HIJRAH CINTA

HIJRAH CINTA
1 KESIANGAN


__ADS_3

" Nia cepat, nanti kita kesiangan loh "


teriak Zahra


" iya sabar, udah ayo " jawab kania yang langsung menarik lengan Zahra


Akhirnya mereka pun pergi meninggalkan kontrakan


"lihat dehh masih pagi aja udah macet gini " ucap Kania


" namanya juga Jakarta, pasti macet gak ada bedanya kok sama Bandung sama-sama macet " ucap Zahra


"kalau gini caranya kita bisa terlambat nih " ucap Kania


" sepertinya iya deh kita akan terlambat " ucap pasrah Zahra


Tak lama akhirnya mereka sampai di kampus, dan benar mereka terlambat karena gerbangnya sudah di tutup.


" benarkan kita terlambat " ucap Zahra


" gimna nih Ra? " ucap khawatir Kania


karena pasalnya ini hari pertama mereka masuk kampus.


" ehhh Ra itu lihat ada satpamnya kita minta tolong aja sama pak satpamnya untuk bukain gerbangnya " ucap Kania


" ehhhh tapi.... " ucap Zahra yang terpotong oleh Kania yang langsung menarik lengannya


" udah ayo " ajak kania


"Assalamualaikum pak " ucap Zahra dan Kania


" waalaikumsalam " jawab pak satpam


" pak tolong bukain gerbangnya ya! " pinta Kania pada pak satpam


" neng ini siswi baru kenapa kesiangan? " tanya pak satpam


" maaf pak tadi jalanan macet banget, jadi kami kesiangan " ucap Zahra


" harusnya kalian itu berangkat nya lebih pagi apalagi kalian ini kan ini baru pertama masuk " ucap pak satpam


" duhhh pak kalau bapak nasihati kita sekarang kita bisa semakin terlambat " ucap Kania


" iya pak, bukain gerbang nya ya? " mohon Zahra pada pak satpam


" tidak bisa neng, aturan nya kalau udah masuk gerbangnya harus di tutup dan tidak bisa di buka lagi " ucap Pak satpam


" yahhhh pak, masa bapak gak kasihan sama kita " ucap Zahra


" emmmm, gimana ya neng " ucap pak satpam bingung


" iya pak masa bapak gak kasihan sama kita, bapak lihat kita udah pake ginian topi kardus, tas kardus dan ini juga papan nama kardus " ucap Kania yang menunjuk dirinya dan pada Zahra


memang benar saat ini mereka berpenampilan sangat aneh karena saat ini memang mereka akan ospek di kampusnya.


" Duhhh gimana ya neng? " tanya pak satpam kebingungan


" Asalkan bapak tahu ya, kita kuliah gini juga buat bangsa indonesia pak, bapak bayangkan aja bagaimana kalau di indonesia ini gak ada pelajar kayak kita, negara kita akan jadi apa pak? " ucap Zahra


" iya pak benar kata Zahra, kita itu bela-belain penampilan kayak gini ini buat negara kita pak " ucap Zahra


" iya udah kalian boleh masuk " ucap pak satpam yang langsung membuka gerbang nya


" yeeaaayyy terima kasih pak " Ucap Zahra dan Kania


" tapi ingat ini terakhir kalian terlambat " ucap tegas pak satpam


" Siap pak " Ucap Zahra dan Kania yang berdiri tegak dengan tanganya seperti hormat


" kalau gitu kami permisi pak, assalamualaikum " ucap Zahra

__ADS_1


" Waalaikumsalam " jawab pak satpam


tanpa mereka sadari ada tiga orang yang memperhatiakn mereka.


" Wahhh Ra ini kampus apa mall ya besar banget? " ucap Kania kagum


karena melihat kampusnya.


" Namanya juga kampus pavorit, kalau gak besar gak pavorit dong " Ucap Zahra


" iya juga sihh " ucap Kania


" ehhhh ini kita kemana nih Nia? "


tanya Zahra


" aku juga gak tahu nih Ra, ehhh kita nanya ke sana aja ayo " Ucap Kania


" kemana? " Tanya Zahra


" ke kerumunan itu " ucap kania yang menunjuk ke arah kumpulan anak-anak


Mereka pun akhirnya pergi ke kerumunan itu.


" Assalamualaikum " Ucap Zahra dan Kania


" Waalaikumsalam " Ucap salah satu dari mereka


" Maaf kak mau tanya kalau siswa siswi baru harus kemana ya? " tanya Zahra


" kalian terlambat? " tanya salah satunya


Zahra dan Kania hanya mengangguk untuk menjawab pertanyaan itu.


" Hari pertama aja udah terlambat, gak disiplin " Ucap salah satunya dengan nada cueknya


" Kenapa ya ada orang kayak kalian bisa di terima di kampus pavorit ini "


" Apalagi di lihat dari tampilannya gak cocok banget di kampus ini " Ucap salah satunya dengan nada menghina


Zahra dan Kania merasa geram dengan perkataan mereka semua.


" maksudnya? " Tanya Zahra


" pake nanya lagi lo, jelas lo berdua itu gak pantes di sini " Ucap seseorang lagi


" ehhhh tuhhh mulut di jaga ya " ucap kesal Kania


" kenapa? emang iya kan kalian gak pantas di sini " ucap nya lagi dan mereka semuapun tertawa


" jaga mulu lo " teriak kania yang tangannya menunjuk


" turunin tangan lo dari hadapan gue " ucap cewek itu lagi


" Berani banget lo hah sama gue, lo gak tahu siapa gue " ucapnya lagi


" Nia udah biarin, mending kita pergi aja " bisik Zahra pada Kania


" Enggak Ra mereka itu keterlaluan sama kita " Ucap Kania


" Ehhhh jangan mentang-mentang lo itu kakak senior di sini jadi lo seenaknnya sama kita " Teriak Kania


" gak sopan banget lo sama gue, berani lo sama gue hah? " Ucap cewek itu lagi


" Gue gak takut sama lo, siapa lo yang harus gue takuti? " tanya Kania meremehkan


cewek itu merasa kesal karena merasa di tantang oleh Kania, cewek itu pun mendekat kepada Kania.


tapi.....


" Diraaa... "

__ADS_1


Teriak seseorang dari sebrang sana


" Ada apa Dev? " Tanya cewek itu yang di ketahui namanya Dira


munculah tiga cowok menghampiri mereka


"Harusnya gue yang nanya sama lo,ada apa ini? kenapa kalian ribut? "


Ucap seorang lelakinya yang di panggil Dev


" mereka gak sopan sama gue, gue cuma negur mereka tapi mereka gak nerimanya " Ucap Dira


Zahra dan Kania kesal dengan penjelasan Dira yang tidak sesuai dengan faktanya.


" Ehhhh jelas-jelas lo tadi yang salah " Ucap Kania kesal


" kamu lihat sendiri kan Dev " ucap Dira


" Jaga bahasa mu itu sama senior mu " Ucap tegas seseorang lelaki di antara mereka


kania hanya diam dan menunduk, sedangkan di sisi lain Zahra merasa kesal


" maaf tapi di sini kita gak salah, kami tadi cuma nanya sama kakak ini, tapi mereka malah ngehina kami, terus teman saya cuma membela diri emang salah? " ucap Zahra


" sudahlah pusing gue dengarnya, untuk kalian berdua ikut gue! " ucap Devan


Zahra dan kania pun pergi mengikuti kakak seniornya, dan tak lama kami sampai di lapangan yang sangat luas


" kalian di hukum " ucap Devan


" ke kenapa kami di hukum? " Tanya Zahra gugup


" Apa karena kejadian tadi kak? duhhh kak tadi saya kan gak...." ucap Kania terpotong oleh ucapan cowok yang ada di sebelah seniornya yang di ketahui Kak Dev namanya.


" tadi kalian kesiangan, lupa? "


ucap seseorang


astaga gara-gara kejadian tadi mereka lupa bahwa merekan tadi kesiangan.


Zahra dan Kania pun hanya diam


" lari 20 putraran lapangan ini " ucap Kak Dev


" Apa? " Ucap kaget Zahra dan Kania


" kakak yakin 20 putaran, kakak lihat ini lapangan luas bukan kelas yang ruangannya kecil, dan kakak bilang kita harus lari 20 putaran " ucap Zahra


" Gue tahu ini lapangan, mata gue masih normal " Ucap Kak Dev


" Tapi kak..." ucap kania terpotong


" semakin lo nawar semakin bertambah pula hukuman kalian " ucap cowok di sebelah kak Dev


" Benar kata Reihan, udah jalanin aja " ucap cowok di sebelahnya lagi


" kakak gak nanya kita kenapa terlambat " tanya Kania


" emang penting? " tanya Kak Rei


" penting lah, asal kalian seseorang akan melakukan sesuatu itu pasti ada alasanya" ucap Zahra


" Udah lah itu gak penting menurut gue, apaun alasanya tetap saja kalian salah " ucap kak Dev


" tapi kak...." ucap Zahra dan Kania yang terpotong oleh Kak Dev


" Sekarang! " ucap tegas Devan


Zahra dan Kania pun langsung lari karena mendengar ucapan tegas Devan.


" van awasin mereka, gue dan Rei balik ke Aula " Ucap Devan

__ADS_1


" Oke baiklah " ucap Revan


__ADS_2