Gadis Kecil Milik Mr. Mafia

Gadis Kecil Milik Mr. Mafia
EPS 127 # Janji!


__ADS_3

-----


[ Halooo everyone... Semoga reader tersayang aku gak? dalam keadaan sehat dan bahagia!!


Sekali lagi kita bakalan di bawa nyanyi-nyanyi... wkkwkwk Enggak ikutin juga gak apa-apa cuman jadi cengo aja. Ada liriknya tapi musiknya gak ada kan gak asyik hihi (peace)


Kali ini datang dari bapak Taeyang dengan lagu Love You To Death!


Dah ngira kan bakalan seperti apa? Cuuuss spotify dulu buat on kan lanjut buka lagi dan baca bersama!


Karena dalam bayangan othor pas musik di putar, adegan juga berlangsung. Pandai-pandailah ciptain imajinasinya ya kan... Hehehe


Semoga terhibur semuanyaaa...


Jangan lupa dong kasih semangat othor dengan LIKE, GIFT, COMMENT, SUBS, DAN VOTE!! Saranghaeyooo ]


-----


[ Oke kalian langsung on kan Audio (maksa banget nih othor gak jelas wkwkwk) ]


Apa kau kira hatiku baik-baik saja?


Apa kau kira aku tidak akan berdarah jika kau tusuk?


Tapi.. memberiku sakit itu, bagaikan obat yang membuatku bernafas.


Jadi bagaimana mungkin aku bisa meninggalkanmu?


Ya, apapun yang kau lakukan, aku akan menahannya


Bahkan jika aku mati, aku harus bernafas lagi...


Keenan mulai mengaktifkan sepenuhnya EYES dengan Chi yang tersisa dalam tubuhnya. Hal yang tidak di ketahui oleh Sam bahwa Keenan mengaktifkan mode pemintas. Hal ini dilarang di gunakan jika bukan dalam keadaanan terpaksa sangat terpaksa. Karena dalam mode pemintas Keenan menyerahkan seluruh kinerja tubuhnya di kendalikan oleh sistem. Hal ini Keenan lakukan demi berhasilnya rencana dalam menyelamatkan Farah. Hanya saja taruhannya adalah nyawanya, selama dalam mode pemintas dia akan kehilangan kesadarannya. Bisa jadi dia tidak akan pernah membukakan matanya kembali.


[ Ini othor langsung ke translatenya, kalian akan mengerti sendiri sepertinya. BTW sekilas info yang menyukai anime Naruto, jika ingin melihat apa itu mode pemintas sama seperti saat tubuh Naruto di kuasai Kyubi (Bijuu rubah ekor sembilan) ini berbahaya ya gaes... Seperti itu lah kira-kira gambarannya wkwk ]


Gadis/sayang aku akan mencintaimu...


Semua berhenti karenamu, tapi aku tak bisa hidup tanpa kamu yang tidak menginginkanku.


Jika itu dosaku, aku akan menerima hukumannya dengan manis...


Aku akan mencintaimu sampai mati...


Aku akan mencintaimu sampai mati...


Tubuh Keenan melayang mengaktifkan shieldnya sendiri setelah di ambil alih oleh sistem EYES-nya. Dia memberikan daya dorong pada kontainer untuk menjauh dan mencapai dasar samudra dengan cepat sehingga ledakan tidak akan di rasakan di permukaan.


Sedangkan di tempat dimana kini Farah telah selamat berada di speed boat bersama Sam dia langsung terisak pilu saat baju IMPh.02 terbuka dan mengeluarkan Farah. Dengan sigap Sam dan beberapa anak buah lainnya membantu Farah. Ben menyerahkan handuk tebal untuk di gunakan Farah menutup tubuhnya yang basah sebelumnya.


"Huhu..." Farah terisak pilu. Dia menatap tempat dimana sebelumnya terdapat kontainer yang berisikan dia dan kekasihnya namun telah di dorong Keenan menuju kedalaman samudra dan menghilang dari pandangannya.


"Kamu akan baik-baik saja." sambut Sam sendu.


Farah menatap Sam dengan tatapan nanar yang terus mengalirkan air mata tanpa berkesudahan. "Mengapa Kakak belum juga menyusulku?"


Sam menelan salivanya dan kembali menghitung waktu yang di butuhkan Keenan untuk sampai ke permukaan sekarang.


Semua orang memberitahuku, hanya jika aku menjauhimu, aku bisa bernafas...


Hatiku memberitahuku, saat aku jauh darimu, aku akan mati.


Aku ingin menelan racun ini untukmu.


Aku ingin meminum bersamamu dan tidak akan pernah bangun.

__ADS_1


Aku tidak bisa jauh darimu, mengapa kau tak mengerti?


Bahkan jika aku gila, jika itu karenamu, itu bukan masalah.


Aku ingin Surga dan Neraka menjadi dirimu...


"50!"


"49!"


"48!"


Sam terus menghitung waktu yang tengah berjalan lewat EYES miliknya. Tetapi, dia tidak menyadari bahwa Keenan telah memutus sinkronisasi EYES miliknya dengan anak buahnya itu. Sam berpikir dia masih terhubung dan mencoba mengingatkan kembali tuannya.


"KEENAAAN!" pekik Sam tidak rela tidak ada sahutan dari pria di bawah sana.


"30!"


"29!"


Debar jantung Sam dan Farah semakin berpacu dengan cepat di saat hitungan semakin berkurang.


'Ya Tuhan, tolonglah aku... Kembalikan priaku kesisiku. Aku mohon... Bukankah selama ini aku sudah sangat patuh? Tolonglah aku... Lindungi priaku dan selamatkan dia...' batin Farah menggenggam kedua tangan dan menutup matanya erat berdoa pada Tuhannya.


Gadis/sayang aku akan mencintaimu...


Semua berhenti karenamu, tapi aku tak bisa hidup tanpa kamu yang tidak menginginkanku.


Jika itu dosaku, aku akan menerima hukumannya dengan manis...


Aku akan mencintaimu sampai mati...


Aku akan mencintaimu sampai mati...


Sedangkan di tempat Keenan, pria itu sudah tidak sadarkan diri sepenuhnya. Namun di alam bawah sadarnya dia kembali di bawa mengingat beberapa slide kehidupannya. Entah karena otak Keenan yang selalu di penuhi oleh bayangan Farah EYES membawa kembali panel memori kehidupan Keenan secara acak.


Flashback on...


Syuut~~~


Kala itu usia Karen menginjak 10 tahun sedangkan Farah baru berusia 7 tahun. Keenan baru saja pulang dari perjalanan bisnisnya. Dia sudah di sambut dua kurcaci little girlnya seperti biasanya.


"Hey ladies!" sambut Keenan merentangkan kedua tangannya.


Tanpa lama Karen melompat dan memeluk kakak tersayangnya. Keenan memeluk erat adik kesayangannya mengacak rambutnya dengan penuh sayang. "Miss you so much Baby!"


Tak berapa lama terdengar teriakan Farah yang tengah kesal. "KAKAAAAAK!"


"Kakaaak jahaat aku juga mau di gendong!!" rutuk Farah mengerucutkan bibirnya di hadapan Keenan muda.


"Wlee..." cibir Karena menggoda. "Langkah kakimu pendek makanya kalah berlari dariku. Kau tidak bisa di peluk kakakkuuuu~" olok Karen paling senang mengusili adik angkatnya.


"Huaaaa.... Kakaaaak, Karen jahaat padaku!" Pecah sudah tangis Farah saat ini dengan terus menghentakan kaki dan tubuhnya kesal.


"Hahaha!" Keenan terbahak melihat tingkah keduanya yang bak Tom and Jerry namun saling menyayangi satu sama lain itu. "Kau senang sekali mengusili adik kecilmu!" Keenan menjentikan lemah jemari tangan di hidung Karen yang di sambut kekehan Karen.


"Sini Baby!" Keenan bersimpuh mempersilahkan Farah menaiki punggungnya.


"Asiiiik!" pekik Farah girang langsung memeluk erat kakak angkatnya.


Ketiganya bersuka cita bersama dengan suara tawa memecah kediaman besar, di satu sudut nyonya Kaviandra tengah berseri memperhatikan kedekatan ketiganya.


Syuut~~~


Meskipun mataku tidak bisa terbuka karena kegelapan menelanku.

__ADS_1


Meskipun aku dianggap keterlaluan.


Dapatkah aku bernafas hanya dengan satu cinta?


Dapatkah aku bertahan jika itu menyakitkan sampai mati?


Flashback hari pemakaman tuan Lee.


"Huhuu... Huuhu... Papaaa..."


"Papaaa... Jangan tinggalkan Farah..."


Keluarga Kaviandra mengunjungi rumah duka di negara B. Tanpa Keenan duga, bahwasanya Paman Lee adalah kerabat dekat tuan besar Kaviandra. Rasa bersalah Keenan semakin menjadi, karena ulahnya dia salah menembak dan menghilangkan nyawa tulang punggung keluarga besar Lee.


"Siapa dia Kak?" tanya Karen menarik ujung jas Keenan. "Kasihan dia, menangis terus. Masih kecil sudah tidak punya papa..." ujar Karen sendu.


Keenan menguatkan hatinya, kini bersimpuh mensejajarkan dirinya dengan adik kesayangannya. "Kamu kesana gih, hibur dia. Dia pasti bisa jadi teman terbaikmu!" tutur Keenan meminta bantuan adiknya.


"Oh ya?" Mata Karen berbinar, karena selama ini gadis itu tidak memiliki teman bermain. "Serahkan saja semua padaku. Bolehkan kita membawanya ke rumah? Aku yakin disini dia akan terus menangis..."


Keenan tersenyum lebar saat pemikiran adiknya membuat dia memiliki ide gila untuk mengangkat Farah menjadi adik kecilnya.


'Maafkan aku, aku sudah merenggut cinta pertamamu... Aku sudah bersumpah pada ayahmu pada Paman Lee, aku akan menjagamu sepanjang hidupku!' batin Keenan menatap dari kejauhan Farah yang tengah di hibur oleh Karen.


Gadis/sayang aku akan mencintaimu...


Semua berhenti karenamu, tapi aku tak bisa hidup tanpa kamu yang tidak menginginkanku.


Jika itu dosaku, aku akan menerima hukumannya dengan manis...


Aku akan mencintaimu sampai mati...


Aku akan mencintaimu sampai mati...


Syuut~~~


Flashback on...


"Kak!" pekik Farah kecil menghentika langkah Keenan.


"Ya?" Keenan berbalik badan dan melebarkan senyuman kemudian bersimpuh mensejajarkan dirinya dengan tinggi Farah.


"Ehmm..." Farah kecil tengah gelisah memainkan tangan di hadapan kakak angkatnya. "Aku menyukai Kakak, maukah kakak menikah denganku?!"


DEEG!!


Terlihat Farah begitu antusias sedikit menaikkan intonasi suaranya di hadapan Keenan saat ini. Tentu saja Keenan muda terkejut dengan pemikiran Farah saat ini.


"Hahaha, kau ini!" Keenan mengacak rambut Farah penuh sayang.


Seketika Farah merasa dia patah hati dengan sikap kakaknya, dia mengerucutkan bibirnya membuat Keenan gemas sendiri. "Kakak tidak suka Farah ya? Hiks"


"Aiih..." Keenan mencoba menenangkan Farah yang mulai merengek dan menangis.


"Mana mungkin Kakak menikahimu yang masih bocil begini!" canda Keenan menggoda Farah menjentikkan jemari di hidung Farah. "Tumbuhlah menjadi gadis yang cantik dan pintar. Setelah itu, Kakak janji akan menikahimu..." ujar Keenan serius di depan wajah Farah.


"BENARKAAAAAH?"


"HOREEEEEEE!"


Farah berlari saking girangnya namun dia kembali mengingat dia meninggalkan Keenan disana. "Kakak janji oke?" menunjukkan jari kelingkingnya.


"Kakak janji Baby... Hiduplah dengan berbahagia menjadi gadis yang jauh lebih cantik dari sekarang!" Keenan menautkan jari kelingkingnya kemudian menggendong Farah dan membawanya ke kamar untuk tidur malam.


---To be continued---

__ADS_1


Note : Siapa yang syok bahwasanya Keenan emang udah janji mau nikahin Farah? Wkwkwkwkwk


__ADS_2