
Rapat untuk membahas situasi dunia yang kacau sedang diadakan dikerajaan Avalon dan rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing kerajaan.
Sebelum acara dimulai secara mendadak pihak Alvarez tiba.
Pihak Alvarez diwakili oleh Nagata Kagami 'si pembawa badai' dan 'si jenius' Senju Rain.
"Maaf kami terlambat..." ucap Nagata Kagami.
"Kami membawa informasi darurat bahwa saat ini kerajaan Alvarez tepatnya wilayah selatan telah jatuh ke tangan mereka para raja iblis..." ucap Senju Rain dengan serius.
Komamura 'sang siluman banteng' menjadi geram atas kemunculan keduanya, "Mana sopan santun kalian!! Kalian masuk tanpa permisi dalam acara penting ini!!"
"Maaf, tapi ini situasi darurat..." ucap Nagata Kagami dengan sikap merendah sementara Senju Rain terlihat biasa.
"Bukan masalah darurat atau tidak tapi kalian benar-benar tak punya etika..." pria dengan gelar Dua Belas Penjaga itupun malah marah.
Tetapi sang raja Avalon dengan tenang penuh kebijakan berkata, "Tuan Komamura, aku tak mempermasalahkan etika mereka karena situasi darurat yang ada..."
"Cih..." Komamura 'sang siluman banteng' merasa kesal karena malu.
"Jadi katakan pada kami tentang situasi darurat yang tengah terjadi!! Apa maksud dari kata-kata 'daerah selatan telah jatuh ke tangan para raja iblis'..." ucap Raja Avalon dengan serius.
__ADS_1
"Kami diserang secara mendadak..." ucap Nagata Kagami.
"Saat itu secara tiba-tiba langit menghitam gelap gulita bagaikan malam lalu pasukan mereka datang dari langit dan menggempur kami tanpa henti..." jelas Senju Rain dengan serius, "Kami dalam sekejap saja kalah..."
"Apa!!!!!" Semua yang mendengarnya menjadi tercengang.
"Bisakah kau jelaskan kronologi perang itu?" Tanya Yagami Keisuke.
"Biar ku beri tau pada kalian bahwa para raja iblis itu sangatlah kuat..." ucap Senju Rain.
"Saat itu kami sedang mengadakan Turnament Lima Bintang dimana kekuatan militer kerajaan Alvarez terkumpul pada satu titik yaitu daerah selatan dan meskipun begitu kami tetap kalah..." ucap Nagata Kagami.
"Bisa dikatakan meski empat kerajaan beraliansi belum tentu lawan dapat dikalahkan..." ucap Senju Rain serius.
Lalu sang raja Avalon bertanya, "Kau bilang musuh sangatlah kuat..."
"Benar..."
"Sekuat apakah mereka? Beri tahu kami agar kami nantinya bersiap dalam pertarungan..." ucap Raja Avalon.
Nagata Kagami maupun Senju Rain kebingungan untuk menjelaskan tetapi 'si jenius' itupun segera berfikir.
__ADS_1
"Menurut pendapatku saja tapi para raja iblis itu ada empat tingkatan..." ucap Senju Rain.
Semua mendengarkan dengan seksama lalu Senju Rain mulai menjelaskan, "Tingkatan pertama mungkin setara dengan satu dari Dua Belas Penjaga dan seingatku mereka yang berada ditingkatan itu adalah 'raja iblis duri' dan 'iblis wanita laser..."
"Lalu ditingkatan kedua, mereka setara dengan 3 dari Dua Belas Penjaga dan mereka adalah empat iblis yang menyerang kerajaan Artaraz saat Festival Raja Pedang, raja iblis gempa, raja iblis api, raja iblis es dan raja iblis bumi..."
"Ditingkatan ketiga, mereka mungkin setara dengan seluruh anggota dari Dua Belas Penjaga..."
"Apa!!!!!" Semua yang mendengarkan disana terkejut.
"Mana mungkin!! Kau pasti bercanda, bocah...!!!" Teriak Vajra 'si topeng besi' yang tak percaya.
"Kenyataannya memang begitu..." Nagata Kagami membalas dengan sorot mata tajam.
"Tuan Vajra, mau percaya atau tidak itu urusan anda tapi dengarkan dulu penjelasan mereka..." ucap Yagami Keisuke yang fokus mendengarkan.
Semua kembali diam.
Senju Rain menarik nafas panjang, "Aku sama sekali tak bercanda tapi daerah selatan telah ditaklukan dan mereka yang turun dalam pertarungan itu hanya 3 raja iblis ditingkat ketiga..."
"Raja iblis pelahap, raja iblis kematian dan raja iblis hutan..."
__ADS_1
"Cukup dengan mereka saja daerah selatan telah ditaklukan..." jelas Senju Rain dan membuat mereka semua yang mendengarnya tak dapat bicara.
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 983 : Ditolak!!