
[Othor Speaking]
Annyeong Yorobuuuun...
Seneng banget sih bisa aktif lagi di Karya Ini!
Sekali lagi, karya ini tuh berarti banget maknanya buat othor... Hehe
Walau nyatanya karya ini 100% halu dengan fantasi yang semakin kesini semakin kesana wkwkwkwk
Proses pembuatannya juga sedikit rumit, tapi sumpahnya othor suka dan sesayang itu sama karakter Main Farah sama Keenan.
Pasti kalian suka juga kan sama karakter duo ini!!
Semoga kalian beneran betah dan suka baca Gadis Kecil milik Mr. Mafia!!
Kedepannya beberapa chapter othor mau bikin VIBES nya seperti drama musikal. Jadi othor bakalan selipin beberapa lirik lagu yang sesuai dengan kondisi mereka. Lebih afdolnya kalian juga ikutan search di Spotify biar semakin makjleb sih kalau menurut othor! Hahaha (maksa)
Bagi othor, bisa selancar ini menuang ke-haluan adalah lewat musik! Othor seolah masuk kedalam merasakannya dan merefleksikannya. Itu mengasyikan sih bagi othor... Hehehe
Tanpa kinerja Backsound rasanya ya─ yang horor jadi gak berasa, yang tegang juga sama. Bahkan kita bisa cry so loud gara-gara lagu kan ya?
So─
Selamat menikmati membaca buku receh othor ini...
Jangan lupa atuh kasih dukungan penuh dari kalian.
Like, comment, vote, gift and SUBS!!
Saranghae yang selalu dukung othor setiap kali new chapter keluar kalian selalu support LIKE AND COMMENT. Murah rezeki semuanya, sehat selalu yang terpenting bahagia dan bangga pada diri sendiri dalam keadaan apapun!
\===
| Credit of song : Haru Haru by Bigbang _ lirik by wiliriklagu(.)blogspot(.)com
|
[ text ] : Suara hati othor ye... wkwkwk
[ Bayangin ini Keenan nyanyi kek abang GD, wkwkwkwk othor pake versi akustik, dan biasa yang othor denagr versi live karena live vocal mereka DAEBAK!! Semua versi othor suka, original, RnB, Orchest, dll othor dah hapal udah nonton semua konsernya via DVD wkwkwkwk ]
Yeah, finally I realise, that I’m nothing without you
Yeah, akhirnya aku menyadari bahwa aku bukan apa-apa tanpamu...
I was so wrong, forgive me
Aku sangat bersalah, maafkan aku...
Keenan kembali menuju kediaman besar Kaviandra, sepanjang jalan dia melakukan hal yang selalu di lakukan Farah saat bersamanya. Gadisnya sangat menyukai hal berbau KPop atau anime yang dia bilang dia adalah wibu. Sebelumnya Keenan tidak peduli, dia selalu menyumpal telinganya jika gadisnya mulai aksi gilanya.
Keenan sudah biasa di serang duo keong racun bernama Karen dan Farah jika sudah duet maut bernyanyi salah satu boyband andalan mereka. Lagu yang selalu di putar Farah jika bukan Haru Haru maka Lies, sampai Keenan hapal rasanya.
[ Aslinya ini lagu FAV othor sih wkwkwkwkwk!! liriknya ngena othor bisa jamin... ]
Dia tidak menyangka bahwa arti dari lagu itu menusuk dirinya saat ini...
Padocheoreom buswojin nae mam
Hatiku yang hancur seperti gelombang
Baramcheoreom heundeullineun nae mam
Hatiku yang bergetar seperti angin
Yeongicheoreom sarajin nae sarang
Cintaku yang menghilang seperti asap
Munsincheoreom jiwojiji ghana
tidak akan terhapuskan seperti sebuah tato
Keenan seperti pria cengeng saat ini, saat lagu ini di putar saat itu juga air matanya mengalir begitu saja. Dia menatap kursi yang selalu Farah tumpangi. Dengan bantuan hologram teknologinya dia kembali memutar rekaman Farah yang selalu menyanyi di sana seolah saat ini dia membawa Farah ikut serta di dalam mobilnya. Hanya saja itu ilusi semata.
Hansumman ttangi kkeojira swijyo
Hembuskanlah satu desa han saja pada tanah
Nae gaseumsoge meonjiman ssahijyo (say goodbye)
Dan sekumpulan debu ada di dalam dadaku (ucapkan selamat tinggal)
__ADS_1
Keenan tampak seperti orang gila, tersenyum dan terkekeh di hadapan hologram Farah yang tengah menggunakan ponselnya sebagai Mic. Keenan mendengar suara sumbang Farah menyanyikan lagunya, bahkan saat part Rap gadis itu hanya mengucapkan "afjaksfeiohweshahfksdg..." lirik tidak jelas namun mampu membuat Keenan terbahak mendengarnya.
Yeah Nega eobsineun dan harudo mot sal geotman gatatdeon na
Tanpamu, aku sepertinya tak bisa hidup meskipun hanya sehari
Saenggakgwaneun dareugedo geureokjeoreok honja jal sara
Entah bagaimana dengan jalan pikiran berbeda aku bisa hidup sendiri dengan baik
Bogo sipdago bulleo bwado neon amu daedab eobjanha
Aku merindukanmu dan meskipun mencoba memanggilmu, kau tak akan memberikan jawaban apapun
Heotdoen gidae georeo bwado ijen soyongeobjanha
Meskipun aku mencoba menjalani harapan yang kosong, saat ini itu akan sia-sia...
Ne yeope inneun geu sarami mwonji hoksi neol ullijin anhneunji
Siapakah dia yang berada di sampingmu? Mungkinkah dia tak membuatmu menangis?
Geudae naega boigin haneunji beolsseo ssak da ijeonneunji
Apakah kau sedang melihatku? Apakah kau sudah melupakan semuanya tentangku?
Geokjeongdwae dagagagijocha mareul geol sujocha eobseo aetaeugo
Aku menjadi khawatir, meskipun kau mendekat padaku, aku tak bisa mengatakan sesuatu padamu, aku khawatir...
Na hollo bameul jisaeujyo subaek beon jiwonaejyo
Aku terjaga sendiri malam ini, menghapus dirimu ratusan kali...
Keenan telah memarkirkan mobilnya di sebuah taman dalam kota di mana gadisnya selalu meminta dia kesana selama mereka dekat beberapa bulan terakhir. Keenan kembali merefleksikan kebersamaannya dengan Farah. Air matanya tak berhenti keluar saat ini dalam diam dirinya Keenan tidak bisa lagi mengatakan sepatah kata. Hidupnya seolah berhenti saat ini juga...K
Doraboji malgo tteonagara Tto nareul chatji malgo saragara
Jangan kembali, tinggalkan aku, jangan mecariku lagi dan hiduplah
Neoreul saranghaetgie huhoe eopgie Johatdeon gieongman gajyeogara
Karena aku tak menyesal mencintaimu, bawalah kenangan yang baik
Geureokjeoreok chama bolman hae Geureokjeoreok gyeondyeo naelman hae
Neon geureolsurok haengbokhaeya dwae Haruharu mudyeojyeo ga eh eh eh eh
Kau harus bahagia jika terus seperti itu, hari demi hari terasa hampa...
Oh, girl, I cry, cry
Oh, girl, aku menangis, menangis
You’re my all, say goodbye
Kau segalanya bagiku, ucapkan selamat tinggal...
Keenan mengamati taman sekitar, beberapa pasangan muda tengah hilir mudik di depan matanya. Hatinya mencelos.
Gireul geotda neowa na uri majuchinda haedo
Saat berjalan, meskipun kita saling berhadapan
Mot bon cheok hagoseo geudaero gadeon gil gajwo
Kau berpura-pura tak melihatku, sehingga terus berjalan seperti itu
Jakkuman yet saenggagi tteooreumyeon amado
Mungkin jika kenangan lama terus menerus muncul
Nado mollae geudael chajagaljido molla
Apakah aku diam-diam mencarimu, akupun tak tahu...
Neon neul geu saramgwa haengbokhage neon neul naega dareun maeum an meokge
Kau selalu berbahagia dengannya, kau selalu tak bisa makan karena aku memiliki perasaan lain.
Neon neul jageun miryeondo an namgekkeum jal jinaejwo na boran deusi
Untuk menunjukkannya padaku kau selalu merasa sedikit menyesal sehingga merasa lebih baik jika tak tinggal.
Neon neul jeo haneulgachi hayahke tteun gureumgwado gachi saeparahke
__ADS_1
Kau selalu seperti putihnya langit itu juga birunya awan itu
Neon neul geurae geureohke useojwo amu il eopdeusi
Kau selalu tersenyum seperti tak terjadi apapun
"Kau sungguh membuang waktuku Baby!!" rutuk Keenan sebal Farah meminta pergi ke sebuah taman biasa di tengah kota.
"Isshh!!" dengus Farah sebal. "Kita itu pacaran, jadi berlaku layaknya seperti pasangan normal lainnya! Lihat semua orang itu... Mereka juga tengah pacaran seperti kita... Hehehe..." Farah tengah menjelaskan dengan kekehan dan raut wajah menggodanya di hadapan Keenan yang sudah berwajah masam.
Dengan pasrah Keenan berjalan yang aktualnya tengah di seret Farah. Pria itu terlihat malu saat ini. "Hanya kamu yang berani melakukan ini padaku Baby! Setelah ini aku meminta kompensasiku!!" rutuk Keenan malu, pandangan beberapa orang tengah memperhatikannya. Rasanya gengsinya anjlok seketika!!
Farah membeli es krim dengan uang sakunya, dia memberikan bagian Keenan keduanya makan bersama di pinggir tepian sungai yang tersedia bangku panjang di sana. Farah mencolek sedikit es krim di telunjuknya. Dia menaruh di pipi Keenan seraya berlari kabur.
"KAUUU!!" pekik Keenan tidak terima.
Keduanya saling kejar dengan saling membalas mencolek es krim ke wajah masing-masing. Tawa keduanya pecah membuat semua orang iri dengan keduanya. Terutama di bagian saat Farah menggoda Keenan mengoles bibir tipisnya penuh dengan krim ice cream miliknya.
"Kakak berani menciumku?" goda Farah mengerucutkan bibirnya. "Ini Strawberry fresh from my lips!!" kekehnya menunjukan wajah annoyingnya.
"Kau..." Keenan takluk pada gadis tengilnya. Dia terkekeh pasrah dan dalam satu tarikan tengkuk leher Farah pria itu memagut bibir manis gadisnya.
"Mmmmh..."
Farah menutup matanya perlahan, merasakan hi sapan bibir penuh kakaknya di bibir mungilnya yang dingin oleh krim menjadi menghangat.
Nareul tteonaseo mam pyeonhaejigil (nareul itgoseo saragajwo)
Aku berharap hatimu merasa tenang karena meninggalkanku (kau hidup karena melupakanku)
Geu nunmureun da mareul teni, yeah (haruharu jinamyeon)
Karena air mata itu akan mengering yeah (seiring hari demi hari berlalu)
Charari mannaji anhatdeoramyeon deol apeul tende mm
Akan lebih baik jika kita tidak bertemu, sehingga akan sedikit teraskiti
Yeongwonhi hamkke hajadeon geu yaksok ijen
Sekarang aku berharap janji untuk selamanya
Chueoge mudeo dugil barae baby neol wihae gidohae…
bersama tenggelam bersama kenangan, baby aku berdoa untukmu...
Keenan seolah tengah melihat Farah di depan matanya, senyuman lembut cantik memabukan itu kembali terbit membuat Keenan mengangkat salah satu tangannya untuk menyentuh gadis kesayangannya. Namun seketika bayangan Farah menghilang seperti terbawa hembusan angin. Keenan mengepalkan tangan menggenggam angin...
Doraboji malgo tteonagara Tto nareul chatji malgo saragara
Jangan kembali, tinggalkan aku, jangan mecariku lagi dan hiduplah
Neoreul saranghaetgie huhoe eopgie Johatdeon gieongman gajyeogara
Karena aku tak menyesal mencintaimu, bawalah kenangan yang baik
Geureokjeoreok chama bolman hae Geureokjeoreok gyeondyeo naelman hae
Bagaimanapun aku mencoba bertahan, entah bagaimana aku bisa bertahan
Neon geureolsurok haengbokhaeya dwae Haruharu mudyeojyeo ga ne
Kau harus bahagia jika terus seperti itu, hari demi hari terasa hampa
Oh, girl, I cry, cry
Oh, girl, aku menangis, menangis
You’re my all, say goodbye, bye
Kau segalanya bagiku, ucapkan selamat tinggal, bye
Oh, my love, don’t lie, lie
Oh, cintaku, jangan berbohong, berbohong
You’re my heart, say goodbye
Kau adalah jantungku, ucapkan selamat tinggal...
Keenan seperti orang gila saat ini, dia tertawa dengan semakin deras mengeluarkan air matanya.
Bruuk!!
Dia terjatuh di tanah, tubuhnya bergetar. "Kemana lagi aku harus mencarimu Sayang... Apa kamu tidak mencintaiku sampai harus meninggalkanku seperti ini?"
__ADS_1
Keenan menggenggam pasir yang menjadi tumpuan tubuhnya saat ini. "Jika kamu tengah menghukum atas dosaku aku terima... Tapi setelah ini kembaliah padaku Baby... Aku tidak bisa lagi hidup lebih lama tanpamu..."
--- To be continued ---