Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 988 : Pengorbanan Sang Iblis


__ADS_3

Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


Teriakan atas kesedihan Airi itupun tanpa disadarinya mengaktifkan kemampuan sihir unik miliknya.


Secara mengejutkan langit mendadak menjadi retak dan jarak antar dimensi mendadak menghilang karena kemampuannya.


Lalu disuatu tempat yang jauh dua iblis api kelas atas merasakan energi tersebut dan sangat terkejut, "Tekanan apa ini???" Mereka menatap ke langit dan tak percaya akan apa yang mereka lihat.


Dua iblis pengguna api itu adalah dua sahabat dan keduanya bernama Kai dan Kurogiri.


"Ledakan energi apa ini?" Ucap Kai dengan menatap langit.


"Kita hentikan pertarungan ini dan fokus mencari sumber masalah ini..." sahut Kurogiri.


"Ya, aku tau tapi hal apa yang membuat langit menjadi hancur dan batas antar dimensi hilang?" Sang iblis Kai bertanya-tanya.


Kurogiri berfikir dan membuat kesimpulan, "Menurutku hal itu bisa saja terjadi karena seorang ulah si pengguna sihir teleportasi..."


"Bila begitu dia pastilah hebat..." sahut Kai.


Keduanya mulai tertarik dengan fenomena yang ada lalu mereka berdua memutuskan untuk mencari penyebab hancurnya batas dimensi.


Baik Kai ataupun Kurogiri meningkatkan energi dan kedua kaki mereka terlapisi balutan api, "WUUSS...!!!!" Dengan sekali lompatan keduanya melesat bagaikan roket ke langit yang hancur itu.


Keduanya terkejut begitu memasuki langit malah keluar dilautan tepatnya jatuh dipulau terpencil.


"Jadi disini tempatnya?" Ucap Kai.


"Kurasa kita ditengah-tengah samudra..." sahut Kurogiri.


"Bisa memindahkan dengan jarak sangat jauh seperti ini maka sudah dipastikan pengguna kemampuan teleport ini sangatlah hebat..." ucap Kai yang kagum tetapi iapun menjadi agak takut pada pengguna kemampuan teleport saat melihat langit.


Keduanya yang merupakan iblis tingkat tinggi mampu merasakan energi kuat dari pulau kecil itu dan segera bergerak untuk mencarinya.


Ya, keduanya terkejut saat melihat sumber energi itu berasal dari seorang gadis kecil.


Dilain sisi, Airi yang trauma berat teringat beberapa kenangan pahit dimasa lalu seperti kehilangan sesosok ayah dan meninggalnya sang ibu.

__ADS_1


"TIIIDDDAAK...!!!!!"


"Kakak, jangan tinggalkan aku!!!!!" Teriaknya dengan suara sangat keras.


"Aku tak bisa hidup tanpamu!!!!" Iapun tak mempedulikan dua iblis kelas atas yang berdiri tepat dihadapannya.


Kurogiri yang melihat hal itu berkata, "Gadis kecil? Bagaimana mungkin hancurnya batas dimensi disebabkan olehnya?"


"Ya, aku mengerti!! Gadis kecil ini memiliki sedikit darah iblis ditubuhnya..."


"Apa maksudmu?" Kai tak mengerti.


Kurogiri menjelaskan, "Pada dasarnya kekuatan para iblis bersumber pada kebencian, trauma tapi tak jarang juga kekuatannya bersumber dari hal negatif lainnya seperti kesedihan yang mendalam..."


"Ya, kalau itu aku tau!! Semakin kuat perasaan negatif kita maka semakin kuat iblis itu..." sahut Kai yang mulai sedikit mengerti.


"Dalam kasus ini sepertinya gadis ini telah kehilangan orang yang berharga baginya jadi ia secara tak sadar mengaktifkan kemampuannya..." jelas Kurogiri.


"Begitu, ya?" Kai sekarang benar-benar sudah paham, "Kalau begitu penyebab kekacauan telah ditemukan dan satu-satunya cara tercepat menghentikan kekacauan ini adalah dengan menghabisi gadis kecil ini..."


Kai berjalan ke arah Airi dengan niat membunuhnya tetapi Kurogiri yang semula terdiam mendadak berkata, "Tunggu dulu!!"


"Aku punya cara lain!!" Iapun menghentikan rekannya itu dan mendekat pada Airi yang tengah dalam kesedihan.


"Ibuku bilang iblis akan mengabulkan setiap permintaan kita meski pada mereka meminta imbalan jadi ku mohon selamatkan kakak ku dan akan ku berikan jiwaku padamu..."


Kurogiri terdiam akan tetapi kemudian ia menjawab dengan tersenyum, "Baiklah, akan ku selamatkan dia!!!"


"Tidak mungkin!!! Bocah itu telah mati dengan cara apa kau menyelamatkannya?" Sahut Kai dengan berteriak.


"Bocah itu kehilangan lengan kiri jadi aku akan memberikan lengan kiriku padanya..." ucap Kurogiri yang memperhatikan luka Ryusuke.


Kai menjadi geram, "Meski kau mentransplantasi lenganmu tetapi hal itu tak lantas mengembalikan nyawanya..."


Kurogiri tersenyum lalu berkata, "Kalau begitu akan ku tukarkan nyawaku dengan nyawa anak itu..."


"Apa kau bilang!!!!" Kai terlihat geram, "Kau pikir kehidupan iblis kelas atas setara dengan nyawa anak kecil..."


"Era kita telah berakhir sejak lama!! Firasatku mengatakan kehidupan anak ini diperlukan dimasa depan!! Aku telah hidup selama 2.000 tahun hal itu membuatku bosan..."


"Apapun alasanmu aku tetap menolak!!! Sebagai temanmu aku tak akan membiarkan dirimu mati!!!!!" Teriak Kai.


Kurogiri mendadak meningkatkan energi lalu kepalan tangannya terlapisi kobaran api, "Jbbllast...!!!!!" Iapun memukul perut rekannya sekuat tenaga dan membuatnya terlempar sangat jauh sekali.


"Aku tak butuh ijinmu, kawan!! Ini keputusanku..." ucap Kurogiri yang perlahan berjalan ke arah Ryusuke, "Nah, sekarang waktunya melakukan transplantasi..."

__ADS_1


Dengan kuku cakar tangan kanannya yang tajam, Kurogiri menarik lengan kirinya hingga putus, "ARRGGH...!!!!!" Iapun berteriak.


"Ini sakit sekali!!" Ucapnya dengan perlahan berjalan mendekat, "Minggir gadis kecil, biarkan aku melakukan tugasku..."


Airi menjaga jarak.


Kurogiri menyambungkan lengan kirinya tetapi hal itu belum cukup untuk menghidupkan Ryusuke, "Kuharap aku tak salah mengambil keputusan..."


"Teknik Api Suci : Pengorbanan Sang Iblis"


Kurogiri meletakan telapak tangannya pada perut Ryusuke dan mengalirkan semua energinya, "DHUUAARR...!!!" Ledakan api yang sangat besar tercipta sampai-sampai menyebar ke segala penjuru pulau.


Kai yang terlempar sampai ke laut melihat ledakan itu, "Sialan!!! Dia benar-benar melakukannya!!" Iapun segera berlari kembali ke pulau.


Ya, meski terkena ledakan yang luar biasa hebat tapi pulau tersebut sama sekali tak terkena dampaknya, pulau itu masih hijau tertutupi oleh pepohonan dan bahkan Airi yang ada disana sama sekali tak terluka.


Airi mendekat ke arah sang kakak akan tetapi sang kakak tak sadar juga, "Hiks..." ia malah menangis lagi.


Lalu tak butuh waktu lama Kai tiba dan terlihat sangat marah ketika melihat rekannya berdiri tegak tak bergerak sedikitpun bahkan secara perlahan tubuh Kurogiri memudar menjadi abu, "Sialan, ini semua salah kalian!!!!" Teriaknya yang sangat geram saat melihat Airi dan Ryusuke.


Airi tak memperhatikan iblis Kai dan ia lebih khawatir pada kakaknya, "Hiks... Kakak, ku mohon buka matamu!!"


"Aku tak bisa hidup tanpamu..." ucapnya yang menangis lagi.


Kai menjadi geram karena rekannya telah mati, "Akan ku bunuh kau, gadis kecil!!!" Teriaknya yang merasa Airi bertanggung jawab atas kematian Kurogiri, iapun dengan kobaran api dikedua kaki melesat bagaikan roket.


Kai berniat memukul dengan balutan tinju api, "Jbbllast!!!" Tetapi mendadak seorang pengguna jubah raja menahan serangannya itu dengan pedangnya.


"Mundur, kau, iblis!! Tak akan ku biarkan kau melukai mereka..."


Ia memiliki jubah raja api dan dia adalah 'Raja Api' Masamune Kanzaki dan tak hanya 'sang raja api' tapi Master Yamaji juga muncul.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 989 : Reuni


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi


Trima kasih atas perhatiannya.


*****

__ADS_1


__ADS_2