Gadis Kecil Milik Mr. Mafia

Gadis Kecil Milik Mr. Mafia
EPS 139 # Last War.03


__ADS_3

[ Othor harap ini last war beneran... Otak othor rasa ingin meledak. Di saat semangat pas-pasan karena pamor novel ini turun tapi adegan lagi baku hantam. Semoga kalian bisa merasakan ketegangan dan baku hantamnya... Sepertinya othor butuh banyak belajar lagi menjabarkan lebih detail dan lebih memiliki jiwa hehe ]


[ Btw, lemes tsaaaaay apresiasi novel ini makin kesini beneran turuuuun banget!! ]


[ Like tambah dikit, komen aja ilang... seperti biasa... but it's okay i'm strong author like putra odin #ehh Demi kepuasan pembaca othor akan semakin bekerja keras memberikan pelayanan prima (apa sih thor sepertinya othor belum minum obat wkwkwkwwkk) ]


***


BTW othor kasih visual di akhir-akhir nih wkwkwkwk



Mereka emang team musuh tapi beningnya gak kuaaaaat othor... Othor pengen ngarungin Mr. Wei!!


Dari jutaan aktor dll ini yang paling sesuai, apalagi Tuan Wijaya aduh ya tuhaaaaaan tolong... wkwwkkwkwk kalau dah ngobrol gini kek pengen ngelantur cerita kemana-mana hahahaha


Kalian suka gak sih interuspi section ini ppffftt...


Ehm... Dan ini dia team avenger kitaaaa... Siapkan kresek awas mimisan hihi



Yakin kalian bisa milih di antara mereka? wkwkwkwk


Othor tuh kalau mau bikin cerita bab selanjutnya suka ngehaluin mereka pake backsound sesuai seolah othor sutradara nyuruh mereka beradegan ini itu bagus gak ya... Sometime ketawa sendiri ngebayangin si Ahn Jue di suruh-suruh Keenan terus dia ngedumel. Kayaknya kawaaiii sekaliii...


Atau pas adegan si sumbu pendek Ken... Muka mereka mewakilkan sekali karakter yang othor pengen...


Next-nya bakalan ada adegan di mana Ken ngegoda Sam pake nyanyi Ih Abang jahat Ecko show itu othor bayanginnya ngakak sendiri di katain gila ama ayang bebeb di rumah hahaha


Pantengin terus keseruan mereka ya, bayangin sesakit kepala gimana Keenan ngurus anak buah sengkleknya itu. Tampang elite ahlaq sulit wkwkwkwk


Semoga kalian selalu setia di buku ini, semoga othor punya kekuatan perbaikan typo yang berterbangan. Saranghae semuanya... Sehat selalu, bahagia dan murah rezekinya :)


--------Back to story...


Disclaimer : Mature Content


BBRRRAAAAKKK!!


Tumpukan reruntuhan itu terjatuh di atas tubuh Keenan, Mr. Wei berpikir Keenan sudah tidak bisa lagi menghindar. Tapi dia salah!!


"Heh... Ternyata kematian anak buahmu membuat kekuatanmu keluar sepenuhnya Mr. Wei!" Keenan bangkit dengan mengangkat balik bongkahan yang terbotong menutupi tubuhnya.


Saat tumpukan itu di atasnya Keenan sudah mengaktifkan Shield, saat ini Keenan mengendalikan dindingnya dan berbalik melemparkannya ke arah Mr. Wei.


Braaaakkk!!


Dengan lihai Mr. Wei menghindar, dia kembali menarik beberapa bongkahan reruntuhan an memadatkannya menjadi bagian yang menyatu dan jauh lebih besar.


"TERIMA INI!!"


Mr. Wei melemparkannya kembali ke arah Keenan. Keenan mulai lelah dengan permainan menguras energi ini. Dia bersiap melakukan serangan yang jauh lebih mematikan. Keenan kembali mengsinkronkan microbots dengan tubuhnya.



Keenan memberikan perintah pada microbotsnya untuk menjadi tentakel seperti dokter octopus dan menerjang tubuh Mr. Wei saat ini.


Krrrraaaakk!!


"Aaarrrkk!!"


BRAAAAAAKK!!


Saat reruntuhan jatuh asap tebal mengepung sekitaran membuat jarak pandang berkurang. Setelah memudar bertapa terkejutnya Keenan dan Mr. Wei bahwasanya Mr. Lee lah yang terkena hunusan tangan besi dari jutaan Microbots yang di kendalikan Keenan. Dengan kemampuan Sharingannya Mr. Lee mengetahui tuannya dalam bahaya dengan kecepatan yang dia punya dan bantuan sistemnya dia menghadang dan menjadi tameng.


"Lee..." lirih tuan Wei menjatuhkan air matanya.


"Heh, ini kah akhir peradaban kita sobat?" Mr. Lee masih bisa menjawab tuannya. "Wijaya, senang menjadi bagian dari perjalanan hidupmu... Terima kasih!"


"LEEEEEEEEE!!!"


[ Asli guys othor mewek.. selemah ini mental othor hiks maaf ya Mr Lee... hiks ]


"KEEENAAAANN MATI KAU!!"


Kraaak!!


"Aaarrrkk!!"


"Too late..."


Dengan tenang tanpa merasa iba pada keduanya Keenan kembali menjulurkan lengan octopusnya menuju jantung Mr. Wei. Tangan besi itu telah mengkoyak permukaan dada Mr. Wei. Pria itu terbelalak dengan senyuman yang seketika terbit di wajah tampannya.


Syuuutt!


Dengan cepat Keenan menarik tubuh Mr. Wei mendekatinya lewat tangan Octopusnya.


Bruk!


Tubuh Mr. Lee terjatuh dengan berceceran darah yang mengalir deras berasal dari jantungnya yang terlepas. Sam dan Ben terpaku sejenak, sejujurnya ini bukan yang pertama kalinya mereka melihat kekejaman Keenan tapi menggunakan cara seperti melepaskan jantung seseorang ini pertama kalinya.


"Aarkk!!"


Tuan Wei masih bernafas dan memekik tertahan saat tangan Keenan mencengkran dan mencekik lehernya.


"Bagaimana rasanya kehilangan seluruh harapan?" tukas Keenan dingin.


Tuan Wei tentu tidak mampu untuk menjawabnya, nyawanya tengah di ujung jurang.


"Kau mati sekalipun, tidak bisa menebus seluruh dosamu!"


"Aku berharap wanitaku yang akan menyiksamu selanjutnya!! Bersiaplah bertemu dengan malaikat pencabut nyawa saat ini juga!!"


Jleeebb!!


"AAARRRRKKKK!!"


Pekikan pilu keluar dari mulut tuan Wei saat tangan besi Keenan mengoyak dadanya dan meremas jantungnya. Dengan seringai iblisnya Keenan memainkan meremas kencang an perlahan berulang-ulang di jantung musuhnya. Darah keluar dari seluruh panca indera musuhnya. Bola mata tuan Wei bergulir memutih sepenuhnya, dengan satu kali hentakan Keenan menarik jantung Tuan Wei keluar dari tempatnya.


Keenan menjatuhkan air matanya saat sekilas bayangan Farah terlintas di hadapannya. Dia juga kembali memutar kejadian naas dimana Farah menjerit saat di beri injeksi virus XY.


"Jantungmu hanya pantas untuk menjadi makanan peliharaanku!" lirih Keenan penuh dendam.

__ADS_1


Bruug!!


Keenan melempar jantung itu di hadapan Sam. Reaksi Sam mual melihat jantung melompat begitu saja kehadapannya. Dia langsung memuntahkan isi perutnya. "HOOOEEEKK!!"


Bruukk!


Keenan melepaskan tubuh tuan Wei, tangannya berlumuran darah pekat. Hatinya tidak lega sama sekali. Sebelumnya dia mendengar tuan Wei mengatakan kata terakhirnya.


"Ha..ha.. Listen Keenan, kau memang menang dalam peperangan kekuasaan ini... Ta pi kenyataannya kau kalah... Kau kehilangan wanita dan anakmu selamanya. Mereka tidak akan pernah kembali di sisimu!!"


"Kau memang bisa membunuhku... Aku tidak mungkin mengubah takdir ini, kau pun demikian. Kau tidak bisa mengubah takdir bahwa kamu sendirian!!"


Keenan berjalan gontai dengan lelehan air matanya, dia meninggalkan anak buah dan kekacauan yang terjadi disana. Mr. Wei benar, dia tidak membawa piala kemenangan. Dia justru merasa kalah...


"AAAAAAAARRRRRRKKKKKKK!!!"


Keenan menjerit di luar dengan bersimpuh menggengam tanah, air matanya mulai bercucuran.


"Mengapa kamu tidak menjemputku Baby... I don't wanna be alone without you..."


[ Disini kembali kita suguhkan BACKSOUND wkwkwk ]


[ Silahkan buka Spotify dan cari Don't Leave by T-Ara... Othor kasih liriknya, selamat mengsedih... hehe btw ternyata nama judulnya hangul kalian boleh liat dulu youtube terus abis tau kalian buka lagi spotify T-Ara cari di album Day by Day nah pilih yang sesuai soalnya judulnya pake Hangul bahasa korea :( ]


Don't leave your love


Jangan tinggalkan cintamu


Itgien neomu saranghaennabwa


Aku terlalu mencintaimu untuk bisa melupakanmu


Ajikdo neol gidarineun naya


Aku masih menunggumu


Uriui siganeun meomchwonnabwa


Waktu kita telah terhenti


Niga gyeothe inneun geot gatha


Rasanya kau berada disisiku


Tteonajima tteonagajima


Jangan pergi, jangan tinggalkan aku


Nareul gaseume sangcheoman jugo


Kau hanya memberiku luka hati


Tteonajima ireon nalullijineun ma


Jangan pergi, jangan buatku menangis


Naege dorawajwo


Kembalilah padaku...


"Keenan..." lirih Sam mendekat mencoba menghibur hati sahabatnya.


"Dia bohong bukan? Si Degil ini selalu membuat aku sakit kepala... Dia tengah melakukan prank kan? Dia akan mengejutkanku di saat aku sudah sangat kesal dan marah. MANA DIAAA?!!" Dengan berderai air mata dan cercaan yang cepat Keenan menggoyang bahu Sam mempertanyakaan keberadaan kekasihnya.


"Bawa dia padaku... Aku akan menghukumnya.. Huh!!" Tubuh Keenan bergetar hebat, dia tidak kuasa lagi menjalani hidupnya.


Yeojikkeot sarawatdeon ilsaenge dan hanbeon Michidorok akkyeojwotdeon sarameun neorangeol


Satu-satunya orang yang sangat menyayangiku didalam hidupku hanya kamu


Ibyeoriran phaphyeone jugeun nae sarangi gayeowo gwirowo ibameun tto wirowo baby don't know why


Cintaku telah mati, tercabik-cabik, terasa sakit dan menyiksa. Malam ini aku merasa hanya sendiri sayang, entah mengapa...


Kkochiphi tteoreojin geot cheoreom ni momdo meoreojyeobeoryeo geoure bichin michin yeoja gatheun nae moseubeun machi


Seperti kelopak bunga yang terjatuh, tubuhmu terasa sangat jauh. Pantulan bayanganku di cermin terlihat seperti orang gila...


Buranhandeut momeul tteolgo itji


Bergetar seperti sedang gugup


Seulpheumui kheun giphi nunmul heulliji


Dalamnya kesedihanku membuat air mataku mengalir...


***


Seminggu kemudian di kediaman Lee Negara B.


[ Masih lanjut dong Backsoundnyaaa wkwkwk ]


Naerineun bie nunmul gamchumyeon Uri chueok modu gamchwojilkka


Bila aku menyembunyikan air mataku di bawah guyuran hujan, bisakah semua kenangan kita terpendam?


Geuriun ni ireumeul jiumyeon Neoui eolgul jiwojilkka


Bila aku menghapuskan namamu dari ingatanku, bisakah seluruh ingatan tentang wajahmu terhapuskan?


Tteonajima tteonagajima


Jangan pergi, jangan tinggalkan aku


Nareul gaseume sangcheoman jugo


Kau hanya memberiku luka hati


Tteonajima ireon nalullijineun ma


Jangan pergi, jangan buatku menangis


Naege dorawajwo

__ADS_1


Kembalilah padaku...


Keenan telah buntu keberadaan Farah benar-benar bak di telan bumi. Cepat atau lambat kabar duka ini akan di ketahui oleh keluarga Lee tepatnya ibunya Nyonya Marry dan adiknya Daniel Lee. Pada akhirnya dengan berat hati Kaviandra menerima bahwa Farah benar-benar meninggal, mereka bersujud meminta pengampunan pada keluarga Lee atas keteledoran mereka dalam menjaga putri sulungnya.


"Tu-an..." lirih nyonya Marry menghadang Keenan untuk bersujud di kakinya.


Seluruh keluarga besar Kaviandra menangis, tak luput dari Tuan Kaviandra yang ikut larut dalam kesedihan.


"Aku minta maaf sebesar-besarnya Tante, aku melanggar sumpahku menjaga Farah." tutuk Keenan tercekat. Air matanya menghiasi wajah pucat dan sayunya.


"Ini bukan salah anda, kami berterima kasih Kaviandra masih menyokong kehidupan keluarga Lee. Saya yakin ini kecelakaan, kami maklum... Huhu."


Tubuh nyonya Lee merosot dia pingsan mendapati putri kesayangannya menghadap sang pencipta di saat Daniel dalam kondisi berangsur pulih.


"Marry!!" pekik nyonya Lyn menghampiri wanita ringkih di hadapannya.


Dengan segera Keenan memindahkan tubuh Nyonya Lee memanggil dokter pribadi mereka. Taklama keluarga Kaviandra pamit kembali menuju Negara mereka.


Neoui utjarage neoheodo nae maeumeun


Hatiku mengiringimu


Jjitgeona beorigeona sumgigeona thaeundaero


Meskipun terasa hancur, teracuhkan, terpendam, atau terbakar


Hyangsu cheoreom nameo geurim cheoreom


Seperti parfum, seperti lukisan, terukir dengan indah


Boyeo nagin cheoreom saegyeojyeo beoryeosseumeul gieokhae don't wanna cry


Ingatlah itu, aku tak ingin menangis. Hari dimana kau adalah duniaku terasa menyiksaku


Niga nae sesangideon naldeuri nal gwirophyeo Niga nae beobieotdeon chueokdeuri samuchyeo


Ingatan dimana kau adalah segalanya bagiku terasa menusukku


Inyeonui kkeuneul noheulsuga eobseo


Aku tak bisa menolak benang takdir


Neol idaeroneun bonaelsuga eobseo


Aku tak bisa membiarkanmu pergi seperti ini...


***


Pemakaman pribadi keluarga Lee.


Walau tubuh Farah tidak di temukan, mereka sepakan membuat batu nisan di sebelah makam tuan Lee.


"Relakan lah nak..." Tuan Kaviandra merangkul bahu putranya. "Papa yakin dia engah tersenyum dari surga sana. Dia akan sangat sedih jika melihatmu seperti ini." bujuk tuan Kaviandra pada putranya.


"Aku telah gagal Pah, aku tidak pantas..." sesal Keenan tak bergairah.


"Nak... Tidak ada hari naas yang tercetak dalam kalendar kehidupan. Itu sebabnya, hari esok adalah misteri dan kemarin adalah sejarah. Sedangkan hari ini kita sebut anugerah, lakukan yang terbaik di hari ini untuk kehidupan yang jauh lebih baik di masa yang akan datang."


Sorichyeodo sorichyeo bulleobwado


Walaupun aku berteriak dan berteriak memanggilmu


Neon jigeum eodiinneuji


Aku tak tahu kau ada dimana


Tteonajima ireon nalullijineun ma


Jangan pergi, jangan buatku menangis


Naege dorawajwo


Kembalilah padaku


Neomuna apheun saram


Benar-benar orang yang menyakitkan


Ibyeoriran phaphyeone jugeun nae sarangi gayeowo gwirowo ibameun tto wirowo


Cintaku telah mati, tercabik-cabik, terasa sakit dan menyiksa. Malam ini aku merasa hanya sendiri


Kkochiphi tteoreojin geot cheoreom ni momdo meoreojyeobeoryeo


Seperti kelopak bunga yang terjatuh, tubuhmu terasa sangat jauh


Neoui utjarage neoheodun nae maeumeun


Hatiku mengiringimu


Hyangsu cheoreom nameo geurim cheoreom nameo


Seperti parfum, seperti lukisan


Ibyeoriran phaphyeone jugeun nae sarangi gayeowo gwirowo ibameun tto wirowo


Cintaku telah mati, tercabik-cabik, terasa sakit dan menyiksa. Malam ini aku merasa hanya sendiri


--- to be continued ---


[ credit of song T-Ara Dont Leave lirik by musikdanlyrics(.)blogspot(.)com ]


BTW kenapa lagunya dari T-Ara terus? Karena bagi othor lagu ballad mereka gak pernah gagal bikin othor mewek selama sebisanya wkwkwkwk


Walau lagu lawas tapi masih terasa fresh di telinga othor. Lagu ini keluar sekitar 10 tahun yang lalu tapi othor masih dengerin tiap hari ampe detik ini. Hahaha


Ketahuan banget ini umur othor berapa hiks


Setelah ini bakalan moving fast to 5 tahun kemudian dimana anak cebong menetas!!


Pinisirin???


Pantengin dong...

__ADS_1


DON'T FORGET KASIH LIKE, COMMENT, GIFT, AND VOTE...


__ADS_2