
...🔥 JERAT IBLIS YANG TAK BISA DITOLAK 🔥...
Dalam kehidupan nyata, orang seperti Pak Sarto sangatlah banyak. Bukan hanya pesugihan, tetapi bantuan paranormal lain seperti guna-guna, penglaris, pelet, hingga mencuri uang lewat gaib pun sudah banyak terjadi. Semua itu hanya demi kesuksesan singkat yang ingin diraih dengan bersekutu dengan Iblis lewat perantara orang pintar.
Pak Sarto juga menginginkan jalan pintas dalam kesuksesan di hidupnya. Dia kira semua akan lebih mudah jika mengambil jalan pintas. Tanpa dia sadari, banyak hal yang berubah. Bukan hanya tentang kehidupan. Namun, JERAT IBLIS yang tak bisa ditolak selalu berhasil membuat manusia sengsara. Jiwa manusia berdosa yang diambil iblis itu langsung dilempar dalam api neraka.
Pak Sarto sengaja mengancam Ningsih agar mau memberi petunjuk untuk melakukan pesugihan. Setelah asisten yang menjaga istrinya pergi membeli obat, dia pun leluasa berkata dengan dirinya sendiri tanpa takut ketahuan orang lain.
"Dasar wanita bodoh! Diancam sedikit saja langsung memberi petunjuk. Ha ha ha ha ... akhirnya bisa dapat petunjuk ini. Sudah lama aku curiga pada Ningsih. Ternyata benar kecurigaanku itu. Dia kaya karena pesugihan. Ha ha ha ha ... sebentar lagi aku akan kaya raya juga!" seru Pak Sarto saat sudah berada di ruang tamu.
Istri Pak Sarto memang sakit parah. Wanita tua itu menderita stroke karena hipertensi dan terjatuh di kamar mandi beberapa bulan yang lalu. Bukannya membaik, kondisinya makin parah karena terlambat berobat. Sedangkan kedua anak Pak Sarto sekolah di luar kota. Pak Sarto mengalami kesuitan karena usahanya bangkrut. Hutang yang menumpuk dan aset rumah dan mobil yang hampir disita membuat Pak Sarto mengambil jalan pintas. Membaca dari petunjuk yang Ningsih tulis, ritual harus dilaksanakan segera. Kebetulan, dua hari lagi malam Jumat Kliwon. Tepat waktu untuk melakukan ritual. Jika tidak, bisa di malam bulan purnama.
Lelaki itu sudah bertekad akan melakukan ritual pesugihan. Sedangkan soal istrinya, dia memang ingin istrinya segera meninggal agar ada alasan untuk mencari istri baru kepada anak-anaknya. Pada dasarnya, sifat Pak Sarto memang sudah buruk. Dia hanya mencari alasan agar Ningsih iba dan memberi tahu cara pesugihan itu.
Pak Sarto berjalan ke kamar istrinya. Dia sengaja membayar orang untuk merawat istrinya yang sudah sakit-sakitan dan kondisinya parah. Sesampainya di kamar istrinya, dia pun membelai wajah istrinya.
"Bu ... sabar, ya. Allah akan memberikan yang terbaik bagi keluarga kita. Ibu ikhlas, kan, jika Allah mengambil Ibu sewaktu-waktu?" Pak Sarto mengajukan pertanyaan dengan berbisik.
Istri Pak Sarto terbelalak dan ketakutan. Wanita itu merasa Pak Sarto akan melakukan sesuatu yang buruk. Karena stroke, dia sulit bicara dan tak bisa bergerak. Dia mencoba menjawab meski tak jelas dan terbata. "A-apa ya-yang Ba-Bapak rencanakan?"
Pak Sarto pun menyeringai dan mendekati istrinya yang terbaring lemah tak berdaya. Orang yang mengasuhnya memang sedang keluar untuk menebus obat yang harus diambil seminggu sekali. Lelaki itu tanpa iba mengatakan rencananya. "Bu, daripada hidup begini dan kesakitan, lebih baik kujadikan tumbal saja, ya? Jalan pintas untuk semua permasalahan keuangan kita adalah pesugihan. Tenang saja, anak-anak akan kujaga dengan baik dan bisa lulus kuliah dengan maksimal. Kalau tidak begini, rumah dan mobil serta toko kita akan disita. Ikhlas ya, Bu. Bantu kita semua jalani ini."
Istri Pak Sarto mencoba bergerak meski susah seakan menolak keinginan buruk Pak Sarto untuk pesugihan. "Ba-Bapak ... ja-jangan. Ka-kasihan anak-anak ki-kita."
__ADS_1
"Justru kalau Ibu menolak, kasihan mereka kuliah akan terputus. Padahal Si Sulung sudah skripsi hampir wisuda dan Si Bungsu baru masuk kuliah. Apa Ibu tega mereka putus di sini?" Pak Sarto menekan kondisi itu dan membuat istrinya meneteskan air mata. Bagaimanapun dua anaknya sangat berarti. Mau tak mau, Bu Sarto harus ikhlas karena nasibnya berada di tangan suaminya.
Pak Sarto pun mengusap air mata di sudut mata istrinya. Dia pun memastikan semua akan baik-baik saja. "Bu, tidak usah sedih. Harusnya Ibu bangga karena Ibu akan membantu keluarga kita bertahan hidup. Lagi pula, Ibu tidak akan merasa sakit apa pun lagi. Tenang ya, Bu." Pak Sarto pun memeluk istrinya agar menenangkan hati wanita yang sudah berusia hampir enam puluh tahun itu. Ya, Pak Sarto menikah dengan wanita yang lebih tua karena dia saat ini masih berusia lima puluh tahun.
Pak Sarto memang mencintai harta istrinya saja. Dia dahulu pengangguran sedangkan istrinya saudagar yang sukses membuka toko hingga memiliki dua cabang. Seiring berjalannya waktu, rasa haus kemewahan membuat Pak Sarto terlena dan hutang banyak uang untuk memenuhi keinginannya.
Hingga akhirnya saat anak bungsu masuk kuliah, mereka mulai bangkrut. Dua toko cabang ditutup dan dijual. Istri Pak Sarto pun mendadak sakit hipertensi. Hingga akhirnya stroke. Kondisi ekonomi Pak Sarto makin memburuk, meski kedua anaknya sudah membantu dengan bekerja paruh waktu untuk biaya kost mereka, tetapi tetap saja semua terasa berat.
...****************...
Malam harinya di rumah Ningsih ....
Ningsih merasa tak tenang karena kejadian tadi pagi. Ketika Pak Sarto ke rumahnya, Ningsih takut jika lelaki itu mengancam dan akan menyebarkan informasi itu kalau tidak diberi tahu soal pesugihan. Ningsih pun sangat terkejut saat Pak Sarto mengetahui Bima dan Alex adalah makhluk gaib. Jika itu terjadi, bisa-bisa Ningsih dirajam oleh warga sekitar. Namun, tak dapat dipungkiri hati Ningsih merasa tak tenang karena memberi tahu soal pesugihan kepada Pak Sarto.
Tepat saat itu, Wahyu mengirim pesan ke ibunya. Ponsel milik Ningsih pun berbunyi notifikasi pesan diterima. Dia langsung membuka ponselnya dan membaca pesan dari anaknya.
Wahyu: [Assalamualaikum, Ma. Selamat malam. Mama lagi apa?]
Ningsih: [Wa'alaikumsalam, anak Mama. Mama baru di kamar ini. Mikirin kamu lagi apa? Sudah makan belum?]
Wahyu: [Sudah, Ma. Sehabis salat Maghrib tadi Wahyu makan bersama para santri lainnya. Mama susah makan?]
Ningsih: [Sudah, sayang. Sekarang Wahyu lagi apa?]
__ADS_1
Wahyu: [Lagi mikirin Mama. Wahyu khawatir Mama sendirian di sana. Baru saja Wahyu salat Isya berjamaah. Mama sudah salat belum?]
Ningsih terdiam membaca pesan dari anaknya. Sudah bertahun-tahun Ningsih meninggalkan salat. Jauh dari Sang Pencipta karena mengejar kekayaan semata. Setelah mendapat kekayaan, justru hati Ningsih masuk dalam JERAT IBLIS. Ya, mencintai Bima yang menjadi iblis neraka. Meski Bima dan Alex bisa mengubah wujud menjadi manusia dan mengelabui orang lain seolah-olah mereka manusia sesungguhnya, tetapi tetap saja mereka adalah Iblis, bukan?
Wahyu: [Ma, kok, diam? Kenapa nggak balas, Ma?]
Ningsih pun langsung membalas pesan dari anak sulungnya. Dia tak ingin Wahyu bersedih.
Ningsih: [Maaf, Sayang. Maafin Mama, ya. Mama belum salat. Doakan Mama ya, Sayang.]
Wahyu sebenarnya bersedih karena ibunya masih seperti itu. Namun, dia tidak akan menyerah untuk membuat ibunya sadar dan kembali ke jalan Allah.
Wahyu: [Iya, Ma. Mama jangan lupa jaga kesehatan, ya. Wahyu sayang sama Mama dan akan selalu mendoakan Mama yang terbaik. Semoga Allah memberikan petunjuk untuk Mama kembali ke jalan-Nya.]
Ningsih sedih membaca itu. Dia menangis hingga meneteskan air mata. Dia tahu jika dosanya sudah sangat banyak. Selain menyekutukan Allah, Ningsih pun menjalin hubungan terlarang dengan iblis hingga memiliki anak. Ningsih pun sudah menjalani banyak hal di kehidupannya dengan penuh tipu muslihat. Mengorbankan orang lain demi kekayaan dan kehidupannya. Membuat kehidupan orang lain dalam kesusahan. Meski Bima tidak sekejam iblis lainnya yang tak peduli perasaan manusia, tetapi tetap saja semua itu adalah kesalahan. Iblis tak seharusnya menjadi kekasih manusia. Hanya akan menjauhkan diri manusia dari Sang Pencipta.
Ningsih: [Terima kasih, Sayang. Mama menyayangimu.]
Setelah membalas pesan itu, Ningsih pun meletakkan handphonenya ke meja. Meratapi kesedihan di hatinya. Apakah ini saatnya untuk bertaubat? Lagi pula, Bima memang meminta Ningsih untuk melanjutkan hidup dan kembali ke jalan yang Allah tetapkan.
...****************...
...PENGUMUMAN...
__ADS_1
Bagi para pembaca JERAT IBLIS yang ingin masuk ke GRUP CHAT, baiknya memberi password saat masuk. Sebutkan 3 pemain di Novel JERAT IBLIS. Mengikuti usul para admin demi kenyamanan sesama penghuni Grup Chat, mohon diperhatikan ya guys. Thanks^^