Gadis Kecil Milik Mr. Mafia

Gadis Kecil Milik Mr. Mafia
EPS 137 # War.01


__ADS_3

Ceklek...


Keenan tersadar dari lamunannya, dia menatap ke arah asal suara. Setelah menyadari siapa yang mengunjunginya Keenan kembali tidak melakukan apapun. Pandangannya kosong kedepan, walau fisik tubuhnya sudah berangsur pulih tapi dia terlihat lebih mirip seperti mayat hidup. Jiwanya seolah berada di alam lain, tidak pada raganya saat ini.


Keenan masih menutup dirinya, untuk alasan yang mana dia tidak mengerti. Mudahnya Keenan langsung membalaskan dendamnya. Hanya saja─


"Sampai kapan kamu akan terus seperti ini?" tanya Sam tercekat. Hatinya sungguh sakit melihat pria yang sangat di kenalnya luar dan dalam hampir separuh usianya menjadi sosok yang tidak lagi menginginkan hidupnya semenjak kepergian Farah.


Keenan tidak juga mau merespon apa yang di tanyakan asisten sekaligus sahabat kentalnya itu. Keenan asik membuka galery ponsel menunjukan beberapa foto Farah dan beberapa video kebersamaan keduanya. Keenan kembali menjatuhkan air mata penyesalannya. Dia sungguh menyesal, dia tidak menghabiskan waktu dengan baik bersama wanitanya. Terlebih dia gagal melindungi wanita beserta anak dalam kandungan yang sangat ia cintai di dunia ini.


Sam duduk di hadapan Keenan dengan tatapan ibanya. Di dalam tangannya Sam membawa sesuatu yang bisa mengubah Keenan saat ini juga. Dalam benak Sam tidak akan pernah membiarkan sahabatnya terjatuh lebih lama dan lebih jauh dari ini. Hal yang paling di takuti oleh Sam adalah nekatnya Keenan dan mungkin saja dengan sumbu  pendeknya pria itu merencanakan mengakhiri hidupnya tanpa pikir panjang karena kekasihnya yang tak kunjung mereka temukan.


"Pergilah..." titah Keenan lemah mengusir keberadaan Sam dengan halus.


"Aku tidak akan penah pergi dari sini Keenan!!" hardik Sam menekan terdengar begitu beremosi di pendengaran Keenan.


Keenan mendongak menatap tajam asisten yang sudah bersama dengannya selama hampir lima belas tahun berlalu. Keduanya justru bisa di rasakan jauh terlihat seperti saudara jika bukan dalam mode Tuan dan Bawahan.


"Kemana perginya sosok KEENAN yang aku kenal Hah?!" berang Sam berniat mengeluarkan seluruh emosinya saat ini.


"Sampai kapan kamu menjadi pengecut seperti ini?" keluh Sam tak tahan.


"BANGUN KEENAN!! FARAH MUNGKIN MASIH MENUNGGU DI SUATU TEMPAT DAN KAMU BERDIAM DISINI SEKARANG?!"


DEG!!


Jantung Keenan seperti di tusuk belati saat ini, tepat saat berdetak senjata tajam itu dihunuskan langsung dengan perkataan Sam barusan. Keenan sungguh sangat lemah, dia justru merespon dengan tangisan bukan kembali mengangkat senjata dan berusaha lebih keras mencari wanitanya.


Sam telah bangkit dari kursinya, dia sungguh tidak tahan dengan kelakuan abnormal sahabatnya.


"Aku mempunyai ini!" Sam menunjukan serum buatannya yang akan memicu hormon Endorfin ditubuh Keenan yang akan memberikan semangat dan kekuatan untuk pria lemah itu.


Keenan menatap takjub sahabatnya, dia menutup matanya erat. "Terima kasih Samuel..."


Pada akhirnya Sam menjatuhkan air matanya dengan kelakuan Keenan yang tidak pernah mengatakan terima kasihnya dan kini kata itu terbit dengan begitu tulus.


"Aku yakin, sangat yakin─" Keenan menahan perkataannya. Kembali dia mengusap layar ponsel yang menunjukan potret cantik calon istrinya. "Istriku selamat, dia pasti masih hidup... Buktinya aku masih bernafas sampai saat ini. Jika dia mati harusnya aku juga mati saat ini!"


Sam melengkungkan senyumannya, dia tidak menyangka bahwa tuannya kalah telak oleh cinta yang diberikan Farah pada kakak sepupu bejadnya.


"Oleh karena itu, aku sebagai sahabatmu akan selalu berada di sampingmu. Aku akan membantu sebisaku!" Sam mendekati posisi Keenan. "Mari kita kembali bersinergi, demi mencari keberadaan istrimu. Setelah itu berhentilah... Hidup normal seperti kebanyakan keluarga lainnya."


"Kamu, istrimu bahkan putra luar biasamu. Kalian harus bahagia! Tinggalkan jaringan hitam kotor ini, kamu tidak akan kekurangan..." tukas Sam memberikan semangat pada Keenan.


Keenan melengkungkan senyuman. "Do it now!" titahnya kembali dengan suara Mr. K seperti sebelumnya.


Dengan senang hati Sam melakukan injeksi serum yang akan membangkitkan seluruh kinerja vitalitas Keenan.


'Persiapkan peti matimu Wei Long!' batin Keenan menatap tajam kedepan.


***

__ADS_1


[ Karena sudah mendekati END mari kita mengenal kecanggihan yang di miliki Keenan. ]


Semua source gambar berasal dari pinterest, semua fiksi semata ya gaes.



Inilah lensa kontak yang di tanam dengan AI bernama EYES atau Retinal Infinity Intelligent System.





Yang ngeh modelnya bener dia dari group sebelah ya penggemar KPop pasti tahu abang ganteng dari mana ini wkwkwk


Kita bahas ulang kembali ya, EYES dikendalikan oleh sinyal saraf yang memungkinkan pemakainya melakukan tindakan yang diprogram oleh komputer. Pintar banget kan abang Keenan ganteng othor...



Dalam penciptaan KTech, produk pertama dan utama mereka adalah sistem operasi berbasis Graphical User Interface (GUI) di semua perangkat pintar yang diberi nama KTech+. Produk teknologinya bertambah dengan penciptaan smartwatch. Produk KTech beda dari yang beredar di pasaran biasa. Mereka di lengkapi dengan Siri (Asisten pribadi dalam iOS) dan beberapa persenjataan kecil sebagai bentuk perlindungan diri dari berbagai ancaman kejahatan di luaran yang tengah marak terjadi.






3. Microbots adalah robot yang berukuran sangat kecil dengan skala mikro. Sistem komputer pada microbot sama halnya dengan robot-robot secara umum, namun memiliki ukuran yang sangat kecil dan dapat dikendalikan dari jauh. Microbots dapat bekerja sesuai dengan algoritma yang dibuat. Keenan menggunakan transmitter untuk mengendalikan robot-robot kecil ini seperti yang sudah di bahas di Bab sebelumnya.


NEEEEXT!!


Kreatifitas dan bakat dalam bidang teknologi Keenan membuat dia kembali mengasah otaknya dalam waktu singkat. Keenan tidak ingin gegabah dalam menghadapi musuhnya. Dia juga mengembangkan senjata terakhirnya yang akan di jual bebas untuk melengkapi persenjataan bagi angkatan perang sebuah negara.


Jeng jreeeeeng!!




Robot tempur IRWPh.01



Tampilan seperti robot IRON MAN hanya saja Keenan tidak membuat seluruh baju jirah menggunakan robotik. Dia justru hanya berfokus pada Helmet berteknologi tinggi dengan senjatanya sudah cukup membuat satu robot ini setara dengan seribu pasukan angkatan bersenjata.


[ FYI teknologi baju perang ini sekuel untuk Season 2 nya yang akan di gerakkan oleh putranya! Haseeek ]


Nah dengan visualisasi ini semoga halu kita semakin lancar dan bisa di bayangkan apa yang tengah Keenan dan kelompoknya lakukan hehehe... Maafkan ke-sotoyan othor CMIIW jadi kalau ada yang salah mohon di koreksi :)

__ADS_1


[ btw ini ketikan kedua pas mau update di tulisan pertama sebelumnya komputer othor ngehang! Nangis darah othor (lebay wkwkwk)... Data hilang dan ngetik dari awal hiks ]


-----


DDDUUUUAAARRRR!!


Terdengar suara ledakan di bagian depan kediaman keluarga besar Long. Seluruh anak buah Black shadow berhamburan bahkan tak sedikit yang sudah bersimbah darah tewas di tempat terkena ledakan yang di jadwalkan Keenan untuk membuka jalan dirinya memasuki markas Black Shadow.


Tuan Wei menyeringai dengan kedatangan musuh yang sudah dia prediksi sebelumnya. Cepat atau lambat Keenan akan menargetkannya.


"Apa Austin sudah berada di kediamannya?" tanya tuan Wei pada asistennya.


"Menurut informasi dari Jiems, Tuan Muda sudah kembali menempati tempat tinggalnya di Aussie." terang Asisten Lee dengan raut wajah ibanya.


"Baguslah... Dengan begitu aku tenang sekarang. Tugasku sudah selesai..." Mr. Wei menatap nanar ke dalam bingkai foto kecil yang sedari tadi dia pegang. Dalam figura itu menunjukan gambar keluarga yang harmonis.


"Mengapa anda terdengar pesimis seolah hidup anda tidak akan lama lagi?" tutur Lee tidak menyukai tuannya berkata lemah seperti barusan. "Anda bisa keluar dari kediaman lewat pintu darurat. Aku akan mengendalikan keadaan disini."


"Heh... Aku sudah lelah Lee... Tujuanku sudah tercapai, putraku baik-baik saja. Dia akan bertahan hidup beberapa puluh tahun kedepan." Senyum tuan Wei kembali terbit meletakkan kembali figura kecil di tempatnya. "Aku akan menemui Sully sebentar lagi, dengan begitu kami bisa melihat putra kami berbahagia di alam yang sama."


Asisten Lee mengepalkan tangan dengan menjatuhkan air matanya. "Jika begitu kita akan kembali bersama seperti dahulu kala. Aku akan tetap menjadi asistenmu walau sudah berada di alam baka sekalipun."


"Hahaha... Kau konyol Lee!!" Kekeh tuan Wei pada sahabat terbaiknya. "Tapi sebelumnya, aku ingin kamu melakukan sesuatu untuk terakhir kalinya." Tuan Wei memberikan usb drive yang di mengerti kemana arah tujuannya.


"Senang bekerja sama denganmu Wijaya Saputra... Kelak dunia akan tersadar, bahwa tindakanmu tak lebih dari menyelamatkan keluargamu."


[ Achihuuuy... Kalian tahu semua masalah mereka sudah jadi empat karya di tangan othor wkwkwkwk Jadi pastinya ada tujuan mengapa virus XY di kembangkan dan menjadi senjata biologis di masyarakat yang menggunakannya. Semua di kupas di buku Skandal Hasrat Terlarang. ]


[ Oh iya, jika kalian perhatikan seluruh nama ini ada beberapa versi ya, semua juga di bahas di buku lain punya othor. Klan Long itu milik Tuan Long yang mempunyai anak perempuan Sully Long yang menikah dengan Wijaya Saputra pribumi dari negri konoha x wakanda wkwkwk setelah menikah dengan Sully Long dia di anugrahi gelar bangsawan di Negara S dengan nama Wei Long. btw orang chinese biasa memiliki dua nama ya, pasti sudah pada ngerti dong ya :) ]


Asisten Lee langsung menghubungkan drive Jaringan Hitam dengan USB yang diterimanya. Dia mensubmit berita lanjutan yang akan tetap menyeret nama Farah di pasar gelap.



Dengan melakukan submit terjadwal memungkinkan Keenan untuk melewatinya. Dengan begitu seluruh dunia jaringan hitam akan memburu Farah Lee. Dia adalah kelinci percobaan terakhir bahkan statusnya yang tengah mengandung membuat darahnya bernilai lebih mahal dari kepala dan nyawa Keenan sendiri.


Dalam dunia medis pasar gelap hal ini sangat lumrah terjadi, dan pencetusnya tak lain dan tak bukan pendiri dan petinggi Huateng Group. Tanpa di sadari Keenan sendiri bahwa Klan Naga dengan nama samaran lain tentu saja menjadi salah satu bagian perdagangan pasar gelap ini.


"KELUAR KAU WEI LONG!" pekik Keenan memanggil musuhnya.


Prok... Prok... Prok...


"Memang hanya Mr. K yang datang dengan keributan seperti ini di kediaman orang lain!" sambut Mr. Wei yang di ikuti Mr. Lee juga Azlan di kiri dan kanannya.


"Kamu memiliki otorisasi menyulutkan perang antar keluarga besar hah?!" sambung Mr. Wei tenang.


"Perang? Aku tidak menyulutkan perang aku datang untuk membantai!" tukas Keenan dingin.


Seringai Mr. Wei terbit di depan wajah Keenan yang sudah penuh dengan dendam membara di dalam benaknya. Jika orang normal lain mungkin akan ketakutan saat di rasa ajal mendatangi mereka. Lain hal dengan penghuni terakhir Klan Long. Wei Long sungguh santai, begitu juga dua pengikut setianya. Mereka tidak terlihat ketakutan atau khawatir meskipun seluruh anak buah pionnya sudah habis di habisi oleh Keenan tanpa susah payah pria itu menggunakan Microbots yang menembus tubuh mereka.


--- To be continued ---

__ADS_1


__ADS_2