
Endang berjongkok di depan makan yang begitu bersih dan terawat sambil mengusap pahatan nama ,tanggal lahir dan juga tanggal meninggalnya .
Lalu dia meletakan bunga yang dia beli tadi di atas gundukan tanah yang di tutupi rumput zoysia .
" Selamat siang dek, maaf kakak datang nya siang² !! Dek kakak kangen " Ujar Endang berkaca-kaca .
" Gimana di sana ?? Apa kamu sudah ketemu ayah sama ibu ? Kakak iri dengan mu karena sudah berkumpul dengan mereka , tapi kakak bahagia karena kamu tidak merasa sakit lagi sekalipun kakak sedih karena harus sendiri di sini " Endang mulai terisak " Ayah, ibu , Nada !! Bisakah kalian menjemput ku Hiks .....hiks .... Aku sudah lelah " Endang mengeluarkan semua isi hatinya sekalipun matahari terus memancarkan sinar panasnya .
" Ayah ,ibu Tugas Endang sudah selesai dan adek sudah bersama kalian !! Tidak bisa kah kalian menjemput ku berkumpul seperti dulu " Endang meremas rumput dengan kuat " Endang mohon tolong jemput Endang " Endang semakin menunduk kepalanya sambil menangis .
" Ibu ....Hiks .....hiks Endang sakit " Endang meremas dadanya dengan kuat seolah luka yang belum sepenuhnya sembuh kembali terbuka kembali " Endang mohon " Endang menangis sesegukan .
Dari kejauhan sang sopir hanya bisa terdiam sambil menatap nya, dan sejak tadi pula hp nya berdering begitu juga ponsel Endang .
Dia sudah berjanji tidak akan memberi tahu Bosnya dan dia sudah siap jika nantinya bosnya akan mengamuk .
Hampir satu jam menunggu akhirnya Endang kembali dengan mata sembab dan penampilan acak di mana pakaian nya terdapat noda tanah .
" Nyonya " Endang menatap sang sopir " Keperusahan pak " Jawabnya lirih .
" Tapi pakaian nyonya " Endang menatap penampilan nya " Aku hanya menyimpan berkas ini pak ,setelah itu kembali ke apartemen " Tidak ada lagi Jawaban sang sopir langsung membawa mobilnya menuju perusahaan .
Sedangkan di perusahaan Arif sedang duduk sendri di ruangan Morgan,karena pria itu mengantar Isna periksa .
Karena sudah lelah menghubungi Endang dan sopirnya akhirnya dia menghubungi Rehan .
" Kamu di mana " Tanya dengan lemah .
" Perusahan ,kenapa ada masalah " Tanya Rehan khawatir .
" Keperusahan Morgan " Jawabnya .
" Bukannya Morgan mengantar Isna periksa ,ada apa " Tanya lagi .
" Ke sini saja " Jawabnya lalu mematikan begitu saja lalu kembali menghubungi Endang tapi hasilnya sama .
Hampir setengah jam pintu ruangan Morgan terbuka dan pelakunya adalah Rehan .
Dia langsung meminta Istri dan anaknya pulang dengan sopir saat mendengar ada yang tidak beres dengan Arif .
" Kenapa " Arif hanya menggeleng " Endang tahu " Rehan menarik napas panjang lalu duduk di samping Arif .
__ADS_1
" Bukannya kita sudah bilang akhiri sebelum dia tahu, karena kami pernah alami sekalipun dengan cara yang beda " Ucap Rehan .
" Dia meminta bertemu dan aku meminta keperusahan karena aku malas ke luar dan aku sama sekali tidak tahu jika dia akan ke sana !! Morgan tidak memberi tahuku sebelum nya " jawabnya .
" Lalu apa yang akan kamu lakukan sekarang " Arif menghela napas panjang lalu memejamkan matanya kuat " Entahlah, kepala ku pusing jam tiga kita keperusahan pusat kan " Rehan mengaguk .
Saat keduanya terdiam dengan pikiran masing-masing HP Arif berdering .
" Iya Tuan " Rehan langsung memegang kan duduknya .
" .........."
" Baik tuan " Jawab Arif dan bertepatan dengan pintu ruangan Morgan terbuka dan keduanya menatap ke arah pintu .
" Endang " Gumam Keduanya .
" Sayang kamu kenapa " Tanya Arif menghampiri Endang yang begitu berantakan .
" Maaf ,tunggu aku di apartemen !! aku harus keperusahan pusat " Endang hanya diam saja .
" Ini berkas yang tadi kan aku bawa iya " Lanjutnya .
Saat Arif akan mencium kening Endang ,dia menjauh kan wajahnya !!
" Aku pergi, kembali ke apartemen biar aku izinkan sama Morgan " Ucapnya mengambil berkas yang ada di tangan Endang .
Rehan menepuk pundak Arif pelan saat keduanya sudah di luar yang hanya di balas senyum tipis .
Jika bukan hal yang mendesak mungkin dia akan meninggalkan nya memilih berbicara pada Endang tapi itu sangat tidak mungkin .
Setelah kepergian Arif dan Rehan,Endang ke luar dari ruangan Morgan melanjutkan pekerjaan nya sekalipun keadaannya berantakan .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah di antar ke apartemen Rehan ,Isna langsung bermain bersama Aurellia dan Rosna .
" Coba ada Mba Endang " Ucap Isna .
" Dia kan kerja" Ucap Rosna .
" Apa tuan Arif mengizinkan " Rosna mengaguk " Mba Endang juga masih ingin berkeja " Jawab Rosna .
__ADS_1
" Aku kangen ,sudah lama tidak bertemu terkahir makan bersama di sini " Rosna mengaguk setuju .
" Apa kita harus masak² lagi ,biar kumpul " Rosna tertawa kecil " Seperti nya begitu , karena mas Morgan dan mas Arif kalau soal makanan mereka akan langsung ke apartemen " Jawab Rosna .
" Gimana weekend " Ucap Isna ,kita bisa kumpul dari pagi atau kita ke mana gitu jangan di apartemen cari suana yang baru " Ucap Isna .
"Aku setuju " Ucap Rosna Tersenyum " Eh kamu dari rumah sakit kan " Isna mengaguk " Gimana hasil periksa nya " Lanjutnya .
" Semuanya baik ,tapi sesekali aku masih merasakan ingin makan ini dan itu " Ucap Isna .
" Itu hal biasa ,dulu aku juga begitu saat hamil Aurellia bahkan sampai trimester tiga masih suka minta ini dan itu " Ucapnya sambil tersenyum " bahkan mas Rehan sampai bingung " Lanjutnya .
" Kita buat apa ini yang asik " Ucap Isna .
" Kamu mau nya ngapain " Tanya balik Rosna .
" Entahlah aku bingung " Jawab Isna .
" Mau masak ,katanya mau belajar " Isna langsung menatap Rosna .
" Nanti repotin lagi " Ucap Isna .
"Kita masak yang simpel saja dulu " Ucap Rosna .
" Masak mie " Jawab Isna membuat Rosna tertawa " Bukan mie juga Isna " Jawabnya sambil terkekeh .
' Itu yang paling simpel " Rosna hanga menggeleng saja .
" Ayo kita ke dapur sekalian buat camilan sambil nunggu mas Morgan " Ucap Rosna sambil membawa kereta Aurellia .
" Kalau ada sisa aku bawa di apartemen iya " Rosna mengaguk " Nanti kita buat banyak ,jadi bisa di antar ke apartemen mas Arif juga " Ucap Rosna.
" Tidak menyesal aku mengenal mu " Ucapnya sambil memeluk lengan Rosna " Kau terlalu berlebihan " Lalu keduanya tertawa .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus tiga pengawal keluarga Mateo 😘😘😘😘
Like
Koment
__ADS_1
vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟