
Pedang Excalibur berevolusi ke tingkat yang lebih tinggi dan hal itu makin membuatnya menjadi senjata terkuat.
Dengan senjata yang telah berevolusi, 'si akhir' menjadi tak terkalahkan meski seluruh angota Red Eagle bersatu melawannya.
"Kalian bukan lagi tandinganku dan aku mulai bosan pada kalian semua..." ucap 'si akhir' dengan meningkatkan energi kuat dan iapun mengayunkan pedang sekuat tenaga menggunakan satu tangan, "Sllash!!"
"Sial, menghindar!!" Teriak Senju Rain.
"WUUSS...!!!" Sebuah kobaran api yang membumbung tinggi melesat menyapu seluruh anggota Red Eagle yang kelelahan.
"Khehehehe..." 'si akhir' tersenyum menyeringai setelah melancarkan serangan hebat tersebut.
"Tap... tap... tap..." dengan langkah perlahan dua orang anggota Red Eagle berjalan menembus kobaran api itu.
"Masih ada yang sanggup berdiri, ya? Hmm... dasar keras kepala sekali!!" Ucap 'si akhir' dengan tersenyum lebar karena senang.
Kedua anggota Red Eagle itu adalah Masamune Ryuzaki dan Senju Rain.
"Apa yang lainnya baik-baik saja?"
"Di detik-detik terakhir aku menyuruh Yami dengan kemampuan teleportnya membawa semua orang pergi..." jelas Senju Rain.
Masamune merasa lega, "Begitu, ya? Sekarang aku merasa lega mereka baik-baik saja..."
"Bukankah seharusnya kau juga istirahat?" Tanya Masamune.
"Jangan meremehkanku!! Aku mampu meregenerasi energi dan luka ditubuhku!! Aku mampu bertarung meskipun selamanya..."
Masamune tersenyum menyeringai dan berkata, "Kau memang rivalku!! Kalau begitu mari menangkan perang ini bersama..."
"Ya..." jawab Senju Rain dan kedua berdiri tegak dihadapan sang iblis terkuat tanpa mengenal rasa takut.
'Si akhir' menatap keduanya dengan seksama dan merasa sosok yang lain berdiri dibelakang mereka, ia melihat sesosok pendiri naga dibelakang Senju Rain dan pendiri penyihir dibelakang Masamune.
"Menyebalkan!! Rupanya mereka berenkarnasi sampai ke era ini..."
"Bocah itu merupakan pewaris kekuatan hutan dan satunya lagi memiliki pecahan kekuatan Dewa Kematian..."
"Tak bisa dipungkiri lagi aku tak bisa membiarkan bocah-bocah ini hidup dan mengembangkan kekuatan mereka..." gumam 'si akhir' dalam hati.
Ia berkata dengan lantang, "Aku akan menghancurkan setiap peninggalan dari masa lalu termasuk kalian berdua!!!" Iapun meningkatkan energi sehingga meledakan kobaran api kuat.
Keduanya tetap berdiri tegak tanpa rasa takut meski perlahan mereka terdorong ke belakang.
"Jangan pikir hal seperti ini bisa membuatku takut!!!" Teriak Masamune dengan memusatkan energi pada sebilah pedang yang ia genggam dan iapun menembakan kegelapan.
__ADS_1
'Si akhir' membelah jadi dua bagian tembakan kegelapan itu dengan pedangnya dan iapun melesat maju menggunakan kobaran api.
"Zink!!" Masamune berteleport dan muncul tepat dihadapan musuh lalu langsung menebas, "Sllash!!"
"Cthing!!" Diudara keduanya saling beradu pedang.
Senju Rain yang masih berada dipermukaan tanah menebaskan Tombak Poseidon, "Sllash!!" Angin pemotong melesat.
"Zink!!" Masamune segera menjaga jarak dengan menghilang menggunakan teleport
'Si akhir' mengelak akan tetapi angin pemotong tersebut berhasil menggores wajahnya, "Sialan!!" Iapun marah dan menembakan cero berukuran besar ke arah Senju Rain.
"DHUUAARR...!!" Ledakan terjadi dan tepat mengenai pria dengan kekuatan hutan itu.
"Zink!!" Masamune muncul lagi dengan kemampuan teleport dibelakang punggung lawan dan langsung saja menebas, "Sllash!!"
"Cruat!!" Sang iblis tertebas pada bagian punggung akan tetapi ia segera berbalik dan menembakan cero pada Masamune, "Wuuss..."
"Zink!!" Masamune menghilang lagi dengan kemampuan teleport tepat sebelum terkena tembakan cero itu.
"Kemampuan teleport benar-benar merepotkan..." ucap 'si akhir' yang terlihat kesal.
Masamune muncul lagi dipermukaan tanah untuk mengatur nafasnya sejenak, "Tubuhku belum terbiasa dengan segala informasi dan kekuatan yang diberikan oleh pengguna masa lalu ini..." ucapn yang mulai kelelahan.
"Maaf, Ryuzaki!! Kau harus bertarung sendiri selama aku belum pulih..." ucap Senju Rain.
"Dasar tak berguna..." ucap Masamune.
'Si akhir' mencari-cari kedua lawannya, "Sialan!! Dimana kalian!!! Tunjukan diri kalian dan bertarunglah denganku!!"
Keduanya tak kunjung muncul akan tetapi sebuah langkah kaki kecil memasuki arena pertarungan, "Tap..." gabungan dari Yuuki, Yuuka, Yuzuru, Yugiri dan Isla tiba.
Mereka berempat bergabung dalam satu tubuh dengan kemampuan miliki Yuuka.
Dalam pikirannya, kelimanya saling berbicara satu sama lain.
"Bukankah paman Rain menyuruh kita anak kecil untuk diam saja?" Ucap Yugiri.
"Benar..." sahut Yuzuru.
"Bukankah lebih baik kita mentaati perintah itu..." ucap Isla.
"Kalian tak mengerti!! Bayangkan saja kita berlima dapat mengalahkan bos musuh? Ya, tentu saja kita akan dipuji banyak orang lalu papa akan bangga pada kita..." ucap Yuuki
"Dan tentu saja kita akan diberi penghargaan dan hadiah banyak permen..." sahut Yuuka.
__ADS_1
Baik Yugiri, Yuzuru dan Isla terdiam sejenak lalu sependapat dengan ide Yuuka dan Yuuki, "Baiklah, mari menangkan perang ini!!" Ucap Isla.
"Emm..." Yugiri dan Yuzuru hanya mengangguk.
"Tap... tap... tap..." 'si akhir' berjalan mendekati mereka dengan langkah perlahan.
Fusion dari kelimanya memasang sikap waspada.
"Aku merasakan pancaran energi yang unik disekitar sini jadi apakah itu kalian?"
"HIIAA...!!!!" Tanpa pikir panjang fusion kelimanya meningkatkan energi lalu melesat ke arah musuh dan memukul, "Jbbuuak!!"
'Si akhir' menahan dengan pedangnya dan iapun sedikit terdorong ke belakang, "Aneh, energi yang kau pancarkan mirip dengan energi Cahaya Surga, siluman purba, iblis, Ark dan juga penyihir..."
"Makluk apakah dirimu itu?" Ucap sang iblis dengan sorot mata tajam.
"Tak penting siapa aku yang jelas kami akan mengalahkanmu...!!!!"
"Kami??" 'Si akhir' tak mengerti.
Merekapun melesat lagi dan melancarkan serangan tendangan, pukulan lalu tebasan akan tetapi semua itu dapat dihindari oleh sang iblis.
"Tak peduli siapa kalian!! Kalian musuhku jadi akan ku habisi!!" Ucap 'si akhir' dengan menggenggam erat pedang Excalibur, ia menebas akan tetapi mendadak Masamune muncul dari arah samping dengan kemampuan teleport, "Zink!!"
Masamune menebas akan tetapi ditangkis oleh 'si akhir'
"Kau muncul juga..." ucap 'si akhir' dengan tersenyum lebar.
"Kau pikir aku lari?" Masamune kesal dan iapun melesat menyerang dengan tendangan, "Jbbuuak!!" Tendangan tersebut mengenai perut dan tak menimbulkan efek apapun.
Masamune kembali melawan si iblis.
Lalu Senju Rain kecil yang sedang dalam pemulihan nampak kesal melihat keberadaan fusion kelima anak kecil itu, "Mengapa kalian ada ditempat ini!! Padahal aku sudah menyuruh kalian untuk diam?"
"Kami juga ingin membantu..." jawabnya.
"Cih, apa kalian pikir kita sedang bermain?" Ucap Senju Rain yang marah.
Fusion kelimanya terdiam dan disaat itulah Yui yang seharusnya dibagian belakang muncul dengan berlari, "Hah... hah... hah..." ia perlahan mengatur nafas, "Maafkan aku!! Aku melihat mereka memasuki medan perang akan tetapi tak sempat menghentikan mereka..."
"Cih, apa boleh buat!! Kalau begitu cepat kembali ke posisi kalian!!"
"Tidak mau!!!" Jawab fusion kelimanya serentak.
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1206 : Mari Akhiri Semua Ini!!
__ADS_1