Derit Ranjang Temanku

Derit Ranjang Temanku
Terima Nasehat Orang Tua


__ADS_3

Seperginya para tetangga dan Pak RT, barulah Naya menjelaskan kenapa Kayla sangat membenci dirinya kepada Ayu.


"Ayu, Kayla itu adalah sahabat mamah yang telah tersakiti karena Mamah merebut suaminya. Yang sering Mamah ceritakan padamu waktu itu, wanita itu adalah Kayla."


Tiba-tiba air mata Ayu meleleh, ia mendadak lemas dan terduduk di bangku yang ada di teras halaman.


"Ayu, seharusnya dari awal kamu bercerita bahwa orang tua Hendrik itu adalah Kayla, sehingga tidak sampai terjadi hal seperti ini."


Ayu mengusap air matanya ia menatap tajam ke arah Naya," Mamah masih bisa menyalahkanku atas segala kesalahan Mama di masa lalu? Mamah sama sekali tidak merasa bersalah, bahwa perbuatan Mamah di masa lalu berdampak kepada hubungan percintaanku dengan Mas Hendrik?"


Naya mencoba menjelaskan bahwa dia tidak bermaksud seperti itu. Dia pun mencoba untuk menenangkan amarah Ayu yang sangat memuncak tersebut. Dengan segala perkataan, Naya terus saja berusaha.


"Mamah salah, iya mamah minta maaf ya. Dari awal Mamah tidak mengatakan nama wanita yang telah mamah sakiti waktu itu, dan juga tidak menunjukkan fotonya pada dirimu. Sekali lagi mamah minta maaf, Ayu. Tolong jangan seperti ini pada, mamah."


Namun Ayu hanya diam saja, ia tidak menghiraukan segala bujukan Naya. Ia hanya diam saja, dan air matanya kembali tertumpah. Ia sama sekali tidak menyangka jika semua impian akan menempuh bahagia bersama dengan Hendrik gagal.


Lain halnya di rumah Kayla, semua di minta duduk di ruang tamu. Karena Kayla ingin menjelaskan kenapa dirinya menentang keras pertunangan antara Hendrik dan Ayu.


"Mah,....


"Ya Hendrik, mamah sudah tahu apa yang ingin kamu tanyakan. Mamah akan menjelaskannya sekarang. Tolong jangan ada yang memotong pembicaraan mamah terlebih dahulu ya. Supaya kalian semua jelas dengan apa yang akan mamah katakan."

__ADS_1


Mickel dan ketiga anaknya diam, mereka menatap serius ke arah Kayla.


" Dengarkan baik-baik apa yang akan Mamah akan katakan ini. Ayu itu ternyata anak dari sahabat mamah, yang telah merebut suami mamah yang dulu. Hingga wanita itu hamil Ayu, dan mamah pun mengggugat cerai suami mamah."


"Kirana pasti tahu kan, Om Alvin? itu adalah ayah kandung Ayu. Bahkan dulu pada saat Ayu akan di lahirkan, mamah yang menolong ibunya membawanya ke rumah sakit."


"Karena dulu suaminya tidak ada bersamanya, dan katanya sih sudah beberapa hari nggak pulang."


"Jujur saja, mamah itu masih belum bisa memaafkan atas apa yang di lakukan oleh, Naya. Apa lagi dulu setelah di bantu ke rumah sakit tidak ada ucapan terima kasih malah mengusir mamah."


"Satu hal lagi, Ayu telah berbohong dengan mengatakan ayahnya telah meninggal dunia, padahal masih hidup."


"Seharusnya tidak boleh seperti itu. Walaupun sang ayah tidak tinggal bersama. Ya jangan mengatakan sudah meninggal dunia."


Sejenak Kayla diam, Hendrik pun seolah sedang berpikir. Ia begitu kaget mendengar semua penuturan dari, Kayla.


"Ya Allah, aku tidak menyangka akan menjadi rumit seperti ini. Tetapi apa yang mamah katakan memang benar adanya. Walaupun yang melakukan kesalahan adalah, Tante Naya. Tetapi jika aku melanjutkan pernikahan ini, mamah akan selalu di bayang-bayangi dengan peristiwa kelam di masa lalu. Karena secara tidak langsung, pasti akan sering bertemu dengan, Tante Naya," batin Hendrik.


Mickel menatap ke arah Hendrik," Nak, apa yang Mamahmu katakan itu harus bisa menjadi bahan pertimbangan jika kamu ingin menikah dengan, Ayu. Belum juga menikah, Ayu sudah melakukan kebohongan dengan mengatakan ayahnya telah meninggal dunia. Padahal jika menikah, seorang anak perempuan pasti harus ada wali nikah yakni ayah kandungnya. Jika ayah kandung masih hidup, tetapi di wakilkan orang lain dan tanpa persetujuan dari ayah kandung, pernikahan kalian itu tidak sah. Berpikir kembali ya, Nak. Tidak ada orang tua yang ingin menjerumuskan anaknya. Papah juga tahu, niat mamahmu itu baik."


"Apa kata masyarakat sekitar yang mengetahui tentang scandal yang pernah di lakukan oleh Mamahnya Ayu dan mantan suami Mamahmu, jika ternyata kamu malah menikah dengan anak pelakor?" ucap Mickel.

__ADS_1


Di dalam hati Kirana juga ikut berkata," kalau aku menjadi Kak Hendrik, nggak usah berpikir lama-lama langsung saja aku batalkan. Apalagi sudah jelas seperti itu, ternyata bapaknya si aki-aki tua bangka itu! ih ngga banget dech! aku saja menolak Raka, yang ternyata juga anak dari aki tua itu!'


"Kirana-Sandy, kalian masuk gih! mamah dan papah ingin bicara dengan, Kakak Hendrik," pinta Kayla.


Saat itu juga Kirana dan Sandy masuk menuju ke kamar masing-masing. Barulah Kayla duduk di samping Hendrik," nak, mamah minta maaf ya? jika keputusan mamah sangat menyakitkan hatimu."


Hendrik tersenyum," mah, aku ngerti kok. Maksud mamah itu baik, dan aku juga tidak akan memaksakan diri untuk tetap menikah dengan, Ayu."


"Subhanallah, padahal Mamah sempat khawatir jika kamu akan tetap memaksa untuk menikah dengan, Ayu."


Mata Kayla berkaca-kaca, sebenarnya ia merasa iba karena Hendrik yang sangat pendiam, baru saja bahagia menemukan kekasih hatinya malah seperti ini.


"Mah, nggak usah sedih. Aku menganggap semua ini sudah kehendak dari Allah. Aku tidak ingin menjadi anak yang durhaka dengan egois memikirkan diri sendiri. Aku nggak mau menikah diatas kesedihan mamah atau tanpa restu dari mamah. Nomor satu bagiku adalah orang tuaku," ucap Hendrik dengan sangat yakin.


"Alhamdulillah, papah ikut senang mendengarnya. Percaya saja jika suatu saat nanti, kamu akan mendapatkan seorang wanita yang terbaik, bahkan jauh lebih baik dari Ayu."


"Sedih dan kecewa boleh, tapi jangan berlarut-larut. Dan yang paling utama nggak boleh putus asa. Kamu ini anak yang baik, jadi sudah sepantasnya mendapatkan wanita yang baik pula."


Mickel dan Kayla terus saja memberikan suport pada Hendrik. Dan ternyata Hendrik seorang pemuda yang berjiwa besar. Dia tidak mementingkan diri sendiri. Walaupun saat ini dia memang merasakan sakit hati, tetapi dia tak lantas ambil jalan pintas untuk bisa bersama dengan, Ayu.


"Ya Allah, aku yakin bisa menghadapi rasa kecewaku ini karena gagal untuk membina tali kasih. Walaupun ini terasa sangat menyakitkan, aku percaya lambat laun aku bisa melupakan Ayu."

__ADS_1


"Aku juga akan memberikan pengertian pada Ayu jika hubungan kami tidak bisa di lanjutkan. Semoga saja Ayu bisa mengerti dan menerima keputusan dari diriku ini."


Kayla dan Mickel sangat lega, karena Hendrik menuruti kemauan mereka tanpa ada satu bantahan sama sekali.


__ADS_2