremas lembut benda kenyal itu .
Tek
Daniel mematikan kompor lalu mengangkat Risna di bawanya ke atas meja makan .
" Abang "
" Seperti nya di sini enak sayang " Fantasi liar Daniel seolah tertantang apa lagi mengingat ucapan Naufal di butik tadi .
__ADS_1
Daniel langsung membungkam mulut Risna sedangkan tangan satunya membuka pakaian Risna yang hanya menggunakan tangtop saja sehingga memudahkan Daniel .
Untuk sejenak dia menatap benda itu yang semakin besar karena ulah nya .
" Sssstttt....Abanghhhh " Daniel mengisap benda kenyal itu seperti anak bayi yang kehausan .
" AbangHhhhh"
Daniel membuka kain bagian bawah tanpa melepaskan isapannya pada benda kenyal itu .
Sedang kan Risna meremas pelan rambut Daniel merasakan sensasi yang sangat luar biasa .
" Kau sudah basah sayang " Bisik Daniel sambil memainkan jarinya masuk ke luar dari lahan basah itu .
" DanielHhhhhhhh"
" Kenapa " Tanya Daniel sambil tersenyum mengapa wajah Risna yang sudah memerah .
" Lakukan .... sekarang aku ...Aahhhhhhh"
" Belum sayang " Risna menggeleng cepat karena memang dia ingin lebih .
" Apa yang aku dapat " Tawar Daniel sambil mempercepat gerakan tangannya .
" TerseraHhhhhhhh" Daniel mengentikan gerakan tangannya membuat Risna melototkan matanya.
" Aku akan memberikan lebih dari ini tapi apa dulu " Ujarnya sambil mengerahkan tangannya di mulut Risna .
" Isap " Risna pun menurut mengisap jari Daniel yang tadi bermain di lahan basahnya .
" Miliki aku malam ini Aahhhhhh" pekik Risna saat Daniel kembali memasukan tangannya .
" Aku tidak akan berhenti sayang " Daniel menarik tangannya lalu menarik kursi dan berhadapan dengan lahan banjir itu .
" DanielHhhhhh " Geram Risna saat lidah dan mulut Daniel menyentuh bibir bawah nya .
" Ini sangat nikmat Aaahhhhh " Daniel Tersenyum di bawah sana ,Bahkan dia menambahkan jarinya dan mulutnya bermain dengan biji kacang polong .
" Aku...Mau Aaahhhhhh " Daniel menarik tangan nya seketika cairan hangat itu ke luar begitu saja .
" Enak " Risna hanya mengaguk saja .
Daniel pun melepaskan kain yang melekat di tubuhnya hingga kini mereka sama² naked .
" Puaskan dia sayang " Risna pun memegang benda yang sudah tegang dan panjang lalu turun dari meja makan .
" Mau langsung atau pakai ..." Risna menjeda ucapannya menatap nakal pada Daniel .
CUP
" Pakai itu " Risna pun langsung berjongkok di depan Daniel yang duduk di kursi .
" Aaarrgghhhh " Geram panjang Daniel menengadah ke atas sambil meremas pelan rambut Risna .
" SayangHhhhhh "
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Hujan² enaknya yang hangat ² ,panas gays 😁😁😁
***Dukung terus Naufal dan Queen
Daniel dan Risna
Like
koment
__ADS_1
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟***