Gadis Kecil Milik Mr. Mafia

Gadis Kecil Milik Mr. Mafia
EPS 39 # Menggoda


__ADS_3

Setelah kepergian Keenan, Farah benar-benar kehilangan naf-su makannya. Dia merapikan peralatan makan dan juga menaruh kembali bahan makanan yang sudah disiapkan Sam yang beraneka ragam. Farah tersenyum, asisten kakaknya itu tidak lupa membelikan buah kesukaannya.


"Strawberry!" pekik Farah girang.


Dia mengambil satu dan memasukkan kedalam mulutnya. Sejenak Farah sudah mulai menyusun rencana, dia mengembangkan senyuman di wajahnya yang sempat kusut. "Kamu bisa berlaku kejam padaku, maka aku harus membalasnya dengan manis!"


Farah telah selesai merapihkan area dapurnya, dia menuju tengah rumah dan mencari ponselnya. Semalam dengan asal dia melempar sembarang setelah sambungan dosennya terputus.


"Gue bela-belain bantuin Dosen Victor, taunya tetep aja gak jadi perbaikan nilai! Hishh... Nasib~" Farah menghidupkan ponselnya yang ternyata mati. Dia juga melakukan pengisian daya, bergegas dia berselancar di media sosial dan aplikasi chat miliknya.


Tring!


[ Ceillyn_Cute : @FarahLee oi!! Masih idup gak lo? ]


Farah menaikan sudut bibirnya sebal, temennya tidak ada satu pun yang berakhlak mulia. Tapi, itu lebih baik dibanding seorang penjilat. Lagi pula, Farah juga sama saja!


[ FarahLee : Masih lah setaaan! ]


[ FarahLee : What's up ladies, apa ada gosip hari ini? ]


Tring!


[ Beauty_Meishya : Lu si ah pake acara sakit, sakit apa sih lu bukannya kemaren seger bugar? Kena santet apa gimana?! ]


[ FarahLee : Si Anying kalo ngatain gue ga tanggung-tanggung! ]


Tring!


[ Beauty_Meishya : Ya elu juga bikin semua orang menerka-nerka! ]


Tring!


[ Ceillyn_Cute : Sini gue bisikin gosipnya! ]


[ FarahLee : Bagus! Sepuluh dollar untuk anda, buruan keburu lumutan! ]


Tring!


[ Beauty_Meishya : Sabar keles! Lu sendiri bertingkah mencurigakan, gak ada bilang apa-apa langsung nyolot! ]


[ FarahLee : Lah ikan hiu nabrak si bagas, kok lu yang nge-gas! ]


Tring!


[ Ceillyn_Cute : Lu berdua berisik! Eh tapi entar lu cemburu kalo kita bisikin hot news terkini!! ]

__ADS_1


Farah mengernyitkan keningnya. "Cemburu? Sama siapa?"


[ FarahLee : Buruan lah oi, jangan setengah-setengah nanggung kuota anjir! ]


Tring!


[ Beauty_Meishya : Wekaweka... Kamu nanya? Kamu bertanya-tanya @FarahLee? Emang sengaja sih dilamain! ]


[ FarahLee : Ba-bi! Dah lah gue left... ]


Tring!


[ Ceillyn_Cute : Hahaha, btw kemarin kita ketemu sama tunangannya si Axcel! Dah tenang belum? Apa panas sekarang? ]


Farah membuka mulutnya lebar, dia terkekeh setelahnya. "Gue pikir apa anjir!"


[ FarahLee : Gue pikir apa anjir! Kenawhy gue harus cemburu... Gue malah bahagia, akhirnya si melambai menemukan jodohnya. Besok-besok kita keroyok ybs buat minta PJ!! ]


Tring!


[ Ceillyn_Cute : Setuja!! ]


[ Beauty_Meishya : Setuju @Ceillyn_Cute bego! Kuy, makanya lu sakit apa ampe seminggu? Operasi sambung hidup lu? ]


Waktu bergulir dengan cepat tak terasa Farah tertidur kembali di sofa saat menonton. Dia tidak menyadari kedatangan kakak sepupunya. Keenan berdecak kesal, sepanjang hari kepalanya dipenuhi oleh bayangan gadis tengilnya. "Kamu sungguh seperti hantu Farah!"


Keenan mencium lembut kening gadisnya, dia menggelengkan kepala saat melihat betapa berserakannya ruang tengah ulah adik kecilnya yang membuang sampah sembarang. Keenan merogoh ponsel dan kembali menghubungi Sam.


"Bawakan aku jasa binatu!"


Tuutt!


Sebelumnya Sam sudah kembali mengingatkan Farah akan ramuan kontrasepsi yang dia ganti dengan pil. Menurut farmasi yang dia tunjuk, obat itu aman dikonsumsi tanpa efek samping. Hanya saja pihak farmasi menggunjing namanya. Mereka berpikir Sam sedang membelikan untuk wanitanya. Dia merutuk sebal di dalam hatinya, setiap kali bosnya yang berulah dia yang mendapat cipratan hal buruknya.


Keenan membawa kembali beberapa berkas pekerjaan ke rumah, dia sungguh dibuat tidak tenang hidup rasanya. Keenan menuju ruang makan mengambil satu kaleng minuman dingin menenggaknya dan kembali membuka berkas pekerjaan. Melihat Farah seperti menambah energinya, dia benar-benar gila sekarang!


"Uuhh!" Farah bangkit terjaga, dia berjalan gontai menuju dapur, rasanya tenggorokkannya begitu kering.


"Aaarghh!" Farah memekik terkejut dengan keberadaan kakak sepupunya yang seperti setan di ruang makan.


"Berisik Farah Lee! Apa tenggorokkanmu tidak radang sekarang?! Tahu menjerit saja kerjanya!!" Keenan balik memekik mengejek adik sepupunya.


"Ck!" Farah berjalan membuka kulkas dengan mencibir lirih. "Kakak bagai hantu, datang sesukanya, pergi semaunya!"


Keenan menyeringai, dia kembali menyibukkan dirinya tidak ingin peduli. Farah mengingat rencananya, dia membawa buah kesukaannya dan menghampiri Keenan segera. "Kakak mau strawberry ini?"

__ADS_1


Farah merangkulkan diri di belakang tubuh Keenan, dia membawa satu buah strawberry menunjukkan pada kakak sepupunya. Keenan menghentikan jemari tangannya, dia mendongak berbalik menatap wajah gadis kesayangannya. "Aku lebih ingin bibirmu, Baby!"


Farah tersipu malu dengan jawaban Keenan. "Oh ya? Baiklah..."


Farah menaruh buah kecil itu di mulutnya, dengan perlahan memberikan pada bibir kakak sepupunya. Keenan tidak menyangka Farah memiliki beribu cara membuat keadaan mereka begitu romantis saat ini. Keenan membuka mulutnya, menerima suapan buah dari mulut Farah langsung. Farah menutup matanya perlahan saat permukaan buah berganti menjadi permukaan kulit tebal bibir kekasih hatinya. Selain terlibat memakan buah yang sama, keduanya kini saling berpagutan mesra.


"Aaargh!" Farah menjerit saat Keenan menggigit bibirnya gemas. "Sakit!"


"Jangan menggodaku, Baby!" ancam Keenan menyeringai.


Farah mengerucutkan bibirnya, pria itu tidak tahu berterima kasih padanya. Keenan menggelengkan kepala senang, dia kembali menarik tangan gadisnya dan mendudukkan dipangkuannya. "Saat ini aku sedang sibuk! Tapi, malam nanti I'll fu-ckin' you!"


Meremang sudah tubuh Farah dengan bisikkan kakak sepupunya, tidak mungkin ranjangnya akan selalu terasa panas sepanjang malam. "Kakak sungguh mesum!"


"Kamu tahu dengan jelas siapa yang membuat aku bisa semesum ini, hm?" Keenan kembali memagut bibir Farah dengan meremas salah satu bukit indah wanitanya. Farah melenguh, merasakan gejolak hasrat menghampiri dirinya begitu cepat.


Farah mendorong tubuh Keenan, dia menyapu permukaan bibir kekasihnya. "Aku tahu, aku lah kekasihmu yang akan membuatmu candu!"


Keenan tidak menyukai perasaan mendebarkan seperti ini, baginya sudah cukup dia berubah mesum. Dia tidak ingin berurusan dengan masalah sepele seperti percintaan antar dua makhluk hidup. Hal itu akan membebaninya!


"I love you, Keenan... Aku tunggu di kamar!" Farah berujar mesra di telinga Keenan dan mengecupnya mesra kemudian berlalu menggoda menuju kamarnya.


"Shiiit!" Keenan mengumpat dengan tingkah adik sepupunya yang semakin liar. Keenan melonggarkan dasinya, dia merasa begitu panas dengan ruangan yang dingin.


Ceklek!


"Maaf Tuan, mereka sudah siap membersihkan rumah!" Sam mendekati tuannya.


"Ya!"


Sam mendelik, dia menatap ke arah mata Keenan yang terus menatap lekat sesuatu. 'Huh, yang lagi fallin in love, rasanya aku bakalan di buang begitu saja olehnya... Huhu...'


"Kamu mengutukku?!" Keenan kembali tersadar menatap nyalang asistennya.


"Tentu saja tidak!" Dengan cepat Sam menampik pemikiran tuannya yang 100% benar. 'Apa mungkin dia sudah menemukan teknologi pembaca pikiran? Bisa gawat sih ini!!'


"Hish! Kamu sudah beri dia obat kontrasepsi?" tanya Keenan kembali berkutat dengan berkasnya.


"Sudah tadi siang! Apa kamu akan memakainya setiap malam?"


"Aku sudah bilang, ini bukan urusanmu! Aku meniduri siapa setiap malam, kamu tidak perlu mengurusiku!"


Sam melengos dengan dongkol, memang tidak peduli Keenan semesum apa. Sangat wajar bagi pria dewasa seperti mereka melakukan one night stand adalah hal yang lumrah dan sangat mampu. Kedua temannya yang lain saja maniaknya! Ben dan Ken akan mempermainkan wanita yang mau dibayar mahal untuk memuaskan keduanya.


--- To be continue ---

__ADS_1


__ADS_2