
Sejenak keduanya saling bertatap satu sama lain tanpa ada yang berkedip.
Hal ini digunakan oleh Mickel untuk menyingkir sejenak," Kirana, kamu kenal dengannya ya? ya sudah bicara dulu dengannya, Papah kebelet ingin segera ke toilet."
"Tapi pah....
Kirana belum selesai berbicara, Mickel sudah berlalu pergi dan ia segera menemui Kayla di tempat yang sudah ia atur sebelumnya.
Kirana kagok dan jantungku berdetak kencang. Ia bingung harus mengatakan apa terlebih dahulu untuk membuka suatu pembicaraan dengan Derry. Begitu pula dengan Derry, ia juga tiba-tiba tidak bisa berkata dan hanya diam saja.
Dan tiba-tiba ada sebuah chat pesan masuk ke dalam nomor ponsel Kirana dan Derry secara bersamaan dari Kayla.
[Kirana, pergunakan waktumu sebaik mungkin untuk berbicara dengan Derry.]
[Nak Derry, Tante sudah tahu jika kamu adalah seseorang di masa lalu Kirana. Dan saat ini Kirana juga ingin mengatakan banyak hal padamu. Maaf jika Tante mempertemukanmu dengan Kirana dengan cara seperti ini.]
Di dalam hati Kirana bergumam," bagaimana bisa mamah bertemu dengan Derry ya?"
Di dalam hati Derry juga bergumam," jadi semua ini cuma trik dari Tante Kayla. Aku dan Kirana sengaja di pertemukan seperti ini. Tapi baguslah, supaya aku bisa menjelaskan ulang kesalah pahaman yang dulu. Semoga saja Kirana mau mendengarkan dan mengerti."
Keduanya benar-benar canggung dan seperti pertama kali baru bertemu. Saling diam dan saling salah tingkah.
"Ada yang ingin aku bicarakan denganmu."
Serentak keduanya mengatakan hal yang sama.
"Kamu duluan Kirana, apa yang ingin kamu katakan. Sebaiknya sembari duduk supaya lebih nyaman."
Kirana pun duduk begitu pula dengan Derry. Dan Kirana mulai berkata panjang lebar.
"Derry, aku minta maaf atas kesalah pahaman di masa lalu dimana aku tidak percaya padamu dan lebih percaya pada almarhumah Menik."
"Aku sudah tahu yang sebenarnya jika kamu tidak selingkuh. Semua hanya akal-akalan saja karena ia iri pada hubungan kita dan ia juga menyimpan rasa cinta padamu."
Mendengar apa barusan dikatakan oleh Kirana, Derry memicingkan alisnya," darimana kamu tahu semua ini?"
Kirana menjelaskan bahwa ia mengetahui dari mulut Almarhumah Menik sendiri," waktu itu almarhumah Menik mengatakan semuanya di saat napas terakhirnya. Ia juga menitipkan maaf, jika aku bisa bertemu denganmu lagi."
__ADS_1
Derry juga penasaran dengan meninggalnya Almarhumah Menik," memangnya ia sakit apa hingga meninggal di usia muda?"
Kirana menjelaskan pada Derry bahwa Almarhumah Menik meninggal karena penyakit komplikasi.
"Derry, apakah kamu mau memaafkanku dan juga memaafkan Almarhumah Menik? dan apa juga yang ingin kamu katakan?" ucap Kirana.
"Aku sudah memaafkanmu dan juga
memaafkan Almarhumah Menik. Sebenarnya apa yang ingin aku katakan juga menyangkut perihal kesalah pahaman dirimu padaku. Jika kamu sudah tahu bahwa aku tidak selingkuh, aku sangat lega dan tenang. Dan ada satu hal lagi yang ingin aku katakan, tapi....ahhhh..nggak dech."
Derry celingukan sejenak wajahnya berubah pias.
Hal ini tentu saja membuat Kirana penasaran," jangan seperti itu dong, cepat katakan saja. Jik tidak aku akan penasaran selamanya. Dan tidak akan nyenyak tidur apa lagi berselera makan."
"Aku malu mengatakannya Kirana," ucapnya tertunduk malu.
Tetapi Kirana terus saja memaksa hingga membuatnya berani mengatakan atau mengungkapkan bahwa dirinya ingin menjalin kasih lagi dengan Kirana," apakah kamu bersedia jika kita menjalin hubungan seperti dulu lagi?"
DEG DEG DEG DEG
"Seriusan?"
Reflek Derry menggenggam jemari Kirana, hal ini membuat jantung Kirana semakin tidak beraturan saja.
Sedangkan di balik persembunyiannya, tiba-tiba Mickel menggenggam jemari Kayla seraya mengecupnya sambil matanya terus menatap ke arah Kirana dan Derry," so sweet muaaacchhh!"
Kayla menepisnya karena perlakuan Mickel tersorot oleh pelanggan cafe yang lain," ihhhh Papah, malu tahu! lihat noh, semua orang menatap ke arah kita sambil bisik-bisik dan cengengesan!"
Mickel pun terkekeh dan berbisik bosda Kayla," itu pertabda mereka iri pada cinta kita, pada keromantisan kita berdua sayang."
Kayla menanggapi dengan lirikan sinisnya pada Mickel.
Sementara saat ini baik Derry dan Kirana sama-sama sedang bahagia. Karena cinta mereka dimasa lalu terpatri kembali. Tetapi ada satupune pesan dari Derry," Kirana, aku minta padamu untuk benar-benar percaya padaku ya? jangan pernah percaya dengan omongan orang tentang hubungan kita. Jika kita ingin langgeng di dalam sebuah hubungan. kuncinya cuma saling percaya dan juga saling terima kekurangan masing-masing dan jika bisa saling melengkapi kekurangan masing-masing."
Kirana mengangguk perlahan, ia berjanji untuk tidak mengulang kesalahan yang sama. Karena ia tidak ingin berpisah dengan Derry lagi. Baginya hanya satu pria saja yang bisa menggetarkan hatinya yakni Derry.
"Pah, sepertinya mereka sudah akur. Yok kita kesana sekarang juga!" tanpa menunggu persetujuan dari Mickel, Kayla melangkah menuju ke meja nomor satu untuk menemui Kirana dan Derry.
__ADS_1
Mickel mengikuti langkah kaki Istrinya.
"Mah-pah,, duduklah!'
Mickel dan Kayla duduk, dan Kirana mengatakan sesuatu," jadi semua ini atas ide Papah dan mamah ya? kok kalian mengenal Derry?"
Kayla berkata bahwa dirinya yang mengenal Derry. Ia juga bercerita bagaimana bisa mengenal Derry.
"Kirana, sudah mamah katakan bukan? jika pria yang memakai masker itu adai Derry. Tetapi kamu masih saja nggak percaya," ucap Kayla.
Kayla menceritakan apa yang dikenakan oleh Derry pada saat mereka bertemu. Yakni sebuah helm hitam dan juga masker hitam.
"Oalah, jadi pria bermasker yang pernah aku katakan pada Mamah waktu itu adalah Derry? kenapa kamu menyamar sih?" oceh Kirana.
Sejenak Derry celingukan karena ia bingung harus menjawab apa, hingga Kayla yang berkata," sudah Kirana nggak usah dibahas lagi. Sekarang kamu fokus saja pada hubungan kalian. Dan satu pesan papah yakni nggak usah terlalu galak."
Kirana langsung malu," mamah ihhhh kok ngomong seperti itu sih!'
Derry terkekeh," Kirana nggak galak ko Tante, hanya sedikit bar-bar saja."
Mickel tak mau kalah, ia pun ikut berkata," Kirana suka galak seperti Mamahnya."
Perkataan Mickel membuat mata Kayla langsung melotot kerahnya dan ia mencubit Mickel hingga ia terlonjak sambil mengaduh kesakitan.
Derry dan Kirana terkekeh. Kirana juga tidak pula mengenalkan Mickel padanya. Kirana dan Derry secara bergantian mengucapkan terima kasih baik pada Mickel maupun pada Kayla.
Didalam hati Kayla mengucap rasa syukur," Alhamdulillah ya Allah, usahaku dan Kak Mickel untuk menyatukan kembali cinta Kirana dan Derry berhasil.. Semoga saja hubungan mereka langgeng hingga ke jenjang pernikahan."
Sejenak mereka berempat makan bersama di cafe tersebut. Kirana sangat bahagia di dalam hatinya terharu atas usaha dan perjuangan orang tuanya yang telah menyatukannya kembali dengan Derry.
"Terima kasih ya Allah, karena Engkau mengaruniakan orang tua yang sangat perhatian dan peduli padaku. Sampai kapanpun aku tidak tidak bisa membalas semua budi baik Papah dan Mamah. Hanya doa yang bisa aku panjatkan di setiap sujudku."
Apa yang sedang dirasakan oleh Kirana saat ini juga dirasakan oleh Derry. Dia sangat kagum melihat sikap perhatian dan usaha orang tua Kirana dalam menyatukan dirinya dengan Kirana.
Dia baru pertama kalinya bertemu dengan orang tua Kirana. Karena pada saat masa pacaran di bangku SLTA,dia sama sekali tidak berani menemui orang tua Kirana.
"Aku salut dan kagum dengan usaha dan ide dari orang tua Kirana untuk mempertemukanku dengan anak gadis mereka. Aku berjanji tidak akan pernah menyakiti Kirana,," gumam Derry di dalam hatinya.
__ADS_1