Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
Meminta maaf


__ADS_3

Pagi harinya sebelum Naufal ke rumah orang tua Queen dia menyempatkan sarapan terlebih dahulu bersama Daniel yang sejak tadi sudah berada di rumahnya .


Sesuai janjinya dia akan menemani Naufal bertemu mertuanya.


" Daddy ikut iya " Naufal menggeleng " Tidak usah Dad,ini masalah Naufal jadi harus Naufal yang selesaikan " Jawab Naufal .


Sekarang dia kembali seperti sebelum nya demi Queen dan anak²nya, sekalipun saat memikirkan Queen dan calon anaknya dia akan kembali menangis .


Bukan karena dia cengeng iya Gays !!


Tapi rasa bersalah ,rindu ,sayang dan kecewa pada diri sendiri bercampur menjadi satu .


" Mommy berharap mertuamu tidak mempersulit mu " Ujar Desi .


" Ayah sama Papa mau ke mana " Tanya Eliza sambil memakan sarapannya .


" Zaza lihat papa pakai baju apa " Eliza menatap Daniel " Kerja " Jawab Eliza polos .


" Berarti Ayah dan Papa akan ke mana " Tanya Daniel Tersenyum.


" Kantor " Daniel mengagukan kepalanya " Ayo sarapan princess mba Isna sudah tungguin " Ujar Naufal .


" Iya ayah, nanti Zaza main ke kantor iya " Naufal mengagukan kepalanya .


Setelah selesai sarapan kini ke duanya selesai kini mereka ke pintu depan .


Naufal berjongkok di depan Eliza sambil mengelus punggung nya .


" Belajar yang benar ,seperti kata bunda iya ,doakan ayah semoga bisa membantu bunda selesai bekerjanya " Ucap Naufal lembut .


" Jika bunda cepat selesai ,berarti bunda akan pulang " Naufal mengagukan kepalanya " Tentu sayang " jawab Naufal .


"Horeeeee " Naufal tersenyum sendu saat melihat wajah cerah anaknya saat mendengar Queen akan pulang .


" Sudah sana sekolah sama mba Isna " Ujar Naufal.


" Kiss " Naufal tertawa kecil lalu mencium kedua pipinya bergantian dengan Daniel .


" Hati² nak " Pesan Desi ,Naufal dan Daniel mengaguk tersenyum.


" Kau siap " Tanya Daniel kini mobil mereka sudah ke luar dari pagar tinggi itu .


" Iya harus " Jawab Naufal tenang .


" Kau tidak menghubungi nona Regina " Naufal menghela napas panjang " Nomor nya tidak aktif seperti nya dia tidak ingin di ganggu " Jawab Naufal lirih .


Daniel menepuk pundak Naufal dengan pelan .


" Aku yakin mereka tidak akan mempersulit mu, jika memang iya pasti sejak Queen pergi mungkin perusahaanmu sudah kolabs " Ucap Daniel .


" Apa lagi kamu tahu sendiri jika ada yang mengusik keluarga nya seperti apa " Naufal terdiam sejenak lalu menatap Daniel " Apa semua ini permintaan Alexa " Daniel menaikan bahunya .


" Bisa saja ,kamu masih ingatkan ucapan tuan Henry saat kita rapat memperebutkan kerja sama dulu " Naufal mengaguk " makanya tuan Raymond diam saja bukan ,padahal dia sangat membenci jika ada yang mengusik keluarga nya " Lanjutnya lagi .


" Aku seperti orang yang sangat bodoh Niel, bahkan dia tidak memakai kekuasaan " Ujar Naufal menunduk .


" Karena dia mencintai mu Fal, dia tidak ingin kamu kesusahan atau sakit ,karena dia tahu usahamu membangun perusahaan mu tidak main² mulai lagi dari nol saat hampir saja bangkrut " Ucap Daniel .


Tidak terasa mobil mereka sudah sampai di depan pintu gerbang satpam yang memang sudah tahu mobil siapa langsung membuka pintu .


Sedangkan yang di dalam rumah menatap mobil yang baru saja masuk dengan wajah datar .

__ADS_1


" Siapkan dirimu " Naufal mengaguk tegas ,lalu mereka turun .


Dimana di sana ada Daddy Radit,mommy Ellena ,Henry,Elvi ,Elsa ,Jeje, ana dan Adara


Sedangkan Raymond ,Reza, Alan,dan Raine sudah ke perusahaan sebelum kedatangan Daniel dan Naufal .


Karena Syahzani honeymoon membuat Alan harus kembali ke perusahaan begitu juga Jose yang harus kembali bergulat dengan lembaran kertas itu .


Naufal menatap para penjaga memasukan koper dalam mobil,lalu menatap Daddy Radit dan mommy Ellena.


" Masuk " Titah Daddy Radit karena di luar banyak penjaga sekalipun mereka tidak akan membuka mulut tapi masalah keluarga tetap hanya keluarga yang tahu .


Daniel menepuk pundak Naufal memberikan semangat .


Kini mereka sudah duduk di ruangan tengah ,Naufal menarik napas panjang tanpa mereka duga Naufal berjongkok di depan kaki Henry .


" Nak " Panggil Elvi lembut .


" Maafkan Naufal Dad ,Naufal salah Naufal sudah menyakiti Alexa maafkan Naufal tidak menepati janji Naufal maafkan Naufal Dad " Ujar Naufal serak .


Mommy Ellena mendekat Naufal sambil mengelus punggung nya .


" Bukannya aku sudah peringat kan jika kamu sudah tidak mencintai nya kembalikan padaku atau aku akan menjemput nya sendiri , kenapa kamu terus menyakiti dia ,sedangkan aku sendiri tidak pernah menyakiti nya ,sedangkan kamu " Henry menjeda ucapannya .


" Apa yang membuatmu menyakiti nya ?? Apa kamu tidak mencintainya lalu untuk apa kamu menikahi nya karena Eliza " Tanya Henry .


" Maafkan Naufal " Ujarnya lirih karena pria itu sudah menangis .


" Jika memang hanya itu, setidaknya hargai perasaan nya !! Bahkan dia mengorbankan semuanya hanya untuk kamu pria brengsek seperti mu " Bentak Henry kesal ,Naufal hanya terdiam .


" Naufal salah karena sudah menyakitinya maafkan Naufal Dad,Naufal menyesal " Elvi menepuk bahu Naufal yang sudah bergetar sekalipun Henry sudah melototkan matanya " Sayang " Elvi kembali melototkan matanya tajam membuat Henry yang memang sudah emosi menjadi emosi .


Lalu meninggalkan mereka begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata.


" Mommy sudah memaafkan mu ,bangunlah jangan begini ' Ujar Elvi .


' Syukur Alan sudah pergi jika tidak habislah kamu " Ujar Jeje sinis .


" Apa kamu lupa ,bahkan Alan lebih parah dari Naufal ,saat istrinya hamil dia bercinta dengan wanita lain hingga aku keguguran " Ujar ana ketus lalu menatap sang suami .


" Kalian itu hanya melihat kesalahan orang saja ,pikir kalian dulu seperti apa " Ucap Elsa yang kalah pedas membuat Jeje menutup mulutnya rapat.


Mommy Ellena membantu Naufal berdiri duduk di sofa .


" Oma " Mommy Ellena mengaguk Tersenyum " Oma tahu ini berat begitu juga Queen,kami tidak tahu apa masalah nya sehingga Queen memilih pergi , tapi yakin lah dia masih mencintai mu dia hanya pergi menangkan diri karena dia sedang hamil dia tidak ingin calon anak kalian sakit apa lagi Eliza sudah menunggu adiknya sejak lama " Naufal hanya terdiam .


Daddy Radit menghela napas panjang sejak tadi dia hanya menatap datar pada Naufal ,dia sendiri lihat betapa besar rasa penyesalan nya sehingga dia berani bersimpuh didepan Henry .


" Kembali lah bekerja dengan baik, Selesai kan proyek yang sedang kamu tangani istri dan anakmu akan baik baik saja ' Ujar Daddy Radit ,membuat Jeje kaget .


Tidak biasanya pria baru baya itu dengan cepat memaafkan orang ,Jeje mengumpat sehingga dia mendapatkan tatapan tajam dari Daddy Radit membuat nya mendengus kesal .


" Naufal merindukannya Oma " Lagi² Naufal kembali menurun kan air matanya .


" Oma tahu ,tapi beri waktu untuknya iya ini juga berat untuk nya pasti kalian bisa lewati " Ujar Oma Ellena.


" Apa Naufal boleh tahu Alexa di mana " Naufal menatap Daddy Radit memohon " Naufal Tidak akan menyusulnya hingga nanti dia akan kembali ke sini dan aku menjemputnya " Lanjutnya lagi .


" Kembali lah bekerja, Jaga Cucuku dengan baik katakan padanya jika kami pergi membantu bundanya bekerja, selesaikan masalah mu dengan wanita itu " Ucap Daddy Radit.


" Kami akan mengirimkan foto nya saat kami sampai di sana ,agar kamu bisa tenang " Naufal mengaguk " Terimakasih Oma , terimakasih maaf untuk semua kesalahan yang Naufal buat " Ujar naufal menunduk malu .

__ADS_1


Padahal dia sudah banyak menyakiti Alexa tapi keluarga nya masih juga menerima nya sekali pun para pria tidak ,hanya Daddy Radit itu pun terkesan dingin .


" Semua rumah tangga ada masalahnya tidak semua berjalan mulus, jadikan ini pelajaran semoga untuk kedepannya " Naufal hanya terdiam .


" Kami harus pamit, istri dan anakmu menunggu kami di sana " Naufal menggaguk " Titip salam padanya ,Naufal merindukannya jaga kesehatan nya aku dan Eliza menunggunya kembali " Mommy Ellena mengaguk .


Lalu meninggalkan mereka di ruangan tengah karena mereka harus berangkat bersama Alister dan Ela.


" Sudah sarapan nak " Tanya Ana lembut.


" Sudah mi " Jawab naufal .


" tunggu iya Ibu buatkan bekal buat kamu sama Daniel " Ujar Elsa .


" Terimakasih Bu " Jawab Naufal ,yang di balas dengan senyuman.


" Cih sekarang menyesal nanti juga di ulang " Cibir Jeje .


PLak


" Mau tidur di luar " Jeje menatap kesal istrinya " Makanya diam " lagi² Jeje harus menutup mulutnya .


padahal sejak melihat Naufal mulutnya sudah sangat gatal ingin mengeluarkan sumpah serapahnya .


" Kenapa kalian para wanita gampang sekali memaafkan kesalahan pria seperti nya apa kalian lupa siapa dia hah ?? dia menyakiti Queen dengar kan " Ana menghela napas panjang.


" Apa jika kami para wanita tidak memaafkan para pria seperti kalian , apa kamu bisa melihat syahzani sekarang ?? Apa kamu bisa melihat Raymond dan adik²nya ,lalu kamu sendiri bisa lihat Ela jika dulu aku menerima lamaran anak kepala desa " Jeje terdiam .


Tidak berselang lama Elsa datang dengan kotak bekal dua dan dua botol jus .


" Ini nak " Naufal berdiri mengambil kotak bekal itu lalu di berikan pada Daniel .


" Terimakasih Bu "


" Terimakasih nyonya "


" Kembali lah bekerja ,jangan memikirkan apa pun Queen dan calon anakmu baik² saja di sana ,jika kamu lelah mengurus Eliza sendirian antar dia ke sini ,mommy sudah merindukan nya " Ujar Elvi lembut .


" Iya mom terimakasih banyak ,maaf " Elvi mengaguk Tersenyum.


" Naufal ke kantor dulu mom,Bu,mi ,Pi " Jeje hanya menatap tajam Naufal.


" Tidak usah hiraukan dia ,anggap saja dia kuyang " Jeje melotot kan matanya semakin kesal pada para wanita yang ada di depannya lalu dia pergi begitu saja .


" Apa Naufal bisa ke sini lagi " Elvi mengaguk " Datanglah pintu selalu terbuka " Ucap nya .


" Terimakasih ,Naufal pamit " mereka mengantar Naufal dan daniel keperusahan .


Ada rasa lega dalam hati Naufal sekalipun dia tidak tahu Queen di mana.


Tapi dalam hatinya dia berdoa agar secepatnya Alexa kembali dan dia akan bersujud minta maaf pada istri nya .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN


LIKE


KOMENT


VOTE

__ADS_1


JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😘😘😘😘


__ADS_2