
...Selamat pagi semuanya semoga kalian selalu sehat ....
...maaf belakangan ini author jarang up...
...bukan karena sengaja karena ada lain hal jadi up nya jarang² itu pun di sempat²in...
...sekali lagi author minta maaf iya buat lope² nya author ....
...terimakasih sudah dukung karya author tanpa kalian author hanya angin lewat 😁😁😁😁...
...vote...like .... koment...hadianya....bintang 5 😘😚😚😚...
...Lope² sekebun buat kalian 😍😍🥰🥰🥰🥰...
🌵
🌵
🌵
🌵
Setelah kepergian Elvi dan Queen Morgan masuk dalam kamar.
" Honey " Isna menatap Morgan Tersenyum " Kenapa kembali ,di bawah masih banyak tamu " Ucap Isna tidak enak.
" Sudah ada yang lainnya , baby sakit " Isna menggeleng " Sudah baikan " Jawabnya .
" Maaf " Isna hanya mengaguk saja " Kami baik² " Jawabnya .
Morgan menundukkan kepala nya tepat di perut Isna " Maaf baby, ayah tidak tahu sungguh ayah tidak tahu ,maaf sudah membuat baby sama ibu sakit maaf baby, CUP " Morgan terus mengucap maaf untuk janin dan Isna .
" Sudah mandi dulu ,atau ke bawah ? Aku tidak papa " Ucap Isna .
" Aku cape Honey biarkan aku begini dulu " Isna mengelus kepala Morgan yang sudah berbaring di pahanya sambil menghadap perut nya .
" Kenapa dia berada di sini " Morgan menggeleng,karena memang dia tidak tahu " Apa hubungan kalian belum berakhir " Tanya Isna .
" jika belum berakhir aku tidak akan bersama mu " Ucap Morgan tenang .
" Bukannya memang begitu ,kamu akan berganti wanita sekalipun belum berakhir " Tanya Isna .
" Jangan membahas nya Honey ,ini hari spesial jadi kamu tahu itu " Isna langsung terdiam tidak lagi membuka suaranya .
Setelah cukup berbaring Morgan langsung bangun dan menuju kamar mandi membersihkan diri .
Isna hanya bisa menghela nafasnya baru menyandang status sebagai istri tapi sudah ada saja rintangan nya .
__ADS_1
Apa dia akan sanggup nantinya !! Entahlah pikirannya sekarang hanya status anaknya sekalipun kehadirannya di luar .
Isna berdiri menyiapkan pakaian yang tadi mereka bawah dari rumah ,lalu menyimpan di atas tempat tidur dan dia juga menunggu di atas tempat tidur .
Tidak berselang lama Morgan ke luar sudah dengan keadaan yang segar .
Isna menelan ludahnya kasar melihat Morgan ke luar dengan handuk yang melilit di pinggang nya dan bagian atasnya tidak tertutup sehelai benang pun. ,lalu rambut basahnya masih menetes sehingga menambah kesan seksi dan ah Isna langsung memalingkan wajahnya .
Morgan Tersenyum licik melihat tingkah Isna yang begitu gelisah .
" Honey "
" hebm "
" bantu aku pakai baju " Goda Morgan .
" aku ngantuk ,pakai saja sendiri " Jawabnya ketus lalu membaringkan tubuhnya di kasur membelakangi Morgan .
" Apa kamu lupa tangan ku terluka "Ah iya Isna melupakan itu bahkan saat dia masuk pun Isna tidak menanyakan itu .
" Apa tangan mu baik² saja " Morgan menggeleng " Bantu aku " Ucapnya lirih .
" Maaf...maaf aku benar-benar lupa !! Maaf babe "Morgan mengaguk lalu menarik handuk nya dengan tangan satunya .
Gluk
" Ssstttt aaahhhh" Desis Morgan saat tangan lembut Isna memegang senjata nya.
" HoneyHhhhhhh " Geram Morgan saat tangan itu bergerak maju mundur " Enak " Morgan mengaguk ,tanpa dia sadar Isna langsung memasukan senjata nya dalam mulut .
" Aaarrrggggghhhhhhh " Morgan menengadah ke atas meremas rambut Isna dan menghentakkan pinggulnya .
" HoneyHhhhhhh " Geram Morgan lagi hingga cairan itu meledak di mulut Isna .
" Maaf honey " Morgan langsung mengambil beberapa tisu saat Isna mengeluarkan cairan dalam mulutnya .
" Baby mau " Ucap Isna dengan sayu tanpa malu " Honey " Morgan menatap tak percaya pada Isna sambil membersihkan mulut wanita itu .
Bukannya dia tidak ingin tapi kejadian tadi membuat nya ragu dan takut dia tidak ingin terjadi papa dengan mereka .
" aku akan memimpin " Ucapnya lalu memegang senjata Morgan " Ssstttt Honey ,baby lagi Aahhhhhh" Morgan sudah tidak tahan ,sungguh ini Godaan yang sangat nikmat apa lagi diri nya tidak bisa jauh dari bawah pusar dan ************ .
(Silahkan di lanjutkan author sampai di sini saja 😁🤣🤣🙏🏻🙏🏻)
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Arif dan Rehan kembali ke kamar saat sudah jam 1 dini hari saat semuanya sudah benar² kosong .
__ADS_1
Di hotel itu hanya mereka saja yang menginap sedangkan yang lainnya kembali ke rumah utama termaksud Queen dan suaminya hanya kedua orang tuanya yang kembali ke rumah .
" Kenapa belum tidur " Tanya Arif saat masuk dalam kamar dan Rosna kembali ke kamarnya bersama Aurellia yang sudah lebih dulu terlelap .
" Tunggu tuan " Jawab nya ,mungkin sudah terbiasa tidur dengan pria itu sehingga Isna susah untuk memejamkan matanya .
" Maaf ,tadi di bawah ada sedikit masalah " Endang hanya mengaguk " Mau mandi " Arif mengagguk " tunggu saja di sinj aku hanya sebentar " Endang menahan lengan Arif membuat pria itu menatapnya .
" Kenapa Hm " Tanya Arif mengelus kepala Endang dengan tangan yang bebas .
" Apa tuan jijik " Arif mengerutkan keningnya bingung " Maksud nya " Tanya Arif menatap Endang yang juga menatap nya .
" Bukannya kita sudah menikah ? Kenapa tuan tidak menyentuh ku ? apa karena aku wanita kotor " Arif melototkan matanya bulat " Hei ada apa denganmu " Tanya Arif kaget .
" Bukannya kata tuan Davin secara perlahan akan hilang dan itu hanya tuan yang bisa ,tadi juga Rosna berbagi cerita dengan ku, jika semuanya itu berlalu sekalipun sulit tapi bukan berarti aku harus berlarut dalam pikiran dan keadaan ku yang selalu takut pada sekeliling ku " Jawabnya menunduk .
Arif menghela nafasnya lalu duduk di tempat tidur mengangkat dagu wanita itu .
" Aku tidak menyentuhmu bukan karena aku jijik atau kamu kotor ,karena menang aku pertama dan aku bangga untuk itu sekalipun aku mengambil nya terpaksa ! Tapi aku tidak ingin kamu kembali terluka sayang " Arif mengelus pipi halus Endang merapikan rambutnya "pelan² iya jangan kamu paksa , bohong jika aku bilang aku baik² saja karena saat memelukmu pun dia terbangun " Endang menatap ke bawah mengikuti arah pandang Arif " Yang ini " Tanya Endang polos sambil memegang junior Arif .
" Endang " Endang langsung menarik tangan nya cepat " Maaf " Arif mengagguk sambil memejamkan matanya .
" Sudah lupakan ,aku mandi iya " Endang menggeleng " Tidak ingin malam pertama " Tanya Endang gugup .
" Yang menikah Morgan sayang,kenapa kamu meminta malam pertama " Tanya Arif tertawa ,tapi dalam hatinya bersorak .
Apa ini pertanda kalau istri polosnya ini memberikan kode Ah, Arif tetap menahan dirinya dia harus terlihat seperti pria yang cool sekalipun otaknya sudah meminta ingin menyerang nya tapi akalnya masih berkerja dengan baik .
" Tapi kita juga belum malam pertama ,apa tuan tidak Sudi...aakkkhhh" Arif merebahkan tubuh Endang di atas kasur lalu menindihnya dan menahan tubuhnya dengan lengannya .
"Kamu takut " Endang menggeleng pelan " A-ku bisa " Jawabnya terbata .
" Lihat aku " Endang mengaguk " pejamkan matamu lawan ketakutan mu bahwa sekarang suamimu yang melakukan nya !! Aku akan melakukan dengan pelan agar kamu nyaman " Endang mengaguk " Aku mulai iya " Endang mengaguk tapi saat bibir keduanya akan bertemu Endang menahan dada Arif lalu membuka matanya menatap Arif.
" Apa nanti akan sakit lagi " Arif menggeleng Tersenyum " Nanti kurangi ukuran nya " Arif hanya mengaguk ingin sekali dia tertawa tapi ini akan menjadi malam untuknya .
" Bisa mulai " Endang mengaguk lalu mengecup sedikit bibir Arif lalu memejamkan matanya " Kau nakal " Arif menarik hidup mancung Endang lalu secara perlahan mendekat kan wajah nya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus tiga pengawal keluarga Mateo 😘😘😘😘
Like
koment
vote
__ADS_1
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟