Gadis Kecil Milik Mr. Mafia

Gadis Kecil Milik Mr. Mafia
EPS 78 # Klan Long


__ADS_3


--------------------------------------------


Kediaman Klan Long, 08.00 AM. 


Braaak!!


"Kalian sekumpulan sampah, idiot!!" Tuan Wei Long menggebrak meja kerja di hadapan beberapa anak buah setiannya. "Lee, sampai kapan aku bersabar dengan lambatnya kinerja anak buahmu, hah?!!" Tuan Long kembali merutuk pada asisten khususnya. "Dia sudah melewati batasan jaringan hitam. Keenan mulai besar kepala... Dia pikir dia yang akan menguasai seluruh pasar gelap! Cuih..." Tuan Long teramat kesal, dia membuang ludah dan berbalik badan menatap pemandangan hutan di belakang ruang bacanya.


Apalagi jika bukan karena Keenan memprovokasinya di pelelangan pekan lalu. Huateng kembali harus bekerja keras mendapatkan lahan bagus untuk membangun laboratorium mereka. Selain itu, Huateng juga ingin lebih terbuka dalam memasarkan senjata biologis miliknya. Dengan kekuatan menyumpal beberapa penegak negara, Huateng akan membuat bisnis ilegalnya menjadi legal dengan kekuasaan dan uang.


"Maafkan saya Tuan," ucap asisten Lee menundukkan tubuhnya. "Setelah ini, saya akan melakukan assessment ulang pada tiap bawahan. Mengkaji ulang dan mengganti mereka yang tidak pantas berada disini!"


Asisten Lee tetap berujar ramah dan tenang. Tidak kebanyakan anak buah khusus seperti Mr. Lee. Dia lebih kalem dan paling bisa menurunkan kadar emosi tuannya. Mr. Lee jauh lebih memanusiakan manusia, hanya karena titah tuannya adalah kewajiban. Sering kali apa yang jadi tujuan tuannya bertentangan dengan hati nuraninya. Begitu spesialnya asisten khusus Lee, Mr. Wei sendiri tidak bisa memarahi atau menghukumnya. Begitu besar jasa Lee bagi Mr. Wei, begitu pula sebaliknya. "Mengenai EYES milik kita, proses upgrade sistem tidak bisa dijalankan tanpa program yang dimiliki KTech."


Braaak!! 


Dengan cepat tuan Long melempar kursi sembarang. Seluruh anak buahnya terdiam, mereka tidak berani bersuara maupun bergerak.


"Kusuma sialan!!" Tuan Wei berkacak pinggang dengan gelisah, dia mondar-mandir di hadapan anak buahnya. Rasa gelisah membuat dadanya kembang kempis dengan nafas yang tidak beraturan. "EYES juga ada campur tanganku dalam pembuatannya... Dia sungguh beruntung bisa menemukan Keenan lebih dulu. Seandainya aku mendapatkan pria itu lebih dulu. Aku yakin, kekuatan kita akan menjadi yang teratas, dan Emperor akan aku musnahkan dengan cepat!"

__ADS_1


Pria itu mengisyaratkan asistennya untuk membawakan cerutu miliknya. Dengan sigap asisten Lee sudah mempersiapkan kebutuhan tuannya. Mr. Wei duduk dan menyesap kuat rokok racikan milikknya, kepulan asap tebal membumbung menyebar di setiap penjuru ruangan seperti pengharum aromatherapi. Beberapa orang di ruangan yang tidak tahan dengan asap nikotin itu berusaha tidak terbatuk di depan tuannya.


Mr. Long atau lebih terkenal Mr. Black di jaringan hitam merupakan founder Huateng Group. Mereka bergerak di bidang usaha farmasi dan beberapa lini usaha lain di bidang properti juga manufaktur bahan jadi. Bernama asli Wijaya Saputra, dia merupakan seorang alkemis hebat se-Asia Pasific. Atas dasar kehebatannya ini Klan Long mempercayakan nama besar Klan mereka digunakan Wijaya setelah mempersunting penerus terakhir Long. Sudah hampir lebih dari dua puluh tahun, pria hebat itu dikenal dengan nama Wei Long.


Pemain lama pasar gelap tentu sangat mengetahui siapa pendiri Jaringan Hitam, dua pria jenius yang berasal dari dua keluarga berpengaruh di Negara S. Mereka tak lain Wei Long dan Mr. Jie atau Wira Kusuma, menantu dari Emperor. Sebelum dikenal dengan jual beli vaksin senjata biologis, Wijaya justru bermain dengan memperjual belikan persenjataan perang. Hal yang tidak di ketahui dunia luar bahwa pemasok bahan dasar dan aksesoris pembuatan senjata apinya dimiliki oleh perusahan besar dari negara B. Perusahan yang dimiliki dan dijalankan langsung oleh tuan Lee Choi. Tuan Lee Choi begitu lihat memainkan perannya, bahkan keluarganya sendiri tidak ada yang mengetahui bisnis gelapnya tersebut.


"Sudah sejauh mana produksi virus XY?" Tuan Wei mengalihkan pembicaraan sebelumnya, dan kembali memeriksa bisnis ilegalnya.


"Sudah selesai tahap akhir dari penyempurnaan phase dua." Asisten Lee kembali menjelaskan, dia menghidupkan layar hologram di tengah ruangan. Asisten Lee segera menunjukkan grafik semua hal mengenai bisnis ilegal mereka. Senyum merekah dari tuannya terpancar jelas, dia kembali menyesap cerutunya dalam. "Aku butuh kelinci percobaan!"


"Dimengerti Tuan! Butuh waktu sekitar dua minggu lagi untuk benar-benar bisa kita injeksikan pada manusia." Mr. Lee menutup tampilan layar hologramnya. Dia menatap serius kearah tuannya. "Karena ini phase terakhir, kita benar-benar harus menseleksi calon kelinci percobaan yang sesuai. Terlebih, beberapa bulan lagi kita akan menggunakannya untuk Tuan Muda!"


Senjata biologis pertama yang ia ciptakan berjenis vaksin X, korban pertamanya tentu saja putri dari musuh bebuyutannya Mr. Jie. Virus X berfungsi untuk mengaktifkan kinerja jantung bagi penderita penyakit tertentu. Namun, jika digunakan untuk manusia normal yang sehat. Maka, virus ini berfungsi sebaliknya, bahkan virus ini justru menghilangkan sebagian memori si korban. Masa inkubasi virus ini cukup lama, sekitar dua tahun. Setelah selesai masa tunggu, maka virus ini akan menetas dan membuat si korban meninggal tanpa sebab.


Demi meningkatkan pemasukan dan tingginya permintaan pasar, Mr. Wei kembali membuat virus Y, setelahnya dia kembali menyempurnakan dengan pembuatan virus XY yang sekarang semakin marak diperbincangkan di jagat jaringan hitam. Keenan sendiri sudah memiliki satu set lengkap semua jenis virus yang dikeluarkan Huateng selama ini.


Dalam dunia bisnis, hal yang lumrah jika ada istilah simbiosis mutualisme. Sejatinya, pencipta virus akan menghasilkan lawannya yaitu pembuat anti virus. Hal ini yang menjadi incaran Keenan di pasar gelap. Dia akan menyediakan anti virus yang akan diperjualbelikan di pasar gelap sebagai obat dari virus yang dikeluarkan Mr. Wei.


Tuan Wei sendiri tidak mempersoalkan masalah remeh seperti ini. Justru, tujuannya memang menginginkan orang-orang diluar sana bisa membuat anti virus. Dia bisa meneliti dan memperbaiki virusnya setelah para pengusaha anti virus memasarkan produknya. Dengan begitu, bisnis mereka akan terus berkesinambungan dan berumur panjang. Sialnya, Keenan merupakan orang kepercayaan musuhnya, Keenan dibayar mahal oleh Mr. Jie untuk membuat obat yang akan digunakan untuk putrinya. Hal itulah yang membuat Mr. Wei marah, apalagi Keenan juga selalu menerima tawaran menentang dirinya selama ini. Terbukti dari insiden delapan tahun lalu, Keenan berusaha menggagalkan pergerakan Mr. Wei yang ingin memonopoli pasar jaringan hitam.


Mr. Wei terlihat seperti berpikir keras. "Mengenai kelinci percobaan ini, aku menginginkan orang yang sangat dekat dengan Keenan!"

__ADS_1


"Maksud Tuan?" Mr. Lee mengernyitkan kening dan bertanya kembali arah tujuan tuannya.


"Tugas kalian saat ini mencari kelemahan Keenan, sehebat apapun pria ini. Aku dengar Ibu dan adiknya adalah kelemahan terbesarnya. Buntuti mereka, jadikan mereka salah satu orang yang berpotensi menjadi kelinci percobaan kita."


"Ehm, untuk langsung berhubungan dengan Kaviandra kita tidak boleh gegabah, Tuan!" Mr. Lee segera menyanggah keinginan tuannya yang cukup beresiko kali ini. "Anda lupa kekuatan militer Tuan Kaviandra... Bahkan Emperor sendiri tidak mungkin memiliki kekuatan sebesar Kaviandra yang di dukung kerajaan Inggris!"


Tuan Wei meleburkan sisa cerutunya menjadi serbuk kecil di hadapan anak buahnya. Dia sungguh emosi, tiapkali ingin menggulingkan kekuasaan Keenan, selalu ada hal yang membuat mereka tidak bisa bergerak saat ini juga.


"Ijin mengeluarkan pendapat, Tuan!" Salah satu anak buah tuan Wei yang terkenal dengan sebutan eksekutor terbaik klan Long menyela dan mengeluarkan suaranya, dia adalah Azlan.


"Hm!"


"Beberapa hari terakhir, kami mendapatkan beberapa potret kebersamaan Mr. K dengan seorang gadis. Saya pikir, mereka memiliki hubungan khusus... Demi gadis ini, Mr. K hampir membunuh seseorang di Universitas S!" Azlan meneruskan pendapatnya dengan tersenyum penuh arti. Tuan Wei menyeringai senang bahkan sudah terkekeh sinis saat ini.


"Bagus, aku ingin kalian mendapatkan informasi ini secara detail. Kirimkan padaku selambat-lambatnya tiga hari kerja. Jika tidak, aku tidak ingin melihat wajah kalian lagi disini!"


"Dimengerti, Tuan!" Semua anak buah inti Mr. Long serentak menjawab titah tuannya.


Terlihat Mr. Lee menghela nafas panjang, seperti biasanya. Pria baik itu mana mau melibatkan kembali seorang gadis untuk menjadi kelinci percobaan mereka.


--- to be continue ---

__ADS_1


__ADS_2