HIJRAH CINTA

HIJRAH CINTA
4 Duet


__ADS_3

Ini hari ke tiga Zahra dan Kania melaksanakan Ospek Yang berarti ini hari terakhir mereka melaksanakan Ospek nya.


" Ini mana lagi kak seniornya gak datang- datang perasaan " Ucap kesal Zahra


" Iya Ra gak datang-datang, bosan gue nunggunya " Ucap Zahra kesal


Sekarang Zahra dan Kania sedang berada di Aula yang sedang nunggu senior-seniornya.


Tak lama kakak seniornya pun datang.


" Lihat mukanya pada datar semua, kayak gak ngelakuin dosa aja " Bisik Zahra pada Kania


" Iya coba aja kalau kita yang telat pasti di hukum tuhhh, seperti kemarin " Bisik Kania lagi


" Ya apalah daya kita kan cuma junior, sedangkan mereka para senior " Ucap Zahra pasrah


" iya sihh, jadi bisa seenaknya sama kita yang masih junior ini" Ucap Kania


" Assalamualaikum semuanya,


seperti biasanya setiap pagi kita akan mengadakan materi tapi untuk hari ini materinya kita jadikan sebagai bahan kuis " Ucap Ka sifa


" Karena setelah istirahat nanti kita akan mengadakan kuis, pertanyaannya akan di ambil dari materi sekarang " Ucap Devan


" Tapi ingat, saat penjelasan materi di mulai gak yang boleh bicara dan gak ada yang boleh mencatatnya cukup mendengarkan" Ucap Dira


" Dan untuk kuis nanti akan ada hukumannya bagi yang tidak bisa menjawabnya " Ucap Devan


" Maka dari itu kalian harus memperhatikannya" Ucap Sifa


Semua anak-anak hanya mengangguk mendengarkan ucapan seniornya beda dengan Zahra dan Kania yang sedari tadi mengoceh.


" Gak boleh mencatat terus nanti kita jawab kuisnya gimana? " Ucap pelan Kania


" Makanya kita harus memperhatikannya " Ucap santai Zahra


" weey otak gue gak secerdas itu Ra, cuma hanya mendengarkan kita bisa menjawab semua pertanyaan " Ucap Kania


" Iya aku tahu, otak kita kan sama " Ucap Zahra santai


" lalu? kenapa kamu sesantai itu? " Tanya bingung Kania


" Kenapa harus bingung, ini kan kuis nya untuk kelompok, aku yakin kok banyak anggota kita yang otak nya ada di atas kita, jadi santai aja " Ucap Zahra


" Benar juga kata mu " Ucap Kania


Materinya pun di mulai, semua anak-anak mendengarnya tanpa ada yang mengobrol termasuk Zahra dan Kania.


satu jam pun berlalu, akhirnya materi nya sudah selseai, semua anak-anak di suruh keluar untuk beristirahat, termasuk Zahra dan Kania.


" duhhh ini kaki pegal banget " Ucap Zahra sambil memijat kakinya sendiri yang di baluti rok panjangnya.


" Sama Ra, semua senior pada enak duduk di kursi sedangkan kita di suruh berdiri " Ucap kesal Kania


" Iya Nia, padahal apa susahnya coba nyuruh kita untuk duduk " Ucap Zahra


" Dasar mereka nya aja yang gak punya hati " Ucap Kesal Kania


ehhmmmm ehmmmm


" Apa sih, kalau mau duduk ya duduk aja, di samping masih kosong kok " Ucap Zahra


" Iya nih, kita lagi makan " Ucap Kania


ehhmmmm ehmmmmmm


" duduk aja, gak deng... "


Ucap Zahra dan Kania yang terhenti karena melihat orang yang ada di hadapan mereka


" ehhhh kak Dira " Ucap Zahra dan Kania cengengesan


" Ulangi omongan kalian yang tadi " perintah Dira tegas


" Omongan yang mana kak? " Tanya Zahra


" Gak usah belaga **** kalian berdua, kalian pikir gue gak dengar omongan kalian Hah " Ucap Dira marah dan tangannya yang menggebrak Meja


Zahra dan Kania kesal dengan apa yang di lakukan Dira. Zahra yang melihat kania yang akan melawan omongan Dira langsung di cegah oleh Zahra.


" Sabar Nia, kalau kita melawan masalahnya akan makin tambah " Bisik Zahra


Kania pun gak jadi untukelawan ucapan Dira


" bentar dehh, omongan yang mana sihh kak? " Tanya Zahra


" Kalian yang bilang kalau kakak senior itu gak punya hati " Ucap Dira tegas


" Ya elah kak itu kami cuma bercanda gak serius" Ucap kania


" BERCANDA kata lo, kalian berdua harus di HUKUM " Ucap Dira


" Cuma hal sepele harus di hukum? " Tanya Zahra kaget

__ADS_1


" Ini buka hal sepele,ini tentang supaya lo tahu bagaimana cara lo supaya sopan sama kakak tingkat lo " Ucap Dira


" sekarang kalian ikut gue! "Perintah Dira yang langsung pergi


Zahra dan Kania pun langsung mengikutinya dari belakang.


Zahra dan Kania bingung kenapa mereka di bawa ke toilet


" Hukuman kalian bersihkan semua toilet cewek yang ada di kampus ini "


Perintah Dira tegas


" APA??? " Ucap kaget Zahra dan Kania


" Apa gak ada hukuman lain kak? "Tanya Zahra


" Iya kak, gak harus bersihin toilet " Ucap Kania


" Gak ada, pokoknya saat gue balik lagi ke toilet ini semuanya sudah bersih " Ucap Dira


Dira pun langsung pergi meninggalkan Zahra dan Kania


" Ihhh jorok banget Nia " Ucap Zahra melihat toiletnya yang kotor


" ihhhh aku gak mau bersihin ini " Ucap Kania


" dasar gak cowoknya gak ceweknya semuanya sama aja pada kejam semua " Ucap Kania kesal


" udahlah Nia, aku gak mau cuma gara-gara ucapan kamu itu kita bisa di hukum lagi " Ucap Zahra


" iya deh iya " Ucap pasrah Kania


Merekapun membersihkan toilet nya dengan malas-malasan.


30 menit pun berlalu, akhirnya Zahra dan Kania sudah selesai membersihkan toiletnya.


" Akhirnya selesai juga " Ucap senang Zahra


" Iya Ra, capek banget " Ucap Kania


Tak lama Dira pun datang


" Sudah bersih? "Tanya dingin Dira


" Udah kak, kalau gak percaya kakak bisa lihat sendiri " Ucap Kania


" Iya kak, semuanya udah bersih kinclong " Ucap Kania


" Bagus,sekarang kalian ikut saya ke aula " Ucap Dira


" Sekarang kalian gabung sama kelomopok kalian " Ucap Dira


" Baik kak " Ucap Zahra dan Kania bebarengan


" Karena kelompok satu tidak bisa menjawab pertanyaan, maka harus ada perwakilan yang maju ke depan " Ucap Devan dari atas panggung


" Apa? itu kan kelompok kita Nia " Ucap kaget Zahra


" Iya Ra, Kenapa kalian gak jawab pertanyaan nya? " Tanya Kania pada anggotanya


" Pertanyaannya susah, jadi kita gak jawab " Ucap salah satu anggotanya


" Kalau gini caranya, kelomook kita di hukum dong " Ucap Zahra


" lebih tepatnya sih perwakilan dari kita " Ucap Kania


" Sekali lagi untuk perwakilan kelompok satu harap naik ke panggung " Ucap Devan Dari panggung


" Tuuhhh kan, kamu aja yang ke depan " Ucap salah satu anggotanya


" Kamu aja " Ucap salah satu anggotanya lagi


" ketua kelompok aja " Ucap salah satu anggotanya


Zahra dan kania kaget mendengar ucapan salah satu anggota dari anggotanya, apalagi Zahra karena dirinya lah yang menempati sebagai ketua kelompok.


" Maksudnya? jelas-jelaskan kalian yang gak bisa jawab, kenapa harus aku yang tanggung jawab " Ucap kesal Zahra


" Iya, Zahra kan gak tahu apa-apa, kalian aja yang ke depan " Ucap kesal Kania


" Zahra kan ketua kelompok, sudah tugas dia dong untuk bertanggug jawab atas anggotanya " Ucap salah satu dari anggota nya


" Ehhh gak bisa gitu dong " Ucap Kania


Sedangkan Zahra diam dan berpikir.


" oke oke aku ngalah, biar aku aja yang ke depan " Ucap Zahra


" Tapi Ra " Ucap Kania


" Udah gak papa " Ucap Zahra


Zahra pun pergi menuju panggung

__ADS_1


" lohh kok kamu yang maju? kamu kan baru datang? " Tanya sifa


" Emmm karena saya ketua kak, anggota saya menyerahkan hukumannya pada saya " Ucap Zahra


" Kira-kira apa ya hukuman yang pas untuk dia " Tanya Dira


Joged joged joged. Teriak anak-anak


" ide bagus, Bagaimana Zahra? " Tanya Dira


Apa joged? malu banget. Batin Zahra


" emmm jangan joged kak, saya gak bisa joged kak " Ucap Zahra


" Bagaimana kalau nyanyi aja?" Saran Sifa


nyanyi? sepertinya gak terlalu buruk. Batin Zahra


" Nyanyi aja dehh kak " Ucap Zahra


" Ehhhh tapi gak seru nih kalau nyanyi nya sendiri, bagaimana kalau duet ?" Ucap Revan


" Tapi sama siapa nih? " Tanya Sifa


" Sama gue " Ucap Devan yang langsung membawa gitar


" Wihhhh " Ucap semuanya yang ada di sana


*Devan pun di kursi dan langsung memetik Gitarnya dan Zahra pun langsung duduk mengikuti Devan.


*Ku ingin kau tahu, ku ingin kau s'lalu


Dekat denganmu setiap hariku


Sudahkah kau yakin untuk mencintaiku


Ku ingin hanya satu tuk selamanya


Ku tak melihat dari sisi sempurnamu


Tak perduli kelemahanmu


Yang ada aku jatuh cinta kar'na hatimu


Reff


Cintaku tak pernah memandang siapa kamu


Tak pernah menginginkan kamu lebih


Dari apa adanya dirimu selalu


Cintaku terasa sempurna kar'na hatimu


S'lalu menerima kekuranganku


Sungguh indah cintaku


Sudahkah kau yakin untuk mencintaiku


Ku ingin hanya satu 'tuk selamanya


Ku tak (ku tak) melihat dari sisi sempurnamu


Tak perduli kelemahanmu


Yang ada aku jatuh cinta kar'na hatimu


Cintaku tak pernah memandang siapa kamu


Tak pernah menginginkan kamu lebih


Dari apa adanya dirimu selalu


Cintaku terasa sempurna karena hatimu


S'lalu menerima kekuranganku


Sungguh indah cintaku


Cintaku tak pernah memandang siapa kamu


Tak pernah menginginkan kamu lebih


Dari apa adanya dirimu selalu


Cintaku terasa sempurna kar'na hatimu


S'lalu menerima kekuranganku


Sungguh indah cintaku


Sungguh indah cintaku, indah cintaku*

__ADS_1


Semua orang di sana kagum dengan suara Zahra dan Devan yang sama-sama bagus*.


__ADS_2