Gadis Kecil Milik Mr. Mafia

Gadis Kecil Milik Mr. Mafia
EPS 124 # Love is mean


__ADS_3

Farah kembali histeris setelah sebelumnya dia masih bersikukuh untuk tidak mau di evakuasi lebih dulu. Darah terus mengalir dari bagian pusat tubuhnya walau tidak dalam jumlah yang besar namun mampu membuat Keenan terpaku dengan apa yang terjadi pada wanitanya.


Secepatnya Keenan mengaktifkan kembali EYES dan memeriksa kondisi calon istri dan bayinya. Dia sempat meneteskan air mata saat sinar XRay bisa menembus tubuh Farah dan melihat wujud mungil melingkar di perut Farah. 'Apa itu bayiku?'


Rasa haru kembali menguap saat dia mendapatkan hasil dari penulusuran sistem canggihnya. Ada perubahan hormon di tubuh Farah membuat kadar cortisol melonjak tinggi. Ketidakseimbangan hormon ini membuat kadar progresteron berkurang sehingga memicu keguguran dini.


Air mata Keenan kembali menyeruak keluar. Rasa sesak di dalam dadanya tak kunjung usai, Farah bergetar menatap tangannya kaku seperti orang gila.


Tuut!


"Sam... Kamu bawa serum antisera XY?!" tanya Keenan lirih tidak kuasa lagi dengan apa yang terjadi sekarang ini.


Sam terpaku sejenak sebelum dia menjawab pertanyaan Bosnya. "Tentu saja tidak, untuk apa anda menginginkannya di saat seperti ini?!"


"Farah di injeksi virus XY." tutur Keenan pedih. "Virusnya jauh lebih cepat bekerja saat ini, Farah dalam kondisi depresi tahap awal, jika di biarkan dia akan mengalami keguguran." Keenan mengepalkan kedua tangannya erat mengeluarkan semua emosi didalam dadanya.


"Kau bangsat!! Bagaimana kamu bisa tidak mengetahui jika FARAH HAMIL HAH?!!" Keenan menjambak rambutnya tak ubahnya sama-sama depresi bersama Farah yang masih menangis melihat tangannya yang berlumur darah.


Sam tercekat, akhirnya tuannya tahu juga dengan kondisi kekasihnya. "Kau lupa antisera itu hanya berlaku untuk golongan darah O. Belum tentu cocok dengan Farah!"


"AAAAARRRGHHHH!!" Keenan tersungkur memekik merasa hari ini adalah hari dimana dia kalah sepenuhnya.


"Aku akan mencobanya!" Keenan bangkit, dia tidak ingin menyerah.


Keenan mendekati Farah dan memeluknya erat. Menenangkan wanitanya lebih dulu agar dia bisa berkonsentrasi penuh saat melakukan tugasnya.


"Sayaaang, kamu tenang... Aku akan mengobatimu... Tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya!"


Tubuh Farah bergetar hebat dengan penuturan prianya.


Sraaak!!


Keenan merobek kemejanya dan dengan perlahan menyeka darah yang ada di tangan kekasihnya. Dengan bergetar Keenan membersihkannya.


"Kak..." seru Farah lirih terdengar putus asa.


"Sam, apa kamu sudah memindai?!" tanya Keenan kembali tegar dan bersiap menghadapi kenyataannya.


"Hasil penelusuran 30% cara ini bisa menolong Farah sekarang." terang Sam berat.


"Bagus!! Persiapkan aku akan melakukan apapun!" Wajah Keenan berseri seolah mendapat secercah harapan.


"Tapi─" sambung Sam membuyarkan asa Keenan.


"APAAAA?!" pekik Keenan seolah tidak ingin menerima bantahan.


"Anda membutuhkan microbot dalam jumlah besar, yang ada di cangkang senjatamu hanya seperempatnya." Sam mulai menjelaskan. "EYES memberikan arahan mengekstrak darahmu yang mengandung antisera XY menggunakan tungku alkemis dari microbot."


Keenan mendengarkan dengan seksama, dia mengerti kemana arah pembicaraan mereka. Keenan akan membuat tungku alkemis dari microbots yang dia kumpulkan. Hanya saja, microbots dalam tubuhnya tidak mencukupi dalam hal jumlah untuk membuat sebuah tungku alkemis.


"Kabar buruknya adalah─" Sam belum menghentikan menjelaskan kondisi mereka.


Deg!


Degub jantung Keenan dan Farah berdetak lebih kencang dalam waktu bersamaan. Siapa yang tidak ingin keluar dari bahaya sekarang? Hanya saja rasanya semakin lama semakin sulit. Terlebih Farah, pikirannya mulai tidak rasional di karenakan pengaruh injeksi vaksin XY.


"Saat energi Chi mu keluar dia akan mengaktifkan seluruh detektor yang ada disana." Sam mengepalkan kedua tangannya erat. Misi penyelamatannya kali ini lebih dari Rank A+.


"Waktu yang digunakan olehmu juga semakin sempit. Dengan kata lain kamu tidak memiliki cukup waktu untuk melarikan diri sebelum kontainer berada di dasar lautan. Energimu juga akan tersedot habis..."


"Ti-daaak..." Farah yang mendengarkan penjelasan Sam mengerti maksudnya. Dia menggelengkan kepala tidak menyetujuinya.

__ADS_1


Keenan menatap lekat gadisnya, menyentuh lembut salah satu pipi Farah dan menyeka air mata yang turun di wajah cantiknya.


"Apapun akan aku lakukan, asal kamu dan bayi kita selamat..." tukas Keenan parau.


Tanpa Sam sadari di sebrang sana dia menitikan air matanya. Dia tidak bisa melakukan apapun untuk tuannya. Padahal janjinya dulu dia menggadaikan hidup dan matinya di tangan Keenan.


"Kak..." Farah menggenggam tangan Keenan yang masih ada di wajahnya. "Lepaskan aku ya, hidupku sudah tidak lama lagi. Kakak pergilah dari sini, aku akan bahagia tugasku telah selesai menemanimu hingga nafas terakhirku." Farah menutup matanya dengan erat, air matanya terus mengalir dengan derasnya.


Farah bisa merasakan tubuh kekasihnya bergetar saat ini. "Shut up Farah Lee... Kau tidak berhak mengatur bahkan menghentikanku saat ini!" lirih Keenan sama tengah membanjiri wajah tampannya dengan air mata.


"Sam, lakukan dengan baik. Aku tidak ingin ada kesalahan." tukas Keenan bangkit mundur menjauh dari Farah untuk melakukan apa yang ingin dia lakukan demi menyelamatkan wanita dan juga bayinya.


Farah hanya mampu menggelengkan kepalanya lemah dengan air mata yang mengalir di wajahnya, begitu pula darah yang masih keluar dari pusat tubuhnya.


***


[ Note : Ini penting demi melancarkan halu kita bersama dan menangis keras setelahnya 🤭


Silahkan buka spotify → 🔍 Davichi, T-ARA


Di aplikasi judul dan album dalam tulisan korea. Judul aslinya We were in love, sebelum mulai membaca bagian selanjutnya set dulu lagunya ya. Othor soalnya mau kasih arti lirik lagunya. Bahkan hebatnya lagu ini meskipun dengan bahasa indonesia penempatannya serupa. Silahkan mencobanya, othor ga jamin dan othor ngerti jika beberapa mungkin merasa biasa aja.


But, buat yang hatinya hello kitty othor jamin kalian butuh sekotak tissue apalagi mengetahui apa yang akan terjadi dengan Farah dan Keenan selanjutnya. 😝


Tarik nafas dulu othor 🤣


INGAT SET LAGUNYA DARI SEKARANG!! bahkan harusnya di set repeat one ya haha maksa.


***


| credit song by Davichi, T-ARA - We were in love, lirik by koreanindolyrics.blog()spot.com |


^^^♩ Bukankah kita saling mencintai? Ku mohon jangan membuatku menangis. Bagiku hanya kau satu-satunya...^^^


^^^Ketika aku menutup mata ku melihatmu, ketika ku tutup telinga aku mendengarmu, Kumohon jangan tinggalkan aku...^^^


Jika dulu dia pantang menyerah mendapatkan Keenan, lain halnya saat semua sudah ia dapatkan sekarang. Farah telah siap berpisah dengan kekasihnya.


^^^♪ Kau yang memberi cahaya dalam hidupku, kau orang yang sangat berharga... ^^^


^^^Hari yang berlalu, dan terus berlalu aku merindukanmu bahkan ketika ku menyanyikan lagu ini...^^^


Saat Keenan bersiap mencerca gadisnya, Farah kembali menyela. "Aku sudah merasakan ajalku akan segera tiba. Aku akan bertemu papaku tidak lama lagi."


Farah memetakan senyuman di wajahnya yang sayu. Jantung Keenan semakin terasa di remas kencang, dadanya sesak dia bahkan berusaha keras menghardik perkataan gadisnya.


"Saat aku berjumpa dengan papa, hal yang akan langsung aku katakan adalah─" Walau Farah terus melebarkan senyuman, namun air matanya juga semakin turun dengan derasnya. Sesekali kalimatnya tersenggal, butuh kekuatan besar mengeluarkan kalimat yang akan Farah lontarkan untuk prianya.


"Aku akan menceritakan padanya bahkan kakak adalah pria terbaik yang aku punya semasa hidupku. Tidak ada lagi orang yang lebih peduli pada keluarga Lee selain Keenan Kaviandra!"


"Aku akan menceritakan padanya betapa aku mencintamu, begitu pula dirimu... Kita saling mencintai satu sama lain. Aku telah menepati janjiku. Hanya ada satu pria di dalam hatiku sampai akhir dan itu kamu Keenan."


^^^♩ Bukankah kita saling mencintai? Ku mohon jangan membuatku menangis. Bagiku hanya kau satu-satunya...^^^


^^^Ketika aku menutup mata ku melihatmu, ketika ku tutup telinga aku mendengarmu, Kumohon jangan tinggalkan aku...^^^


"SHUT UP FARAH LEE!!" Dengan sekuat tenaga Keenan memekik menghentikan kegilaan gadisnya.


"KEENAN!! Bisakah kita mempermudah keadaan kita saat ini?! Aku dan putra kita tidak mungkin selamat!! Tapi kakak masih punya harapan, sedangkan aku ti dak..."


^^^♪ Mungkin kau akan kembali, tidak tau kau akan kembali lagi, hari ini juga aku menunggumu...^^^

__ADS_1


^^^Kau tidak tau, kau tidak tau betapa aku terluka, bahkan ketika menyanyikan lagu ini... ^^^


"SHUT UP FARAH!"


"AKU BILANG DIAM!!"


Bruuuk!!


Keenan jatuh tersungkur, air matanya sudah tidak bisa lagi ia tahan. Di sebrang sana Sam sudah tidak kuat lagi menahan sesak di dadanya. EYES mereka masih terhubung, dengan kata lain dia bisa mendengan semua percakapan tuan dan wanitanya.


^^^♩ Bukankah kita saling mencintai? Ku mohon jangan membuatku menangis. Bagiku hanya kau satu-satunya...^^^


^^^Ketika aku menutup mata ku melihatmu, ketika ku tutup telinga aku mendengarmu, Kumohon jangan tinggalkan aku...^^^


Farah sungguh lelah rasanya, dia tidak lagi bisa menghardik prianya.


"Kau tidak mengerti Farah!! Kau tidak akan pernah mengertiii!!" tutur Keenan parau mengeluarkan segala beban di dadanya.


"Kau salah besar tentang keadaan kita!" Keenan masih menundukkan wajahnya, tapi dengan cepat dia menyeka bulir bening yang keluar kembali mendongak menatap tajam kekasihnya.


"Justru jika aku mati, kamu masih memiliki harapan hidup bersama putra kita!"


"Jika aku mati, masih ada putra kita yang akan mengingatkanmu padaku!"


"Jika aku mati, akan ada putra kita yang akan menjagamu kelak!"


"Tapi, hanya jika kamu mati─"


^^^(Rap) Jika aku harus memilih antar kau dan dunia, bahkan jika semua diambil dariku, jika ada kamu aku baik-baik saja, Siang ataupun malam aku haus akan cinta...^^^


^^^Janji buruk itu untuk melupakanmu membuatku menangis lagi, apa kau mendengar tangisanku?^^^


^^^Sekarang satu-satunya yang kuinginkan hanya kamu, Tanpamu aku tak bisa melakukan apapun...^^^


^^^Jika kau mendengar lagu ini, kumohon kembalilah, kembalilah~ ^^^


Keenan menghentikan ucapannya menatap lekat Farah yang sudah semakin terisak pilu masih di tempatnya.


"Hanya jika kamu mati... Jik kamu mati, aku tidak punya siapapun lagi di dunia ini!!"


"LANTAS UNTUK APA AKU HIDUP!!"


^^^♩ Semakin aku mencintai aku mendapatkan yang kuinginkan, bagiku hanya kau satu-satunya... ^^^


^^^Bukankah kita saling mencintai? Ku mohon jangan membuatku menangis, jangan tinggalkan aku...^^^


"Dengar Baby, aku KEENAN KAVIANDRA akan selalu memastikan gadisku bernafas walau aku harus menukar nafasku sekalipun aku tidak peduli!"


^^^(Rap 2) Yeah akhirnya kau tetap berpaling dan menjauh, aku membuang segala kesombonganku seperti orang gila, aku mengikutimu...^^^


^^^Tetapi hatiku mendesak dan memberitahuku, aku tidak kehilanganmu yang hanya satu di dunia, aku seolah tersenyum, seolah baik-baik saja...^^^


^^^Ini lagu terakhirku yang kunyanyikan untukmu~^^^


^^^Kumohon jangan tinggalkan aku... ^^^


--- To be continue ---


Fuuhh akhirnya, othor mo hiatus dulu beberapa hari kedepan mo nangis di pojokan di bawah kucuran shower! 🤣


Othor terKeenan-keenan apa kalian sama? 😝

__ADS_1


__ADS_2