
" Ayah " Panggil Eliza saat melihat Naufal sudah turun dari mobilnya .
Lalu dia menatap ke dua orang tuanya dan juga Isna yang terlihat sangat berbeda .
Tapi apa? Entahlah Naufal pun bingung lalu dia berjongkok di depan Eliza lalu menggendong nya .
Tapi kenapa istrinya tidak menyambutnya pulang !! Apa wanita itu di kamar .
" Ayah " Naufal menatap Eliza " Kenapa hm ? Ada yang ingin Zaza Katakan " Tanya Naufal lembut .
" Kenapa ayah mengizinkan bunda bekerja ??" Naufal mengeritkan keningnya.
"kan hanya butik sayang ,bunda juga hanya sesekali ke sana " Jawab Naufal seadanya lalu masuk dalam rumah di ikuti Isna dan kedua orang tuanya .
" Terus kenapa bunda harus pergi bekerja " Naufal semakin bingung " Apa setelah menjemput Zaza bunda kembali bekerja " Eliza menggeleng .
" Bunda tidak jemput Zaza tapi bunda meminta izin mau pergi bekerja ,tapi bunda menangis " Naufal menatap ke dua orang tuanya lalu menatap Isna yang sejak tadi diam .
" Memang bunda bilang apa sayang " Tanya Naufal yang sudah mulai takut .
" Bunda bilang jangan nakal, nurut sama mba Isna kalau mau ke rumah Opa Henry izin dulu sama ayah jangan ..."
" Ayah ke kamar dulu ,Zaza sama mba Isna iya " Potong naufal cepat lalu menurunkan Eliza dan berlari ke kamarnya .
BRAK .
Naufal masuk dalam kamar yang terlihat rapi seolah tidak ada penghuninya .
" Sayang, Alexa " Panggil Naufal sambil berkeliling dalam kamar .
" Queen jangan mainΒ² ,kamu di mana sayang " Entah kenapa perasaan Naufal semakin tidak enak .
" Regina " Panggil Naufal lagi .
" Kau tidak meninggalkan kami kan " Gumam Naufal lalu mengambil HP nya menelpon Queen .
Naufal kembali menelpon Queen tapi hasilnya tetap sama nomor Queen sudah tidak bisa di hubungi.
Naufal membuka pintu kamar mandi berharap Queen berada di dalam tapi tetap tidak ada .
Lalu dia berjalan memasuki ruangan walk in close hasilnya sama lalu dia berjalan ke arah lemari Queen .
Pakaiannya semuanya utuh tidak ada yang kurang begitu juga barang yang lainnya .
" Kamu ke mana sayang ,jangan membuat ku takut " Gumam Naufal kembali ke luar dari ruangan itu berharap ada petunjuk .
Naufal menjatuhkan dirinya di sofa sambil memejamkan matanya .
Ceklek .
__ADS_1
" Bisa Daddy masuk " Naufal hanya diam saja .
"Apa kalian punya masalah sejak tadi pagi Daddy melihat Queen terlihat aneh, dan tadi dia mengirimkan kami pesan "
" Isinya hanya meminta kami untuk menjaga Eliza dan dia juga meminta maaf jika selama menjadi menantu di keluarga kita dia banyak kekurangan dan tidak seperti pada wanita pada umumnya " Naufal menundukkan kepalanya menangis " Selama pergi dia akan menggunakan waktunya untuk belajar menjadi istri dan menantu yang baik agar saat kembali nanti dia sudah siap dengan kehidupan baru nya " Ucap Faisal sambil mengelus punggung anaknya yang bergetar .
Kamu di mana sayang, bukannya tadi kamu mengatakan akan melupakan nya aku mohon jangan siksa aku seperti ini sayang aku mohon kembali lah maaf sudah menyakitimu maaf aku janji akan berubah sayang aku mencintaimu Alexa Batin Naufal dalam tangisannya .
" Aku suami yang bodoh Dad,mom !!! Naufal bodoh " Ujar Naufal lirih .
Pikirkan nya kembali berputar tentang kejadian semalam di mana untuk pertama kalinya dia menampar Queen hanya karena mengatakan hal yang kasar pada mantan istrinya .
Padahal Queen sudah menjelaskan bahwa mereka tidak hanya berdua dan dengan lantangnya dia mengatakan mempercayai Lian karena foto itu sekalipun Tidaj secara langsung .
Naufal semakin menangis mengingat kelakuannya selama ini betapa bodohnya dia !! Kenapa dia tidak bisa melihat kebaikan Queen selama ini .
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯
Sedangkan di belahan dunia lainnya setelah menempuh perjalanan yang sangat memakan waktu hingga berjamΒ² .
Kini Queen sudah di berada di Landon,Dia menarik napas panjang lalu di hembuskan secara perlahan .
"Untuk sementara kita tinggal di sini dulu iya sayang " Ujar Queen sambil mengusap perutnya .
" Nyonya, mari mobilnya ada di sana " Queen mengaguk mengikuti pengawal yang sejak tadi bersamanya .
" Siapa namamu " Tanya Queen di sela langkahnya .
" Mari berteman, saya harap kamu bisa nyaman saat berada di dekatku " Alif terbengong sendiri .
" Maaf nyonya tapi ..."
" Jangan membantah atau aku lapor Daddy jika mas Alif selau membantah ucapan ku " Ancam Queen sambil berjalan sedangkan Alif di belakang nya .
" Maaf nyonya" Ujar Alif .
" Maaf jika selama di sini kamu akan kerepotan karenaku " Ucap Queen berhenti karena sudah sampai di dekat mobil .
Alif membukakan pintu mobil untuk Queen ,lalu dia memutari mobil duduk di samping sang sopir .
" Yang lainnya mana " Tanya Queen sambil menatap ke belakang .
" Di mobil satunya nyonya " Jawab Alif menatap Queen dari kaca spion .
" Sudah lama tidak ke sini ternyata tidak banyak berubah " Uajr Queen .
" Mas Alif sudah kabari Daddy " Tanya Queen sambil menatap ke arag luar jendela .
" Sudah nyonya " Jawab Alif .
__ADS_1
Lalu Queen kembali terdiam sambil menatap ke arah luar karena sejak hujan .
" Bund kangen sayang, Zaza bikin apa ?? " Gumam Queen lirih .
Alif menatap sendu pada majikannya yang sejak di pesawat hingga mereka sampai Queen selalu diam bahkan dia sampai melupakan waktu makannya .
Jika saja Alif tidak mengingatkan nya untuk makan .
Setelah menempuh beberapa menit kini mereka sudah sampai di kawasan Victoria Road, London .
Queen turun dari mobil setelah pintu mobilnya sudah di buka . di depan pintu sudah ada pelayan yang menunggunya menyambut nya .
" Selamat datang nyonya "
' Makasih " Jawab Queen lembut .
" Mari nyonya saya antar ke kamar anda " Queen menggaguk lalu mengikuti salah satu pelayan.
" Nyonya Regina sedang hamil ,jadi kalian bergantian untuk selalu stay di dapur itu atas permintaan tuan besar " Uajr Alif tegas.
" Baik tuan " Jawab mereka bersamaan .
" Selalu siap kan salad buah dan sayur karena nyonya Regina hanya bisa makan itu, jika dia meminta yang lain baru bikinkan " Lanjutnya lagi dengan tegas .
" Bubar " Setelah itu semua pelayan langsung pergi ke arah belakang ,sedangkan Alif langsung menuju depan rumah .
Didalam kamar Queen merebahkan tubuhnya di sofa sambil mengusap perutnya.
" Bunda kangen ayahmu nak " Ujar Queen lirih
Padahal belum beberapa jam belum ada seminggu tapi entah kenapa dia sangat merindukan lakiΒ² yang selalu menyakiti nya itu .
" Bantu bunda iya sayang ,untuk sementara kita di sini dulu nanti Eyang akan menyusul agar kita tidak kesepian " Lanjutnya lagi .
" Opa dan Oma juga nanti ke sini " Ucap Queen .
Tidak terasa matanya kembali menetaskan air bening itu entah kenapa memikirkan Eliza dan Naufal lagiΒ² dia harus seperti ini .
" Semoga kalian baikΒ² di sana " Gumamnya sambil memejamkan matanya .
ππππππππππππππππππ
DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN
LIKE
KOMENT
VOTE
__ADS_1
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 πππππ