Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
part 69


__ADS_3

" Maaf tuan " Arif kembali bergabung setelah mengantar sang istri ke kamar dia menatap Diandra yang begitu anteng di gendongan Mommy Ellena .


" Kamu sudah kembali berkerja " Tanya Daddy Radit.


" Iya Tuan besar " Jawab Arif .


Reza meletakan kunci dia tas meja lalu menyodorkan ke arah Arif membuat pria itu bingung menatap Reza lalu kunci yang ada di meja .


" Untuk Diandra bukan untuk mu ,kamu masih mampu membeli kalaupun sudah tidak jual ginjalmu untuk membelinya " Ucap Reza membuat Arif terdiam dia bingung harus berkata apa .


" Miliknya satu unit dengan Aurellia dan Brad, tapi mungkin nanti akan bertambah pria itu kembali menghamili istri nya " Cibir Raymond .


" Kalian sama saja " Ucap Henry .


" Dari segi mana yang sama, menghamili ?? Apa Daddy lupa atau mau Ray ingatkan " Jawab Raymond lalu menatap sinis ke arah sang istri yang hanya tersenyum .


" Menyebalkan " Lanjutnya lagi .


" Terimakasih tuan, Diandra pasti senang " Ucap Arif menundukkan kepalanya.


" Jika sudah kembali berkerja tambah pelayan, melahirkan normal sama SC itu beda " Ucap Elvi .


" Iya Nyonya " Jawab Arif .


" Seperti nya Endang begitu keras berkerja , Diandra sangat Cantik bahkan dia tidak mirip dirinya " Ucap Mommy Ellena .


" Dia harus tahu bagaimana berkerja dengan suami macam dia yang otaknya tidak jauh benda kenyal dan lahan basah " Cibir Henry .


" Jangan mengomentari hidup Arif ,Daddy juga begitu " jawab Elvi membuat Henry menatapnya tajam .


" Nanti Raine mau punya anak kaya gitu iya kak " Ucap Raine menatap Reza .


" Urus dulu yang duanya itu " jawab Reza sambil menatap box si kembar


" Iya aku urus " Jawab Riane kesal .


" Nany bawa disini anaknya Reza itu ,biar aku urus anaknya " Lanjutnya dengan kesal .


Nany mengambil salah satu bayinya lalu di berikan pada Riane .


" Katakan pada Papa kalian jika bukan Mama yang urus kalian siapa " Ucap Raine menatap Randy .


" Nany " Jawab Reza,lidah Riane berdecak .


" Ade mau tidak Ade kaya Diandra " Tanya Riane pada anaknya .


" Anak² masih kecil Riane ,jangan mengatakan hal yang mereka tidak pahami !! Kebiasaan mulutnya " Ucap Elvi .


" Kan minta izin duluan Mom, biar nanti buatnya enak " Jawab Riane tidak mau kalah .


" Memang sudah buat " Tanya Henry .


" Setiap malam buat ,Kaka Reza Hhhmmmppp " Riane menatap Reza yang sudah menutup mulutnya .

__ADS_1


" Ada Randy ,mau aku sumpal pakai batu " Ucap Reza lalu melepaskan tangannya .


" Arif hubungi Alister siapkan meja operasi sekarang , Aku tidak mau pikirkan Cucu ku rusak karena wanita itu ,jadi sebelum itu kita operasi mengangkat pita suara nya " Ucap Henry .


" Enak saja main operasi ,nanti kurang enak mainnya Dad !! kakak Reza nanti tidak semangat kalau tidak ada ..."


PLak


" Sakit Oma " Pekik Raine mengelus lengannya yang bebas .


" Kadang aku berpikir dia anak siapa sih " Ucap Elvi kesal .


" Anak yang Daddy ambil di kolong jembatan " jawab Raine kesal " Lagian nanti juga Randy merasakan iya kan Nak, kalau nanti kamu sudah paham pasti kamu seperti Papa tidak mau berhenti sekalipun Mama lelah tapi sungguh nikmat " peserta yang ada di situ hanya diam saja , terllau lelah jika berdebat dengan Riane .


Oek ....Oek ....


Arif langsung menatap Diandra yang ada di gendongan Mommy Ellena .


" Istri mu istirahat, kalau ada susunya berikan saja susu minta bantuan Nany yang buat " Ucap Mommy Ellena sambil memukul pelan bokong Diandra .


" Tidak Nyonya besar " Jawab Arif ,padahal dia sendiri tidak tahu .


" Kalau begitu antar dia makan dulu seperti dia sangat lapar " Arif langsung berdiri mengambil sang putri .


" Kami permisi tuan ,nyonya " Pamit Arif meninggalkan ruangan itu .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ceklek


" Loh kenapa Mas " Tanya Endang .


" Lapar sayang " Jawab Arif lalu memberikan pada Endang .


' Sudah mandi " Endang mengaguk " Bisa " Tanya Arif karena beberapa hari ini dia selalu di bantu Arif .


" Harus bisa Mas, kalau ketergantungan sama mas terus kasian mas nya , harus nya istirahat jadi tidak bisa karena harus mengurus Endang dulu " Arif langsung memeluk leher sang istri .


" Jika ada wanita yang seperti mu , apa aku harus menikah lagi " Endang memukul lengan Arif yang ada di lehernya .


Lalu membuka kancing sumber makanan sang anak di arahkan ke mulut sang anak .


" Sisakan Papa iya girl " Ucap Arif meletakan dagunya di atas kepala Endang .


" Ini milik Diandra, Kontrak Papa sudah habis " Jawab Endang sambil mengelus pipi sang anak .


" Siapa bilang , Bahkan tiap malam Papa minum juga " Jawab Arif tidak mau kalah .


" Tapi sekarang tidak boleh lagi Pa " Jawab Endang .


" Mau Papa berikan susu formula " Ancam Arif .


" Jika tidak ingin jangan menghalangi Papa " Lanjutnya mengusap kepala Diandra .

__ADS_1


" Papa bikin apa di sana tadi " Tanya Diandra menatap ke ke atas .


CUP


" Hadiah untuk Diandra apartemen " Endang Kembali menatap Arif ke atas " Nanti sakit lehermu " Arif pindah duduk di samping istri nya .


" Aurellia sama Brad juga dapat itu hadiah buat mereka " Ucap Arif .


" Apa harus apartemen " Arif menggeleng " Tidak juga ,tapi mungkin tuan merasa itu yang cocok untuk mereka toh nanti bisa mereka pakai sampai kapanpun " Jawab Arif .


" Orang kaya memang beda iya mas ,kalau memberikan hadiah tidak tanggung² ,kalau Endang dulu mikir dua kali kalau harga nya sudah lewat 100 atau 200 ribu " Ucap Endang .


" Iya Karena kamu pelit " Endang mendengus " Bukan pelit tapi kan aku harus memikirkan perutku juga " Jawabnya kesal .


" Kalau sama orang yang di sayang itu ,jangan perhitungan sayang " Ucap Arif .


" Hanya teman koh, tidak dekat² amat " Jawab Endang Tersenyum .


" Masih sakit perut nya " Endang menggeleng " tidak terlalu tapi kalau sudah gerak ke sana ke sini tidak mau diam kadang nyeri " Jawab Endang .


" Nanti kita tambah pelayan , kalau hanya satu nanti kamu kerepotan jadi nanti dia buat bantu kamu " Jawab Arif .


" Tidak usah, tidak enak mas ,kita ambil pelayan lagi " Jawab Endang .


" Nyonya Elvi yang bilang ,sampai perut mu enak saja " Ucap Arif .


" Baiklah " Jawab Endang .


" Kapan kita pulang " Tanya Endang .


" Kenapa ?? Kamu bosan " Endang menggeleng " Hanya tidak enak saja " Jawab Endang .


" Seminggu iya " Endang mengagukan kepalanya


CUP


" Tapi nanti tidak nyusahin kan ,Endang tidak enak " Ucap Endang .


" Tidak sayang ,tenang saja !! paling mereka hanya akan meminta Diandra setelah itu tidak lagi " Jawab Arif .


" Kalau dia rewel gimana " Tanya Endang lagi .


" Paling lapar atau bagian bawahnya penuh " Ucap Arif .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus tiga pengawal keluarga Mateo 😘😘😘😘😘


like


koment


vote

__ADS_1


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2