Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
part 19(2)


__ADS_3

Suara bel apartemen membuat Endang langsung menuju pintu, dia mengira kedua sahabat Arif tapi saat melihat siapa yang memencet bel membuat mulutnya tertutup rapat .


" Ada Arif " Tanya nya dengan sinis ,tapi saat akan menjawab suara bariton dari belakang Endang membuatnya membalikkan badannya .


" Kau datang " Ucap Arif lalu melewati Endang begitu saja .


CUP


Tanpa rasa malu Arif langsung mencium bibir sang wanita itu bahkan ******* nya tanpa peduli tatapan dari Endang .


" Siapa " Tanya nya saat Arif melepaskan ciumannya , Arif menatap Endang yang masih berdiri di dekat pintu .


" Ayo " Ucapnya lalu menarik tangan wanita itu karena mereka harus ke rumah utama untuk menemani Morgan ke rumah Naufal .


" Apa itu kekasihnya " Gumam Endang lalu Kembali menutup pintu apartemen .


Sedangkan di rumah utama semuanya sudah siap ,Morgan sudah terlihat rapi tinggal menunggu kedua sahabat nya .


" Apa mereka akan datang " Morgan langsung membalikan badannya menunduk " Maaf tuan " Ucap Morgan sambil menatap ke arah pagar .


Aku akan membunuh kalian jika sampai telat batin Morgan kesal .


Tidak berselang lama Mobil Rehan memasuki rumah besar itu dia juga membawa istri dan anaknya .


" Kau membuatku jantungan bajingan " Umpat morgan kesal .


" Sorry Aurel rewel tadi " Morgan berdecak saja .


" Selamat malam tuan " Ucap Rehan pada Daddy Radit .


" Bawa masuk anakmu " Rosna pun langsung masuk ke dalam .


" Mana Arif " Morgan menatap Rehan " Aku akan membunuhnya nanti saat sampai " Ucapnya kesal karena dia merasa tidak enak pada Daddy Radit yangs sejak tadi menemaninya .


Sedangkan kepala keluarga itu hanya diam saja sambil duduk di kursi .


Beberapa menit kemudian mobil Arif masuk membaut Morgan menghela napas panjang .


" Minta mereka ke luar,kita akan ke sana " Rehan pun langsung masuk dalam rumah .


Arif menunduk kepalanya saat sudah berada di depan Daddy Radit sedangkan wanita di dalam mobil di larang ke luar .


" Selamat malam tuan besar " Ucap Rehan .


" Kau tidak meminta nya turun " Tanya Daddy Radit menatap seseorang dalam mobil .

__ADS_1


" Tidak tuan " Jawab Arif, Daddy Radit mengaguk paham .


" Aku kira kamu membawa Endang " Arif menatap Morgan " Untuk ' Jawabnya .


" Sudah siap " Tanya Henry


" Sudah tuan " Jawab Morgan


Lalu mereka masuk dalam mobil masing-masing tidak ada yang tersisa bahkan keluarga Jose dan Davin pun ikut mengantar Morgan ,siapa yang berani membantah Daddy Radit maka pilihan nya hanya dia rumah sakit dan kuburan .


Sesampainya mereka di rumah Naufal sudah di sambut oleh Faisal dan Naufal .


" Selamat malam " Ucap Faisal saat keluarga Daddy Radit sudah turun .


" Malam pak, maaf kami berkunjungnya mendadak " Ucap Daddy Radit .


" Mari silahkan " Ucap Faisal ,Naufal menunduk kepalanya menatap Daddy Radit ,Henry dan yang lainnya .


" Jangan tegang " Bisik Rehan yang hanya di anggukan kepala oleh Morgan .


" Kamu gugup " Tanya Arif


" Diamlah " Geram Morgan membuat Arif dan Rehan Tersenyum kuda .


" Opa " Queen langsung menutup mulut Eliza sebelum kembali bersuara " Jangan ribut sayang, masih ingatkan bunda ngomong apa " Eliza menggaguk lalu duduk dengan tenang .


Kini semuanya sudah duduk berhadapan sedangkan Isna sejak tadi menunduk malu, gugup , takut semuanya bercampur .


" Selamat malam, terimakasih untuk sambutannya kami sekeluarga menyukainya " Daddy Radit menatap persiapan merksa tidak main² " Kenapa harus repot-repot kita keluarga tidak harus begini " Lanjutnya .


" Tidak papa Pak ,kami juga senang melakukan nya " Ucap Faisal Tersenyum.


" Ah iya langsung saja Kami tidak perlu memperkenalkan diri ,karena sebelum ini kita sudah saling mengenal di mana Isna juga sudah sering ke rumah, kedatang kami juga ke sini pastinya kalian sudah tahu ,Saya Radit mewakili anak lelakiku Morgan untuk meminta putri bapak untuk menjadi pendamping hidup untuk menemani nya dalam keadaan susah mau pun senang,dan saya harap bapak bisa menerimanya juga sebagai mana anda menerima Isna dalam keluarga ini " Ucap Daddy Radit tegas .


" Hhmm Maaf mungkin Saya bukan pria yang sempurna ,bukan juga pria yang baik !! Saya tidak mau berjanji papa pun karena pada dasarnya janji itu di buat untuk di ingkari tapi saya akan berusaha sebisa mungkin mencintai dan membahagiakan Isna " Morgan menarik napas panjang lalu di hembuskan dengan pelan " Saya meminta izin pada tuan dan nyonya mengizinkan saya membahagiakan Isna membangun rumah tangga yang bahagia seperti kenginginan banyak orang " Ucap Morgan gugup .


" Kami menerima mu dengan lapang tanpa melihat kamu siapa dari mana tapi bagaimana pun yang berhak menjawabnya Isna, dia sudah sebagai putri kami adik dari Naufal ,Saya hanya meminta padamu bahagiakan dia karena kami tahu selama di sini dia hanya fokus pada pekerjaan nya menjaga Eliza tanpa memikirkan hidupnya " Ucap Faisal .


" Isna " Isna mengangkat kepalanya menatap Morgan yang tersenyum " Kamu mau menjadi istri ku, menjadi ibu dari anak-anakku " Tanya Morgan lantang .


" Ma-u " Jawabnya Gugup .


" Jawab dengan benar nak " Ucap Desi lembut .


" Iya saya mau menjadi istri mu dan ibu dari anak-anakmu ' Jawab Isna tenang .

__ADS_1


Morgan langsung menghirup udara sebanyak mungkin Sekalipun dia tahu Isna akan menerima nya tapi entah kenapa dia menjadi gugup dan takut .


Morgan langsung berdiri mendekati Isna lalu memasang cincin begitu juga sebaliknya setelah itu ke duanya duduk kembali


" Bunda sudah " Bisik Eliza, Queen menggeleng membuat gadis kecil itu kembali terdiam .


" Baiklah ,karena Isna sudah menerima nya kita akan membahas pernikahan mereka karena kita tidak mungkin menunda nya lagi " Ucap Daddy Radit .


" Ayo " Arif membawa wanita yang ikut bersama nya ke luar karena dia yakin Daddy Radit ingin mengatakan hal serius.


" Saya dengar Naufal akan membuatkan pesta " Lanjutnya menatap Naufal .


" Iya Opa " Jawab Naufal .


" Keamanan " Hal pertama yang di tanyakan Daddy Radit keamanan Karena bagaimana pun mereka sekeluarga akan ikut serta apa lagi ada cicitnya yang akan ikut .


" Naufal akan mempersiapkan sebaik mungkin Opa ' Jawab Naufal serius .


" Arif dan Rehan akan membantumu " Naufal menggaguk " Iya Opa " Jawab Naufal .


" Sudah ' Eliza kembali membuka suara ,dia sudah tidak bisa tenang melihat ke dua sepupunya siapa lagi kalau bukan baby Ed dan baby El yang begitu tampan dan cantik dengan pakaian jas dan juga gaun yang sama dengan Raymond dan Adara .


Belum lagi yang lainnya Eliza ingin mencium mereka satu persatu .


Tapi lagi² Queen menggeleng membuat Eliza menatap sinis ke arah Queen yang hanya tersenyum .


" Princess jangan nakal " Bisik Naufal membuat eliza menunduk kesal .


" Ayo kita makan dulu "Ajak Faisal .


" Ah iya Aku juga sudah lapar " Ucap Daddy Radit .


" Bukannya Daddy tadi sudah makan " Daddy Radit menatap tajam Jeje membuat pria itu menutup mulutnya .


" Ayo Bu ayo " Ucap Desi menatap yang lainnya .


" Sudah " Arif mengaguk lalu duduk kembali di samping Morgan sendang kan wanita yang bersamanya nanti entahlah di mana mungkin menunggu di mobil .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus tiga pengawal keluarga Mateo 😘😘😘😘😘


Like


koment

__ADS_1


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2