Cinta Untuk Eliza

Cinta Untuk Eliza
part 57(2)


__ADS_3

Seminggu sudah Morgan dan Isna di rumah utama,hari ini mereka akan kembali ke apartemen tapi sebelum itu Morgan sudah meminta izin pada Bosnya .


Jujur Isna atau pun Morgan merindukan apartemen mereka , bukan karena tidak suka berada di rumah utama tapi beda saja rasanya apa lagi Morgan hanya pengawal mereka tapi keluarga bosnya itu tidak mempermasalahkan itu bahkan saat dia keperusahan Anaknya sering di jaga mereka sedangkan Isna di minta untuk istirahat yang penting kebutuhan susunya selalu ada .


Itu juga yang membuat Isna tidak enak , apa lagi Queen juga selalu mengirim kan makanan padanya membuatnya semakin tidak enak .


" Akhirnya " Ucap Isna setelah mendarat bokong nya di sofa .


" Seperti kamu bahagia sekali honey " Isna hanya tertawa .


" Bukan gitu babe hanya tidak enak berada di sana terus ,Isna bingung harus ngapain karena bantu pelayan selalu di marahi Nyonya besar " Ucapnya Tersenyum kikuk .


' Sedangkan Bradley selalu bersama mereka kalau babe kerja " Lanjutnya lagi .


" kalau besar nanti jangan membuat mereka kecewa iya ,kita banyak berutang pada mereka kehidupan yang kamu nikmati sekarang semua dari mereka !! Bahkan kamu belum ada pun ayah sudah menanamkan jika suatu saat kamu akan tetap berkeja untuk mereka " Ucap Morgan mengajak anaknya bicara .


" Bahkan kamu baru lahir saja , hadiah mu tidak main² nak, bunda saja iri " Ucap Isna Tersenyum sambil mengelus pipi Bradley .


" Kalau kamu sudah baikan kita akan melihat apartemen Brad " Isna mengagguk " Kalau di sana bagus aku akan pindah ke sana " Morgan hanya tersenyum .


" Tapi sepertinya miliknya satu lantai sama punya Aurellia " Ucap Morgan .


" Memang apartemen nya di mana " Tanya Isna .


" Jln xx Apartemen Xx " Isna langsung melototkan matanya tajam .


" Kita pindah ke sana ayo beres" Ucap Isna cepat .


" Apa yang ini tidak cukup " Tanya Morgan tertawa .


" Itu apartemen impian semua wanita Babe ,Brad itu buat Bunda iya please tukaran sama yang ini " Morgan semakin tertawa melihat tingkah sang istri .


" Aku baru sadar kalau istri ku mata duitan " Ucap Morgan .


" Boleh iya babe ,please nanti aku bayar " Ucap Isna memelas .


' Kalau mau nanti kita beli saja honey, itu milik Brad " Isna langsung terduduk lemas .


" kalau beli ke luar uang lagi boros Babe , kalau yang itu kan gratis " Morgan mengacak rambut Isna karena gemas .


" Apa uang segitu penting nya hingga kamu harus perhitungan " Isna mengaguk polos " Tapi sesekali kita menginap di sana boleh iya " Morgan mengagukan kepalanya .


" Babe memang terbaik " Ucap Isna memeluk Morgan .


" Ayo kita bersihkan badan dulu ,nanti malam kasian Brad " Isna mengaguk lalu berdiri begitu juga Morgan .

__ADS_1


" Dia langsung tidur sendiri iya Honey, kalau dia menangis kita bisa mendengar nya CCTV juga sudah ada di ruangannya " Ucap Morgan


" Nanti saja kalau umur nya sudah 2 atau 3 bulan " Jawab Isna .


" Baiklah ,berarti nanti box nya di bawah ke sini dulu " Isna mengaguk " Baiklah " Jawab Morgan .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ceklek


" Selamat sore Princess ayah " Melihat kedatangan Rehan Aurellia langsung turun dari tempat tidur menghampirinya .


Hap


" Sekolahnya lancar " Aurellia hanya tertawa saja , Rehan menatap ke arah tempat tidur di mana Rosna berbaring membelakangi mereka.


" Ibu kenapa " Tanya Rehan menatap putrinya .


" Bobo " Jawab nya polos .


Rehan mendekati Rosna sambil menggendong anaknya tidak biasanya Rosna tiduran jam segini biasanya jam segini dia sibuk di dapur .


" Sayang " Panggil Rehan lembut duduk di ujung tempat tidur mendudukan Aurellia di pangkuannya .


" Hebm "


" kakak nakal atau dia buat kamu marah lagi " Rosna menggeleng " Lalu apa " Tanya Rehan bingung .


" Apa aku buat salah " Rosna membuka laci mejanya dengan posisi masih berbaring.


" Sayang " Panggil Rehan terbata saat melihat isi laci mejanya .


" Sejak kapan " Rosna menggeleng tidak tahu " Besok kita akan ke rumah sakit ok " Ucap Rehan .


" Iya " Jawab Rosna seadanya .


" Kita pakai pelayan iya untuk jaga Aurellia " Rosna menggeleng " Aku masih bisa yah " Jawab Rosna lirih .


" Tapi yank ...."


" Aurellia dia belum tahu ,aku takut dia marah !! Ayah tahu sendiri kan posesif nya bagaimana kalau sama ayah " Rehan menatap putrinya yang juga menatapnya " Apa ayah seganteng itu " Ucap Rehan menarik hidung sang putri .


Rehan mengambil benda yang ada dalam laci lalu memotret nya sambil tersenyum .


" Jangan buat masalah ayah " Rehan hanya tertawa lalu kembali meletakan nya di laci .

__ADS_1


" Ini hasil perjuangan malam dan Pagi sayang harus di abadikan " Ucap Rehan Tersenyum .


" Kita akan tunggu tidak akan sampai 5 menit Mereka akan menelpon tapi sebelum itu aku mandi dulu " Rehan menurunkan Aurellia " Jaga ibu iya " Ucap Rehan pada sang putri .


" Ayah mandi " Rehan mengaguk lalu mendudukkan Aurellia di belakang Rosna memberikan iPadnya .


" Kakak jangan ganggu ibu iya ,malam ini kita pesan saja " Ucap Rehan .


" Mau makan apa yank " Tanya Rehan lembut .


" Terserah yah, pesan saja aku makan semua koh " Ucap Rosna .


" Kaka mau makan apa " Tanya Rehan


" Ayam " Jawab Aurellia semangat .


" Boleh yank " tanya Rehan karena memang Rosna melarang anaknya memakan yang siap saji .


Biasanya jika Aurellia ingin pasti Rosna yang akan membuat nya sendiri .


Rosna menatap Aurellia yang juga menatap nya sendu berharap Rosna mengizinkan nya .


" Iya boleh " Jawab Rosna .


" Terimakasih Ibu " Ucap Rehan


" Kasih ibu " Ucap Aurellia Tersenyum .


Rehan memesan Makanan untuk makan malam mereka setelah itu dia menyimpan HP nya .


Belum juga Rehan ke kamar mandi HP nya sudah berdering membuat Rosna menggeleng .


" Ayah mandi dulu ,biarkan mereka mengamuk " Ucap Rehan mematikan ponselnya lalu ke kamar mandi .


Sesekali Rehan bersiul sambil tersenyum dia sudah tidak sabar melihat reaksi kedua sahabatnya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus tiga pengawal keluarga Mateo 😘😘😘


Jangan lupa mampir di novel yang lain juga


Like


Koment

__ADS_1


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2