
Keenan telah selesai memindai tempat dimana dia dan Farah berpijak saat ini, dengan begitu dia bisa mengirimkan informasi pada Samuel yang akan memberikan bantuan untuk mengeluarkan Farah Lee.
"Apa kamu tengah memindai dengan teknologimu Mr. K?" selidik Mr. Wei mulai melihat gelagat aneh dari Keenan.
"Aku peringatkan, kamu melakukan pergerakan maka aku pastikan bahwa kekasihmu akan celaka saat ini juga!" sambung tuan Wei mengancam di hadapan Keenan dengan raut wajah seriusnya.
Farah tengah mengatur kondisinya, hari ini sudah beberapa kali perutnya mengalami kontraksi hanya karena Farah terlalu tertekan di situasi saat ini. Farah masih memperhatikan para pria yang tengah bernegosiasi. Dia sungguh ingin membantu dan berharap Keenan akan baik-baik saja tanpa perlu mengorbankan nyawa untuk kebebasannya.
Sekilas sudut mata Keenan melihat kondisi gadisnya yang mulai tenang, dia berharap gadisnya sedikit pintar dan bisa di ajak bekerja sama saat sekarang.
"Aku sudah menawarkan diriku dua kali untuk menukarkan posisinya... Ini terakhir kalinya." sambung Keenan kembali menjalankan rencana.
"Heh, sejujurnya gadis itu tidak berharga untukku! Hanya saja dia kesayangan adikku. Aku harus membawanya pulang ke kediaman! Dia sudah menjadi milik Kaviandra..." bual Keenan mengulur waktu sampai Sam berada di posisinya.
"Benarkah?" Mr. Wei sudah mengetahui bahwa Keenan hanya mengulur waktu. Tapi, ini justru menjadi kesenangannya.
"Bagus jika dia bukan sesuatu yang di inginkan penerus Kaviandra. Karena mulai saat ini dia resmi menjadi kelinci percobaan serum XY phase lanjutan."
Wajah Keenan menegang saat ini, sekilas dia menatap gadisnya yang mulai memberikan tatapan sayunya.
'Faraah... Maafkan aku, aku telat membawamu pergi!' Sekuat tenaga Keenan meredam emosinya.
"Mari kita lihat bersama, seberapa lama kekasihmu bertahan... Terlebih, ini pertama kalinya Huateng menggunakan wanita yang tengah mengandung!"
DEG!
Kalimat yang terlontar dari Mr. Wei sukses membuat jantung Keenan berhenti berdetak sejenak. Ingin rasanya dia meminta musuhnya mengulang apa yang di ucapkannya barusan.
"Kau hamil?" lirih Keenan bergetar.
Farah menutup matanya erat dengan lelehan air mata yang tidak ada hentinya mengalir. Tak terasa Keenan menjatuhkan air matanya atas takdir yang tengah dia jalani saat ini.
"You jerk!" gumam Keenan menatap Farah emosi.
Selama ini Keenan memang merasa aneh dengan gadis kecilnya. Inginnya dia memastikan kembali, namun Farah selalu dalam kondisi tidak baik bahkan saat dokter mengatakan dia tengah mendapatkan tamu bulanannya saat itu Keenan sempat sangsi namun tetap mempercayai gadisnya tidak mungkin mengkhianatinya.
"Maafkan aku..." lirih Farah terisak di hadapan wajah Keenan.
"Wait─" Mr. Wei menyelidik menatap bergantian Keenan dan Farah. "Aku tebak, kamu baru mengetahui gadismu mengandung generasimu?!" olok Mr. Wei senang.
"Hahahahaha!! Puji Tuhaan... Ini hari terbaik dalam sejarah hidupku... Hah!" pekik Mr. Wei senang di sambut gelak tawa seluruh anak buahnya demi mengejek keadaan Keenan saat ini.
"Lee!"
"Satu jam tiga puluh menit!"
"Wow!! Kekasihmu memiliki daya tahan tubuh yang kuaat!" puji Mr. Wei saat dia meminta progress masa inkubasi Farah setelah injeksi.
"Meskipun kamu sedang berbadan dua, tapi kemampuan menahan rasa sakit di atas para kelinci percobaan ku yang hanya bertahan di satu jam saja!"
Mata Keenan semakin nyalang menatap Mr. Wei.
"Persiapkan injeksi tambahan dosis kedua!" tutur Mr. Wei sengaja memprovokasi Keenan.
"T-tapi Tuaan... Kami harus memastikan organ vitalnya saat ini!!" hardik asisten Lee.
"LAKUKAN SEKARANG!" pekik Mr. Wei membuat Asisten Lee kembali mendekati Farah.
"Aku bersumpah, akan membunuhmu tanpa belas kasih!" berang Keenan lirih menahan semua emosi yang sudah hampir meledak dari dalam dirinya.
"Bagus... Aku paling menyukai aroma dendam yang pekat berselimut keputus-asaan... Haha!!" tukas Mr. Wei terus mengolok Keenan.
__ADS_1
"Terimalah serangan kejutanku!"
Traaaak!!
"Activated!"
Keenan mengaktifkan senjata terbaru yang sudah di selesaikan bagian produksi tahap pertama. Alat itu tertanam di dalam jam tangan Keenan. Saat mengoperasikannya akan muncul puluhan jarum yang menancam dipermukaan kulitnya berfungsi untuk mengalirkan energi chi (cakra) agar dia bisa menggerakkan transmisi di dalam tangan untuk mengendalikan seluruh barang yang memiliki daya magnetik.
Seluruh benda melayang di dalam ruangan. Bahkan seluruh senjata musuhnya kini dalam kendali Keenan. Mata semua orang terbelalak apalagi Farah.
'Hajiguur, tiba-tiba merasa teleport ke negeri wakanda!' takjub Farah dalam hatinya. Di saat menegangkan seperti ini Farah memang paling bisa bertingkah konyol!
Semua benda yang terbuat dari besi akan dengan mudah Keenan kendalikan sesuka hatinya. Teknik yang dia gunakan sama seperti Magneto yang memiliki pengendalian magnetik.
Sleb... Sleeb... Sleeb...
Beberapa pion catur Mr. Wei tengah tewas menerima tembakan timah panas yang di keluarkan secara bersaman dari pistol yang di kendalikan Keenan.
Keenan tengah mengatur energi chi dalam tubuhnya, pasalnya jika dia salah sedikit saja maka seluruh jaringan saraf di tubuhnya rusak dalam waktu bersamaan.
Semua anak buah Mr. Wei tengah berbondong-bondong melindungi tuannya hanya saja mereka tidak sebanding dengan kekuatan Keenan saat ini.
"Heh, kalian pikir aku akan dengan mudah menyerahkan diriku hah?!" tukas Keenan dingin.
Dia kembali mengendalikan barang apapun di dalam ruangan. Dia bisa menggerakkan dan memindahkan apapun yang menghalangi jalannya tanpa perlu menyentuhnya langsung. Bahkan dengan satu genggaman tangannya beberapa orang memekik memuntahkan darah segar dari tubuh mereka.
Ruangan itu sudah di banjiri oleh darah segar yang keluar dari puluhan anak buah Mr. Wei. Farah dibuat kembali merasa mual dengan bau amis bahkan cipratan darah yang mengenai tubuhnya.
Jutaan partikel microbots yang sudah di sebar Keenan dalam kendalinya membuat orang-orang tidak bisa menggerakkan tubuhnya.
"Bagiku, kalian masih belum ada apa-apanya di banding teknologi ciptaanku!"
Mr. Wei hanya menyeringai melihat aksi Keenan di hadapannya. Tanpa ada rasa takut di dalam diri Mr. Wei pria paruh baya itu di buat takjub oleh kemampuan dan kejeniusan Keenan akan senjata ciptaannya.
Teknologi Keenan memang tidak ada yang bisa mengalahkannya. Hanya saja Keenan lupa, bahwa senjatanya masih memiliki kekurangan, yaitu menguras energi si penggunaan dalam jumlah banyak dan singkat.
Semua aksinya saat ini benar-benar menguras energi Keenan. Dia harus cepat menyelesaikannya sebelum─
WARNING : ENERGY LOW!
'Shiitt!'
Keenan baru setengah jalan dalam membuka jalan bagi kekasihnya melarikan diri. Keenan menyelesaikan sisa anak buah yang masih bertahan.
Sleeb... Sleeb... Sleeb...
"Aarrgghhh!" pekik Farah ketakutan, darah kembali menyiprat dimana-mana.
"Kau sungguh sangat berani melenyapkan anak buahku Keenan!" berang Mr. Wei.
"Activated!"
Keenan tercengang, ternyata musuhnya memakai teknologi yang sama seperti yang digunakan Keenan. Mr. Wei sudah mendeteksi bahwa kekuatan Keenan mulai terbatas dan energi chinya sisa separuh tak akan bertahan dalam tiga menit kemudian.
"Kau pikir hanya kamu yang memiliki ini Hah?!" Mr. Wei mulai mengendalikan apapun yang ada di hadapannya, meski tidak dalam sekala besar seperti Keenan. Hal itu cukup membantu dalam peperangan jarak jauh agar tidak melukai tubuhnya.
Keenan berusaha menghindari serangan musuh, hanya saja─
WARNING : ENERGY LOW!
WARNING : ENERGY LOW!
__ADS_1
WARNING : ENERGY LOW!
Seluruh panel tanda bahaya terus memperingatinya. Keenan menatap Farah yang masih di tempatnya.
"Baby..." lirih Keenan.
WARNING : ENERGY LOW! DEACTIVATED!
Sistem melakukan penghentian operasinya demi keselamatan Keenan. Ini adalah keamanan ganda yang di tanam Sam di tubuh tuannya.
"Azlan!" pekik Mr. Wei sudah waktunya melakukan serangan balik.
"Aaarrghh tidaaaaaakk!! Kakaaaaaak!!" pekik Farah terkejut karena dia akan di pindah tempatkan oleh musuh.
"FARAAAAAAH!!"
Di saat fokus Keenan terpecah, sudut bibir Mr. Wek terangkat. Dengan cepat dia membuat Keenan pingsan.
"KAKAAAAAAAAAK!! BANGUUN KAAAAK!! HENTIKAAAN JANGAN SAKITI DIA!!" jerit Farah saat melihat kekasihnya terkena benda tumpul di tengkuk lehernya.
Energi Keenan benar-benar telah habis, dia pingsan saat ini.
"Heh!" Seringai jahat kembali terbit di wajah sekumpulan orang jahat itu.
"Apa aku sudah boleh membunuhnya?!" tanya Azlan meminta persetujuan untuk membalaskan dendamnya atas kematian adiknya Hyu.
"Tidak sekarang, jika dia mati disini maka Kaviandra akan mengerahkan angkatan bersenjata negara membumi hanguskan kita."
"Buang keduanya!"
Azlan menyeringai puas, dia dan Lee membawa Farah dan Keenan menuju suatu tempat. Farah terus menangis sesekali memanggil Keenan agar pria itu terbangun saat ini juga.
"Maafkan aku Kaaak... Bangunlaaah huhu..." isak Farah pilu melihat prianya tak sadarkan diri di sampingnya.
--- To be continue ---
Haloooo reader tersayaaang aku gak?!
Gimana cerita KF? Masih aman dong ya... Makin seru gak nih?!
Mohon maaf dalam menjabarkan situasinya othor merasa masih memiliki banyak kekurangan. Lebih kurangnya mohon dimaklumi, othor kan othor kentang 🤭
FUNFACT TIME :
Jika ingin membayangkan adegan di part ini, kalian yang suka nonton Film layar lebar XMen nah seperti itulah. Special season 2 sepertinya (maaf lupa-lupa ingat hehe) dimana magneto membuat serpihan besi dari dalam darah sipir untuk membuatnya melarikan diri dari sana.
Karena Keenan bukan mutan makanya dia ciptain alat sebagai transmisi untuk menggerakan AL (kecerdasan buatan)
Oh iya di atas di singgung Mr. Jie ya...
Mr. Jie adalah musuh bebuyutan Mr. Wei dan Mr. Jie adalah guru Keenan serta ketua kelompok jaringan se-Asia yang menyerahkan tugasnya pada Keenan.
Prototype EYES awalnya terbentuk dari ide Mr. Wei dan Mr. Jie. Hal ini menjadi angan semata karena mereka tidak memiliki ilmu dan sumber daya yang cukup. Sampai akhirnya mereka berselisih dan terpecah.
Tak lama Keenan mendatangi Mr. Jie meminta bantuan sumber daya dalam menciptakan KTech. Dari sini lah Emperor dan XK Corporate (perusahan terbesar se-asia pasific) mendanai KTech dalam pembuatan EYES!
Bagi Keenan, Mr. Jie adalah jembatan akan terwujudnya semua mimpi yang diciptakan Keenan lewat KTech.
Keenan mendapatkan predikat pembunuh bayaran paling di takuti dan termahal karena telah membunuh lebih dari 500 nyawa mengalahkan rekor gurunya yang hanya setengahnya saja.
Sekian sekilas info, semoga kalian gak bosan dengan cerita KF... saranghaeyo ♡
__ADS_1
Kedepannya mohon persiapkan Tissue dan air mineral. Karena esmosi berlebihan tidak di tanggung Othor apalagi di tanggung BPJS jadi silahkan kita mulai dengan pemanasan lebih dulu 🤭🔥