
Setelah acara makan malam dan sedikit pembicaraan pada mertuanya ,Queen dan Naufal kembali ke kamar .
Untuk istirahat , seperti biasanya Queen akan menyiapkan pakaian tidur sang suami .
Tapi ada yang membuat fokus Queen terahlikan sebuah album foto .
" Apa ini foto mereka " Gumam Queen lirih .
Lalu mengambil album itu dan duduk di sofa yang ada di ruangan walk in close.
" Sayang " Queen menatap ke arah pintu .
" Boleh aku lihat ini " Naufal menaikan alisnya sebelah " Dapat dari mana " Queen menunjuk tempat khusus pakaian tidur Naufal .
" Itu hanya foto yank, tidak usah di lihat buang saja di tempat sampah tidak ada hal yang istimewa di situ " Ucap Naufal berjalan ke arah lemari mengambil pakaian .
Karena Queen belum menyiapkan nya saat melihat foto album itu .
Queen membuka foto album itu ,di halaman pertamanya dia melihat Naufal begitu lembut dan tulus mencium kening mantan istrinya
Lalu di lembaran berikut nya di mana Naufal menatap lembut sang mantan istri sambil tersenyum .
" Kenapa melihat itu " Naufal mengambil album itu lalu menutup nya .
" Aku hanya melihat nya saja " Ujar Queen menatap Naufal .
" Ayo ganti pakaian mu " Ucap Naufal mengalikan pembicaraan.
Mau tidak mau Queen berdiri dan mengambil paper bag karena dia sendiri belum ada pakaian secara mereka mendadak pindahnya .
Setelah selesai dia menyusul Naufal yang ternyata menatap foto² yang ada di album itu .
Ada raut wajah sedih yang bisa Queen lihat, Queen kembali memegang dadanya terasa ngilu .
" Kamu kuat Queen ,bukannya dia sedang belajar menerima kehadiran mu " Gumam Queen sambil menarik napas panjang sebelum akhirnya melanjutkan langkahnya .
" Mas " Naufal langsung menutup foto album itu,lalu di simpan di laci meja yang di samping tempat tidur mereka.
" Mau langsung istirahat " Queen hanya menggaguk saja lalu merebahkan tubuhnya di samping Naufal .
Yang masih duduk sambil bersandar di kepala ranjang .
Dengan lembut Naufal mengelus kepala Queen dengan lembut .
" Kamu tahu bahkan dulu aku tidak pernah mengira akan serumit ini jalan hidupku,apa lagi melihat foto tadi kami seperti orang yang sangat bahagia tapi nyatanya hubungan kami palsu sekalipun aku tulus " Ucap Naufal sambil mengelus kepala Queen.
Lalu merebahkan tubuhnya sambil memeluk Queen dari belakang .
" Maaf selalu membuat mu terluka karena sikapku,terimakasih masih memberikan aku kesempatan untuk memperbaiki semua dan menerima aku dan Eliza " Gumam Naufal di belakang Queen .
Queen hanya terdiam saja sekalipun matanya terpejam tapi dia masih mendengar ucapan suaminya karena memang dia belum tidur .
" Alexa "
" Hebm "
" Apa kamu masih mencintaiku " Tanya Naufal .
" Apa aku harus menjawabnya ? " Tanya balik Queen .
" Tidak , dari sikapmu aku bisa tahu jika kamu masih mencintaiku " Jawab Naufal .
" Boleh aku bertanya " Queen menggaguk " Apa yang membuat mu mencintaiku " Lanjutnya lagi .
__ADS_1
" Entah, mungkin karena Eliza !! Aku juga tidak tahu " Jawab Queen seadanya ,Naufal tersenyum lalu mengelus perut Queen .
" Tumbuhlah dengan baik, ayah dan Kaka menunggumu " Ucap Naufal .
" Apa karena aku hamil ? " Tanya Queen .
" Jujur iya ,karena aku tidak ingin dia merasakan apa yang di rasakan kakaknya Eliza , tapi aku akan berusaha menerima mu menggantikan namanya dengan namamu " Queen tersenyum .
" Jangan terlalu memaksakan dirimu, Sama halnya dengan mu !! Aku di sini karena dia dan Eliza " Naufal mengentikan gerakan tangannya .
Nyes .
Entah kenapa mendengar ucapan Queen membuat hati Naufal terasa sakit .
" Alexa "
" Aku melihat foto tadi aku sendiri bisa menyimpulkan kalau mas sangat mencintai nya bahkan mungkin melebihi cintanya mas pada Eliza, Tidak heran jika dia mewakili kecantikan ibunya , Jadi aku tidak terlalu berharap jika suatu saat mas bisa menerima ku begitu juga anak yang dalam kandungan ku " Ucap Queen .
" Queen, Bukannya kita sudah memba..."
" Ayo istirahat ,besok mas harus ke kantor bukan " Queen membalikkan badannya memeluk Naufal dan menenggelam kan kepalanya di dada sang suami .
" Dengarkan dulu "Naufal membuang napas panjang nya saat Queen tetap memejamkan matanya " good night, CUP " Ucap Naufal mencium kening Queen .
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Naufal harus ikut bangun saat Queen berlari ke kamar mandi sehingga membuat gerakannya membangunkan nya .
Hoek ......Hoek ......
Queen menggegam ujung wastafel kamar mandi .
Hoek ..... Hoek....
Naufal memijat tengkuk Queen dengan lembut sambil memegang rambutnya agar tidak terkena muntah dari Queen .
Dengan lembut Naufal mengangkat kepala Queen ,mencuci mulut istri nya .
" Mau ke temp .."
Belum juga Naufal menyelesaikan ucapannya Queen kembali muntah .
Hoek ....Hoek ....
Naufal kembali mencuci mulut Queen dengan lembut .
" Masih " Queen menggeleng , Naufal membawa Queen ke luar dari kamar mandi .
" Tunggu di sini " Ujar Naufal setelah Queen sudah berbaring di atas tempat tidur .
Naufal ke luar dari kamar nya tujuan nya adalah dapur sambil menuruni tangga Naufal melihat sekeliling rumahnya .
Yang tidak ada berubah sama sekali ,Hinga dia sampai di dapur .
"Bibi buatkan minuman hangat iya " Ujar Naufal .
" Regina mual " Tanya Desi karena memang dia sedang menyiapkan sarapan bersama pelayan .
" Hebm " Naufal hanya berdehem saja karena dia sendiri sedang minum .
" Kembali lah, nanti mommy yang antar mungkin dia ingin sesuatu " Ucap Desi.
" Iya mom, makasih " Desi hanya mengaguk .
" Tumben di dapur " Tanya Faisal yang baru datang menyusul istrinya ke dapur .
" Mau bantu bibi memasak " Celetuk Naufal lalu meninggalkan dapur .
__ADS_1
" Ada apa dengan orang itu " Desi hanya tertawa kecil " Regina mual jadi dia minta di buatkan air hangat " Ucap Desi yang melihat wajah kebingungan suaminya .
Ceklek
Naufal menatap Queen yang masih berbaring di tempat tidur ,mungkin wanita itu pusing atau memang masih mengantuk .
Tanpa berpikir lagi Naufal memilih mandi toh ini juga sudah pagi bukan .
Tidak berselang lama pintu kamar Naufal kembali terbuka.
" Nak bangun dulu ,mommy bawakan minuman hangat agar perut mu lebih enakan " Queen membuka matanya secara perlahan .
" Ayo bangun dulu " Desi membantu Queen bangun sambil bersandar di kepala ranjang .
" Maaf Queen sudah merepotkan mommy " Ujar Queen saat Desi menyerah kan minuman hangat .
" Mommy tidak merasa di repotkan malahan mommy senang karena kapan lagi mommy seperti ini " Ujar Desi tersenyum .
Perhatian duan wanita itu terahlikan saat mendengar pintu kamar mandi terbuka .
" Mommy di sini " Tanya Naufal sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil
Glek
Queen mengalikan pandangan nya saat melihat pemandangan yang sangat tidak mengenakan .
Dada bidang ,perut kotak², putih Ah seksi !! .
" Mommy ke bawah dulu iya ,kamu ingin sarapan apa " Tanya Desi sebelum ke luar .
" Salad sayur saja mom " Desi mengaguk lalu ke luar dari kamar Naufal .
" Sudah enakan " Queen mengaguk sambil menunduk .
" Kenapa " Tanya Naufal bingung .
"Kau malu " Queen hanya terdiam saja " Aku yang tidak pakai baju kamu yang malu " Ucap Naufal tersenyum .
" Pakai bajunya cepat " Ucap Queen sambil meminum teh hangat yang di antarkan mertuanya .
Tanpa menatap Naufal yang duduk di samping nya .
"Kalau ada orang yang bicara ,lihat ke sini " Ucap Naufal menahan senyumnya.
" Pakai bajumu " Ucap Queen lagi.
" Lihat sin..."
" Arga " Bukannya takut Naufal malah tertawa " Baiklah aku pakai baju dulu !! Kau tidak ingin membantu ku " Queen langsung melotot kan matanya .
" Kau cantik kalau sedang marah " Queen hanya berdecak saja .
Sedangkan Naufal masuk dalam ruangan walk in close .
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
DUKUNG TERUS NAUFAL DAN QUEEN
LIKE
KOMENT
VOTE
JANGAN LUPA HADIAH BUNGANYA DAN BINTANG 5 😘😚😚
MAAFKAN AUTHOR YANG TELAP UP KARENA LAGI BERGULAT DENGAN ADONAN CUCIAN 🤭🤭🤭
__ADS_1
BIASA EMAK² KALAU CUCIAN SUDAH MENUMPUK .