
Di apartemen mewah tiga pasang suami istri sedang berkumpul di temani putra putri mereka ,setelah seminggu di rumah utama akhirnya Arif dan Endang di izinkan untuk kembali ke apartemen .
" Aku tidak percaya kita bisa punya anak " Celetuk Rehan menatap ketiga anak mereka di mana Brad dan Diandra sedang tertidur sedangkan Aurellia nonton kartun kesukaan nya .
" Kau benar, dulu dalam pikiran ku jangan kan anak !! Istri pun tidak ada dalam list kehidupan ku ,hingga akhirnya aku bertemu Isna , padahal jika di lihat dia wanita biasa saja sangat jauh berbeda dengan wanita yang selalu dekat dengan kota " Ucap Morgan .
" Takdir memang lucu, dulu kami hanya menemani Nona Adara hingga kami sendiri tidak sadar kapan perasaan itu ada , taunya hamil saja itu perempuan " Ucap Rehan tertawa kecil .
" Padahal kita sudah dekat dari dulu,dalam arti kita memiliki bos yang sama Rosna di rumah utama , Endang perusahaan , Isna menjaga Eliza , kalau kamu dan Rosna wajar jika tidak menyadari tapi aku dan Morgan hampir tiap hari bertemu Endang begitu juga Isna jika Eliza sudah di rumah utama " Timpal Arif.
" Kadang kalau ingat suka tertawa ,di mana setiap bertemu Rosna dan Nona Adara tidak ada pasti akan ada saja yang kami perdebatkan entah tentang gelas ,kopi apa lah itu pokonya selalu di buat rumit " Ucap Rehan .
" Semoga nanti anak² selalu akur dan tetap mengabdikan dirinya pada keluarga Mateo " Ucap Morgan .
" Kalau itu sudah pasti tapi aku sendiri bingung apa mungkin Diandra akan terjun langsung bukan nya apa, perkejaan kita berat aku tidak ingin dia kenapa² " Ujar Arif .
" Kenapa otakmu pendek sekali, kamu tinggal membuat lagi hingga dapat yang laki² " Ujar Rehan .
" Seperti mu " Rehan mengaguk " Selain dapat enak kita dapat bonus " Lanjutnya sambil tertawa .
" Kalau itu jangan di tanya , sekalipun tidak dapat bonus tapi selalu dapat enak " Ucap Morgan .
" Ah aku lupa kamu lagi puasa iya " Kedua pria itu langsung tertawa membuat Arif berdecak .
" Kalau kita seperti dulu ,aku yakin jangan kan Brad mungkin Isna tidak akan jadi istri ku bahkan mungkin dia akan menikah dengan orang lain, padahal dulu saat tuan Raymond memintaku menemaninya periksa dalam hatiku ingin sekali membunuh wanita itu karena dia aku harus membuang waktu ku " Ucap Morgan
" Lebih tepatnya waktu dengan wanitamu " Morgan mengaguk tertawa .
" Jadi babe menyesal " Ketiga pria itu berbalik ke belakang di mana para istri mereka membawa makanan ringan .
" Tidak " Jawabnya tegas " Hanya kesal " Jawabnya Tersenyum .
CUP
" Bilang saja kalau menyesal " Morgan memeluk pinggang Isna mengusap nya pelan .
" Maaf ,hanya ada ini soalnya bahannya juga hanya untuk buat itu " Ucap Endang .
" Tidak papa ,ini saja sudah lebih baik " Jawab Rehan.
__ADS_1
" Apa kita makan malam di sini saja ,biar kita pesan saja " Ucap Morgan .
" Bagiamana Sayang " Tanya Arif pada istri nya .
" Iya tidak papa ,tapi pesankan sama bibi iya " Arif mengaguk lalu mengeluarkan ponselnya .
"Kalian bahas apa ?? Seperti nya seru sekali hingga tidak sadar kami datang " Tanya Rosna
" Hanya mengenang masa lalu sayang " Jawab Rehan .
" Yang mana yang di kenang ?? dengan para wanita kalian " Jawab Isna kesal .
"Kenapa kami harus mengenang mereka ?? " Tanya Morgan .
" Bukannya tadi babe bilang ingin membunuhku ,karena tidak punya waktu bersama mereka " Ucap Isna .
" Itu kan dulu honey, sekarang jangankan membunuh mu berjauhan saja aku tidak mau bawaannya kangen ingin memakanmu " Lidah Isna berdecak .
" Gombal " Jawab Isna .
" Serius Honey, makanya aku selalu pulang cepat " Bela Morgan cepat.
" Itu salah satunya " ucap Morgan tertawa .
" Selalu itu ujung nya , kadang aku berpikir jika aku hidup dengan Om² dan aku istri simpanan " Ucap Rosna
" Kamu lihat di mana istri simpanan punya anak bahkan ini sudah hamil lagi " Ucap Rehan
" kalau kamu istri simpanan itu aku tidak kan tinggal di apartemen " Lanjutnya lagi .
" Kan aku bilang kadang ayah " Ucap Rosna .
" Awas kalau masih bilang seperti itu ,ku jahit mulut mu " Ucap Rehan kesal .
" Yang hamil Rosna tapi mas Rehan yang marah² " Ucap Endang tertawa .
" Kamu sudah melihat Apartemen Diandra " Tanya Rehan.
" Apa mereka membeli seluruh apartemen di lantai 20 " Tanya Arif .
__ADS_1
" Sepertinya begitu ,mungkin persiapan saja ! Lagian uang mereka tidak akan habis hanya membeli satu lantai apartemen itu " Ucap Morgan .
" Seperti nya aku akan kembali membuat adiknya Diandra biar kembali menerima kunci apartemen " Endang langsung menatap Arif .
" jahitan yang ini belum kering Lo mas, malahan kemarin baru lepas perban " Ucap Endang .
" Kali ini ke luar di bawah bukan di perut " Jawabnya tenang membuat Endang terdiam dengan mulut terbuka Sedangkan yang lainnya malah tertawa
Ting...Tong .
"Biar saya saja tuan " Ucap pelayan .
" Langsung saja iya bibi " Ucap Endang .
" Iya Non " Jawab Pelayan .
" Kasih makan dulu mereka ,nanti kalau kita makan mereka bangun kasian bibi harus ikut berhenti makan " Ucap Morgan .
Isna dan Endang langsung mengangkat kedua bayi yang beda bulan itu ,lalu menutup bagian depannya dan memberikan makanan pada mereka .
Dulu sebelum bertemu denganmu hidupku sangat kelam, semua serba gelap tidak ada warna setitik pun . Kedatanganmu membawa warna indah yang menghiasi duniaku membuatku terpana dan terpaku. Sekarang, tugasku adalah membuat dirimu bahagia hanya untukmu istriku tercinta dan keluarga kecil kita . Akan aku lakukan segalanya untuk membuat dirimu dan anak² bahagia karena kamu adalah energi dalam hidupku begitu juga mereka Ucap Rehan dalam hati .
Mengingat kisah kita dahulu membuat bibirku membentuk lengkungan bulan sabit. Ketika diriku memperjuangkanmu itu memang usaha yang besar dan sulit. Tapi diriku dipenuhi kebahagiaan ketika dirimu memberikan sinyal bahwa kamu juga mau memperjuangkan diriku. Sekarang aku akan selalu mendampingimu sebagai suamimu. Sampai sekarang pun aku tetap memperjuangkan dan mempertahankan cinta kita dukunglah aku dan bantu, tegur aku jika nantinya aku khilaf dan menyakiti mu Ucap Arif dalam hati
Hari ini, kemarin, dan seterusnya aku akan selalu bahagia aku berterima kasih kepadamu karena kamu adalah sumber kebahagiaanku. Kamu adalah bidadari yang datang menyinari hatiku yang kusam dengan hebat. Aku mohon tetaplah menjadi dirimu yang seperti itu, karena kamu adalah surga dalam duniaku yang membawa kebahagiaan terbesar, i love you honey Ucap Morgan dalam hati .
...END ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**Terimakasih atas dukungan sudah meluangkan waktu membaca kisah Queen dan ketiga pengawal keluarga Mateo .
Author minta maaf kalau ada salah kata yang terdapat dalam cerita atau membuat para pembaca merasa bosan mohon di maklumi author hanya manusia biasa😁😁😁😁😁
Tidak ada persembahan terbaik yang dapat author berikan selain rasa ucapan terimakasih karena selalu memberikan dukungan dan membaca karya author .
Terimakasih telah sabar, meluangkan waktu, merelakan tenaga dan pikiran serta turut memberi perhatian dalam memberikan dukungan dan kritik serta saran nya .
Jaga kesehatan kalian, hati² dalam melakukan aktivitas apa pun di luar atau pun dalam rumah .
__ADS_1
I love you buat kalian yang sudah memberikan dukungan atau yang sudah mampir membaca karya author .Jangan lupa mampir di karya yang lainnya** .