Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
Entahlah


__ADS_3

Sepulang dari makan malam bersama Didin ,Risna langsung masuk dalam apartemen langsung menuju kamarnya.


" Abang " Ucap Risna seketika ingatan nya kembali berputar jika dia belum memberi kabar pada Daniel .


Lalu dia mengambil HP nya tapi sayangnya HP nya kehabisan daya.


Risna menyimpan HP nya di atas meja sambil mengisi dayanya ,setelah itu dia masuk dalam kamar mandi membersihkan diri lalu berjalan ke arah lemari untuk mengganti pakaian tidurnya.


Setelah itu dia merebahkan tubuhnya di kasur, Karne tubuhnya memerlukan itu saat ini .


Mungkin karena lelah dengan cepatnya dia memasuki alam mimpi nya bahkan dia lupa memberikan kabar pada Daniel .


🌺


🌺


🌺


🌺


🌺


🌺


Pagi harinya Risna terbangun saat merasakan perutnya seperti di aduk hingga membuatnya ingin mengeluarkan sesuatu .


Dia pun langsung berlari ke arah kamar mandi mengeluarkan sesuatu .


Hoek ...... Hoek .....


Risna terus mengeluarkan isi perutnya hingga dia rasa Tidak ada lagi Yang ke luar.


Lalu mencuci mulutnya tapi seketika gerakan nya terhenti lalu dia menatap wajahnya di kaca .


" Testpeck " Gumam Risna lalu berjalan ke luar mencari tasnya yang dia gunakan kemarin .


Lalu dia kembali ke kamar mandi setelah mendapat kan apa yang dia inginkan .


Risna melakukan sesuai petunjuk bahkan seketika tenaga seperti terisi penuh dengan rasa gugup nya menunggu hasil Risna memilih mandi sekalipun nanya mandi bebek .


Setelah selesai mandi dan memakai bathrobe dengan tangan gemetar Risna mengambil benda kecil itu secara bersamaan .


Risna menutup mulutnya saat melihat hasilnya garis dua !! Apa yang harus dia lakukan saat ini .


" Abang !! Iya aku harus menemui Abang " Gumam Risna lalu ke luar dengan membawa benda yang masih berasa di tangannya .


" Kamu sudah hadir sayang, kita kasih kejutan pada Papa iya " Gumam Risna Tersenyum .


Entahlah !! Kenapa dia bisa bahagia seperti ini apa lagi saat dia membayangkan ekspresi Daniel .


Di mana pria itu selalu menanyakan tentang datang bulan nya,apa lagi kemarin dengan lembut nya mengelus perut Risna dan bahkan dia bisa menebak jika Risna sudah hamil .


Mengingat itu Risna kembali tersenyum kuda sambil memilih pakaian dan mencari kotak untuk menyimpan benda kecil itu .


Saat semuanya sudah siap Risna kembali mengecek tasnya agar benda berharga itu tidak lupa dia bawah .


" Sayang kita makan dulu iya,setelah itu kita bertemu Papa " Ujar Risna sambil mengelus perutnya .


Lalu ke luar dari kamarnya menuju dapur untuk mengisi tenaganya.


Dia memutuskan untuk ke perusahaan Daniel bekerja setelah itu akan kembali ke butik .

__ADS_1


" Jangan nakal iya sayang " Gumam Risna Tersenyum .


Setelah itu dia mengambil beberapa lembar roti dan juga buah ,untuk menghemat waktu karena dia mengejar waktu .


Risna membuat jus strawberry dan juga roti bakar yang sudah dia beri selai coklat .


Saat semuanya siap Risna langsung menuju meja makan dan siap untuk sarapan .


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Sesampainya di kantor Risna langsung menuju ruangan Daniel di mana Risna sudah meminta izin terlebih dahulu pada sang pemilik perusahaan siapa lagi kalau bukan Naufal .


Dia Tidak mungkin asal masuk sekali pun dia sangat mengenal Naufal yang merubah suami bosnya dan juga sahabat sang kekasih .


Dengan senyum di wajahnya Risna ke luar dari lift menuju ruangan Daniel .


Tok ....tok ...


" Masuk "


Ceklek .


Risna melihat Daniel sedang fokus pada kerjaannya.


Apa aku salah waktu Batin Risna menatap Daniel yang masih menatap berkas yang ada di mejanya .


" Apa ...."


" Risna " Gumam Daniel saat melihat siapa yang ada di dalam ruangannya .


" Maaf !! Apa aku menganggu Abang " Daniel hanya diam saja sambil menatap Risna .


" Apa membuat mu ke sini " Tanya Daniel datar .


Risna menatap Daniel karena kaget dengan pertanyaan Daniel yang terlihat berbeda .


" Maaf aku ...."


" Tidak mungkin kamu ke sini tanpa sebabkan " Tanya Daniel lagi lalu berdiri menuju sofa yang ada di ruangan itu .


" Apa kau tidak ingin duduk " Perasaan Risna semakin aneh ,Di mana Daniel memperlakukan nya seperti orang lain .


Dengan perlahan Risna duduk di sofa dengan jarak yang sedikit jauh ,melihat itu daniel hanya tersenyum .


" Semalam kamu di mana " Tanya Daniel menatap Risna .


" A-par-temen " Ujar Risna terbata,Daniel Tersenyum sinis .


"Bukannya kemarin aku bilang untuk memberikan kabar jika sudah sampai " Risna langsung membuka tasnya lalu mengambil Hpnya .


" Hp mu mati " Tanya daniel saat melihat Risna menyalakan HP nya .


" Iya " Jawab risna yang masih menatap hp nya .


Lalu dia menatap Daniel saat melihat beberapa panggilan dan juga pesan dari Daniel .


" Ma...."


" Seperti nya kau sangat menikmati waktumu bersama nya ,bahkan kau tidak mengabari ku saat kau akan jalan bersama nya !! Apa itu yang kau bilang kan lelah " Tanya Daniel .


Karena sebelumnya nya Daniel sudah meminta Risna untuk menemani nya ke rumah mertua Adara .

__ADS_1


Tapi alasan Risna dia cape ingin istirahat tap nyatanya !!!


" Abang ...."


" Jika sudah tidak ada lagi ,kamu bisa pergi kerajaan ku masih banyak " Ujar daniel dingin .


" Abang " Panggil Risna lirih,tapi Daniel memilih meninggalkan sofa itu menuju meja kerjaan nya .


Risna menatap sendu ke arah Daniel, dia yang awalnya semangat kini berubah rasa sesak dan sakit .


" Maaf ,jika saya mengganggu waktumu " Ujar Risna berdiri lalu mengambil tasnya .


" Kau bisa bersamanya jika menginginkan nya, Aku tidak akan menghalangimu " Langkah Risna terhenti sambil meremas tas yang ada di tangannya .


Lalu dia melanjutkan langkahnya ke luar dari ruangan Daniel .


Dengan perasaan entahlah ,ingin marah tapi memang ini salah nya karena sudah berbohong pada Daniel .


Kecewa !! Entahlah dia sendiri bingung .


Sedangkan di dalam ruangan Daniel mengusap wajah nya kasar lalu bersandar pada kursi kerjanya .


" Kau berbohong Risna " Gumam Daniel Tersenyum sinis .


"Aku hanya ingin kamu jujur, Tapi " Daniel menarik napasnya panjang lalu di hembuskan begitu saja di udara .


" Apa dia begitu berarti untuk mu sehingga kamu berani berbohong " Lanjutnya lagi dengan helaan napas berat .


Sedangan di Lantai bawah lebih tepatnya di area parkir Risna menyembunyikan wajahnya di stir mobil sambil menangis sesenggukan .


Sakit ,kecewa ,marah sesak semuanya bercampur di dadanya sehingga dia tidak mampu lagi menahan nya .


" Apa yang aku harapkan " Gumam Risna di mana dia begitu antusias ke perusahaan saat mengetahui dia hamil


Lalu dia mengambil kotak kecil tapi panjang yang ada dalam tasnya .


" Maaf untuk sementara kita hidup berdua iya Sayang " Gumam Risna sambil mengelus perut nya .


" Kamu harus kuat Risna " Risna menghapus air matanya lalu menarik napas panjang .


" Kita ke rumah sakit iya sayang, Mama ingin melihat mu " Gumam Risna sambil tersenyum .


Lalu dia kembali memasukan kotak itu dalam tasnya ,lalu membawa mobil nya meninggalkan perusahaan menuju rumah sakit .


πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€


*Maaf karena beberapa hari ini up nya selalu telat .


selalu jaga kesehatan kalian 😘😘😘😘


Dukung terus Naufal dan Queen


Daniel dan Risna


like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😚😚😚*

__ADS_1


__ADS_2