Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 950 : Aku Ikut Campur!!


__ADS_3

Turnament Lima Bintang saat ini sedang berlangsung dan semua peserta saling menjatuhkan hingga tersisa 8 orang nanti.


Yuuk 'si anak iblis' menunjukan kekuatannya dengan berubah wujud menjadi dewasa menggunakan kekuatan iblisnya dihadapan dua petarung pengguna pedang api dan es.


"Aku mulai jadi bersiaplah!!!" Teriaknya dengan berlari sangat cepat pada dua lawannya.


Keduanya terkejut akan tetapi untuk memperlambat pergerakan Yuuki, si pemegang pedang es menancapkan senjatanya dan membuat permukaan tanah membeku.


"Sial, tanahnya jadi licin sekali!!" Ucap Yuuki yang kesulitan mendekat.


"Kau terlalu sembrono..." ucap si pemegang pedang api yang memfokuskan energinya pada ujung senjata lalu tanpa ragu menebas, "Sllash...!!"


Kobaran api yang cukup besar tercipta, "Cih..." ucap Yuuki yang kesulitan menghindar pada permukaan tanah yang licin.


Iapun mengarahkan dua telapak tangan ke depan, "Kalian terlalu meremehkanku..." ucapnya yang menyerap serangan api itu dengan dinding kegelapan.


"Menyebalkan!!" Keduanya nampak kesal karena Yuuki dapat bertahan.


"Kalau tak dapat mendekat maka hancurkan dari jarak jauh..." ucap Yuuki dengan tersenyum menyeringai, iapun mendapatkan sebuah ide.


Iapun meningkatkan energi lalu membuka mulut lebar-lebar, "HIIAA...!!!!" Sebuah bola energi hitam khas milik iblis yaitu cero mulai terbentuk.


Kedua petarung yang ada dihadapannya itupun menjadi sangat terkejut.


"Kita harus menghentikannya sebelum ia menyerang..." ucap si pengguna pedang api.


"Benar..." sahut si pengguna pedang es.


Keduanya memasang kuda-kuda lalu memfokuskan energinya masing-masing pada senjata lalu menebaskan secara bersamaan, "Sllash!!"


Kobaran api dan gelombang es melesat akan tetapi dari arah yang berlawanan cero milik Yuuki ditembakan, "WUUSS...!!!"


"DHHUUAARR...!!!!" Tercipta ledakan yang sangat besar karena benturan serangan mereka.


Bahkan hal itu menciptakan hembusan angin kuat yang mampu menghempaskan Yuuki hingga punggungnya membentur batang pohon.


"Ugh!! Sial, apa aku sudah berhasil mengalahkan mereka?" Pikir Yuuki yang segera berdiri tegak dan kembali waspada.


Asap pekat masih terlihat karena benturan serangan mereka akan tetapi secara mendadak angin berhembus kencang sehingga menyapu dedebuan yang ada.


"Cih, sial!! Mereka berdua lari..." ucap Yuuki ketika tak melihat seorangpun dibalik kepulan asap.

__ADS_1


Yuuki menjadi agak kesal karena lawannya mampu melarikan diri akan tetapi dengan instingnya yang tajam iapun mampu merasakan keberadaan lawannya itu, "Mereka lari kesana!! Akan ku kejar dan tak akan ku biarkan mereka lari!!!"


*****


Ditempat lain fusion dari Yuuka dan Rikie melawan banyak sekali petarung.


"Khehehe... sepertinya dengan kekuatan ini aku dapat melakukannya!! Aku akan melawan kalian semua..." ucap Rikie dengan tersenyum menyeringai meski terkepung oleh banyak sekali petarung.


Semua petarung yang ada disana merasa janggal pada kemampuan Rikie yang bergabung dengan Yuuka.


"Apa yang terjadi pada mereka?"


"Entahlah, tapi kita menang jumlah!!"


"Jangan ragu!!"


"Serang...!!!" Teriak para petarung secara serentak yang bergerak dari segala penjuru.


Rikie sama sekali tak takut, iapun membuka perban yang membalut kedua lengannya, "Lengan Naga Emas dan dipadukan dengan semua yang dimiliki Yuuka, aku tak akan kalah dari kalian..." ucapnya yang mulai meningkatkan energi.


Kilauan cahaya melapisi kedua kakinya dan dengan sekali pijakan iapun melesat sangat cepat, "Sllash...!!"


Rikie langsung saja mengepalkan tangan dan memukul wajah seorang petarung berbadan besar, "Jbbllast...!!!" Petarung itu langsung kalah dengan posisi kepala tertancap ditanah.


"Sialan!! Kepung dia dari berbagai sisi dan atur strategi!!" Teriak salah satu petarung.


Merekapun mulai bergerak mengepung Rikie dari berbagai sisi dan membentuk formasi, "Khehehe..." Rikie tersenyum menyeringai, ia memfokuskan energi pada pijakan kaki dan melompat tinggi sehingga bisa lolos dari kepungan mereka.


"Kalian tak akan bisa mengalahkanku..." ucapnya yang berada diudara, ia menyatukan dua telapak tangan diudara lalu secara perlahan bola energi cahaya terbentuk.


"WUUSS...!!" Rikie menyerang secara langsung dan tercipta ledakan besar, "DHUUAARR...!!!" Serangan itupun mampu menghancurkan formasi mereka.


"Khehehe..." Rikie tersenyum menyeringai sambil mengalahkan satu per satu peserta.


*****


Dilain tempat Hinowa yang dikejar oleh para petarung White Tiger masih berlari sambil menggendong Yuzuru.


"Sial, mereka tak menyerah juga..." gerutu Hinowa dengan menghindari setiap serangan yang mengarah padanya.


Yuzuru dengan polosnya berkata, "Kak, kenapa kita tak berhenti saja lalu bertarung dengan mereka?"

__ADS_1


"Kau benar-benar bodoh!!" Hinowa yang menggendongnya menjadi kesal, "Mereka berjumlah 20 lebih jadi melawan mereka sama saja dengan bunuh diri..."


"Oh..." Yuzuru merespon santai dan hal itupun membuat Hinowa semakin jengkel.


Seorang petarung dengan tubuh besar melompat tinggi dan iapun jatuh tepat dihadapan Hinowa.


Pria itupun menghentikan langkah kaki Hinowa, "Berhenti lari, gadis kecil...!!" Iapun mengepalkan tangan yang berbalutkan sarung tangan besi, "Hancurkan Red Eagle!!"


Iapun langsung saja memukul akan tetapi Hinowa dengan cepat menarik pedangnya dan menahan, "Cthing!!!!"


Meskipun begitu Hinowa terlempar dan Yuzuru terjatuh dari punggungnya lalu dengan cepat semua petarung mengepungnya.


Pria yang sebelumnya menjatuhkan Hinowa menatap remeh dan berkata, "Kalian tak bisa lari lagi, Red Eagle..."


Hinowa dan Yuzuru nampak kesal sekali lalu keduanya dengan perlahan berusaha berdiri lagi akan tetapi hal yang lebih buruk terjadi.


Puluhan petarung mulai berdatangan karena merasakan energi pertarungan mereka.


Hinowa menjadi semakin geram, "Sial, situasi makin sulit saja dan sekarang bagaimana caranya kita lolos dari sini?" Pikirnya dengan menatap Yuzuru yang merupakan anak kecil.


Para petarung dari White Tiger menjadi waspada dan salah satu dari mereka berkata, "Mereka berdua dari Red Eagle akan tetapi mereka adalah mangsa kami jadi kalian enyahlah...!!!!!"


Dari puluhan petarung yang baru datang, salah satu petarung tersenyum menyeringai, "Ada petarung Red Eagle, ya? Hmm... petarung Red Eagle sangat terkenal dan sepertinya kami menginginkannya juga...!!!"


"Jangan bercanda!!!" Teriak para petarung White Tiger dengan berlari menyerang.


"Serang mereka!!!"


Terjadi perdebatan hingga akhirnya mereka bertarung satu sama lainnya.


"Mereka terpecah menjadi dua kelompok dan inilah saat terbaik untuk melarikan diri..." pikir Hinowa yang langsung menggandeng tangan Yuzuru, "Ayo tinggalkan tempat ini!!"


Yuzuru terdiam membatu, "Dia datang..."


"Siapa yang kau maksud?" Hinowa tak mengerti.


Kedua belah pihak bertarung secara habis-habisan lalu tanpa diduga sebuah tekanan energi yang kuat melesat dan jatuh tepat ditengah-tengah pertarungan mereka, "DYYEESS...!!!!" bahkan beberapa petarung terlempar.


Asap pekat menutupi permukaan tanah yang berubah menjadi cekung itu.


Hinowa menjadi terkejut ketika melihat seseorang yang ia kenal berdiri ditengah-tengah cekungan, "Eeehh...!!?? Kenapa senpai ada disini?"

__ADS_1


"Khehehe... aku mulai bosan dan setelah dipikir-pikir aku akan ikut campur dalam Turnament ini..." ucapnya dengan tersenyum lebar dan orang itu adalah adalah 'si pengacau' Kosuke Arashi.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 951 : Serang Dia!!


__ADS_2